Anda di halaman 1dari 6

Laporan Pendahuluan

PENGKAJIAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN SISTEM PERKEMIHAN

DISUSUN OLEH

Mohamad Judha ( 0806446510)

PROGRAM PASCA SARJANA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS INDONESIA 2008

PENGKAJIAN SISTEM PERKEMIHAN

PENGKAJIAN UMUM PERKEMIHAN DATA DEMOGRAFI 1. Umur usia tertentu memungkinkan untuk diketahui penyebabnya 2. Jenis kelamin 1. laki-laki ( gangguan prostat ) 2. wanita (Infeksi saluran kemih ) 3. Pekerjaan ( dapat menjadi predisposisi gangguan perkemihan ) 4. Riwatar penyakit - Apakah pernah atau saat ini sedang menderita penyakit-penyakit vaskuler seperti ateriosklerosis - Apakah pernah atau saat ini sedang menderita penyakit-penyakit endokrin seperti DM - Apakah pernah atau saat ini sedang menderita penyakit neurology seperti spinal cord injuri,trauma - Apakah saat sedang mengalami kecemasan, menderita penyakit ginjal

Etiologi 1. Pekerjaan dengan pembatasan mobilisasi 2. Riwayat penggunaan kateter 3. Anastesi spinal atau umum 4. Post partum pembengkakan meatus atau perineum, hemaroid, spasme otot perineal atau merasa tidak nyaman 5. Retriksi uretra, impaksi fisis, edema perineal, edema perinealobstruksi 6. Efek samping pengobatan antikollinergik, transquilizer 7. Faktor lingkungan & psikologi cemas, kurang privacy, tegang, penggunaan toilet yang tidak biasa

PEMERIKSAAN FISIK A. Data Objektif 1. Penurunan / peningkatan jumlah urine - oligouri - poliuri - anuria 2. Diaphoresis 3. Output kurang dari input 4. Residu urine > 60 ml ( kemungkinan terjadi BPH ) 5. Distensi vesica urinaria ( kemungkinan sumbatan oleh batu, striktur, obstruksi jaringan ) 6. Edema ekstremitas 7. Perubahan kulit : turgor, warna kulit, kelembapan, bau - turgor : menunjukkan ada tidah dehidrasi - warna kulit : pucat ( menunjukkan kemungkinan penurunan Hb karena kerusakan ginjal ) - kalembapan dan bau ( kemungkinan gagal ginjal tahap akhir ) Inspeksi :Oliguria, Anuria, BB, TB, lingkar abdomen,edema,ascites, delayed healing, stomatitis, nafas bau amonia Palpasi : Antropometrik, Lingkar lengan atas, skin fold Auskultasi : bising usus lemah

B. Data Subjektif 1.Sulit berkemih ( kemungkinan Striktur, obstruksi ) 2. Tidak mampu memulai berkemih 3. Rasa sakit pada saat mengeluarkan 4. Rasa tidak nyaman pada abdomen bawah 5. Tidak bisa beristirahat ( oleh karena nyeri ) 6. Rasa penuh pada vesika urinaria 7. Keluhan berkemih sedikit 8. Interupsi dalam berkemih / tidak lampias

Pemeriksaan Diagnostik 1. Serum elektrolit : kurang dari normal 2. BUN : meningkat 3. Ureum, kreatinin : meningkat 4. Protein darah : 5. Transferin : menurun 6. Albumin : menurun

Pengkajian Dengan Masalah Keperawatan Gangguan perfusi ginjal Etiologi 1. Interupsi aliran darah arteri/vena ginjal 2. Penurunan kadar Hb 3. Hambatan mekanis aliran darah arteri/vena ginjal 4. Hipovolemia Riwayat Keperawatan 1. Apakah pernah atau sedang mengalami penyakit jantung seperti CHF 2. Apakah pernah atau sedang mengalami tumor atau penyumbatan aliran darah arteri/vena ginjal 3. Apakah pernah atau sedang mengalami hipovolemia 4. Apakah pernah atau sedang menderita DM Pemeriksaan Fisik Data Subjektif 1. Klien mengeluh nyeri pada daerah pinggang Data Objektif

1. Inspeksi : tidak terlihat tanda-tanda kelainan 2. Palpasi : Ginjal teraba membesar dan mengeras kemungkinan infeksi ginjal 3. Perkusi : Ada keluhan nyeri saat dilakukan pengetukan Pemeriksaan Penunjang 1. Urin : BUN, Creatinin, protein, elektrolit menunjukan hasil abnormal 2. X-Ray ginjal : menunjukan adanya abnormalitas, seperti tumor, batu ginjal dan lain-lain 3. USG ginjal : Gambaran massa, obstruksi atau malformasi ginjal 4. CT-Scan ginjal : gambaran yang jelas dari massa, obstruksi, batu ginjal dan lain-lain 5. Angiografi ginjal : adanya gambaran penyumbatan aliran darah di ginjal 6. Biopsi ginjal : Ditemukan ada/tidanya keganasan/tumor di ginjal

Masalah Keperawatan Nyeri Etiologi 1. Obstruksi akut akibat batu ginjal, gumpalan darah, trauma, akut pielonefritis 2. Overdistensi kandung kemih, infeksi, cystitis, tumor 3. Batu ureter, edema, strikture 4. Kanker prostat akut/kronis 5. Iritasi leher kandung kemih, infeksi uretra, trauma 6. Obstruksi akut akibat batu ginjal, gumpalan darah, trauma, akut pielonefritis 7. Overdistensi kandung kemih, infeksi, cystitis, tumor 8. Batu ureter, edema, strikture 9. Kanker prostat akut/kronis 10. Iritasi leher kandung kemih, infeksi uretra, trauma Riwayat Penyakit 1. Riwayat sakit waktu kecil seperti impetigo dan sindroma nefrotik 2. Riwayat penyakit DM, hipertensi, gout, BPH, hyperparathyroid, dll

3. Riwayat infeksi saluran kemih 4. Riwayat pemeriksaan diagnostik dan prosedur invasif pada sistem urinaria 5. Riwayat nyeri sebelumnya 6. Riwayat pengguaan kontrasepsi Secara Umum Pemeriksaan Fisik Umumnya pengkajian nyeri dengan PQRST TYPE Ginjal TEMPAT Costovertebra KARAKTER Konstan dan tumpul, menusuk, kolik TANDA DAN GEJALA Mual muntah, diaphoresis, pucat, dan tanda shok Urgensi, nyeri diakhir miksi, tegang Kandung kemih Area suprapubik Tumpul, terus menerus, meningkat ketika miksi, semakin parah jika Ureteral Costovertebra, panggul, abdomen, testis Prostat atau labium Perineum dan rektum Uretra Laki laki sepanjang penis sampai meatus dan wanita dari uretra sampai meatus Tidak nyaman, perasaan penuh pada perineum dan nyeri tidak jelas Nyeri berubah ubah, makin berat selama miksi dan segera setelah miksi Tenderness suprapubik, dysuria, nokturia, frekuensi Frekuensi, urgensi, dysuria, nokturia kandung kemih penuh Berat, tajam, menusuk, kolik Mual dan muntah, ileus paralitik