Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM

ANALISA DAN PERANCANGAN KERJA


MODUL 2 TIME AND MOTION STUDY

DISUSUN OLEH:

KELOMPOK 5

Rudini Mulya Zamaludin Stefany Soegianto Novian Azis Mukhsin Ardiansyah Ihsan Maulana

(41610010035) (41610010014) (41610010042) (41610010034) (41610010015) (41610010018)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MERCUBUANA JAKARTA 2013

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pelaksanaan Praktikum

Teknik industri dalam perkembangan di era glabalisasi sangat diperhatikan dalam dunia rekayasa maupun ilmu pengetahuan, demikian juga pada perusahaan manufaktur. Sebagai contoh, percobaan Newton tentang benda jatuh sangat banyak bergantung pada pengukuran jarak dan waktu. Walaupun waktu telah menjadi variabel yang penting dalam sejarah, baru Taylor lah yang menawarkan konsep pengukuran waktu pekerjaan manusia sebagai alat pengendalian hasil pekerjaan buruh di dunia industri. Disamping itu, bila kita mengamati suatu pekerjaan yang sedang berlangsung, hal yang sudah pasti terlihat adalah adanya gerakan-gerakan yang berbentuk kerja tersebut. Studi gerakan adalah analisa yang diperlukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dengan demikian diharapkan agar gerakan-gerakan tangan tidak efektif dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga akan diperoleh penghematan dalam waktu kerja, yang selanjutnya dapat pula menhemat pemakaian fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk pekerjaan tersebut. Berdasarkan alasan diatas maka untuk melangkapi teori yang sudah didapat dan lebih memahami mengenai konsep-konsep,prinsip- prinsip dan teknik dalam Analisa dan Perancangan Kerja khususnya Time and Motion Study maka kami melaksanakan praktikum ini. Diharapkan dengan praktimum ini kami dapat meningkatkan pemahaman dan pengembangan ilmu Analisa dan Perancangan Kerja dan kelak dapat dipraktikan dilingkungan kerja perusahaan.

1.2 Batasan Masalah Untuk membatasi praktikum ini agar lebih terfokus maka kami hanya melakukan praktikum terbatas pada pengukuran waktu kerja serta studi gerakan dasar kerja.

1.3 Tujuan Praktikum Adapun tujuan praktikum ini adalah sebagai berikut : 1. Mampu menganalisis dan memperbaiki cara kerja dengan studi gerakan dan prinsip ekonomi gerakan 2. Mampu merancang dan mengimplementasikan perbaikan cara kerja yang lebih baik dari sebelumnya 3. Dapat menggunakan teknik pengukuran langsung dan tidak langsung dalam hal perbaikan cara kerja.

1.4 Alat dan Bahan yang Digunakan Untuk menunjang pelaksanaan praktikum, maka digunakan beberapa alat dan bahan, adapun alat dan bahan nya adalah sebagai berikut : 1. Baut 10 buah 2. Mur 10 buah 3. Ring 10 buah 4. Container 1 buah 5. Miniatur kereta kayu 6. Stopwatch 7. Lembar data 8. Alat tulis serta alat bantu lain yang dibutuhkan.

1.5 Pelaksanaan Praktikum Praktikum Analisa dan Perancangan Kerja yang mempelajari tentang Time and Motion Study dilaksakan pada : Hari Jam Tempat : Rabu, 08 Mei 2013 : 14.00 s/d 16.00 WIB : Ruang D-207,Universitas Mercu Buana

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Pengukuran Waktu Baku

Pengukuran waktu (time study) merupakan salah satu pengukuran kriteria kerja. Pengukuran kerja yang dimaksud adalah pengukuran waktu standar atau waktu baku. Pengertian pengukuran kerja adalah suatu aktifitas untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator (memiliki skill rata-rata dan terlatih) dalam melaksanakan kegiatan kerja dan dengan kondisi serta tempo kerja yang normal. Waktu standar dapat digunakan sebagai dasar untuk analisis lainnya. Proses pengukuran waktu dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu : 1. Pengukuran waktu secara langsung, yaitu pengukuran waktu kerja dimana pengamat berada di tempat dimana objek sedang diamati. Pengamat secara langsung melakukan pengukuran atas waktu kerja yang dibutuhkan oleh seorang operator (objek pegamatan) dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pengukuran secara langsung terdiri dari dua cara yaitu : a. Dengan cara Jam Henti (stop watch) b. Dengan cara Sampling Pekerjaan 2. Pengukuran waktu secara tidak langsung, yaitu pengukuran waktu dimana pengamat tidak berada secara langsung di lokasi (objek) pengukuran. Pembentukan waktu yang dimulai dari analisis pekerjaan, kemudian menggunakan waktu gerakan yang telah ditetapkan. Pengukuran secara tidak langsung ini dapat dilakukan dengan : a. Pengukuran dengan menggunakan data waktu baku b. Pengukuran dengan menggunakan data waktu gerakan Pengukuran Langsung Pengukuran Waktu Kerja dengan Jam Henti (stop watch) Pengukuran waktu ini menggunakan jam henti (stop watch)sebagai alat utamanya. Cara ini adalah cara yang sederhana, sehingga paling banyak dipakai. Pengukuran waktu adalah pekerjaan mengamati pekerja dan mencatat waktu kerjanya baik seiap elemen ataupun siklus dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Pengukuran pendahuluan tahap pertama dilakukan, penguji harus melakukan pengujian keseragaman data, menghitung kecukupan data dan bila jumlah pengukuran belum mencukupi dilanjutkan dengan

pengukuran pendahuluan tahap kedua atau sampai jumlah keseluruhan pengukuran mencukupi untuk tingkat ketelitian dan keyakinan yang dikehendaki. Pengukuran Waktu Siklus, Normal, dan Baku Jika pengukuran-pengukuran telah selesai, yaitu semua data yang didapat memiliki keseragaman yang dikehendaki, dan jumlahnya telah memenuhi tingkat-tingkat ketelitian dan keyakinan yang diinginkan, maka selesailah kegiatan pengukuran waktu. Langkah selanjutnya adalah mengolah data tersebut sehingga memberikan waktu baku. Cara untuk mendapatkan waktu baku dari data yang terkumpul itu adalah : a. Hitung Waktu Siklus rata-rata dengan : = b. Hitung Waktu Normal dengan : = Dimana p adalah faktor penyesuaian. Faktor ini diperhitungkan jika pengukur berpendapat bahwa operator bekerja dengan kecepatan tidak wajar, sehingga hasil pengukuran waktu perlu disesuaikan atau dinormalkan dulu untuk mendapatkan waktu siklus rata-ratayang wajar, jika pekerja bekerja dengan wajar, maka faktor penyesuaian nya p=1, artinya waktu siklus ratarata sudah normal. Jika bekerja nya terlalu lambat, maka untuk menormalkan pengukur harus memberi harga p<1, dan sebaliknya p>1 jika dianggap bekerja terlalu cepat. c. Hitung Waktu Baku Setelah perhitungan diatas selesai, waktu baku bagi penyelesaian oekerjaan kita dapatkan dengan : = + 1 + Dimana i adalah faktor kelonggaran atau allowance yang diberikan kepada pekrja untuk menyelesaikan pekerjaannya disamping waktu normal d. Pengujian Data - Harga rata-rata = Standar Deviasi = ( )2 1

Batas Kendali Atas (BKA) dengan tingkat keyakinan 99%, maka nilai Z =2,58~3, untuk pengujian data didapat : = + .

Batas Kendali Bawah (BKB) = . Uji Kecukupan Data :

2 ( )2

Studi Gerakan Gagasan untuk mengefektifkan penerapan dari Therblig ini muncul dari seorang konsultan Methods Engineering ternama dari jepang : Mr. Shigeo Singo. Ia mengklasifikasikan Therblig yang telah dibuat oleh Gilberth menjadi 4 kelompok, yaitu :

KELOMPOK

ELEMEN GERAKAN

KETERANGAN

Utama

- Assemble (A) - Use (U) - Disassemble (DA)

Gerakan - gerakan dalam kelompok ini bersifat memberikan nilai tambah.

Perbaikan kerja untuk kelompok ini dapat dilakukan dengan cara mengefisienkan gerakan. Gerakan-gerakan dalam kelompok ini

diperlukan, tetapi tidak memberikan nilai Penunjang - Reach (RE) - Grasp (G) - Move (M) - Release Load (RL) tambah. Perbaikan kerja untuk kelompok ini dapat dilakukan dengan meminimumkan gerakan. Gerakan-gerakan dalam kolompok ini tidak memberikan nilai tambah dan mungkin dapat dihilangkan. Perbaikan kerja untuk kelompok Pembantu - Search (SH) - Select (ST) - Position (P) Gerakan-gerakan - Hold (H) dalam kelompok ini sedapat mungkin dihilangkan. ini dapat dilakukan dengan

pengaturan kerja yang baik atau dengan menggunakan alat bantu.

- Inspection (I) - Preposition (PP) Gerakan Elemen Luar - Rest (R) - Plan (Pn) - UnavoidableDelay (UD) - Avoidable Delay (AD)

BAB III ANALISIS DATA

PERCOBAAN 1 LAYOUT 1

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

WAKTU (s) 14,45 16,45 14,63 15,68 11,31 14,16 15,84 11,97 13,72 9,64

baut

ring

mur konteiner

operator

LAYOUT 2

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

WAKTU (s) 11,71 11,63 12,98 10,38 12,82 14,43 12,36 10,52 9,69 9,63

Baut

ring

mur

konteiner

operator

LAYOUT 3 konteiner NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 WAKTU (s) 12,73 11,15 10,51 11,83 10,62 10,23 9,65 11,84 10,36 11,44

baut

ring

mur

operator

PERCOBAAN 2

NO 1

WAKTU (menit) 02:01:50

konteiner

baut

ring

mur

operator

PERHITUNGAN

Faktor Kelonggaran Tenaga yang dikeluarkan (sangat ringan) Sikap kerja (duduk) Kelelahan mata (pandangan terusmenerus dengan fokus berubah) Keadaan temperatur tempat kerja (normal) Keadaan atmosfer (baik) Keadaan lingkungan (baik bersih kebisingan rendah) sub total kebutuhan pribadi Total kelonggaran

Kelonggaran % Ref yang diambil 6,0-7,5 0,0-1,0 0-5 7 0.5 2

7,5-12 0-5 0 0-2,5

9.5 2 0 19 1 20

PERCOBAAN 1 LAYOUT 1 a. Waktu siklus rata-rata = = b. Waktu normal = = 13,785 1 = , c. Waktu baku = 1 + = 13,785 + 0,20(13,785) = .

137,85 = , 10

d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = ( )2 1

137,85 = , 10

14,45 13,7 2 + 16,45 13,7 2 + 14,63 13,7 2 + 15,68 13,7 2 + 11,31 13,7 2 + 14,16 13,7 2 + 15,84 13,7 2 + 11,97 13,7 2 +(13,72 13,7)2 + (9,64 13,7)2 10 1

0,5625 + 7,5625 + 0,8649 + 3,9204 + 5,7121 + 0,8281 + 4,5796 + 2,9929 + 0,0004 +16,4836 9

43,507 = 9

4,8341 = ,

Batas kendali atas = + . = 13,785 + 3 . 2,198 = 13,785 + 6,594 = ,

Batas kendali bawah = . = 13,785 3 . 2,198 = 13,785 6,594 = ,

Uji kecukupan data

2 ( )2


2 3 0,1

10(14,452 + 16,452 + 14,632 + 15,682 + 11,312 + 14,16 + 15,842 14,45 + 16,45 + 14,63 + 15,68 + 11,31 2 +11,972 + 13,722 + 9,642 ) ( +14,16 + 15,84 + 11,97 + 13,72 + 9,64) (14,45 + 16,45 + 14,63 + 15,68 + 11,31 + 14,16 + 15,84 + 11,97 +13,72 + 9,64)
2

0,1

10(1943,08 12947,07) 113,785

Layout 2 a. Waktu siklus rata-rata = = b. Waktu normal = = 11,645 0,97 = , c. Waktu baku = + 1 + = 11,295 + 0,26 11,295 = 11,295 + 2,936 = , d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = 1
2

116,45 = , 10

116,45 = , 10

11,71 11,7 2 + 11,63 11,7 2 + 12,98 11,7 2 + 10,38 11,7 2 + 12,82 11,7 2 + 14,43 11,7 2 + 12,36 11,7 2 + 10,56 11,7 2 +(9,69 11,7)2 + (9,93 11,7)2 10 1

(0,0004 + 4,9003 + 1,6384 + 1,7424 + 1,2544 + 7,4529 + 0,4356 + 1,2996 + 4,0401 + 3,1329 9 25,4614 = 9 2,83 = ,

Batas kendali atas = + . = 11,645 + 3 . 1,69 = 11,645 + 5.07 = ,

Batas kendali bawah = . = 11,645 3 . 1,69 = 11,645 5,07 = ,

Uji kecukupan data

2 ( )2

2 3 0,1

10(11,712 + 11,632 + 12,982 + 10,382 + 12,822 + 14,432 + 12,362 11,71 + 11,63 + 12,98 + 10,38 + 12,82 2 +10,562 + 9,692 + 9,932 ) ( +14,43 + 12,36 + 10,56 + 9,69 + 9,93) (11,71 + 11,63 + 12,98 + 10,38 + 12,82 +14,43 + 12,36 + 10,56 + 9,69 + 9,93)

0,1

10(137,9673 13569,93) 11,645

LAYOUT 3 a. Waktu siklus rata-rata = =

110,36 = , 10

b. Waktu normal = = 11,036 1 = , c. Waktu baku = + 1 + = 11,036 + 0,20 11,036 = ,

d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = ( )2 1


2 2

110,36 = , 10

12,73 11,03 2 + 11,15 11,03 2 + 10,51 11,03 2 + 11,83 11,03 + 10,62 11,03 2 + 10,23 11,03 2 + 9,65 11,03 2 + 11,84 11,03 +(10,36 11,03)2 + (11,44 11,03)2 10 1 28,9 + 0,0144 + 0,2704 + 0,64 + 0,1681 + 0,64 + 1,9044 + 0,6561 +0,4489 + 0,1681 9 = 33,8104 = 9 3,75 = 1,936

Batas kendali atas = + . = 11,036 + 3 .1,936 = 11,036 + 5,808 = ,

Batas kendali bawah = . = 11,036 3 .1,936 = 11,036 5,808 = ,

Uji kecukupan data

2 ( )2

2 3 0,1

10(12,732 + 11,152 + 10,512 + 11,832 + 10,622 + 10,232 + 9,652 12,73 + 11,15 + 10,51 + 11,83 + 10,62 2 +11,842 + 10,362 + 11,442 ) ( +10,23 + 9,65 + 11,84 + 10,36 + 11,44) (12,73 + 11,15 + 10,51 + 11,83 + 10,62 + 10,23 + 9,65 + 11,84 +10,36 + 11,44)

0,1

10(1225,733 12179,33) 110,36

Diagram Therblig Left Hand Simbol Jarak RE 39 cm H 30 cm UD 9 cm A UD UD A 9 cm 9 cm 9 cm 9 cm Right Hand Simbol Jarak RE H A RE H A M RL 39 cm 30 cm 9 cm 39 cm 30 cm 9 cm 39 cm 39 cm

Deskripsi Menjangkau baut Memegang baut Menunggu Merakit baut & ring Menunggu Menunggu Merakit

Waktu 0,83 0,86 0,71 0,92 0,64 0,69 8,08

Deskripsi Menjangkau ring Memegang ring Merakit baut & ring Menjangkau mur Memegang mur Merakit Membawa Melepaskan

Waktu 0,64 0,71 0,92 0,64 0,69 8,08 0,64 0,52

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Jam Henti Setelah melakukan pengolahan data pada jam henti maka didapat hasil kesimpulan sebagai berikut: 1. Rata-rata subgroup = 95,16. 2. Standar deviasi = 25,37. 3. Standar deviasi dari distribusi dari harga rata-rata subgroup = 8,02. 4. Z table (Zt) = 2,06. 5. Batas kontrol atas (BKA) = 111,68. 6. Batas kontrol bawah (BKB) = 78,64. 7. Uji kecukupan data N= 4793,11 = data diasumsikan cukup. 8. Waktu siklus (WS) = 9,5 menit. 9. Waktu normal (WN) = 10,7 menit. 10. Allowance (All) = 30,5% 11. Waktu baku (WB) = 13,96 menit. 6.1.2. Work Sampling Setelah melakukan pengamatan dan penelitian work sampling dengan satuan kunjungan 5 menit terhadap tukang fotocopy disimpulkan sebagai berikut: 1. Hari pertama a. Total kegiatan produktif adalah 34 kegiatan. b. Total kegiatan non produktif adalah 9 kegiatan, yaitu diantaranya adalah 0 kegiatan untuk kegiatan yang tidak terhindarkan, kegiatan keperluan pribadi sebanyak 8 kegiatan dan 1 kegiatan untuk menghilangkan rasa fatique. 2. Hari kedua a. Total kegiatan produktif adalah 33 kegiatan. b. Total kegiatan non produktif adalah 10 kegiatan, yaitu diantaranya adalah 0 kegiatan untuk kegiatan yang tidak terhindarkan, kegiatan keperluan pribadi sebanyak 8 kegiatan dan 2 kegiatan untuk menghilangkan rasa fatique. 3. Hari ketiga a. Total kegiatan produktif adalah 32 kegiatan. b. Total kegiatan non produktif adalah 11 kegiatan, yaitu diantaranya adalah 0 kegiatan untuk kegiatan yang tidak terhindarkan, kegiatan keperluan pribadi sebanyak 10 kegiatan dan 1 kegiatan untuk menghilangkan rasa fatique. Kemudian dari hasil pengolahan data work sampling maka didapat hasil kesimpulan sebagai berikut: 1. % Produktif pengamatan hari ke-1 adalah 79,07%, pengamatan hari ke-2 adalah 76,74%, pengamatan hari ke-3 adalah 74,42% dan total keseluruhan % produktif adalah 76,74%. 2. Batas kontrol atas (BKA) = 90%. 3. Batas kontrol bawah (BKB) = 64%. 4. Nilai p tabel (P2) = 2,06. 5. Uji kecukupan data N = 15,38 = data cukup.

6. Jumlah pengamatan = 1260 menit, jumlah menit produktif = 966,92, jumlah hasil produk = 21 produk. 7. Waktu siklus (WS) = 46,04 menit. 8. Waktu normal (WN) = 52.03 menit. 9. Allowence (All) = 23%. 10. Waktu baku (WB) = 64 menit. 6.3.1. Motion Study Setelah mengamati secara langsung terhadap seorang operator pada motion study dan setelah menganalisis tiap-tiap elemen gerakan yang dilakukan oleh operator ternyata terdapat gerakan-gerakan yang tidak efektif yang sebenarnya bisa tidak terjadi atau jika mungkin bisa dihilangkan sehingga kita bisa benar-benar memperoleh waktu yang lebih efektif dan efisien dalam mengerjakan suatu pekerjaan, misalnya tejadi pada saat operator memasang komponen.

6.2. Saran Dalam menyusun laporan akhir modul 2 tentang motion and study memang terdapat banyak kelebihan dan kekurangan, adapun yang ingin disampaikan oleh praktikan adalah: 1. Dalam melakukan praktikum diharapkan semua praktikan mempelajari materi yang akan dipraktikumkan. 2. Dalam penyampaian materi diharapkan lebih jelas agar lebih mudah dimengerti dan dipahami. 3. Selama praktikum dilaksanakan, diharapkan agar asisten dosen lebih siap dengan materi yang akan diberikan kepada para mahasiswa. 4. Kami selaku praktikan memohon kepada para asisten dosen agar selalu memimbing para praktikannya dengan seksama, sehingga praktikan tidak kesulitan dalam menjalankan praktikum maupun dalam menyusun laporan akhir praktikumnya.

Buku Acuan : 1. Iftikar Z. Sutalaksana , Teknik Tata Cara Kerja , ITB , Bandung 2. Barnes R. M, Motion and Time Study - Design and Measurement of Work , John Wiley & Sons .Inc, New York. 3. Kazarian E. A. Work Analisis and Design for Hotel, Restaurants and Institutions , Avi Publishing Company, Inc. Westport , Connecticut , Michigan. 4. Eko Nurmianto , Ergonomi , Konsep Dasar dan Aplikasinya , ITSN , Surabaya. 5. Wignjosoebroto Sritomo, Ergonomi Studi Gerak dan Waktu ITSN , Surabaya.