Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL

Dana Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (R-BOS) Melalui Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2013

YAYASAN PONDOK PESANTREN GUNUNG GALESA

SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR


Alamat Jalan Pendidikan No. I/5, Desa Moyo Mekar Email smkislamgununggalesa@yahoo.com

IDENTITAS SEKOLAH

Nama SMK Kelompok Alamat

: SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR : Teknologi Informasi dan Komunikasi : Jalan : Jalan Pendidikan No. I/5 Moyo

Kecamatan : Moyo Hilir Kabupaten Provinsi Kode pos E-mail : Sumbawa : Nusa Tenggara Barat : 84381

: smkislamgununggalesa@yahoo.com

Kepala Sekolah : Syarafuddin, S.Ag. Yang diusulkan : Dana Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (R-BOS) Melalui Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2013 Kompetensi Keahlian 1. Rekayasa Perangkat Lunak Akreditasi : B

PENGESAHAN DAN PERSETUJUAN

Proposal Dana Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (R-BOS) Melalui Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2013

Dinyatakan sah dan layak Untuk diajukan ke Bupati Sumbawa Melalui Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa u.p. Kepala Bidang Pendidikan Menengah

04 Juni 2013 Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kepala Sekolah, Kabupaten Sumbawa,

Sudirman, S.Pd.
NIP 19590601 197903 1 003

Syarafuddin, S.Ag.

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga SMK Islam Gunung Galesa Moyo Hilir dapat memperoleh kesempatan untuk mengajukan Proposal Dana Hibah Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM)Melalui Dana Anggaran Pendapatan danBelanja Daerah Tahun Anggaran 2013. Pengajuan proposal ini disusun dalam rangka pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan dan 8 Penjaminan Mutu dengan fokus : (1) pemenuhan secara bertahap standar sarana dan prasarana yang meliputi peralatan, perabot dan rehabilitasi ruangan; (2) peningkatan mutu pembelajaran; dan (3) peningkatan mutu manajemen SMK. Segenap keluarga besar SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR bertekad untuk mewujudkan penggunaan dana hibah trsebut sesuai dengan ketentuan pemanfaatan dana dalam upaya peningkatan akuntabilitas penggunaan dana tersebut mutu. .

iii

DAFTAR ISI

IDENTITAS SEKOLAH ...................................................................................................... i PENGESAHAN DAN PERSETUJUAN ............................................................................. ii KATA PENGANTAR ........................................................................................................ iii DAFTAR ISI..................................................................................................................... iv PROPOSAL DANA BANTUAN OPERASIONAL MANAJEMEN MUTU (BOMM) TAHUN ANGGARAN 2013............................................................................................... 1 1.1. Latar Belakang ......................................................................................................... 1 1.2. Dasar Hukum ........................................................................................................... 2 1.3. Tujuan Program ....................................................................................................... 3 1.4. Sasaran Program dan Besar Bantuan............................................................................. 4 1.5. Prinsip Pengelolaan Dana Rintisan BOS SM ........................................................... 4 1.6. Peruntukan Dana Rintisan BOS SM ........................................................................ 5 1.7. Penutup ................................................................................................................... 6

iv

PROPOSAL DANA RINTISAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (R-BOS) MELALUI DANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2013

1.1.

Latar Belakang Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan dan peningkatan mutu serta relevansi pendidikan untuk menghadapi tantangan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Usaha untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut dilakukan melalui program belajar 9 Tahun. Program yang telah dimulai dari tahun 1994 tersebut berhasil dituntaskan dengan indikator Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP mencapai 98,2% pada tahun 2010. Konsekuensi dari keberhasilan program Wajib Belajar 9 Tahun tersebut adalah

meningkatnya jumlah siswa lulusan SMP yang harus ditampung oleh pendidikan menengah. Pusat Data dan Statistik Pendidikan atau PDSP, Kemdikbud (2011) menyatakan bahwa dari 4,2 juta lulusan SMP, hanya sekitar 3 juta yang melanjutkan ke Sekolah Menengah (SM) dan sisanya 1,2 juta tidak melanjutkan. Sementara pada waktu yang bersamaan sekitar 159.805 siswa SM mengalami putus sekolah, yang sebagian besar disebabkan karena alasan ketidakmampuan membayar biaya pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, Pemerintah mencanangkan program Wajib Belajar 12 Tahun yang rintisannya dimulai pada tahun 2012. Salah satu tujuan Program Wajib Belajar 12 Tahun adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat terutama secara ekonomi untuk

mendapatkan layanan pendidikan menengah yang terjangkau dan bermutu. SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai salah satu intitusi pendidikan menengah menyambut dengan baik program Wajib Belajar 12 Tahun dengan direncanakan Rintisan BOS SM padaTahun 2012.

Berdasarkan data dan fakta yang ada di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sampai Januari 2012, dari 71 peserta didik yang menempuh pendidikan di Sekolah ini, terdapat 117 siswa yang berasal dari golongan tidak mampu atau ekonomi lemah atau pra sejahtera. Program-program bantuan
1

dari Pemerintah untuk siswa pada golongan tidak mampu untuk ekonomi lemah sangat membantu mengurangi angka putus sekolah dikarenakan ketidaksanggupan dalam hal membayar biaya pendidikan. Program Rintisan BOS SM sebagai program bantuan Pemerintah diharapkan dapat

menuntaskan atau mengurangi angka anak putus sekolah. Dengan demikian, SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai wujud dukungan dalam pelaksanaan Program Rintisan BOS SM ini akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Untuk itu, maka dibuatkan Proposal Rintisan Bantuan Operasional Sekolah Menengah (R-BOS SM) Tahun 2012 sesuai dengan petunjuk dan Panduan Pelaksanaan R-BOS SM Tahun 2012 sehingga dapat dipergunakan sebagaimana mestinyademi kemajuan pendidikan di Indonesia. 1.2. Dasar Hukum 1. Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945; 2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara Pendidikan; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan; 6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2010 tentang Perubahan AtasPermendiknas Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kementrian Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014; 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasional Non Personalia Tahun 2009 untuk SekolahDasar/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah(SMA/MA), Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB),Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB); 9. DIPA Direktorat Pembinaan SMK tahun 2013, Nomor

023.12.1.666053/2013 tanggal 5 Desember 2012 beserta revisinya; 10. Data Pokok Direktorat PSMK dan atau data SMK penerima BOS tahun 2012 dan atau Usulan SMK calon penerima Dana Bantuan Rintisan Biaya Operasional Sekolah (R-BOS) SMK Tahun 2013 yang telah disyahkan oleh Dinas Pendidikan setempat; 11. Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Nomor ........................................., tanggal ................................ tentang

Penetapan SMK Penerima Bantuan Rintisan Biaya Operasional Sekolah (R-BOS) SMK Tahun 2013; 12. Surat perjanjian pemberian dana bantuan Rintisan Biaya Operasional Sekolah (R-BOS) Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Tahun 2013 antara Pejabat Pembuat Komitmen pada Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Kepala SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor xxx/xxx/KEP/KU/2013 tanggal xxx 2013 1.3. Tujuan Program Secara umum program Rintisan BOS SM bertujuan untuk

mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka mendukung Rintisan Program Wajib Belajar 12 Tahun. Sedangkan secara khusus bertujuan untuk 1. mengurangi angka putus sekolah di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai salah satu Sekolah Menengah; 2. meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai salah satu Sekolah Menengah; 3. membebaskan (free walve) dan/ atau membantu (discount free) tagihan biaya sekolah bagi siswa miskin di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai salah satu Sekolah Menengah; 4. mewujudkan keberpihakan pemerintah (affirmative action) bagi siswa miskin di bidang pendidikan Sekolah Menengah terutama di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR;
3

5. memberikan kesempatan yang setara (equal apportunity) bagi siswa di SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR sebagai salah satu Sekolah Menengah untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu. 1.4. Sasaran Program dan Besar Bantuan Sasaran program pada tahap rintisan ini adalah SMA dan SMK Negeri dan/ atau Swasta di seluruh Indonesia. Besar bantuan per sekolah diperhitungkan dari jumlah siswa. Berdasarkan hasil penetapan dari Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa, SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR mendapatkan kuota sebanyak 72 siswa dari 72 siswa, dengan satuan biaya (unit cost) program Rintisan BOS SM sebesar Rp 60.000/ siswa. Sehingga total keseluruhan Bantuan R-BOS SM Tahun 2013 untuk SMK ISLAM GUNUNG GALESA MOYO HILIR adalah sebesar Rp 4,320,000 (Empat Juta Tiga Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah). 1.5. Prinsip Pengelolaan Dana Rintisan BOS SM Pengelolaah Program Rintisan BOS SM mengacu pada konsep Manajemen Berbasis Sekolah (School Based Management), yang

mengandung arti, yaitu 1. menerapkan prinsip keterbukaan, jujur, demokratis, akuntabel, efektif dan efisien sesuai dengan program kegiatan dan jadwal yang sudah disepakati; 2. pertanggungjawaban keuangan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku; 3. pembukuan dana bantuan harus tersendiri dan tidak disatukan dengan pembukuan keuangan sekolah; 4. pembukuan dana bantuan berisikan semua transaksi keuangan menurut urutan tanggal transaksi disertai dengan bukti-bukti pembayaran (kuitansi) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah; 5. pembukuan ditutup pada setiap bulan dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Bendahara; 6. menyusun rekapitulasi laporan penggunaan dana yang didukung dengan bukti-bukti transaksi;

7. seluruh pengeluaran dana harus dicatat sesuai dengan peraturan pembukuan keuangan negara dan melampirkan bukti (kuitansi,

faktur/nota, bukti setor pajak) dan teknis (antara lain gambar dilengkapi dengan fotofoto yang diperlukan). 1.6. Peruntukan Dana Rintisan BOS SM Pada Panduan R-BOS SM Tahun 2013 menegaskan bahwa penggunaan dana R-BOS SM, yaitu dari sisi penerimaan (revenue) dialokasikan untuk membebaskan (fee walve) dan/ atau membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah bagi siswa miskin. Sedangkandari sisi pengeluaran (expenditure), khusus untuk SMK diprioritaskan penggunaannya untuk membiayai pelaksanaan program atau kegiatan-kegiatan sekolah yang berkaitan dengan Biaya Operasional Sekolah Non Personalia sesuai Permendiknas No. 69 Tahun 2009 yang bertujuan untuk peningkatan mutu Sekolah antara lain 1. pembelian/ penggandaan buku teks pelajaran; 2. pembelian alat tulis sekolah yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran; 3. penggandaan soal dan penyediaan lembar jawaban siswa dalam kegiatan ulangan dan ujian; 4. pembelian peralatan pendidikan; 5. pembelian bahan habis pakai; 6. penyelenggaraan kegiatan pembinaan siswa/ekstrakurikuler; 7. penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi; 8. penyelenggaraan praktek kerja industri; 9. pemeliharaan dan perbaikan ringan sarana dan prasarana sekolah; 10. langganan daya dan jasa lainnya; 11. kegiatan Penerimaan Siswa Baru; dan 12. penyusunan dan pelaporan..

1.7.

Penutup Salah satu tujuan Program Wajib Belajar 12 Tahun adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat terutama secara ekonomi untuk mendapatkan layanan pendidikan menengah yang terjangkau dan bermutu. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah menyusun suatu Program Rintisan BOS SM Tahun 2013, tujuan dari program ini adalah secara bertahap membantu siswa miskin memenuh Program R-BOS SM dan semoga dapat realisasi yang baik dari semua pihak yang terkait. Kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan dimasa yang akan datang.

04 Juni 2013 Kepala Sekolah,

Syarafuddin, S.Ag.

LAMPIRAN