Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN TUTORIAL BLOK I SKENARIO 2 Self Directed Learning Menjadikan Mahasiswa Sebagai Pebelajar Mandiri

Oleh Fitriana Cahyani J 5000 900 89 KELOMPOK TUTORIAL 8 Tutor : dr. Sahilah Ermawati FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2009

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Self Directed Learning atau Independent Learning juga biasa disebut dengan belajar mandiri yaitu memposisikan pebelajar sebagai subyek, pemegang kendali, pengambil keputusan atau pengambil inisiatif. Sehingga pebelajar memiliki kontrol atas proses belajarnya sendiri. Dengan demikian, kemampuan dalam mengendalikan atau mengarahkan belajarnya sendiri merupakan syarat utama bagi pebelajar. (Harden, 2001) B. Rumusan Masalah 1. Apakah definisi Self Directed Learning dan Deep Learning? 2. Apakah karakteristik Self Directed Learning dan Deep Learning?
3. Apakah tujuan dan manfaat Self Directed Learning?

4. Apakah kelebihan dan kekurangan Self Directed Learning? 5. Bagaimanakah metode Self Directed Learning? 6. Apakah manfaat Critical Thinking? 7. Bagaimanakah cara memanajemen waktu yang ideal? C. Tujuan Adapun tujuan dari penulisan laporan tutorial kedua pada Blok I ini adalah : 1. Mahasiswa mampu menjelaskan definisi dari Self Directed Learning dan Deep Learning 2. Mahaisswa mampu menjelaskan karakteristik dari Self Directed Learning dan Deep Learning 3. Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan dan manfaat dari Self Directed Learning 4. Mahasiswa mampu menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari Self Directed Learning

5. Mahasiswa mampu menjelaskan metode pembelajaran dari Self Directed Learning 6. Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat dari Critical Thinking 7. Mahasiswa mampu menjelaskan cara memanajemen waktu yang ideal D. Manfaat Adapun manfaat dari penulisan laporan ini bagi mahasiswa adalah : 1. Mampu menjelaskan definisi dari Self Directed Learning dan Deep Learning 2. Mampu menjelaskan karakteristik dari Self Directed Learning dan Deep Learning 3. Mampu menjelaskan tujuan dan manfaat dari Self Directed Learning 4. Mahasiswa mampu menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari Self Directed Learning 5. Mahasiswa mampu menjelaskan metode pembelajaran Self Directed Learning 6. Mampu menjelaskan manfaat dari Critical Thinking 7. Mampu menjelaskan cara memanajemen waktu yang ideal

BAB II STUDI PUSTAKA A. Definisi 1. Self Directed Learning adalah kegiatan belajar aktif yang didorong oleh niat atau motif untuk menguasai sesuatu kompetensi guna mengatasi sesuatu masalah, dan dibangun dengan bekal pengetahuan atau kompetensi yang telah dimiliki. (Mudjiman, 2008) Self Directed Learning adalah suatu proses dimana inividu mengambil inisiatif dengan atau tanpa bantuan orang lain. (Knowless, 2005) 2. Deep Learning adalah suatu pembelajaran oleh mahasiswa secara mendalam meliputi pemahaman tentang konsep, prinsip dan kemungkinan aplikasi lainnya dari ilmu pengetahuan yang dipelajari. (Amin et al, 2003) B. Karakteristik 1. Self Directed Learning a. Dilakukan di semua tempat b. Memberikan tanggung jawab yang lebih besar c. Memanfaatkan segala bentuk media dan metode pembelajaran yang telah terbukti efektif d. Mengevaluasi keberhasilan belajar e. Memungkinkan pebelajar untuk memulai, berhenti dan belajar sesuai dengan kecepatannya. (Wedemeyer, 2003) 2. Deep Learning a. Memiliki pengalaman yang luas dan kaya dengan sumber belajar b. Menilai pembelajaran sebagai suatu hal yang terintegrasi dengan kehidupan c. Lebih termotivasi untuk belajar lewat dorongan internal d. Menguatkan ekstensi memori dalam menghafal e. Belajarnya semakin mendalam sampai ke akar-akarnya (Beswick, 2006)

C. Tujuan dan Manfaat Self Directed Learning 1. Tujuan a. Membebaskan on-campus atau pebelajar internal dari tidak kesesuaian penempatan atau pola kelas b. Memberikan off-campus atau pebelajar eksternal peluang-peluang untuk melanjutkan belajar sesuai dengan lingkungannya c. Mengembangkan kemampuan untuk mengarahkan belajarnya sendiri bagi semua pebelajar yang merupakan kematangan utama orang berpendidikan. (Wedemeyer, 2003) 2. Manfaat a. Menemukan kompetensi baru b. Mengatasi suatu masalah yang dihadapi mahasiswa c. Pebelajar internal dapat menyesuaikan dari ketidaksesuaian penempatan atau pola kelas d. Pebelajar eksternal mempunyai peluang untuk melanjutkan belajar sesuai dengan lingkungannya e. Mahasiswa menjadi terarah belajarnya bagi semua pebelajar yan merupakan kematangan utama orang berpendidikan. (Semiawan, 2007) D. Kelebihan dan Kekurangan Self Directed Learning Kelebihan 1. Memberikan kesempatan untuk bertanggung jawab 2. Memberikan pendekatan holistik 3. Lebih siap mengintegrasikan informasi baru 4. Dapat memperoleh dari berbagai sumber 5. Mengadaptasi perubahan dan bekerja lebih baik Kekurangan 1. Pembelajarannya cukup sulit bagi sebagian individu 2. Sarana dan prasarana kurang memadai

3. Keterbatasan biaya 4. Untuk mahasiswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai 5. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dalam metode ini. (Suradijono, 2004) E. Metode Pembelajaran Self Directed Learning 1. Problem Based Learning 2. Task Based Learning 3. Large group teaching 4. Small group teaching 5. Learning contact 6. Diskusi panel 7. Seminar dan lokakarya (http://www.fk.ugm.ac.id) F. Manfaat Critical Thinking 1. Memiliki kebiasaan ingin tahu 2. Memiliki banyak pengetahuan 3. Berpandangan terbuka di dalam mengevaluasi 4. Bijaksana dalam membuat penilaian 5. Tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu. (Facione, 2004) G. Cara Memanajemen Waktu 1. Menuliskan daftar tugas-tugas yang akan dikerjakan 2. Menuliskan prioritas yang akan dikerjakan terlebih dahulu 3. Mengatur waktu kita dan kalau bisa dalam bentuk harian 4. Mengenali kapan saja waktu kita bisa bekerja secara produktif 5. Melihat semua aktivitas yang harus segera diselesaikan 6. Realistis dalam mengalokasikan waktu. (Suparno, 2007)

BAB III PEMBAHASAN Analisis Skenario Dari skenario 2 Independent Learning telah didapatkan informasi sebagai berikut : 1. Seorang mahasiswa fakultas kedokteran semester pertama menaruh minat pada kuliah perkenalan mengenai pentingnya belajar yang diarahkan diri sendiri (Self Directed Learning). 2. Belajar mandiri ini sangat penting dan merupakan aspek vital penentu untuk tercapainya tujuan pembelajaran pada PBL (Problem Based Learning). 3. Meskipun demikian dia masih bingung dengan manajemen waktu untuk belajar mandiri tersebut karena ketatnya jadwal kegiatan belajar di kelas. 4. Apalagi tuntutan untuk deep learning dan penerapannya dalam proses belajarnya setiap hari sampai lulus. 5. Tuntutan lain adalah mahasiswa harus terlibat dalam critical thinking baik dengan sumber pembelajaran maupun aktivitas pembelajaran. Berikut merupakan pembahasan dari skenario : 1. Self Directed Learning adalah kegiatan belajar aktif yang didorong oleh niat atau motif untuk menguasai sesuatu kompetensi guna mengatasi sesuatu masalah, dan dibangun dengan bekal pengetahuan atau kompetensi yang telah dimiliki. Sedangkan pentingnya belajar yang diarahkan pada diri sendiri adalah untuk menemukan kompetensi baru, mengatasi masalah yang dihadapi mahasiswa, menambah pengetahuan, mengetahui berbagai sumber informasi, melatih tanggung jawab dan meningkatkan kreativitas. 2. Belajar mandiri merupakan aspek penentu untuk tercapainya tujuan pembelajaran pada PBL karena belajar mandiri merupakan sarana atau cara dalam melaksanakan metode pembelajaran PBL. Sehingga belajar mandiri merupakan syarat utama dalam pelaksanaan metode pembelajaran PBL.

3. Mahasiswa masih bingung dengan cara memanajemen atau mengatur waktu belajar mandiri karena ketatnya jadwal kegiatan belajar di kelas. Cara memanajemen waktu yang ideal adalah : a. Menuliskan daftar tugas-tugas yang akan dikerjakan b. Menuliskan prioritas yang akan dikerjakan terlebih dahulu c. Mengatur waktu kita dan kalau bisa dalam bentuk harian d. Mengenali kapan saja waktu kita bisa bekerja secara produktif e. Melihat semua aktivitas yang harus segera diselesaikan f. Realistis dalam mengalokasikan waktu 4. Dengan tuntutan deep learning atau pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa secara mendalam meliputi pemahaman tentang konsep, prinsip dan kemungkinan aplikasi lainnya dari ilmu pengetahuan yang dipelajari. Dan tuntutan penerapan belajar mandiri di fakultas kedokteran sampai lulus. 5. Dan masih ada tuntutan lain yang dibebankan kepada mahasiswa yaitu mahasiswa harus terlibat dalam critical thinking atau berpikir kritis atau memberdayakan ketrampilan dalam menentukan tujuan. Dengan sumber pembelajaran atau bahan rujukan yang digunakan dalam proses belajar maupun aktivitas pembelajaran atau kegiatan mahasiswa untuk memahami materi atau tugas.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan 1. Self Directed Learning adalah kegiatan belajar aktif yang didorong oleh niat atau motif untuk menguasai sesuatu kompetensi guna mengatasi sesuatu masalah, dan dibangun dengan bekal pengetahuan atau kompetensi yang telah dimiliki. 2. Karakteristik Self Directed Learning adalah dilakukan di semua tempat, diberikan tanggung jawab yang besar, mencampur dan mengkombinasikan media dan metode pembelajaran, mengevaluasi keberhasilan belajar. 3. Tujuan Self Directed Learning adalah membebaskan on-campus, memberikan off-campus, mengembangkan kemampuan untuk mengatur proses belajarnya sendiri. 4. Manfaat Self Directed Learning adalah menemukan kompetensi baru, mengatasi suatu masalah yang dihadapi mahasiswa, mahasiswa menjadi terarah dalam belajarnya. B. Saran 1. Mahasiswa atau pebelajar harus mampu mengatur waktu dalam belajar dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. 2. Mahasiswa seharusnya mampu memilih waktu dan tempat dalam belajar. 3. Mahasiswa seharusnya mampu memilih sumber belajar yang baik, sehingga materi yang didapatkan benar. 4. Mahasiswa sebaiknya mampu memilih pola atau strategi belajar yang baik, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA Amin, Zubair, and Khoo Hoon Eng. 2003. Basics in Medical Education. New Jersey : World Scientific. Beswick, David, 2002. Management Implication of the Interaction Between Instrinsic Motivation and Extrinsic Rewards. University of Melbourne. Facione, P. A., 2004. Criticl Thinking : What it is and Why it courts . Santa Clara, CA : OERI. Harden, R.M., 2006. A Practical Guide For Medical Teachers. Elsevier Churchill Livingstone. Knowless, 2005. Self Directed Learning: A Guide for Learners and Teachers . Chicago : Association Press. Mudjiman, H., 2008. Eksperinovasi Model Pendidikan Anak oleh Masyarakat, Orang tua dan Guru. Solo : UNS Press. Semiawan, 2007. Strategi Pembelajaran yang Efektif dan Efisien . Jakarta : Grasindo. Suparno, 2007. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Jogjakarta : Penerbit Kanisius. Suradijono, SHR., 2004. Problem Based Learning. Yogyakarta : Andi. Wedemeyer, G. A., 2003. Environmental Stress and Fish Diseases. (http://bintangbangsaku.com/artikel/2008/03/student-centered-learning) Oktober 2009) (http://www.fkugm.ac.id) (2 Oktober 2009) (http://www.ictjabar.org/2009/02/04/belajar-mandiri.ictjabar.html) 2009) (http://www.karangturi.org/sma/index.php? option=com_content&view=article&id=66&Itemid=81) (2 Oktober 2009) (2 Oktober (2