Anda di halaman 1dari 11

Laporan Laboraturium Uji Tanah

Pemboran dan Vane Shear Test




JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-1



I. TUJUAN
1. Untuk mengetahui atau menyelidiki jenis-jenis lapisan tanah (stratigrafi) pada
setiap kedalaman.
2. Pengambilan contoh tanah asli dan tidak asli untuk keperluan penyelidikan
lebih lanjut di laboratorium.
3. Mengukur kekuatan geser tanah langsung di lapangan dengan percobaan
Vane Shear.

II. DASAR TEORI
Di dalam mengetahui jenis-jenis , warna, dan kondisi tanah pada setiap
kedalaman tanah, perlu melakukan beberapa penyelidikan. Salah satu metode
penyelidikan tanah di lapangan adalah pemboran dengan tujuan untuk
mendapatkan contoh tanah asli (undisturbed sample) dan contoh tanah tidak
asli (disturbed sample). Sehingga dapat meidentifikasi sifat-sifat lapisan tanah
pada setiap kedalaman di laboratorium.
Penyelidikan tersebut berlanjut mengenai kadar airnya (water content),
kekuatan (strength), daya rembesan air, dan sebagainya yang dapat dilakukan
di laboratorium dengan mengambil/ membawa contoh tadi ke laboratorium.

Contoh-contoh tersebut, yaitu contoh asli (undisturbed sample) dan
contoh tidak asli (disturbed sample).
Contoh asli (undisturbed sample) adalah suatu contoh yang masih
menunjukkan sifat-sifat asli dari tanah yang ada padanya. Contoh-contoh ini
tidak mengalami perubahan dalam struktur, kadar air (water content) atau
susunan kimia. Contoh yang benar-benar asli (trully undisturbed samples)
tidaklah mungkin diperoleh, akan tetapi dengan teknis pelaksanaan
sebagaimana mestinya dan cara pengamatan yang tepat maka kerusakan-
Subjek : Penyelidikan Tanah di Lapangan No Test : 1
Topik : Pemboran dan Vane Shear Test
Tgl Uji : 25 Maret 2009
Hari : Rabu

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-2


kerusakan contoh dapat diminimumkan. Contoh asli ini diambil dengan
memakai tabung-tabung contoh (sample tube).
Contoh tidak asli (Disturbed Sample) adalah contoh tanah yang diambil
tanpa adanya usaha-usaha yang dilakukan untuk melindungi struktur asli dari
tanah tersebut. Contoh-contoh ini dibawa ke laboratorium dalam tempat
tertutup (kantong plastik) dengan tujuan agar kadar airnya tidak berubah. Tapi
bila tidak ada kebutuhan untuk mempertahankan contoh-contoh tersebut pada
kadar airnya, maka diambil contoh butiran tanahnya. Contoh tanah tidak asli
dipakai antara lain untuk menentukan ukuran butiran, batas-batas atterberg,
pemadatan, BJ dan sebagainya.
Selain pengeboran yang dilakukan untuk mendapatkan contoh tanah juga
dilakukan pengujian kekuatan geser tanah dengan alat Vane Shear. Vane
Shear test dapat diandalkan untuk kohesi tanah kondisi air termampatkan
(undrained) Cu (| = 0) dari tanah-tanah sangat plastis. Alat geser vane
biasanya terdiri dari empat plat baja, dengan ukuran sama yang dilaskan ke
sebuah batang putar dengan ujung mirip dan lancip (kerucut). Pertama, alat
vane dibenamkan ke dalam tanah, kemudian dilakukan gaya putaran torsi di
ujung batang putar dengan kecepatan putaran yang tetap. Momen torsi ini
dilawan oleh tahanan sepanjang muka silinder tanah dengan ketinggian (h) dan
diameter (d) sampai terjadi keruntuhan geser.
Dengan diketahuinya dimensi alat Vane Shear dan bacaan yang
ditunjukkan oleh jarum torsimeter maka akan kedua hal tersebut kita dapat
menghitung kekuatan geser dan tanah tersebut berdasarkan penurunan rumus
dari :

M = M
s
+ 2M
e

Momen momen tahan didapat dari :
- M
s
= ( t.D.L ).Su. D/2 sepanjang permukaan radial silinder tanah

- M
e
= .t.D.L
2
.Su.|. D/2 sisi ujung silinder

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-3








( ) ( )
(kgcm) simeter Bacaan tor M
3
4
2
D
M
Su
h geser tana Kekuatan Su : Dimana a x
: digunakan yang dimensi gambar pada seperti Shear Vane dimensi Dengan
) h geser tana Kekuatan / ndrained Strength U Shear Su ( Su Cu
6
D
2
L D
M
Su
6
D
2
L D
.Su. M
2
D
. Su. . D .
4
1
2
D
DL.Su. M
3 2
cm
kg 2 2
3 2
3 2
2
2
=
+
=
= + =
= =
(

+
=
(

+ =
)
`

|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
=
x L
b
t t
t
t
| t t

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-4







Deskripsi
Unconfied Compressive
Strength ( kg/cm
2
)
Sangat lunak ( Very soft ) 0.25
Lunak ( Soft ) 0.25 0.5
Teguh ( Firm ) 0.5 1.0
Kenyal ( Stiff ) 1.0 4.0
Keras ( Hard )
> 0.4




JENIS
TANAH
SIFAT
TANAH
UJI IDENTIFIKASI DILAPANGAN
BERDASARKAN SIFAT UMUM
Pasir a. Lepas Dapat digali dengan sekop,
pasak kayu 50 mm dapat
ditancapkan.
Jika diremas dengan air
akan terasa kasar.
b.Padat Dibutuhkan cangkul untuk
menggali pasak kayu 50 mm
sulit ditancapkan.
Lanau a. Lunak a. Mudah diremas dengan
jari.
Jika diremas dengan air
akan terasa seperti
tepung beras. b. Mudah diremas dengan
tekanan yang kuat pada
jari-jari tangan.
Lempung a. Sangat lunak Meleleh diantara jari jari
tangan ketika diremas.
Jika diremas dengan air
akan terasa seperti
sabun. b. Lunak Dapat diremas dengan
tekanan jari yang kuat.
c. Keras Dapat diremas dengan
tekanan jari yang kuat.
d. Kaku Tidak dapat diremas dengan
jari, dapat digencet dengan
ibu jari.
Kerikil 200 256 mm

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-5



III. Peralatan
1) Alat bor terdiri dari :
- stang bor secukupnya
- kunci mata bor
- T + engkol
2) Alat sampling terdiri dari :
- Tabung sampel
- Stick aparat + kunci yang sesuai
3) Alat Vane terdiri dari :
- Mata Vane + koupling
- Stang vane secukupnya + kepala
- Torsimeter
4) Perlengkapan :
- Kunci pipa
- Parafin
- Obeng / spatula
- Kompor
- Dongkrak & angker
- Panci
- Kunci pas

IV. Langkah Kerja
a. Pengeboran
1. Tentukan titik bor dan bersihkan daerah sekitar titik bor.

2. Mata bor dipasang pada stangnya, kemudian pada bagian atasnya
dipasang kunci T.

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-6


3. Dirikan alat bor tegak lurus pada titik yang telah ditentukan,
kemudian dengan menggunakan engkol putar stangnya searah
putaran jarum jam sambil ditekan, hingga mata bor masuk ke dalam
tanah.



4. Setelah mata bor penuh, alat bor diangkat keluar kemudian segera
diidentifikasi tentang jenis, warna, sifat dan sebagainya dari tanah
sambil mata bor dibersihkan.




5. Langkah ke 3 & 4 dilanjutkan sampai kedalaman yang diinginkan.
Bila kedalaman lubang sudah lebih dari satu stang, maka stang
disambung dengan stang lain dan seterusnya.

b. Pengambilan contoh tanah asli
1. Contoh tanah asli diambil pada setiap interval tertentu.
2. Pada kedua sisi lubang bor dipasang angker tempat dudukan
rangka dongkrak.
3. Dasar lubang dibersihkan dari runtuhan tanah (memakai tangan
kalau memungkinkan).
4. Mata bor dilepas dari stangnya dan diganti dengan stick aparat
untuk memasang tabung sampel.
5. Ukur panjang tabung sampel kemudian tabung sampel dimasukkan
ke dalam lubang bor hingga dasar lubang.
6. Pada bagian atas dari stangnya dipasang kepala untuk dudukan alas
martil.

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-7


7. Tekan dengan cara memukul dudukan alas dengan martil sampai
tabung sample terisi penuh.
8. Setelah tabung sampel penuh stang diputar 180 untuk
memutuskan tanah dibagian bawah tabung sampel kemudian
ditarik ke atas dan dikeluarkan dari lubang.
9. Segera lepaskan tabung sampel dari stangnya lalu dibersihkan.
Tanah pada kedua ujungnya dikorek sedikit kemudian ditutup
dengan parafin cair yang telah dipersiapkan sebelumnya, kemudian
diberi label.




c. Vane Shear Test
1. Stel alat Vane yang terdiri dari mata vane (bagian bawah), kopling
stang dan kepala (connection).
2. Masukkan alat Vane ke dalam lubang bor, di tekan/ dipukul hingga
mata sampai kopling benar-benar masuk ke dalam tanah asli.
3. Dengan menggunakan kunci pas, putar stang bolak-balik hingga
bagian stang terbebas dari pengaruh gesekan tanah.
4. Pasang torsi meter lalu putar perlahan-lahan searah dengan putaran
jarum jam hingga terjadi keruntuhan yang ditunjukkan oleh
menurunnya bacaan jarum hitam dari torsimeter sedangkan jarum




merah menunjukkan bacaan maksimum kemudian catat bacaan
tersebut.



Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-8



V. DATA DAN CONTOH PERHITUNGAN
5.1. Boring and samplingVane shear
Diketahui :
- Dimensi alat Vane :
L = 7,625 cm a = 3.738 cm
B = 2,75 cm D = 7.475 cm
- Bacaan pada torsimeter :
( kedalaman 136 cm )
M
1
= 300 kg.cm
M
2
= 180 kg.cm
Penyelesaian :
1. Menghitung x
2. Perhitungan pada Kedalaman 136 cm
a. Menghitung kekuatan geser tanah asli (
u
S )






cm
B a x
641 , 4
75 , 2 3,738
2 2
2 2
=
+ =
+ =
2
3 2
3 2
1
276 , 0
3
641 , 4 . . 4
2
625 , 7 . 475 , 7 .
800

3
4
2
cm
kg
x L D
M
S
u
=
+
=
+
=
t t
t t

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-9


b. Menghitung kekuatan geser tanah tidak asli ( '
u
S )

c. Menghitung sensitivitas tanah :
675 , 1
0,165
0,276

'
= =
=
u
u
S
S
St

d. Menghitung q
u
:
q
u
= 2 S
u
= 2 x 0,276 = 0.552
2
cm
kg






















2
3 2
3 2
2
165 , 0
3
641 , 4 . . 4
2
625 , 7 . 475 , 7 .
220

3
4
2
'
cm
kg
x L D
M
S
u
=
+
=
+
=
t t
t t

Laporan Laboraturium Uji Tanah
Pemboran dan Vane Shear Test


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG I-10



VI. KESIMPULAN
1. Pada pengeboran BT.01 didapat 2 lapisan tanah
a. Lanau sedikit lempung padat, warna coklat, plastisitas sedang
terdapat di kedalaman 0,5 meter.
b. Lanau sedikit lempung lembek, warna hitam, plastisitas sedang
terdapat dikedalaman 0,5 2,21 meter.

2. Kuat geser lapisan pertama tidak ditemukan karena tidak diadakan uji
vane shear lapisan kedua adalah :
- Pada kedalaman 1,36 m : S
u
= 0,276 kg/cm
2
dan S
u
= 0,165
kg/cm
2

- Pada kedalaman 2,05 m : S
u
= 0,643 kg/cm
2
dan S
u
=
0,625kg/cm
2


3. Muka air tanah tidak ditemukan.



POLITEKNIK NEGERI BANDUNG JURUSAN TEKNIK SIPIL
LABORATORIUM MEKANIKA TANAH
Jl. Gegerkalong Hilir, Ds. Ciwaruga Bandung, Telp. 022 201 61 50
JOB 1
Pemboran dan Vane Shear Test
Proyek : Uji Tanah
Lokasi : Lapangan POLBAN
Dikerjakan oleh : Kelompok 4
Nilai Pemboran No. : 1
Elevasi : - 2.20 m
Tanggal : 25 Maret 2009
Kedalaman
[ m ]
Simbol
Tanah
DESKRIPSI
Pembacaan
Vane (M)
[kg.cm]
Tegangan Geser
(S
u
) [kg/cm
2
]
Keterangan

0.00

0.20

0.40
0.50
0.60

0.80

1.00

1.20

1.40

1.60

1.80

2.00

2.20















- Lempung padat
- Plastisitas
sedang
- Warna coklat





- Lempung lunak
- Plastisitas
sedang
- Warna hitam















300/180






700/680















0.276 / 0.165






0.643 / 0.625











Undisturb
sample 1
( 1.00 1.50 ) m

Vane shear 1
( 1.50 ) m


Undisturb
sample 2
( 1.70 2.20 ) m

Vane shear 2
( 2.20 ) m