Anda di halaman 1dari 60

STATISTIK

PERISTILAHAN

Statistic=Statistik Statistics=Statistika
Sbg. Sajian data angka Sgb. Ilmu dan tehnik :
dalam bentuk :  Menghimpun
 Tabel  Klasifikasi
 Grafik  Menganalisis
 Diagram
 Deretan angka DATA ANGKA /
 Visualisasi angka
NUMERIK
STATISTIKA (STATISTICS): (Tuban, 1972 )
 Ilmu dan atau seni yang berkaitan dengan
tata cara (metode) pengumpulan data,
analisis data, dan interpretasi hasil analisis
untuk mendapatkan informasi guna
penarikan kesimpulan dan pengambilan
keputusan
 Kumpulan angka-angka, grafik, gambar atau
diagram tentang suatu keadaan tertentu.
Contoh: statistik penduduk, statistik
kelahiran, statistik kematian, statistik
kesehatan, statistik pertanian, dll
 Sebuah konstanta atau angka yang diperoleh
dari sampel atas dasar perhitungan
matematis tertentu.
STATISTIKA DESKRIPTIF

 Bidang ilmu statistika yang mempelajari tata


cara pengumpulan, penyusunan dan
penyajian data yang dikumpulkan dari suatu
penelitian.
 Meliputi: pengumpulan data, penyajian
data, penentuan nilai-nilai statistik (mean,
Standar deviasi, dsb) dan pembuatan
gambar, diagram atau grafik
Statistika Induktif atau
Statistika Inferensial
 Bidang ilmu statistika yang mempelajari tata
cara penarikan kesimpulan mengenai
keseluruhan data (populasi) berdasarkan
sebagian data (sampel) dari populasi
tersebut.
 Meliputi: penentuan alat uji statistik yang
tepat, perkiraan, peramalan, dan
pengambilan keputusan
STATISTIKA PARAMETRIK

 statistika yang dipergunakan untuk data


yang berskala interval dan rasio, sebaran
data harus sama dan berdistribusi normal.
STATISTIKA NONPARAMETRIK

 statistika yang dipergunakan apabila kita


mengabaikan sebaran normal, statistika
untuk data kualitatif dan statistika yang
bebas sebaran.
Peranan statistika

 menyediakan tehnik/tatacara tentang:


 Pencatatan data secara eksak
 Membantu agar bekerja dengan tata-pikir definitif
dan sistematis
 Menyajikan data agar ringkas dan mudah difahami
 Memudahkan analisis data kuantitatif yang
kompleks dan rumit
 Penarikan kesimpulan atas data dari hasil penelitian
 Meramalkan kecenderungan peristiwa yang akan
terjadi
BIDANG STATISTIKA

 Pembidangan statistika dapat ditinjau dari


segi pengolahan data, parameter yang
digunakan, bidang penerapannya
A. segi pengolahan data
Statistika diskriptif Statistika Induktif
 Bidang ilmu  mempelajari tatacara penarikan
statistika yang kesimpulan keseluruhan (populasi)
mempelajari berdasarkan sebagian data
tatacara : (sampel)
 Penyusunan dan  disebut pula statistika inferensi
penyajian data  tujuannya untuk mendapat
 Agar mudah dibaca dan kesimpulan umum dari hasil
difahami penelitian
 Dalam bentuk distribusi  dalam bentuk tehnik probabilitas,
frekuensi (tabel, grafik, distribusi teoritis, sampling dan
ukuran pemusatan), distribusi samplig, pendugaan
angka indeks, time populasi, uji hipotesis, analisis
series, korelasi, regresi korelasi dan uji signifikansi,
dan semacamnya. analisis regresi peramalan dan
semacamnya.
B Segi bentuk parameternya

Stat. Parametrik : VS Stat. Non Parametrik :


Statistik yang Statistik yang parameter
parameter dari dari populasinya tidak
populasinya mengikuti mengikuti suatu distribusi
suatu distribusi tertentu, tertentu, se-perti: seperti
seperti : seperti distribusi normal, dan
distribusi normal dan varians tidak perlu
memiliki varians yang homogin
homogin
C segi bidang penerapan

 dibedakan penerapannya seperti : statistik


sosial, statistik pendidikan, statistik
ekonomi, statistik perusahaan, statistik
pertanian, statistik kesehatan, dan
sebagainya.
DATA
 Statistik dapat digunakan manakala telah tersedia data sebagai
bahan dasar perhitungan dan analisisnya. Data dalam konteks
statistik adalah data kuantitatif.
 Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka. Data
kualitatif yang berbentuk uraian diskriptif tidak dapat diolah
secara statistik sebelum dikonversikan menjadi data kuantitatif
berdasarkan skala tertentu dengan asumsi tertentu pula.
 Data (kuantitatif) adalah himpunan angka hasil pengamatan dan
pengukuran sistematis pada sejumlah peristiwa / satuan analisis
yang dipdapatkan secara langsung ataupun tidak langsung.
Dengan demikian, berdasarkan sifatnya data dibedakan menjadi
data kuantitatif dan data kualitatif.
 Kumpulan angka, fakta, fenomena atau keadaan atau lainnya
yang merupakan hasil pengamatan, pengukuran,atau
pencacahan dan sebagainya terhadap variabel dari suatu obyek
kajian, yang berfungsi dapat membedakan objek yang satu
dengan lainnya pada variabel yang sama.
JENIS DATA

 Data kualitatif, adalah data yang tidak


dinyatakan dalam bentuk angka, seperti
jumlah penjualan meningkat, harga
barang sangat mahal.
 Data kuantitatif, adalah data yang
dinyatakan dalam bentuk angka, seperti
mahasiswa pascasarjana Unibraw 500
orang, rata-rata tarif angkota naik 15%.
DATA KUANTITATIF

 Data kuantitatif Diskrit, adalah data yang


satuannya selalu bulat dalam bilangan asli,
tidak berbentuk pecahan, seperti jumlah
perusahaan tekstil, banyaknya sepeda motor
mahasiswa S1 di Unibraw 500.
 Data kuantitatif Kontinyu, adalah data yang
satuannya dapat berupa bilangan bulat dan
atau pecahan, seperti berat badan 50,2 kg; suhu
37 0C.
Berdasarkan Sumber

 Data internal, adalah data yang


menggambarkan keadaan dalam satu unit
organisasi, seperti data tenaga kerja, data
keuangan di suatu perusahaan.
 Data eksternal, adalah data yang
menggambarkan keadaan di luar suatu unit
organisasi, seperti penjualan perusahaan
pesaing.
Dasar Cara memperoleh

 Data primer, adalah data yang diperoleh


langsung dari obyeknya, misalnya harga
saham di BEJ.
 Data sekunder, adalah data yang diperoleh
dari pihak lain dalam bentuk yang sudah jadi
berupa publikasi, seperti IHSG, data sensus
ekonomi BPS
Dasar Waktu

 Data berkala (Time-Series), adalah data yang


dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk
menggambarkan sesuatu kegiatan dari waktu
ke waktu. Misalnya perkembangan penjualan 5
tahun terakhir.
 Data Cross-Section, adalah data yang
dikumpulkan pada suatu waktu tertentu untuk
menggambarkan keadaan pada waktu yang
bersangkutan. Misalnya harga saham menurut
jenis perusahaan.
PENGUKURAN

 Suatu proses kuantifikasi dengan memasang


skala ukur dari suatu variabel penelitian pada
satuan pengamatan sebagai cara peneliti
mendapatkan angka yang merupakan variasi
nilai pada variabel tersebut
Apa yang diukur ?

Satuan Pengamatan (analisis)


adalah :
Suatu obyek pengamatan dalam penelitian
yang dijadikan dasar analisis dan penarikan
kesimpulan. Dalam penelitian kuantitatif selalu
menyangkut sejumlah satuan pengamatan yang
relatif besar agar perhitungan statistik memiliki
signifikansinya.
Satuan pengamatan menurut tingkatannya
dibedakan sbb:
 Peristiwa atau kejadian
 Individu
 Kelompok
 Organisasi
 masyarakat dsb.
Karakteristik dan Variabel

 Karakteristik adalah ciri-ciri yang dimiliki satuan


pengamatan tertentu yang dapat memberikan
informasi identitasnya dalam kaitan atau
bandingan dengan satuan pengamatan yang lain
ataupun obyek yang lain. Setiap satuan
pengamatan pada umumnya memiliki sejumlah
karakteristik. Satu karakteristik merupakan satu
dimensi dari satuan pengamatan. Satu dimensi
dapat terdiri dari sejumlah variabel. Perhatikan
Contoh berikut:
KARAKTERISTIK SATUAN ANALISIS
INDIVIDU MAHASISWA

No. KARAKTERISTIK/DIMENSI
01. TAMPILAN FISIK
02. KEMAMPUAN FISIK
03. KEMAMPUAN INTELEKTUAL
04. KEMAMPUAN SPIRITUAL
05. KEMAMPUAN MANAJERIAL
06. KEMAMPUAN EKONOMIS
07. DST.
VARIABEL
 adalah variasi nilai pada satu ciri atau aspek
dari suatu karakteristik pada satuan
pengamatan berdasarkan skala ukur tertentu
(apakah skala nominal, ordinal, interval, atau
rasio) yang dapat menjadi unsur pembeda
dengan satuan pengamatan lain.
Karakteristik atau sifat dari obyek kajian yang
relevan dengan permasalahan penelitian.
 Bisa memberikan sekurang-kurangnya dua
klasifikasi yang berbeda, atau
 Bisa memberikan sekurangkurangnya dua
hasil pengukuran atau perhitungan yang
berbeda.
JENIS VARIABEL

 Variabel kualitatif
 Dengan Peringkat (ranking)
 Tanpa Peringkat
 Variabel Kuantitatif
Variabel Kualitatif

 Variabel yang bentuknya klasifikasi, kategori

Tanpa Jenis kelamin: Laki-laki dan


peringkat Perempuan
Etnik: Sunda, Jawa, Gorontalo,
Batak
Dengan Kecantikan: Sangat cantik,
peringkat Cantik, Biasa, Kurang cantik,
Tidak cantik.
Golongan PNS: IIIA, IIIB, IIIC,
IIID
 Variabel kualitatif yang variasi atau
kalsifikasinya hanya dua disebut variabel
dikotomus
 Variabel yang variasinya atau klasifikasinya
lebih dari dua disebut variabel polikotomus
 Variabel kuantitatif, adalah variabel yang
bentuknya numerik (bilangan) variabel
kuantitatif terdiri dari:
1. variabel kontinus, variabel yang dapat
dinyatakan dalam bentuk pecahan,
misalnya, rentabilitas perusahaan 55% atau
55/100, perputaran aktiva 6,3.
2. Variabel diskrit, variabel yang tidak
dinyatakan dalam bentuk pecahan,
misalnya banyaknya anak: 1, 2, 3
Variabel berdasarkan
Skala Pengukuran
 Skala Pengukuran Variabel:
 Nominal
 Ordinal
 Interval
 Rasio
Skala Nominal

 Skala nominal pada dasarnya bukan untuk


mengukur, melainkan untuk membedakan
secara klasifikasi.
 Bilangan atau angka digunakan untuk
mewakili klasifikasi, kategori, dan sebagainya.
Bilangan hanya berfungsi sebagai lambang
untuk membedakan.
 Simbol matematik yang digunakan adalah: =
dan ≠
Variabel jenis Skor yang mungkin
pekerjaan

PNS 1 2 3

Pegawai swasta 2 3 1

pedagang 3 1 2
Skala Ordinal

 Skala Ordinal digunakan untuk mengukur


perbedaan kualitas atau kuantitas yang tidak
dapat diketahui berapa unit selisihnya, tetapi
diketahui perbedaannya bahwa yang satu
lebih tinggi atau lebih rendah dari yang
lainnya kualitas atau kuantitasnya
 Bilangan berfungsi sebagai: (1) lambang untuk
membedakan; dan (2) untuk memberikan
peringkat (rank).
 Simbol matematik yang digunakan: > dan <.
Variabel tingkat Skor yang mungkin
pendidikan

SD 1 3

SMP 2 2

SMU 3 1
Skala Interval

 Dalam skala Interval bilangan berfungsi


sebagai: (1) lambang; (2) memberikan
peringkat (urutan); dan (3) memperlihatkan
jarak atau interval yang bermakna.
 Ciri utama skala interval adalah titik nol bukan
titik nol absolut, tetapi yang dicantumkan
berdasarkan perjanjian.
 Simbol matematik yang digunakan: + dan -.
Variabel SUHU (0C)

100

10

20
Skala Rasio

 Ciri utama skala rasio adalah titik nol-nya


merupakan nol absolut.
 Semua hukum aritmatik berlaku pada skala
ini.
 Simbol matematik yang digunakan: X dan /
 Contoh: berat timbangan, jumlah orang,
jumlah pohon, dsb.
Variabel BERAT BADAN Variabel pendapatan
(Rp)

38 250.000

45 500.000

55 1.000.000
 Dikotomos  jenis kelamin
 KUALITATIF  permukaan bumi
 Polikotomos  agama
 jenis pekerjaan
 jenis parpol
 dan sejenisnya
 pendidikan
VARIABEL  Ordinal
 status sosial

 Kontinues  besaran usaha


 KUANTITATIF  dukungan publik
 partisipasi, dsb
 penduduk
 Diskrit
 anggota keluarga
 industri kecil,
dsb
Karakteristik Tingakatan Skala
Nominal Ordinal Interval Rasio
1. Persamaan satuan amatan
Klasifikasi dapat dibuat ya ya ya ya

2. Urutan satuan amatan


Pengurutan dapat dibuat tidak ya ya ya

3. Persamaan Interval/jarak
satuan ukuran tetap tidak tidak ya ya

4. Persamaan rasio :
titik nol murni tidak tidak tidak ya
BEBERAPA ISTILAH DALAM
STATISTIKA
 Populasi (Universe)
Keseluruhan dari obyek yang dibatasi oleh kriteria
tertentu. Misalnya Pedagang Kaki Lima yang ada di
Kota Malang, Mahasiswa Pascasarjana Unibraw.
 Sampel (Sample)
Sebagian dari populasi (subset) yang karakteristiknya
akan diselidiki, dan dianggap bisa mewakili
keseluruhan populasi (jumlahnya lebih sedikit dari
populasinya). Misalnya: 100 PKL di Kota Malang.
Sampel Acak, Sampling,
Sensus
 Sampel Acak (Random Sample)
Sampel yang dipilih berdasarkan peluang
tertentu.
 Sampling
Proses dari penyeleksian suatu jumlah elemen
populasi menjadi anggota sampel.
 Sensus
Cara pengumpulan data kalau seluruh elemen
diteliti satu per satu.
Ukuran Populasi
Ukuran Sampel
 Ukuran Populasi
Banyaknya anggota yang ada dalam sebuah
populasi, dan dilambangkan dengan N.
 Ukuran Sampel
Banyaknya anggota yang ada dalam
sebuah sampel, dan dilambangkan dengan
n.
Parameter

 Parameter
Sebuah konstanta atau bilangan yang
diperoleh dari populasi atas dasar
perhitungan matematis tertentu. Atau data
yang diperoleh dari hasil sensus. Misalnya : 
(mean);  (standard deviasi).
Satuan Pengamatan ( Unit Of
Observation)
 Segala sesuatu yang menjadi obyek
pengumpulan
data/penelitian/pengawasan/pengamatan/
studi. Contoh: orang, barang, unit
organisasi, tempat, waktu.
Karakteristik

 Ciri yang dimiliki satuan pengamatan itu,


yang keadaannya bisa digunakan untuk
membedakan satuan pengamatan tersebut
dengan satuan pengamatan lainnya.
Contoh karakteristik

Satuan Karakteristik yang diamati Hasil pengamatan atau


pengamatan pengukuran

Perusahaan Jumlah karywan menurut SE, MAB, SH


yang go public bid. Pendidikan
Jumlah modal yang dimiliki 5 m, 1 m, 500 juta
Jumlah laba 2 m, 1.5 m. 300 juta

orang Jenis kelamin P, P, L, L


Tingkat pendidikan SD, SMP, SMU, S1, S2
Tinggi badan 170 cm, 165 cm, 160 cm
Jenis pekerjaan PNS, Swasta, PEtani,
Dokter, Perawat
BAHAN PRAKTIKUM
Kumpulkan data dari semua mahasiswa yang mengambil mata
kuliah ini, mengenai:
 Jumlah huruf dari nama lengkap (tanpa singkatan dan gelar)
 Jenis kelamin
 Agama
 Hobby
 Tanggal lahir
 Bulan lahir
 Tahun lulus dari SMA
 Banyaknya saudara dalam keluarga
 Anak nomor berapa
 Tinggi badan (cm)
 Berat Badan (kg)
VARIASI
PERMASALAHAN (PENELITIAN) :
- Penilaian / eksploratif / diskriptif
- Komparatif
- Asosiatif / korelasional
DATA : Nominal, Ordinal, Interval, AKURAT?
Ratio
VARIABEL YANG TERLIBAT : Pilih
- Tunggal (univariate)
Tebak
- Ganda (multivariate)
METODE STATISTIKA :
- Parametrik - Nonparametrik
- Univariate - Multivariate
- Diskriptif - Komparatif - Asosiatif
BERBAGAI METODE STATISTIKA UNTUK
BERBAGAI TINGKAT PENGUKURAN VARIABEL PENELITIAN

TINGKAT PROSEDUR DUA VARIABEL / BIVARIATE SKALA /


PROSEDUR
PENGUKURAN TINGKAT PENGUKURAN VARIABEL KEDUA
VARIABEL
VARIABEL
TUNGGAL DIKHOTOM NOMINAL ORDINAL INTERVAL / RASIO
PERTAMA
PERBEDAAN
PROPORSI PROPORSI
DIKHOTOM
PERSENTASE CHISQUARE
( DWI BAGI )
RATIO FISHER
EXACT TEST
PROPORSI
NOMINAL
PERSENTASE CHISQUARE CHISQUARE
KATEGORIS
RATIO
- MANN WHITNEY
MEDIAN RANK ORDER
- RUNS
QUARTILE ANOVA WITH CORRELATION
ORDINAL KOLMOGOROV
DESILE RANKS KENDALL’S
SMIRNOV
Q. DEVIASI TEST
- SIGNED RANK

MEANS
ANOVA
INTERVAL / MEDIAN DIFFERENS OF CORRELATION
INTRACLASS
RASIO STANDARD MEANS AND REGRESSION
CORRELATION
DEVIASI
Analisis Regresi
Analisis Regresi Moderasi
Analisis Path
(Analisis Jalur)
Analisis Faktor Konfirmatori
ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI
KINERJA PEMASARAN
Spesifikasi Model

Volume e4
Penjualan

KINERJA Pertumbuhan e5
PEMASARAN Pelanggan

Pertumbuhan e6
Penjualan

Durabilitas e8

KEUNGGULAN
BERSAING Imitabilitas e9
BERKELANJUTAN
Kemudahan e10
Menyamai
Analisis Struktural
e1
1 Informasi STRUCTURAL EQUATION MODEL
Konsumen MODEL KINERJA PEMASARAN
Model Specification

e2
1 Informasi ORIENTASI
Pesaing PASAR
Volume 1
e4
1 Penjualan
1

1 Koordinasi
e3 Lintas KINERJA Pertumbuhan 1 e5
Fungsi PEMASARAN Pelanggan

1
Pertumbuhan 1 e6
Z1 Penjualan

STRATEGI 1
PROMOSI 1 Durabilitas e8

KEUNGGULAN 1
BERSAING Imitabilitas e9
1
Z2 BERKELANJUTAN
Kemudahan 1 e10
Menyamai
Analisis Komparatif
Apa tipe
hubungan yang
akan diteliti

Dependensi InterDependensi

Struktur
Berapa Variabel Hubungan APA
yang terlibat

Variabel Cases Similarity


similarity
Multi hubungan pd bbrp Bbrp variabel dependen pd Satu variabel dependen pd
variabel dependen dan satu hubungan satu hubungan
independen Princ. Component
Analysisis
Cluster Analysisis
Apa Skala Ukur Apa Skala Ukur
Analisis Model Var Tergantung Var Tergantung
Struktural Factor Analysis

APA skala ukur


Datanya dan
Analisis Path
Metrik NonMetrik Metrik NonMetrik Similaritasnya

Structural Equation Apa Skala Ukur Korelasi Metrik & Nonmetrik NonMetrik
Modeling Var Bebas Kanonik dengan Object Similarity Category
Variabel Analisis Regresi Analisis Similarity
Dummy Berganda Diskriminan

-Logistik
-Logit Multidimentional Correspondence
-Probit Scalling Analysis
Metrik NonMetrik -LPM
-Loglinier Model
Analisis Konjoin

Analisis Korelasi Regresi Peubah MANOVA atau


Kanonik Ganda MANCOVA