Anda di halaman 1dari 3

Osteoarthritis (OA) atau juga disebut dengan penyakit sendi degeneratif adalah suatu kelainan pada kartilago (tulang

rawan sendi) yang ditandai perubahan klinis, histologis dan radiologis (Kuntono, 2011:23). Osteoarthritis (OA) sering dihubungkan dengan proses progresif yang berkaitan dengan menjadi tua. Walaupun diperkirakan bahwa 50% individu yang berusia lebih dari 60 tahun menunjukan bukti radiografi mengalami osteoarthritis, minimal satu sendi, namun terdapat sedikit bukti yang mendukung fenomena penuaan ataupun wear and tear. Pasien yang menderita osteoarthritis sering mengeluh nyeri, stiffness, deformitas dan hilang fungsi, krepitasi, keterbatasan lingkup gerak sendi, kelemahan otot dan instabilitas sendi lutut. Osteoarthritis lutut juga berhubungan dengan berbagai patifisiologi seperti instabilitas sendi lutut, menurunnya LGS, disuse atrofi dari otot quadriceps. Nyeri lutut sangat berhubungan dengan penurunan kekuatan otot quadriceps yang merupakan stabilisator utama sendi lutut dan sekaligus berfungsi untuk melindungi struktur sendi lutut. Pada penderita usia lanjut kekuatan otot quadriceps bisa menurun 1/3 nya dibandingkan dengan kekuatan otot quadriceps pada kelompok usia yang sama, yang tidak menderita osteoarthritis lutut. Penurunan kekuatan otot terutama disebabkan oleh atrofi otot tipe IIb yang berfungsi untuk menghasilkan tenaga yang lebih cepat (Heru Purbo Kuntono, 2011:29). Prevalensi (??)