Anda di halaman 1dari 3

Ilmu Kesehatan Jiwa Page 1 of 3 Jesi

PAHAM DASAR ILMU PSIKIATRI


Dr. Dan Hidayat, SpKJ Psikiatri (Ilmu Kedokteran Jiwa)
Psyche = jiwa Latreia = ilmu kedokteran/ pengobatan Psikiatri adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari segala aspek mental manusia, baik dalam keadaan sakit maupun dalam keadaan sehat, serta meneliti genesis, diagnosis, th/, rehabilitasi, prevensi gangguan jiwa dan promosi kesehatan jiwa Terapi = prevensi sekunder ; Rehabilitasi = prevensi tersier

Manifestasi Jiwa
Bidang perasaan (emosi stimmung) Bidang pikiran (kognisi denken) Bidang perilaku (konasi handlung)

Kesehatan Jiwa (Mental Health)


Kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual & emosional yang optimal dari seseorang; dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat-sifat yang harmonis (serasi) dan memperhatikan semua segi dalam kehidupan manusia dalam hubungannya dengan manusia lain. Kegiatan prevensi terhadap masalah kejiwaan: o Prevensi primer : prevensi thd gangguan jiwa o Prevensi sekunder : diagnosis dini dan terapi segera terhadap gangguan jiwa o Prevensi tersier : pemulihan pasien gangguan jiwa Kegiatan promosi kesehatan jiwa: meningkatkan kesehatan jiwa o Bebas dari psikopatologi dan gejala kejiwaan (simtomatologi) o Bebas dari distres/ penderitaan/ keluhan o Dapat berfungsi optimal dlm pekerjaan, hub sosial dan kegiatan sehari-hari o Tahan terhadap stress o Dpt hidup harmonis dan produktif Kesehatan jiwa juga berarti: 1. bagaimana perasaan anda terhadap diri anda? 2. bagaimana perasaan anda terhadap orang lain? 3. bagaimana perasaan anda memenuhi tuntutan kehidupan?

1. Perasaan Baik Tentang Diri


Tak dibanjiri rasa takut/ cemas, marah, benci, iri hati, dosa, sedih Menyadari, memahami kondisi emosi dirinya spt sedang senang, sedih, marah, dll Dpt menyatakan, menyalurkan, mengendalikan/ mengatasi emosinya dengan cara-cara yang wajar, tepat, jelas tujuannya dan sehat Mempunyai toleransi, sikap santai thd diri dan orang lain Tak menilai secara berlebihan/ merendahkan kemampuannya sendiri Mempunyai harga diri dan iman yang teguh Dapat menerima kekurangan diri Dapat menghadapi sebagian besar situasi Dapat menikmati kesenangan dalam hal yang sesederhana dan sehari-hari

2. Perasaan Nyaman dengan Orang Lain


Dapat memberikan kasih dan mempertimbangkan minat orang lain Mempunyai hub personal yg bertahan lam dan memuaskan Menyukai dan mempercayai orang lain dan sebaliknya Menghargai perbedaan yang ada pada orang lain Tak mengambil keuntungan dari kelemahan orang lain dan sebaliknya Merasa sebagai bagian dari kelompok Mempunyai rasa tanggung jawab thd sesamanya

Ilmu Kesehatan Jiwa Page 2 of 3 Jesi


Dapat merabarasakan perasaan orang lain (empati)

3. Memenuhi Tuntutan Kehidupan


Dpt berbuat sesuatu bila menghadapi masalah (motivasi diri) Dpt menerima tanggung jawab Dpt mempengaruhi lingkungan Dpt menyesuaikan diri bila perlu Dpt merencanakn dan tidak takut akan masa depan Dpt menerima pendapat dan pengalaman baru Dpt mendayagunakan talenta/ bakat Dpt menyusun tujuan dan sasaran yang realistik Dpt mengambil keputusan sendiri Dpt merasa puas dg upaya yg dilakukan sendiri

4. Perspektif Fungsional Normalitas (Daniel Offer & Melvin Sabshin)


Normalitas sebagai kesehatan perilaku tanpa psikopatologi Normalitas sebagai utopia dpt berfungsi secara optimal Normalitas sebagai rata-rata rentang tngah kurve lonceng Normalitas sebagai proses hasil akhir interaksi berbagai sistem

Konsep Normalitas Psikoanalitik


Sigmund Freud: normalitas = fiksi ideal Kurt Eisslers: normalitas = menyadari sepenuhnya akan pikiran dan perasaannya Laurence Kubie: normalitas = kemampuan belajar dari pengalaman, fleksibel dan dpt beradaptasi thd perubahan lingkungan Heinz Hartman: normalitas diwakili oleh fungsi ego yg bebas konflik, otonom dan dapat beradaptasi dengan realitas Karl Menninger: normalitas = kemampuan menyesuaikan diri dengan dunia luar (akulturasi) Alfred Adler: normalitas = kemampuan mengembangkan rasa sosial dan produktif, beradaptasi dan meningkatkan harga diri RE-Money-Kryle: normalitas = kemampuan memperoleh titikan dari (sukar dicapai sebelumnya) Otto Rank: normalitas = kemampuan utk hidup tanpa rasa takut, dosa, cemas dan bertanggung jawab akan tindakannya Erik Erikson: normalitas = kemampuan menguasai periode kehidupan: 1. kepercayaan vs ketidakpercayaan (0-1 th) 2. otonomi vs malu & ragu-ragu (1-3 th) 3. inisiatif vs dosa (3-5 th) 4. industri vs inferioritas (5-11 th) 5. identitas vs kebingungan peran (11-21 th) 6. keintiman vs isolasi (21-40 th) 7. generativitas vs stagnasi (40-65 th) 8. integritas vs putus asa (>65 th)

3 Aspek Penting dalam Psikiatri:


1. Organobiologi 2. Psiko-edukatif 3. Sosio-kultural digunakan dalam pendekatan terhadap: - etiologi, diagnosis, therapy, rehabilitasi dan prevensi gangguan jiwa - promosi kesehatan jiwa

Etiologi Gangguan Kesehatan Jiwa


Organobiologik M D IV TENTH M metabolic, endocrine, biochemical, anoxia D degenerative I inflammatory, infectious, autoimmune V vascular T trauma E N T H epilepsy neoplasm toxic hydrocephalus

Ilmu Kesehatan Jiwa Page 3 of 3 Jesi


Psycho-education Krisis Konflik Tekanan Salah asuh, asih, asah Kebutuhan psikologik: rasa aman, nyaman, diperhatikan, kasih