Anda di halaman 1dari 1

ROTASI DAN HASIL KALI ROTASI I.

DEFINISI Rotasi adalah DALIL-DALIL Dalil 1 Sebarang putaran

II.

selalu dapat dianggap sebagai hasil kali dua pencerminan ( )

dengan P perpotongan (s,t) dan

Dalil 2 Rotasi (putaran) merupakan suatu isometric Dalil 3

III.

PENJELASAN DALIL-DALIL DALIL 2 1. Andaikan 2. Andaikan adalah DALIL 1 Andaikan sebuah titik ) . Jika P= ) . dan titik pada s. andaikan ( ) maka m( . Sehingga , t garis bagi . Andaikan besarnya sudut dari s ke t adalah . Maka

dan v sebuah garis yang melalui A, sehingga besarnya sudut dari u ke v . Maka juga .

( ) maka menurut dalil 1 m(

( )= A dan berhubung Berhubung A= sebuah isometric, maka PA=PA atau PA=PA.Menurut ketentuan maka Menurut teorema di atas ,komposit dua refleksi terhadap dua garis yang berpotongan tidak tegak lurus adalah sebuah rotasi dengan titik potong kedua garis itu sebagai pusat. Jika kaki-kaki sudut dan membentuk dua sinar yang berlawanan arah,sehingga misalnya adalah sudut (CBA), kita juga dapat mengatakan bahwa dengan ukuran 180. Kita dapat pula menulis m( ) . Dengan perluasan konsep sudut ini, kita juga dapat mendefinisikan rotasi dengan sudut berukuran +180 atau -180. Maka rotasi demikian tidak lain suatu setengah putaran. Sehingga dapat dikatakan bahwa.