Anda di halaman 1dari 2

Kasus 14-30 Anda ditugaskan melakukan audit pertama atas PT pegadan baru untuk tahun yang berakhir 31 maret

2007. Piutang dagang dikonfirmasi tanggal 31 desember 2006 dan pada tanggal tersebut piutang terdiri atas hamper 200 tagihan dengan saldo total Rp. 956.750.000 sebanyak 75 dari seluruh tagihan ini dengan total Rp. 650.725.000 dipilih untuk dikonfirmasi. Seluruhnya, kecuali 20 permintaan konfirmasi, ditanggapi 30 ditandatanggani tanpa catatn apa-apa, 14 dengan sedikit perbedaan yang bisa diklarifikasi dengan jelas, dan 11 konfirmasi mendapat komentar berikut : 1. Kami mohon maaf tidak dapat menjawab permintaan konfirmasi karena akun kami atas PT. AAD menggunakan sitem voucer utang dagang. ( dari hal tersebut debitur menggunakan sistem voucher utang dagang maka tidak dapat mengkonfirmasi saldo akhir secara langsung ) 2. Jumlah Rp. 1.050.000 telah dibayar tanggal 23 desember 2006. (PT.AAD belum mencatat pembayaran piutang sejumlah Rp.1.050.000 yang dibayar tanggal 23 desember 2006 dan auditor harus menyelidiki secara seksama untuk mengetahui kemampuan salah saji ) 3. Jumlah Rp. 7.750.000 telah dibayar tanggal 5 januari 2007. (PT.AAD belum mengakui pembayaran piutang sejumlah Rp. 7.750.000 karena telah dibayar tanggal 5 januari 2007 setelah periode tahun 2006 telah berakhir ) 4. Jumlah nominal diatas telah kami lunasi. (PT.AAD belum mencatat pembayaran piutang yang telah dilunasi oleh pihak debitur ) 5. Kami tidak mempunyai catatan utang pada 31 desember 2006, karena barang yang anda sebutkan denga faktur tertanggal 30 desember 2006 ( nomor 25050) sejumlah Rp. 11.550.000 kami terima tanggal 5 januari 2007 dengan termin FOB Destination. (karena terjadi perbedaan laporan tanggal penerimaan barang / salah saji akibat pisah batas atas catatan pelanggan ) 6. Kami telah melakukan pembayaran dimuka Rp.2.500.000 pada bulan November 2006, pembayaran ini seharusnya sudah melunasi 2 tagihan senilai Rp.1.350.000 yang disebutkan dalam lampiran. 7. Barang kiriman tidak pernah kami terima. (meminta konfirmasi ke PT.AAD bagian expedisi untuk mengetahui apakah pengiriman benar-benar dilakukan dengan meminta copyan dokumen bukti pengiriman )

8. Kami masih memperdebatkan tagihan sejumlah Rp.12.525.000 karena kami merasa tagihan ini terlalu besar. (Hal ini Auditor perlu mengkonfirmasi dibagian penjualan PT.AAD untuk mengecek penerbitan faktur penjualan aktual dengan tanggal penagihan aktual dan kebagian kasir/ penerimaan piuatang guna mencocokkan pembayaran piutang yang telah dilakukan. 9. Jumlah tagihan benar. Oleh karena barang yang dikirimkan sifatnya konsinyasi maka pembayaran kami lakukan jika barang terjual. ( Auditor tidak perlu melakukan tindakan apapun karena sudah sesuai dgn konfirmasi yang dikirimkam, yaitu jumlah piutang tetap dan memang benar belum dilakukan pembayaran karena barang belum terjual ) 10. Sejumlah Rp.10.000.000 merupakan deposit untuk sewa guna usaha, yang merupakan pembayaran atas pemakaian barang untuk tahun 2008 ( tahun terakhir masa sewa guna usaha) (Auditor harus mengkonfirmasi apakah perjanjian tersebut ada apa tidak/ sesuai tidak) 11. Kredit memo anda tertanggal 5 desember 2006 sejumlah Rp. 440.000 menghapus jumlah diatas. ( Auditor perlu mengkonfirmasi kembali pencatatan retur penjualan sejumlah Rp 440.000 tertanggal 5 desember 2006 )