Anda di halaman 1dari 3

Pulpitis Ireversibel Pulpitis ireversibel adalah inflamasi yang tidak akan pulih kembali sekalipun penyebabnya dihilangkan.

Pulpa cepat atau lambat, akan menjadi nekrosis. Gejala Pulpitis ireversibel merupakan perkembangan pulpitis reversible, kerusakan pulpa yang parah akibat pengambilan dentin yang banyak, selama prosedur operatif ataun gangguan dalam aliran darah dalam pulpa akibat trauma atau gerakan gigi pada perawatan ortodonsi dapat juga menjadi penyebabnya. Pulpitis ireversibel biasanya tidak menimbulkan gejala yang berat. Pulpitis ireversibel menyebabkan nyeri spontan yang intermiten atau terus menerus tanpa ada stimulus eksternal.

Pulpitis ireversibel, yaitu keadaan ketika vitalitas jaringan pulpa tidak dapat dipertahankan, tetapi gigi masih dapat dipertahankan di dalam rongga mulut setelah perawatan endodonti dilakukan. Yang termasuk pulpitis ireversibel adalah: Pulpitis kronis parsialis tanpa nekrosis Pulpitis kronis parsialis dengan nekrosis Pulpitis kronis koronalis dengan nekrosis Pulpitis kronis radikularis dengan nekrosis Pulpitis kronis eksaserbasi akut. (Walton dan Torabinejad, 2008, Ed.3, Prinsip dan Praktik Ilmu Edodontia, lilia Juwono, Jakarta, EGC) Definisi . Pulpitis irreversibel adalah suatu kondisi inflamasi pulpa yang persisten, dapat simptomatik atau asimptomatik yang disebabkan oleh stimulusnoksius. Pulpitis irreversibel akut menunjukkan rasa sakit yang biasanya disebabkanoleh stimulus panas atau dingin, atau rasa sakit timbul secara spontan. Rasa sakit bertahan untuk beberapa menit sampai berjamjam, dan tetap ada setelah stimulustermal dihilangkan. Histopatologi . Gangguan ini mempunyai tingkatan inflamasi kronis dan akutdi dalam pulpa. Pulpitis irreversibel dapat disebabkan oleh suatu stimulus berbahayayang berlangsung lama seperti misalnya karies. Bila karies menembus dentin dapatmenyebabkan respon inflamasi kronis. Bila karies tidak diambil, perubahan inflamasidi dalam pulpa akan meningkat keparahannya jika kerusakan mendekati pulpa. Sebab-sebab . Sebab paling umum pulpitis irreversibel adalah keterlibatan bacterial pulpa melalui karies, meskipun factor klinis, kimiawi, termal, atau mekanis,yang telah disebut sebagai penyebab penyakit pulpa, mungkin juga menyebabkan pulpitis. Sebagai yang dinyatakan sebelumnya, pulpitis reversibel dapat memburuk menjadi pulpitis irreversibel. Gejala-gejala . Pada tingkat awal pulpitis irreversibel, suatu paroksisme rasasakit dapat disebabkan oleh hal-hal berikut : perubahan temperatur, terutama dingin; bahan makanan manis atau

masam; tekanan makanan yang masuk ke dalam kavitasatau pengisapan yang dilakukan oleh lidah atau pipi; dan sikap berbaring yangmenyebabkan kongesti pembuluh darah pulpa. Rasa sakit biasanya tetap berlangsungmeski penyebabnya dihilangkan, dan dapat dating dan pergi secara spontan, tanpa penyebab yang jelas. Pasien dapat melukiskan rasa sakit sebagai menusuk, tajam-menusuk, atau menyentak-nyentak, dan umumnya adalah parah. Rasa sakit dapatsebentar-sebentar atau terus-menerus tergantung pada tingkat keterlibatan pulpa dantergantung pada hubungannya dengan ada tidaknya suatu stimulus eksternal Diagnosis . Pemeriksaan biasanya menemukan suatu kavitas dalam yangmeluas ke pulpa atau karies di bawah tumpatan. Pulpa mungkin sudah terbuka.Waktu mencapai jalan masuk ke lubang pembukaan akan terlihat suatu lapisan keabu-abuan yang menyerupai buih meliputi pulpa terbuka dan dentin sekitarnya. Probingke dalam daerah ini tidak menyebakan rasa sakit pada pasien hingga dicapai daerah pulpa yang lebih dalam. Pada tingkat ini dapt terjadi sakit dan perdarahan. Bila pulpatidak terbuka oleh proses karies, dapat terlihat sedikit nanah jika dicapai jalan masuk ke kamar pulpa. Pemeriksaan radiografik mungkin tidak menunjukkan sesuatu yang nyatayang belum diketahui secara klinis, mungkin memperlihatkan suatu kavitas proksimalyang secara visual tidak terlihat, atau mungkin memberi kesan keterlibatan suatutanduk pulpa. Suatu radiografi dapat juga menunjukkan pembukaan pulpa, karies di bawah suatu tumpatan, atau suatu kavitas dalam atau tumpatan mengancam integritas pulpa. Pada tingkat awal pulpitis irreversibel, tes termal dapat mendatangkan rasasakit yang bertahan setelah penghilangan stimulus termal. Pada tingkat belakangan, bila pulpa terbuka, dapat bereaksi secara normal. Hasil pemeriksaan untuk tesmobilitas, perkusi dan palpasi adalah negatif.
(Grossman, Louis I. 1995, Ed.11 Ilmu Endodontic dalam Praktek, Rafiah Abiyono, Jakarta,EGC)

Anamnesa : - Nyeri tajam spontan yang berlangsung terus-menerus menjalar kebelakang telinga -Penderita tidak dapat menunjukkan gigi yang sakit -Pemeriksaan Objektif : Ekstra oral : tidak ada kelainan Intra oral : Kavitas terlihat dalam dan tertutup sisa makanan Pulpa terbuka bisa juga tidak Sondase (+) Khlor ethil (+)

Perkusi bisa (+) bisa (-)


(Andlaw RJ, Rock WP. Perawatan gigi anak. Ed.2. Jakarta : Widya Medika, 1992) Selly 8779 tinpus ireversibel pulpitis