Anda di halaman 1dari 2

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Batubara merupakan bahan bakar padat organik yang berasal dari batuan sedimen yang terbentuk dari sisa bermacam-macam tumbuhan purba dan menjadi padat disebabkan karena tertimbun lapisan di atasnya. Pembatubaraan terjadi karena adanya tekanan dan temperature yang tinggi dan berlangsung dalam selang waktu yang lama. Perbedaan sifat batubara disebabkan adanya perbedaan sumber materialnya, lingkungan pengendapan, keadaan dan kondisi serta derajat perubahan dalam macam, jumlah serta distribusi pengotornya.

Untuk dapat memenuhi permintaan konsumen maka produsen batubara biasanya mendirikan instalasi preparasi dan pencucian batubara, yang tujuan utamanya agar kualitas batubara yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan pasar. Dengan demikian data analisis kualitas batubara menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari system preparasi dan pencuciannya.

Dalam

mengoptimalkan operasi pencucian batubara, informasi yang akurat

mengenai kualitas batubara yang akan diolah sangat penting terutama dipakai sebagai petunjuk untuk mengontrol kualitas maupun dalam menyusun kontrak penjualan. Di dalam kontrak penjualan batubara, kualitas batubara dan sifat tertentu yang diinginkan oleh pembeli

Setiap unit pencucian batubara pasti menggunakan suatu alat yang memiliki nilai efisiensi tertentu yang disesuaikan dengan kapasitas produksinya atau dengan karakteristik batubara yang akan diproses. Sehingga ada kemungkinan terjadinya disefisiensi yang terjadi pada alat tersebut yang dapat mempengaruhi jumlah batubara yang akan diproses.

Dilihat dari masalah tersebut, maka perlu dilakukan uji kurva partisi agar dapat diketahui seberapa besar efisiensi alat pencucian serta berapa besar kehilangan batubara yang diproses sehingga tingkat produksi tidak terganggu dan sebagai identifikasi dari efisiensi alat yang digunakan.

Dalam

penelitian ini masalah yang akan dibahas antara lain seberapa besar

tingkat efisiensi unit pencucian batubara terhadap batubara yang diproses, besar kehilangan batubara pada proses pencucian, serta faktor-faktor yang

mempengaruhi nilai efisiensi dan kehilangan batubara pada proses pencucian.

Dengan adanya

hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan

dan informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pencucian batubara, serta uji pendukungnya. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian dibidang pencucian batubara serta untuk menganalisis kinerja unit pencucian batubara.

1.1.1 Rumusan Masalah Pencucian ialah usaha yang dilkakukan untuk memperbaiki kualitas batubara, agar batubara tersebut memenuhi syarat penggunaan tertentu. Termasuk didalamnya pembersihan untuk mengurangi impurities anorganik. Pada proses ini tentunya akan ditemukan masalah pada hasil pencucian batubara. Dengan analisis kurva partisi terhadap Batubara pada proses pencucian maka akan diketahui efisiensi dari unit pencucian batubara yang digunakan.

1.1.2 Manfaat Penelitian