Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) MENSTRUASI

Pokok Bahasan Sasaran Penyuluh Waktu Hari/Tanggal Tempat

: Menstruasi : Siswi Lampeneurut (10 orang) : Mahasiswa Akper Depkes : 45 menit : Sabtu, 17 Desember 2011 : SMA Lampeneurut, Kec. Darul Imarah

I.

LATAR BELAKANG

Menstuasi merupakan siklus alamiah tubuh wanita untuk reproduksi. Sangatlah penting bagi setiap wanita untuk mengetahui semua hal mengenai menstruasi terutama bagi mereka yang pertama kali mengalaminya. Anak-anak perempuan yang tidak mengenal tubuh mereka dan proses reproduksi dapat mengira bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit atau bahkan hukuman akan tingkah laku yang buruk. Anak-anak perempuan yang tidak diajari untuk menganggap menstruasi sebagai fungsi tubuh normal dapat mengalami rasa malu yang amat dan perasaan kotor saat menstruasi pertama mereka. Bahkan saat menstruasi akhirnya dikenali sebagai proses yang normal, perasaan kotor dapat tinggal sampai masa dewasa. Namun, dalam tahun-tahun belakangan ini pendidikan anatomi dan fisiologi yang lebih baik telah menjadikan penerimaan akan menstruasi. Malahan banyak wanita yang melihat menstruasi dengan bangga sebagai proses yang hanya terjadi pada wanita. Beberapa keluarga bahkan memiliki perayaan khusus untuk menghormati kedewasaan seorang wanita muda.

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Setelah diberikan penyuluhan sasaran diharapkan mampu memahami tentang menstruasi dan hal-hal yang terkait lainnya. III. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIU) 1. Siswi dapat menjelaskan definisi Menstruasi 2. Siswi dapat menjelaskan proses terjadinya menstruasi 3. Siswi dapat menyebutkan PMS (Pre-Menstruasi Syndrome) 4. Siswi dapat menyebutkan cara mengatasi PMS 5. Siswi dapat menjelaskan gangguan-gangguan menstruasi 6. Siswi dapat menyebutkan cara mengatasi nyeri menstruasi 7. Siswi dapat menyebutkan cara menjaga kebersihan saat menstruasi IV. GARIS BESAR MATERI 1. Pengertian Menstruasi 2. proses terjadinya menstruasi 3. PMS (Pre-Menstruasi Syndrome) 4. cara mengatasi PMS 5. gangguan-gangguan menstruasi 6. cara mengatasi nyeri menstruasi 7. Menjaga kebersihan saat menstruasi V. METODE a. Cermah b. Tanya jawab c. Diskusi

VI. MEDIA a. Laptop / LCD b. Leaflet VII. PROSES KEGIATAN No . 1. Pembukaan dan Perkenalan a. Mengucapkan salam dan terima kasih atas kedatangan para peserta. b. Memperkenalkan diri penyuluh dan peseta c. Apersepsi Memperhatika n, Mendengar, dan Memberi Berkenalan 5 Menit Menjawab salam Ceramah Acara Kegiatan Penyuluh Waktu Kegiatan Peserta Metode dan Media

respon

2.

Penyajian Materi :

a. Menanyakan tentang pengertian Mentruasi yg diketahui oleh Siswi b. Memberi penjelasan tentang Menstruasi c. Menanyakan tentang proses terjadinya menstruasi d. Memberi penjelasan tentang proses terjadinya menstruasi e. Meminta peserta untuk menyebutkan tentang PMS (pre menstruasi syndrome) f. Menyebutkan dan memberi penjelasan tentang PMS (pre 25 Menit Memperhatikan,
Menanggapi

Ceramah

Leaflet

menstruasi syndrome) g. Meminta peserta untuk menyebutkan tentang cara mengatasi PMS h. Menyebutkan dan memberi penjelasan tentang cara mengatasi PMS i. Menanyakan tentang gangguangangguan menstruasi j. Memberi penjelasan tentang gangguan-gangguan menstruasi k. Meminta peserta untuk menyebutkan tentang cara mengatasi nyeri l. Menyebutkan dan memberi penjelasan tentang cara mengatasi nyeri m. Meminta peserta untuk menyebutkan tentang cara menjaga kebersihan saat menstruasi n. Menyebutkan dan memberi penjelasan tentang cara menjaga kebersihan saat menstruasi
Memperhatikan

3.

Tanya jawab

Memberikan

kesempatan

kepada

10 Menit

Peserta mengajukan pertanyaan memperhatikan

Tanya jawab, Diskusi

peserta untuk bertanya jika ada hal-hal yang belum jelas. Menanggapi

4.

Penutup

a. Membuat rangkuman tentang materi penyuluhan Menstruasi

5 Menit

Peserta memperhatikan

Ceramah

b. Mengevaluasi PBM c. Memberi salam d. Mengucapkan terima kasih dan salam penutup.

dan menjawab pertanyaan.

Test : Essay MC

Menjawab salam. 45 Menit

VIII. RENCANA EVALUASI Bentuk lisan : 1. Apa yang dimaksud dengan menstruasi ? 2. Sebutkan gangguan-ganguan menstruasi ? 3. Sebutkan cara mengatasi nyeri menstruasi ? 4. Sebutkan keluhan saat mentruasi ?

MATERI MENSTRUASI A. Definisi Menstruasi Menstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Satu siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi sampai tepat satu hari sebelum menstruasi bulan berikutnya. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat membatasi kapasitas ini. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16 tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi, dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari, namun berkisar antara 21 hingga 40 hari. Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut. B. Proses Menstruasi Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur. Pada permulaan daur, lapisan sel rahim mulai berkembang dan menebal. Lapisan ini berperan sebagai penyokong bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil. Hormon memberi sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang. Tak lama kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak menuju tuba Falopii terus ke rahim. Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode pengeluaran darah, dikenal sebagai periode

menstruasi (atau mens, atau haid), berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil, menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang hamil. Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana. C. PMS (Pre-menstruasi Symdrome) PMS (pre menstruasi syndrome) atau gejala pre-menstruasi, dapat menyertai sebelum atau saat menstruasi. Antara lain: a. Keluhan Fisik b. Perasaan malas bergerak, badan menjadi lemas, serta mudah merasa lelah. c. Buah dada nyeri, tegang dan sakit saat di sentuh d. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). e. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam. f. Kepala nyeri. g. Berat badan bertambah, karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak. h. Pinggang terasa pegal. i. Keluhan Biologis j. Emosi menjadi labil. Biasanya kita mudah uring-uringan, sensitif, dan perasaan-perasaan negatif lainnya. k. Kurang konsentrasi D. Cara mengatasi PMS Kalau kita mengalami PMS kita bisa melakukan hal-hal di bawah ini; a. Kurangi makanan bergaram, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, dan makanan berbumbu, untuk mengurangi penahanan air berlebih. b. Kurangi makanan berupa tepung, gula, kafein, coklat. c. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi, seminggu sebelum menstruasi. d. Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih.

e. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah, perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia.

E.

Ganguan-ganguan menstruasi Salah satu masalah yang paling sering menjadi keluhan oleh kebanyakan wanita adalah nyeri saat menstruasi (dismenorrhea). Sebenarnya nyeri saat menstruasi merupakan hal yang lumrah dialami oleh setiap wanita, akan tetapi yang membedakannya adalah apabila hal tersebut mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-harinya. Nyeri saat menstruasi dapat kita kategorikan menjadi dua, yaitu nyeri primer dan sekunder. Nyeri menstruasi primer yaitu nyeri menstruasi yang tidak berhubungan dengan kelainan patologis yang berasal dari panggul dan organ di dalamnya.Nyeri ini dapat terjadi 23 tahun setelah menstruasi pertama dan mencapai puncaknya saat wanita mencapai usia 15-25 tahun. Kemudian nyeri akan menurun intensitasnya seiring dengan pertambahan usia dan menghilang saat wanita melahirkan secara alami. Nyeri ini dapat bersifat hilang timbul atau menetap. Biasanya nyeri terasa 24 jam sebelum menstruasi dan berakhir 24-36 jam setelah menstruasi berhenti. Nyeri dirasakan pada perut bagian bawah yang kemudian dapat menyebar ke punggung atau bagian dalam paha. Gejala-gejala lain yang dapat menyertai antara lain mual, muntah, sakit kepala, cemas, gelisah, diare, pingsan, dan perut kembung. Nyeri haid ini normal, namun dapat berlebihan bila dipengaruhi oleh faktor psikis dan fisik, seperti stres, shock, penyempitan pembuluh darah, penyakit yang menahun, kurang darah, dan kondisi tubuh yang menurun. Gejala ini tidak membahayakan kesehatan. Apabila nyeri saat menstruasi muncul saat anda berumur lebih dari 20 tahun maka ini masuk dalam kategori kedua yaitu nyeri menstruasi sekunder, yaitu nyeri menstruasi yang berhubungan dengan kelainan yang berasal dari panggul dan organ didalamnya.Biasanya nyeri ini terjadi 2 hari atau lebih sebelum menstruasi dimulai dan rasa nyeri akan semakin hebat saat menstruasi, kemudian menghilang 2 hari atau lebih setelah menstruasi berhenti. Nyeri haid sekunder, biasanya baru muncul kemudian, yaitu jika ada penyakit atau kelainan yang menetap seperti infeksi rahim, kista/polip, tumor sekitar kandungan, kelainan kedudukan

rahim yang dapat mengganggu organ dan jaringan di sekitarnya.Gangguan menstruasi lain, yaitu Amenorrhoe atau tidak mendapatkan haid sama sekali. Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebabnya: a) Disebut Hymen imperforata, yaitu selaput dara tidak berlubang. Sehingga darah menstruasi terhambat untuk keluar. Biasanya keadaan ini diketahui bila cewek sudah waktunya mens tetapi belum mendapatkannya. Dia mengeluh sakit perut setiap bulan. Untuk mengatasi hal ini biasanya dioperasi untuk melubangi selaput daranya. b) Menstruasi anovulatoire, yaitu rangsangan hormon-hormon yang tidak mencukupi untuk membentuk lapisan dinding rahim, hingga tidak terjadi haid atau hanya sedikit. Kurangnya rangsangan hormon ini menyebabkan endometrium tidak terbentuk dan keadaan ini menyebabkan cewek tidak mengalami masa subur karena sel telur tidak terbentuk. Pengobatannya dengan terapi hormon. c) Amenorrhoea sekunder, biasanya penderita sudah pernah mens sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh berbagai keadaan seperti hipotensi, anemia, infeksi, kelemahan kondisi tubuh secara umum. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh stres psikologis. Apabila terjadi kondisi ini sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. F. Cara mengatasi Nyeri Menstruasi Berikut ini beberapa tips untuk mencegah nyeri saat menstruasi : 1. Hindari olahraga berat selama menstruasi. 2. Hindari konsumsi alkohol, kopi, dan juga coklat karena dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya dapat memicu lepasnya prostaglandin. Hindari juga makanan bersuhu dingin misalnya es krim. 3. Konsumsi vitamin E, vitamin B6, atau minyak ikan. 4. Konsumsi sayuran dan buah-buahan serta makanan rendah lemak.

Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut saat menstruasi : a. Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa di perut atau pinggang bagian belakang) b. Mandi air hangat, boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri c. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi d. Mengosok-gosok perut/pinggang yang sakit e. Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Ini bisa membantu relaksasi f. Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. g. Kita harus segera mencari pertolongan kalau mengalami hal-hal sebagai berikut: h. Apabila menstruasi yang pertama (menarche) mulai keluar sebelum usia 8 tahun, atau belum mengalami menstruasi setelah usia melewati 18 tahun. i. Apabila siklus menstruasi kurang dari 14 hari, atau lebih dari 35-40 hari sekali. j. Apabila lamanya menstruasi lebih dari 14 hari. k. Apabila volume darah haid sangat banyak (ganti pembalut 10 kali per hari). l. Sakit perut sampai tidak bisa mengerjakan aktivitas sehari-hari atau bahkan sampai pingsan. Atau jika rasa nyeri itu semakin lama semakin bertambah intensitasnya. m. Muncul noktah darah (spotting) di antara dua siklus haid. n. Warna darah kelihatan tidak seperti biasanya, menjadi lebih kecoklatan atau merah muda segar atau kalau darah mens keluar sampai bergumpal-gumpal. o. Darah mens berbau anyir, bahkan berbau busuk.

G.

Menjaga kebersihan saat menstruasi a. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan. b. Bersihkan dengan air dari depan kebelakang. c. Gantilah pembalut minimal 3 kali sehari.