Anda di halaman 1dari 25

PSIKOLOGI ANAK

Agnuspialson Pasaribu

PEMROGRAMAN PIKIRAN
Manusia memiliki dua gelombang pikiran yang bekerja secara pararel dan saling mempengaruhi, pikiran sadar (Conscious Mind) dan Pikiran Bawah Sadar (Subconscious Mind)
Pikiran sadar mempengaruhi manusia sebesar 12 %, sedangkan pengaruh pikiran bawah sadar 88 %

TAMPAK OTAK SADAR MANUSIA

TAMPAK UTUH PIKIRAN MANUSIA

Sejak Anak usia 3 bulan dalam kandungan hingga anak usia 13 tahun, otak bawah sadar memiliki pengaruh yang sangat dominan, bahkan pada usia inilah anak merespon setiap informasi dan menjadikan informasi tersebut sebagai program Jadi kesalahan terbesar orang tua adalah tidak mengetahui informasi ini serta pengetahuan pendidikan anak yang sangat minim, menjadikan perilaku anak lebih berkarakter negatif

Sejak lahir, anak hanya memiliki Otak Bawah Sadar Pikiran sadar baru terbentuk ketika anak usia 3 tahun, tetapi belum kuat, pikiran sadar baru dapat bekerja optimal ketika anak usia diatas 13 tahun. Critical Factor baru terbentuk ketika anak usia 7 tahun dan semakin menebal seiring perkembangan anak hingga usia diatas 13 tahun

PROSES PEMROGRAMAN

Setiap informasi, setiap ucapan, setiap perilaku adalah media pembelajaran yang baik bagi anak sejak lahir hingga 13 tahun. Media Utama pembelajaran adalah Keluarga
Jika informasi, ucapan, perilaku yang diterima anak sejak lahir hingga usia 13 tahun, maka informasi, ucapan, perilaku akan menjadi program dalam diri anak tersebut

Jangan belajar memaksakan ide orang tua untuk dilaksanakan oleh anak. Perhatian keras!

Perhatikan gambar berikut yang akan menyatakan bahwa ide seseorang berbeda dengan ide orang lainnya:

Peringatan! Hanya untuk orang dewasa

CARA MENDIDIK MENGACU PADA TIPE ORANG TUA

Tipe Over Protective Tampak dipermukaan bahwa orang tua sangat menyayangi, penuh perhatian, padahal hal tersebut hanyalah wujud kecematan negatif orang tua Dampak terhadap anak adalah anak cenderung menjadi pencemas

Tipe Over Permissive Orang tua tampak sangat baik dimata anak dan menuruti semua yang diminta anak Dampak terhadap anak adalah membentuk karakter yang kecenderungan tidak menghargai upaya atau perjuangan.

Tipe Over Damanding Orang tua menuntut hidup menurut standar yang tinggi, ulangan harus bernilai 10, makan harus rapi dan boleh berceceran Dampaknya anak akan menjadi karakter yang penuh dengan kecemasan, ketakutan, tertekan

Tipe Rejection Adalah wujud prilaku yang menolak kehadiran anak dengan cara memberikan apa yang anak minta, agar anak segera disingkirkan dan tidak mengganggu Dampaknya anak akan menjadi karakter yang merasa kurang mendapat kasih sayang orang tua

Tipe Dry Cleaning Orang tua tidak mau bertanggung jawab untuk pendidikan dan pertumbuhan anak, dirumah anak diserahkan kepada baby sitter Dampaknya anak akan menjadi karakter yang merasa bukan merupakan bagian dari keluarga

MENJADI ORANG TUA YANG IDEAL

Orang tua yang ideal tidak masuk dalam salah satu dari beberapa tipe ters

Orang tua adalah Lingkungan Pertama yang memiliki fungsi: 1. 2. 3. Fungsi Religius, memperkenalkan kehidupan beragama Fungsi Edukatif, Orang tua sebagai wadah pendidikan Fungsi Protektif, Cara memberikan perlindungan yang optimal

4.
5.

Fungsi Sosial, memperkenalkan lingkungan sekitar


Fungsi Ekonomis, Dalam hal mencari nafkah

PENDIDIKAN YANG KELIRU DALAM MENDIDIK ANAK

1. Memberikan hukuman tidak diberi makan kepada anak, anak berdampak pada perilaku anak yang suka mencuri
2. Memberikan anak kesempatan waktu menonton TV tanpa limit waktu, berdampak pada anak menjadi pemalas 3. Menampar anak, atau memberikan hukuman yang berat akan menjadikan anak menjadi kasar dan buas

4. Anak Berbohong dengan alasan-alasan;


a) Meniru orang tua yang suka berbohong. b) Orang tua bertanya tentang sesuatu yang sebenarnya Orang tua sudah tahu jawabannya c) Hukuman terlalu berat dibandingkan dengan kesalahan bisa dibayangkan hukuman 10 juta rupiah & 1 tahun penjara hanya kesalahan lampu merah d) Orang tua tidak konsisten terhadap janjinya

5. Bertengkar dihadapan anak, anak membentuk karakter pendendam 6. Menyatakan awas ada setan, akan membentuk anak dengan karakter penakut 7. Jangan membandingkan anak dengan orang lain

1. Perhatikan usia anak; a. Usia 3 Bulan dalam kandungan sampai 13 Tahun, anak baru memiliki otak bawah sadar yang demikian dominan b. Kelemahan otak bawah sadar adalah tidak memiliki kemampuan analitis, sehingga setiap informasi yang diterima langsung masuk tanpa proses filter, baik atau buruk senantiasa menjadi informasi c. Usia 1 sampai 3 tahun otak anak membentuk 1000 trilium jaringan koneksi aktif, serta stimulasi baru yang jauh lebih cepat dari otak orang dewasa

1. Bila anak berbuat salah, tegur dan berikan penjelasan bahwa tindakannya salah. Jika kesalahan dibuat secara terus menerus, berikanlah hukuman yang seimbang dengan kesalahan, misalnya jika anak mengambil barang anak lain, maka hukumannya adalah mengembalikan dan meminta maaf 2. Jika anak berbuat perbuatan positif, berilah pujian 3. Memberikan hak dan kewajiban yang seimbang serta diikuti dengan penjelasan pemahaman, misalnya tidur tepat pada jam tertentu dan bangun pada waktu tertentu pula, pemahamannya adalah agar menjadi disiplin 4. Cari tahu motif tiap kesalahan, sehingga dapat menentukan hukuman apa yang seimbang

5. Memberikan imbalan atas syarat yang diajukan anak akan membuat anak tidak mau melakukan kewajiban tanpa syarat tertentu yang harus dipenuhi, sebaiknya pemberian pemenuhan syarat diikuti dengan kondisi yang memadai, misalnya belajar rajin maka akan diberikan buku pelajaran bergambar 6. Awasi acara televisi saat anak nonton, putarlah channel yang lebih bersifat edukatif 7. Isilah hidup anak dengan kasih sayang dari orang tua 8. Jangan membiarkan anak mengenal lingkungan tanpa sepengetahuan orang tua 9. Berilah uang jajan saat anak usia kelas 5 atau 6 SD (Min) dengan memberikan penjelasan susahnya mencari uang, sebaiknya menyiapkan makanan anak

1. Tahu kapan bersikap hati-hati dan melindungi anak, misalnya saat anak bermain jika permainannya berbahaya hindari 2. Tahu kapan membolehkan mendapatkan yang diminta anak

3. Tahu kapan menuntut anak untuk berprestasi atau bersikap tertentu 4. Tidak menolak anak 5. Bertanggungjawab penuh pada proses pendidikan anak dirumah