Anda di halaman 1dari 3

PROTAB PENANGANAN TETANUS NEONATORUM

RS. Akademis Jaury Jusuf Putera No.Dokume n 12.05.03 Tanggal Terbit 30 Agustus 2005 Revisi A Halaman 1/5

Disahkan Oleh : RS. Akademis Jaury Jusuf Putera Direktur, (Prof. Dr. H. Misbahuddin Adnan, Sp. Rad)

Pengertian
Infeksi yang disebabkan oleh kuman clostridium tetani dengan tanda-tanda spastisitas, kaku kuduk, trismus karpermord ( mulut mencucu ), gastotonus, perut papan, kejang/spasme dengan ransangan spontan dengan kendaraan tetap baik

Tujuan
Menberi perawatan pada bayi yang menderita tetanus neonatorum.

Kebijakan
SK Direktur Direktur RS. Akademis Jaury Jusuf Putera.

Prosedure
1. Selama kejang masih hebat dan sering 2. Diazepam dosis awal 2,5 mgintravena perlahan-lahan. Dosis rumatan 8 10 mg/kg/hari melalui IUFD ( Diazepam dimasukkan kedalam cairan didalam buret dan diganti tiap 6 jam ) Bila kejang masih sering timbul, boleh diberikan diazepam tambahan 2,5 mg secara intravena perlahan-lahan dan dalam 24 jam boleh

diberikan tambahan diazepam 5 mg/kgBB/hr, sehingga dosis diazepam seluruhnya menjadi 115 mg/kgBB/hr .

PROTAB PENANGANAN TETANUS NEONATORUM


RS. Akademis Jaury Jusuf Putera No.Dokume n 12.05.03 Tanggal Terbit 30 Agustus 2005 Revisi A Halaman 1/5

Disahkan Oleh : RS. Akademis Jaury Jusuf Putera Direktur, (Prof. Dr. H. Misbahuddin Adnan, Sp. Rad)

3. Setelah keadaan klinis membaik, diazepam diberikan peroral dan diturunkan secara perlahan. 4. ATS 10.000 UI/hari dan diberikan selama 2 hari berturut-turut. Ampisilin 100 mg/kgBB/hari dibagi 4 dosis secara intravena. Bila terdapat gejala sepsis diberikan pengobatan ampisilin dan kloramfenical dosis sepsis. Bila fungsi jumbal tidak dapat dilakukan maka penderita diobat sebagai menuyutis bacterial 5. Tali pusat dibersihkan dengan alcohol 70% atau betadine. 6. Perhatikan jalan nafas, diuresis dan tanda vital lainnya. Bila banyak lender harus dilakukan pembersihan jalan nafas berkala dan pemberian O 2 7. Sebaiknya dirawat diruang perawatan O 2

Unit Terkait

Dokter ahli Penyakit anak