Anda di halaman 1dari 2

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun datang dengan keluhan buang air kecil kurang.

Ia mempunyai riwayat diare dan muntah-muntah 3 hari yang lalu. Ayahnya kemudian mempuasakan anak dari makan dan minum. Hari ini anaknya minum air lebih dari 7 liter, tetapi urinnya tetap sedikit. Diagnosis keadaan ini adalah a. b. c. d. e. 2. a. b. gagal ginjal akut gagal ginjal kronis gagal ginjal akut on kronis glomerulonefritis akut glomerulonefritis kronis.

Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah salah kecuali,, Kaji tingkat ansietas,dorong menyatakan masalah/perasaan Catat perubahan dalam penglihatan,seperti adanya kebutaan,gangguan lapang pandang/kedalaman persepsi. c. Kaji tingkat nyeri, beratnya (skala 0 10) d. Adanya hipertensi/hipotensi bandingkan tekanan darah yang terbaca pada kedua lengan.

3.

Tn. Y umur 28 tahun dengan diagnosa medis dyspepsia keadaan umum: lemah,akral hangat,konjungtiva anemis,CRT< 2 detik,TD :120/70, HR:78 x/I, RR:22 x/I, T:36,7. Mual (+), muntah (+) dan nafsu makan (-).

Intervensi keperawatan yang sesuai dengan prioritas utama dari kasus diatas yaitu Kaji tanda-tanda infeksi Berikan makanan/diit dalam keadaan hangat dan dengan porsi kecil tapi sering dan kolaborasi dengan dokter dalam pemberian terapi obat. c. Kaji skala nyeri d. Kaji integritas kulit a. b. 4. a. b. c. d. 5. Dari kasus diatas diagnosa keperawatan yang dapat muncul dan menjadi prioritas utama adalah Kecemasan berhubungan dengan perubahan status kesehatannya Nyeri epigastrium berhubungan dengan iritasi pada mukosa lambung Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan resiko tinggi terhadap status metabolik. Gangguan citra tubuh,harga diri berhubungan dengan faktor biofisika/psikososial.

Ny. P usia 30 tahun, di diagnosa oleh dokter Dyspepsia, tekanan darah 120/70 mmhg,HR: 97 kali per menit,Respiratory rate 22 kali per menit, Temperatur tubuh 36,5 C.dengan keadaan umum Mual (+), muntah (+), lemah, klien mengatakan mudah kenyang saat makan, dan Perut cepat terasa penuh saat makan. Dari kasus diatas termasuk dalam klasifikasi a. Dyspepsia Spesifik b. Dyspepsia Venula c. Dyspepsia Pulmona

d. 6. 1. 2. 3. 4. 7. a. b. c. d. 8. a. b. c. d. 9. 1. 2. 3. 4.

Dyspepsia Dysmotilitas Manifestasi klinis Dyspepsia, yang tidak termasuk kecuali, adalah nyeri perut (abdominal discomfort) Nafsu makan berkurang Regurgitasi (keluar cairan dari lambung secara tiba-tiba) Asites,hodrotoraks dan edema Berguna dalam pengawasan kefektifan obat, kemajuan penyembuhan. Kalimat rasional diatas termasuk dalam intervensi dibawah ini adalah Kaji tingkat nyeri, beratnya (skala 0 10) Berikan istirahat dengan posisi semifowler Anjurkan klien untuk menghindari makanan yang dapat meningkatkan kerja asam lambung Anjurkan klien untuk tetap mengatur waktu makannya Observasi TTV tiap 24 jam Dyspepsia bila tidak jelas penyebabnya disebut Dyspepsia Organik Dyspepsia Non organik/Fungsional Dyspepsia venula Dyspepsia Corhn Golongan obat-obatan untuk menghabat pompa proton (penghambat pompa asam) yaitu... Labetalol Omeprazol Fentolamin Lanzoprazole

10. Test Diagnostik pada pasien dyspepsia dikatakan sebagai tes definitive dan pemeriksaan terbaik adalah a. Pemeriksaan USG b. Pemeriksaan Endoskopy c. Pemeriksaan Laboratorium d. Pemeriksaan Radiologi