Anda di halaman 1dari 2

Superoksida Dismutase (SOD)

Antioksidan Superoxide dismutase (SOD) adalah antioksidan primer, merupakan enzim yang ada di dalam tubuh yang berfungsi sebagai pelindung hancurnya sel-sel dalam tubuh serta mencegah proses peradangan karena radikal bebas. SOD berperan sebagai salah satu mekanisme pertahanan terhadap spesi oksigen reaktif yang diproduksi sebagai efek samping metabolisme dan respirasi. Aktivitas SOD tergantung adanya kofaktor logam Cu, Zn dan Mn. SOD dikenal sebagai eritrocuprein, indofenol oksidase, dan tetrazoliumoksidase. Gen SOD terletak pada kromosom 21, 6 & 4 secara berurutan (21q22.1, 6q25.3 & 4p15.3-p15.1). SOD Berfungsi sebagai katalisator reaksi dismutasi dari anion superoksida menjadi hidrogen peroksida dan molekul oksigen. Berdasarkan pada logam yang berperan sebagai kofaktor pada sisi enzim, SOD dibagi menjadi 3 yaitu: 1) Cu/Zn-SOD ditemukan dalam siotsol, kloroplas dan pada sel ekstraseluler. 2) Mn-SOD ditemukan pada mitokondria seleukariot dan peroksisom. 3) Fe-SOD ditemukan pada bagian kloroplas. 4) EC-SOD ditemukan pada cairan ekstra seluler mamalia. Semua bentuk SOD mempunyai inti yang targetnya pada kom partm en subsel ul er uj ung t ermi nal ami no. Isoenz im S OD di atur ol eh deraj at st ress

oksi d ati f pada kom part m en s ubsel ul er. Kerj a enz im dapat dil ihat pada ban yak produk peroksi dasi li pi d dari seti ap organel, di m ana gas akti vas i enzi m akan m en yebabkan endapanproduk oksi dasi l ipi d. Reaksi SOD SOD-katalis dismutase dari superoksida dapat ditulis dengan setengah reaksi berikut: M(n+1)+ - SOD + O2- Mn+ -SOD + O2 M(n +1) + - SOD + O2- nM +-SOD + 2O Mn+ - SOD + O2- + 2H+ M(n+1)+ -SOD + H2O2.nM+-SOD 2O + -M 2H+ + (n +1) +SOD

+ H2O2

Dimana M= Cu(n = 1); Mn(n = 2); Fe(n = 2); Ni(n = 2)

sumber: http://www.scribd.com/doc/44954802/SUPEROKSIDA-DISMUTASE#archive http://kadri-blog.blogspot.com/2010/01/superoksida-dismutase.html

Superoksida Dismutase (SOD)


Antioksidan Superoxide dismutase (SOD) adalah antioksidan primer, merupakan enzim yang ada di dalam tubuh yang berfungsi sebagai pelindung hancurnya sel-sel dalam tubuh serta mencegah proses peradangan karena radikal bebas. SOD berperan sebagai salah satu mekanisme pertahanan terhadap spesi oksigen reaktif yang diproduksi sebagai efek samping metabolisme dan respirasi. Aktivitas SOD tergantung adanya kofaktor logam Cu, Zn dan Mn. SOD dikenal sebagai eritrocuprein, indofenol oksidase, dan tetrazoliumoksidase. Gen SOD terletak pada kromosom 21, 6 & 4 secara berurutan (21q22.1, 6q25.3 & 4p15.3-p15.1). SOD Berfungsi sebagai katalisator reaksi dismutasi dari anion superoksida menjadi hidrogen peroksida dan molekul oksigen. Berdasarkan pada logam yang berperan sebagai kofaktor pada sisi enzim, SOD dibagi menjadi 3 yaitu: 5) Cu/Zn-SOD ditemukan dalam siotsol, kloroplas dan pada sel ekstraseluler. 6) Mn-SOD ditemukan pada mitokondria seleukariot dan peroksisom. 7) Fe-SOD ditemukan pada bagian kloroplas. 8) EC-SOD ditemukan pada cairan ekstra seluler mamalia. Semua bentuk SOD mempunyai inti yang targetnya pada kom partm en subsel ul er uj ung t ermi nal ami no. Isoenz im S OD di atur ol eh deraj at st ress

oksi dati f pada k om part m en subsel ul er. Kerj a enz im dapat dil ihat pada ban yak produk peroksi dasi li pi d dari seti ap organel, di m ana gas akti vas i enzi m akan m en yebabkan endapanproduk oksi dasi l ipi d.

sumber: http://www.scribd.com/doc/44954802/SUPEROKSIDA-DISMUTASE#archive http://kadri-blog.blogspot.com/2010/01/superoksida-dismutase.html