Anda di halaman 1dari 15

PENTINGNYA SARAPAN PAGI

Sarapan atau makan pagi adalah makanan yang disantap pada pagi hari. Waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dipenuhi, karena alasan kesehatan ( Wikipedia, 2009 ). Sarapan atau Breakfast (dalam bahasa Inggris) berarti berbuka puasa setelah malam hari kita tidak makan ( Aku, 2008 ). Makan / sarapan pagi yaitu makanan yang dimakan pada pagi hari sebelum beraktifitas, yang terdiri dari makanan pokok dan lauk pauk atau makanan kudapan. Jumlah yang dimakan kurang lebih 1/3 dari makanan sehari ( Amrannur, 2009 ). Membiasakan sarapan bergizi dan tepat waktu penting dilakukan, terutama bagi anak usia sekolah. Alasannya karena banyak manfaat dan kebaikan dari kita yang membiasakan untuk sarapan, misalnya seperti meningkatkan kesehatan dan juga membuat otak kalian berpikir lebih bagus. Sarapan juga berguna untuk menambah energy kalian, dari yang tadinya kosong kemudian dengan sarapan akan membuat energy kalia bertambah sehingga kalian lebih semangat beraktfitas. Anak yang terbisa tidak sarapan pagi prestasinya pasti berbeda dengan anak yang terbiasa sarapan. Biasanya yang terbiasa sarapan prestasiya akan cenderung lebih bagus dari yang tidak sarapan. Ada yang tau kenapa ? itu karena Asupan gizi yang tidak seimbang di pagi hari karena tidak sarapan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, ketahanan fisik, serta membuat kemampuan berfikir dan belajar kalian akan menurun.

Sebenarnya banyak manfaat yang akan kalian rasakan bila kalian terbiasa untuk sarapan, misalnya seperti membuat kalian lebih semangat dalam beraktifitas, tidak loyo, menambah tenaga kalian, meningkatkan daya ingat, tidak mudah mengantuk saat kalian beraktifitas, saat belajar pikiran kalian akan lebih mudah menangkap pelajaran, dan yang pasti kebutuhan gizi kalian akan tercukupi.

Lalu, tahukah anda apa akibatnya jika kita jarang sarapan? 1. Saat perut kosong karena tak sarapan tubuh tidak akan menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk efisiensi di pagi hari. Sehingga pada saat jam 10-11 siang akan timbul kelelahan dan kelaparan yang mengganggu kerja. 2. Seseorang yang melewatkan sarapan memiliki kesulitan dalam berkonsentrasi, khususnya di jam-jam sebelum makan siang. 3. Seseorang yang tidak sarapan, membuat asupan energi yang dibutuhkan oleh tubuh diambil dari glukosa darah. Ini menyebabkan kadarnya akan menjadi berkurang, yang mengakibatkan kesehatan dan keseimbangan tubuh terganggu. 4. Akibat nyata tidak sarapan badan menjadi lemas, kepala pusing, mengantuk, letih dan lesu, serta berpengaruh pada daya konsentrasi dalam berpikir dan bekerja. 5. Anda bisa saja terkena penyakit mag jika jarang sarapan Bila kita mengetahui tentang pentingnya sarapan, tetu kita juga pasti ingin tau bagaimana sarapan yang baik dan bergizi bagi kita : Menu sarapan yang baik dan bergizi tentunya harus mengandung zat2 gizi yang cukup, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan cukup air. Untuk sumber karbohidrat kita bias memilih bahan makanan seperti nasi, cereal, roti, umbi2an dll, untuk sumber protein bisa kita dapatkan dari telur, tahu tempe, ikan, daging dan juga msh byk yg lain lagi. Kemudian cukup lemak dan cukup air agar badan kita tetap bugar. Seperti yang telah saya sebutkan diatas, sarapan itu sebenarnya tidak mesti harus nasi, msh banyak sumber karbohidrat lain yang bisa kita jadikan sebagai pengganti nasi apabila nasi sdh dirasa sedikit bosan, misalnya seperti mie, umbi2an, cereal dll yang tentunya juga harus disertai dengan sayur yang cukup, dan variasi2 makanan yang lain, sehingga tubuh kita tetap sehat. Untuk makan mie, pasti banyak diantara kalian yang suka makan mie. Mie itu hanya dijadikan sebagai selingan, tidak usah terlalu sering. Kalau makan mie pun sebaiknya kalian tambahkan sayur2an yang kalian sukai.

Untuk kalian yang belum terbiasa sarapan, disini ada sedikit tips agar kalian menjadi terbiasa sarapan : 1. Biasakan untuk bangun lebih pagi dari biasanya Sehingga kalian punya waktu lebih panjang di pagi hari dan bisa menghabiskan sarapan tanpa terburu-buru. 2. Sesuaikan sarapan kalian dengan makanan kesukaan kalian, karena orang tua kalian yg menyiapkannya, mintalah untuk hari2 berikutnya agar membuat makanan yang kalian suka. Makanan tidak perlu mahal, yang terpenting bergizi. 3. Jika kalian baru membiasakan diri untuk sarapan, mulailah dengan jumlah atau porsi makanan yang kecil, kemudian secara bertahap porsi atau jumlah makanan ditambah sesuai dengan yang kalaian anggap cukup.

Jadi kesimpulannya, sarapan itu memiiki banyak sekali manfaat dan kebaikan bagi kalian, bukan Cuma bagi kalian tapi buat kita semua. Dengan sarapan pagi kita akan selalu semangat dalam beraktifitas, belajar pun terasa lebih nyaman.

Membiasakan sarapan bergizi dan tepat waktu penting dilakukan, terutama bagi anak usia sekolah. Fungsinya untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.

Selain menambah energi, berikut beberapa alasan alasan mengapa aktivitas sarapan itu penting dilakukan Meningkatkan system imun. Penelitian lainnya menyatakan kalau makan besar di pagi hari mampu membuat Anda terhindar dari risiko serangan penyakit flu.

Menurut penelitian, anak yang biasa sarapan akan mendapat prestasi lebih bagus dibandingkan anak yang tidak pernah sarapan. Selain itu, mereka lebih aktif daripada anak yang tidak sarapan. Karena asupan gizi mereka terpenuhi di pagi hari untuk memulai aktifitas mereka.

Karenanya, biasakanlah sarapan pagi, Asupan gizi yang tidak seimbang di pagi hari karena tidak sarapan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik, ketahanan fisik, serta kemampuan berfikir dan belajar anak sekolah menurun.

Sumber

http://agunkzscreamo.blogspot.com/2013/03/kegunaan-serta-manfaat-sarapan-

pagi.html#ixzz2TzXDWVcS

Mengapa Anak Sebaiknya Dibiasakan Sarapan?

Berangkat kesekolah tanpa sarapan atau makan pagi ternyata bukan kebiasaan baik untuk anak. Sarapan bukan hanya penting untuk menunjang kebutuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi pencapaian prestasi belajar anak. Daya pikir dan daya mengingat menjadi lebih rendah. Kondisi itu berkaitan dengan pengolahan asupan makanan. Dari hidangan yang kita makan, tubuh menyimpan sebagian kalorinya untuk cadangan kalori berupa glikogen. Glikogen (timbunan gula darah) merupakan sumber energi siap pakai, yang disimpan dalam otot dan hati. Sayangnya, meski bisa langsung digunakan tubuh, sumber energi ini sangat mudah habis. Simpanan glikogen yang berasal dari hidangan makan malam biasanya akan habis 2-4 jam setelah anak bangun pagi. Hal itu tergantung pada nilai kalori hidangan makan malam dan aktivitas anak setelah bangun tidur. Namun karena aktivitas anak usia sekolah (6-12 tahun) umumnya sangat tinggi, simpanan glikogen dalam otot mudah terkuras habis. Pada anak yang tidak sarapan, menipisnya sediaan glikogen otot tidak tergantikan. Untuk menjaga agar kadar gula darah tetap normal, tubuh lalu memecah simpanan glikogen dalam hati menjadi gula darah. Jika pasokan gula darah dari hati ini pun akhirnya habis juga, tubuh akan kesulitan memasok jatah gula darah ke otak. Akibatnya anak bisa menjadi gelisah, pusingpusing, mual, berkeringat dingin, bahkan bisa sampai pingsan. Ini merupakan gejala hipoglikemia (merosotnya gula darah). Tidak sarapan juga berarti kebutuhan harian beberapa vitamin dan mineral menjadi tidak tercukupi. Sekali saja ia tidak sarapan, konsumsi vitamin A, E, B6, riboflavin dan tiamin, serta mineral kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi rata-rata kurang dari 2/3 kecukupannya perhari. Padahal zat gizi tersebut sangat diperlukan dalam proses tumbuh kembang anak.

Tidak harus nasi

Porsi sarapan tidak perlu sebanyak porsi makan siang dan makan malam. Secukupnya saja, untuk memenuhi kebutuhan energi (dan sebagian zat gizi) sebelum tiba saat makan siang. Lebih baik lagi jika anak juga dianjurkan mengudap makan ringan sekitar pukul 10.00. Sarapan terlalu banyak membuat anak menjadi mudah mengantuk jika langsung harus duduk belajar di sekolah. Perut kekenyangan membuat aliran darah terpusat di perut dan enggan menuju otak. Sebaliknya, jika dengan perut kekenyangan ia langsung bergerak aktif, misalnya berlarian, perutnya akan terasa sakit, karena lambungnya sulit mencerna makananan. Menu sarapan yang baik harus mengandung karbohidrat, protein dan lemak, serta cukup air untuk mempermudah pencernaan makanan. Namun hindari memberikan protein berlebihan sehingga karbohidrat menjadi lebih rendah karena akan menjadikan kadar hormon serotin dalam otak anjlok. Hingga otak memerintah kelenjar pengendalian pencernaan agar lambung terus menagih untuk diisi. Anak akan keranjingan ngemil. Jangan membatasi diri hanya memanfaatkan nasi sebagai sumber karbohidrat. Pilihan lainnya: roti, mi, bihun, spageti, makaroni, kentang, umbi-umbian. Protein bisa didapat dari daging, telur, ikan, kacang-kacangan, tahu, tempe, susu. Lemak diperoleh dari minyak goreng, margarin, mentega, santan, maupun lemak yang tersimpan dalam makanan seperti daging, keju, susu. Selain merupakan sumber protein, serelia (beras dan jenisnya) dan kacang-kacangan merupakan sumber serat yang baik. Namun, ada baiknya ditambah juga sayuran dalam menu sarapan, sekalipun tidak banyak. Minuman pelengkap sarapan bisa susu, teh agak manis, jus buah segar, air rebusan kacang hijau, atau air putih masak. Disiapkan seketika Pilihlah menu yang praktis dan mudah disiapkan. Dari roti, bisa disajikan beragam kreasi sandwich, hotdog, dan burger, secara bergantian. Nasi goreng komplet bisa dihidangkan bervariasi. Sesekali bisa diselingi sajian mi instan, yang ditambah telur atau daging serta sayuran. Kalau tidak memungkinkan, sarapan ubi dengan tempe goreng dan segelas teh agak manis pun masih lebih baik daripada tidak sarapan sama sekali. Namun hal ini jangan dibiasakan.

Kalau waktu di pagi hari terbatas, sajian sarapan bisa disiapkan malam hari atau 1-2 hari sebelumnya, bergantung pada jenis makanan. Kalau perlu makan ini disimpan dalam lemari es dan esok paginya dipanaskan ulang, disiram air mendidih, atau digoreng. Untuk anak yang sebelumnya tidak terbiasa sarapan berikan porsi kecil saja dulu. Biarkan ia menentukan sendiri seberapa banyak porsi sarapan yang diinginkannya. Jika bujukan Anda untuk membiasakannya sarapan belum berhasil, untuk sementara bekali ia dengan kudapan paripurna (one dish meal), misalnya martabak mi instan dengan tambahan daging cincang, telur, dan sayuran. Anjurkan ia memakannya sebelum pukul 10.00. Selanjutnya pelan-pelan biasakan ia menikmati hidangan sarapan. Hindari memberikan makanan-minuman sangat manis pada anak yang tidak sarapan. Gula (sukrosa) yang merupakan karbohidrat sederhana sangat mudah diubah menjadi gula darah, sehingga tubuh bisa sekonyong-konyong kebanjiran gula darah. Hal ini membuat panik hormon insulin dengan mengubahnya menjadi glikogen dan segara menyimpannya dalam hati, sehingga kadar gula darah pun menipis tiba-tiba. Akibatnya anak justru menjadi mudah loyo. (wha/kmp)

Daftar Menu Sarapan Pagi Yang Sehat Untuk Anak Menu Sarapan Pagi Yang Sehat Untuk Anak merupakan salah satu hal penting yang bisa meningkatkan pertumbuhan anak Anda dan membuat kualitas energinya tetap terjaga sepanjang hari. Tentu saja kita tahu bahwa anak merupakan pribadi yang sangat aktif dan bergerak hampir setiap saat terutama ketika ia bertemu dengan teman-temannya di sekolah. Oleh karena itu,

menyediakan sarapan pagi yang sehat serta bernutrisi adalah hal penting yang tidak boleh terlewatkan. Inilah beragam daftar Menu Sarapan Pagi Yang Sehat Untuk Anak. Tempe dan tahu Kandungan protein di dalam kedua makanan ini mempunyai dampak yang sangat signifikan terhadap ketahanan energi anak dalam menjalankan harinya. Makanan yang amat mudah didapatkan ini juga mengandung vitamin, dan beragam mineral penting. Telur rebus Telur rebus mengandung protein dan lemak yang mampu memberikan suplai tenaga hingga siang nanti. tentu Anda mengetahui bahwa peran protein begitu penting terutama dalam rangka menyiapkan hari-hari anak untuk terus selalu fit. Nasi merah Apabila Anda mempunyai stok nasi merah, maka berikan kepada anak Anda untuk sarapan rutinnya. Nasi merah mengandung karbohidrat kompleks yang sangat berguna dalam rangka memberikan rasa kenyang serta energi sepanjang hari. Tentu saja, dengan karbohidrat kompleks yang ada di dalam nasi merah juga merupakan nutrisi sehat yang secara perlahan diserap tubuh sehingga membuat energi anak tetap terjaga. Sereal Gandum Beragam sereal gandum merupakan makanan yang cocok untuk anak nikmati dalam rangka menciptakan sebuah ketahanan energi sepanjang hari. Tambahkan susu agar asupan protein serta kalsium anak tercukupi dan membuat mereka lebih siap menerima beragam aktivitas yang ada di hari tersebut. Omellete

Anda bisa menyajikan sayuran kemudian dicampurkan dengan telur dan menggorengnya. Omelet merupakan makanan yang sangat baik untuk meningkatkan vitamin, protein, dan beragam nutrisi penting lainnya di dalam tubuh anak Anda.

Pedoman Sarapan Pagi yang Sehat

Ilustrasi sarapan pagi Budaya sarapan pagi sudah banyak ditinggalkan oleh beberapa keluarga, terutama keluarga yang orang tuanya sibuk bekerja. Untuk kebutuhan seorang anak sarapan pagi seharusnya menjadi kebutuhan yang sangat esensial, apalagi jika anak tersebut masih dalam tahap pertumbuhan.

Dengan sarapan, seorang anak juga akan terhindar dari jajanan makanan yang tidak sehat. Ada juga orangtua yang berpikir pragmatis, jika anaknya tidak mau sarapan mereka mengambil inisiatif untuk memberikan uang jajan, padahal anak belum tentu tahu menu yang sehat. Jika ini terjadi pada sebagian besar anak, anak Indonesia dapat mengalami kekurangan gizi dan pertumbuhan fisiknya terhambat. Sarapan bagi anak yang masih di bangku sekolah sangat penting karena sepertiga kebutuhan energi berasal dari sarapan, begitu menurut Ir. Suyatno Mkes pengajar bagian gizi fakultas kesehatan masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang. Begitu juga berdasarkan data kementerian kesehatan pada tahun 2008. Besaran jumlah persen untuk jajanan anak sekolah sebesar 48 persen, hanya 1 persen yang tidak pernah jajan. Sangat disayangkan 44 persen jajanan makanan tersebut tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan yang berbahaya atau kandungan gizi yang tidak seimbang. Dari kementerian kesehatan sepakat bahwa budaya sarapan pagi haruslah dikembalikan lagi karena penting bagi perkembangan aktivitas seorang anak. Anak-anak Indonesia yang berjumlah sekitar 50 juta jiwa dengan usia 6-18 tahun yang masih dalam tahap pertumbuhan alangkah lebih baiknya jika dibudayakan sarapan pagi, karena akan tumbuh dengan modal fisik bagus dan nutrisi otak yang cukup. Sarapan memberikan manfaat yang sangat penting untuk kesehatan. Dengan sarapan dapat memberikan kekuatan metabolisme tubuh, karena sepanjang malam kita tidak mengonsumsi makanan, dan pada saat bangun pagi gula yang ada di dalam tubuh menurun. Dengan mengonsumsi sarapan, maka dapat menggantikan gula yang menurun tersebut. Selain itu dapat berguna juga untuk menurunkan berat badan, karena sepanjang malam kita berpuasa, dan pada pagi harinya kita akan merasa kelaparan, dengan tidak sarapan rasa lapar tetap menghinggap. Sarapan pagi akan meningkatkan energi sebagaimana metabolisme sepanjang hari. Selain itu sarapan membuat kita berpikir secara baik dan menjaga agar penampilan mental kita tetap baik.

Hal lainnya, dengan sarapan dapat memberikan otak kita bahan bakar agar dapat berkonsentrasi dengan baik, sehingga meningkatkan konsentrasi dalam pemecahan masalah dan ingatan. Sarapan juga dapat mengendalikan kita pada makanan berlebih sepanjang hari. Orang yang belum sarapan di pagi hari biasanya jika merasa lapar, cenderung memakan camilan (ngemil) untuk menghilangkan rasa laparnya, bahkan dapat mengonsumsi kopi untuk kebutuhan energinya. Dari Fakultas Kedokteran UI memberikan penjelasan mengenai sarapan sehat, sarapan pagi tidak harus terlalu berat cukup yang ringan saja. Contohnya, setangkup roti dan seporsi buah-buahan cukup untuk asupan energi di pagi hari. Juga untuk protein telur rebus dapat menjadi sarapan yang cukup sehat. Untuk mengurangi kalori pada karbohidrat sepiring nasi dapat diganti dengan dua buah kentang rebus atau dua lembar roti. Perlu diketahui bahwa tubuh kita terdiri dari 100 triliun sel dan membutuhkan 114 nutrisi, seperti vitamin, protein dari sayuran, garam mineral, unsur-unsur vitamin, esensi asam amino, esensi asam lemak, serat sayuran dan buah, juga air putih. Sarapan tidak hanya sekadar sarapan, sarapan sehat sangat diperlukan. Kita harus menghindari sarapan karbohidrat simpel, maksudnya adalah di pagi hari, karbohidrat simpel seperti makan sereal olahan, roti putih, roti panggang atau makanan pokok lainnya akan terjadi siklus naik turunnya kadar gula dalam darah. Ini akan memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Inilah salah satu alasan sering terjadi diabetes, hipertensi dan obesitas (kegemukan). Apalagi dengan tidak sarapan, ujung-ujungnya akan ngemil atau mengonsumsi karbohidrat simpel tadi sehingga juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan. Sedangkan sarapan pagi yang sehat itu harus berdasarkan protein dan nutrisi. Sarapan dengan nutrisi tidak akan meningkatkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin. Sarapan seperti ini akan menghindarkan kita dari ketergantungan makanan berkarbohidrat dan dapat mengurangi kelebihan berat badan bahkan dapat menurunkan berat badan. Kembali lagi kepada pembahasan sarapan untuk kebutuhan anak.

Ternyata selain hal-hal di atas, sarapan juga dapat meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah. Telah dilakukan penelitian yang menyimpulkan bahwa anak yang prestasinya baik sebagian besar lebih sering sarapan dibandingkan anak yang jarang sarapan pagi. Penelitian dilakukan oleh Toronto District School Board (TDSB) penelitian dilakukan selama 2 tahun di 7 sekolah di Toronto dan melibatkan sekitar 6000 anak. Penelitian melihat kepada kebiasaan sarapan sebelum berangkat sekolah dan membandingkan dengan tingkat prestasi murid. Didapat sekitar 78 persen anak yang selalu sarapan pagi mendapat prestasi yang cukup tinggi, sedangkan anak yang tidak sarapan atau jarang memiliki prestasi yang rendah sekitar 61 persen. Dari segi kehadiran murid yang selalu rajin masuk adalah murid yang selalu sarapan pagi. Selain itu, tidak kalah pentingnya kemampuan membaca dan memahami materi juga sangat tinggi tingkat pemahamannya. Saran dari TDSB bahwa sarapan dengan nutrisi baik tidak harus selalu sarapan dengan menu sama, sebaiknya menu sarapan diganti-ganti, karena juga dilakukan penelitian, menu makanan yang sama dapat membuat daya tahan tubuh lemah. Seorang penulis Ariesandi S, dalam bukunya berjudul The Ultimate Success How to be a Harmonic Billioner terdapat sistem kebiasaan dalam berpikir kita yaitu: 1. Kebiasaan melakukan sesuatu. 2. Kebiasaan tidak melakukan sesuatu. 3. Kebiasaan refleks, kebiasaan saat kita merasa terdesak. Kebiasaan sarapan pagi atau bukan tergantung pada tiga unsur di atas. Kebiasaan sarapan atau tidak berawal dari saat pengasuhan, jika saat masih kecil sarapan pagi malah membuat perut sakit, itu akan terbawa sampai dewasa, sehingga timbullah yang disebut untuk tidak sarapan. Adapun kebiasaan mandiri, bagi yang sudah berkeluarga ada yang terbiasa membeli sarapan pagi di luar karena tidak ingin merepotkan istrinya untuk menyiapkan sarapan. Tidak biasanya sarapan, entah itu kebiasaan sejak kecil atau karena memang dari orangtuanya dapat dibiasakan

dari sekarang, bahwa kebiasaan yang sudah lama dilakukan tidak dapat diartikan itu adalah hal yang baik dan benar. Selain kebiasaan yang harus diubah, aturan sehat sarapan pagi perlu juga diketahui, selain sarapan harus dilakukan, sarapan juga harus dilakukan tepat waktu seperti sarapan itu dilakukan 1 jam setelah bangun tidur. Sudah dibahas sebelumnya asupan sarapan pagi haruslah mengandung serat dan protein, dan minum kopi janganlah terlalu banyak. Kebiasaan dapat diatur dengan disiplin, seperti menyusun menu sarapan pagi yang harus kita patuhi. Menyusun menu dapat dilihat dengan beberapa cara, seperti melihat dari nilai gizi makanan, menu yang beraneka ragam yang harus dapat memenuhi gizi seluruh anggota keluarga. Menyediakan makanan yang bermutu juga berkaitan dengan biayanya, biasanya untuk mendapat makanan yang murah tetapi tetap bergizi, sebaiknya disesuaikan dengan musimnya. Dalam penyediaan sarapan juga perlu memperhatikan waktu. Bagi Ibu rumah tangga yang tidak memiliki pembantu tidak perlu mempersiapkan makanan terlalu banyak, cukup nasi dan 1 macam lauk yang sehat. Selain itu, perlu juga memperhatikan kebutuhan anggota keluarga, yaitu dengan memperhatikan kesukaan dan ketidaksukaan anggota keluarga. Khusus untuk makanan bayi perlu dimasak tersendiri, karena harus disesuaikan dengan si bayi dalam penerimaan makananannya. Selain itu, perlu memperhatikan bagi anggota keluarga yang sedang sakit, hamil dan menyusui. Kebutuhan anggota keluarga dapat didukung pula dengan penyusunan menu, antara lain, dengan mencantumkan makanan pokok lalu dibuat penganekaragaman. Diusahakan selalu dimasukkan menu sayuran berwarna hijau. Dimasukkan juga buah-buahan agar tidak terlalu bermasalah pada biaya. Itulah berbagai pembahasan sarapan pagi yang dapat dijadikan pedoman untuk mulai sehat sejak pagi. pencernaan

Manfaat Sarapan dan Akibat Tidak Sarapan Sarapan, seringkali disepelekan oleh sebagian orang karena kesibukannya. Banyak orang yang mual setelah sarapan karena tidak terbiasa. Alasan terburu-buru dan ingin menurunkan berat badan kadang membuat orang mengabaikan saran. Mengabaikan sarapan berarti Anda menanggung risikonya? Tahukah Anda manfaat sarapan itu? Manfaat Sarapan : 1. Sarapan membantu meningkatkan konsentrasi selama beraktivitas.

Untuk sarapan, seringkali kita memilih nasi ataupun roti. Baik nasi maupun roti samasama mengandung glukosa yang akan diserap oleh sel untuk dijadikan energi. Selain itu, sarapan juga bisa membuat mood kita agar lebih bagus. 2. Sarapan membantu mengontrol berat badan.

Sudah sering dibuktikan bahwa sarapan di pagi hari bisa membantu mengontrol berat badan. Apa sebabnya? Dibandingkan dengan orang yang tidak makan sarapan di pagi hari, orang cenderung makan banyak saat makan siang. Hal ini tidak bagus, lebih baik makan dalam porsi sedikit tetapi sering. 3. Mempererat rasa kekeluargaan.

Sarapan bersama keluarga berarti ada banyak hal yang bisa didiskusikan selama makan. Penelitian juga membuktikan bahwa keluarga yang sarapan bersama-sama mempunyai ikatan emosi lebih kuat dibanding dengan keluarga yang sarapan sendiri-sendiri. 4. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres.

Riset membuktikan bahwa karyawan yang tidak sempat sarapan cenderung rentan mengalami stres. Sebaliknya, mereka yang menyempatkan diri untuk sarapan cenderung lebih bahagia dan lebih menikmati pekerjaannya.

5. Membuat

lebih

sehat.

Rajin sarapan membuat asupan vitamin yang dikonsumsi lebih banyak daripada orang yang tidak rajin sarapan. Seperti yang kita ketahui, makanan yang kita makan selama sarapan mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, D, E serta zat besi dan kalsium. 6. Meningkatkan memori dan konsentrasi

Sarapan yang sehat dapat memberikan kontribusi untuk penurunan berat badan, meningkatkan memori keseluruhan. 7. Meningkatkan daya kerja dan konsentrasi, serta meningkatkan kesehatan secara

Sarapan yang bergizi dan penuh akan vitamin dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan daya kerja. 8. Sarapan meningkatkan kekuatan dan ketahanan stamina saat beraktifitas, menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan konsentrasi dan kemampuan menyelesaikan masalah. 9. Sarapan membuat koordinasi yang baik antar panca indera, mengontrol berat badan, mengurangi kelelahan dan mengantuk saat beraktifitas Lalu, tahukah anda apa akibatnya jika kita jarang sarapan? 6. Saat perut kosong karena tak sarapan tubuh tidak akan menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk efisiensi di pagi hari. Sehingga pada saat jam 10-11 siang akan timbul kelelahan dan kelaparan yang mengganggu kerja.S 7. Seseorang yang melewatkan sarapan memiliki kesulitan dalam berkonsentrasi, khususnya di jam-jam sebelum makan siang. 8. Seseorang yang tidak sarapan, membuat asupan energi yang dibutuhkan oleh tubuh diambil dari glukosa darah. Ini menyebabkan kadarnya akan menjadi berkurang, yang mengakibatkan kesehatan dan keseimbangan tubuh terganggu. 9. Akibat nyata tidak sarapan badan menjadi lemas, kepala pusing, mengantuk, letih dan lesu, serta berpengaruh pada daya konsentrasi dalam berpikir dan bekerja. 10. Anda bisa saja terkena penyakit mag jika jarang sarapan