Anda di halaman 1dari 6

KETRAMPILAN DASAR DALAM KEPERAWATAN SIMULASI PEMBERIAN OBAT INJEKSI INTRAVENA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Perawat masa kini dituntut untuk menggunakan metode pendekatan untuk pemecahan masalah klien atau pasien. Metode ini dilaksanakan dengan cara menggunakan proses keperawatan dalam semua aspek pelayanan keperawatan. Untuk dapat menerapkan proses keperawatan, seorang perawat, harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan mengkaji, merumuskan diagnosa keperawatan, merencanakan tindakan, pelaksanaan, dan membuat evaluasi. Perawat juga dituntut untuk dapat menguasai berbagai macam keterampilan dalam keperawatan, sehingga proses pelayanan kesehatan dapat berhasil dengan maksimal, dan nantinya masalah klien dapat terminimalisasi. Dalam makalah ini, penulis ingin menyampaikan keterampilan dalam pemberian obat injeksi intravena. Tujuan Agar mahasiswa mengetahui definisi, tujuan, indikasi, kontraindikasi, hal-hal yang perlu diperhatikan, peralatan, dan prosedur dalam memberikan obat melalui injeksi intravena. Manfaat 1. Untuk menambah pengetahuan mahasiswa mengenai pemberian obat melalui injeksi intravena. 2. Untuk menambah keterampilan mahasiswa, agar nantinya mahasiswa dapat terampil dalam memberikan obat melalui injeksi intravena.

BAB II ISI

Memberikan Obat Injeksi Intravena 1. Pengertian Memberikan obat melalui suntikan ke dalam pembuluh darah vena

2. Tujuan a. Memasukkan obat melalui suntikan ke dalam pembuluh darah vena dengan tepat dan benar sesuai program pengobatan. b. Memperoleh reaksi obat yang lebih cepat dibandingkan rute parenteral lainnya. c. Menghindari kerusakan jaringan. d. Memasukkan obat dalam volume yang besar.

3. Tempat Injeksi a. Pada lengan (vena basilika dan vena sefalika) b. Pada tungkai (vena safena) c. Pada leher (vena jugularis) d. Pada kepala (vena frontalis atau vena temporalis)

4. Indikasi dan Kontraindikasi Indikasi Pasien dengan anjuran dokter berhak menerima obat melalui injeksi intravena. Kontraindikasi Pasien dengan anjuran dokter berhak menerima obat melalui injeksi intravena.

5. Hal-hal yang harus diperhatikan a. Observasi pasien selama dan sesudah tindakan. b. Obat yang disuntikkan harus sesuai dengan program pengobatan. c. Perhatikan tehnik septic dan antiseptic.

d. Pada waktu menyiapkan obat, bacalah dengan teliti tiket dari tiap-tiap obat. Obat yang tiketnya kurang jelas tidak boleh diberikan kepada pasien. e. Perhatikan prinsip 5 benar pemberian obat. 6. Alat a. Bak injeksi berisi kapas alcohol/ alkohol swab, spuit berisi obat, jarum no. 26 b. Bengkok/ piala ginjal c. Pengalas d. Band aid/ plester, gunting e. Torniquet f. Sarung tangan 7. Prosedur a. Petugas mencuci tangan b. Memakai sarung tangan c. Menentukan daerah yang akan disuntik d. Memasang perlak dibawah daerah yang akan disuntik e. Memasang tourniquet dengan jarak 5cm arah proksimal dari lokasi vena yang akan ditusuk f. Membersihkan area penyuntikan dengan kapas alkohol/ alkohol swab dengan sekali usap/ memutar dari arah dalam ke luar. Biarkan mengering, jangan ditiup. g. Menusukkan jarum ke dalam pembuluh darah yang dimaksud dengan lubang jarum menghadap ke atas membentuk sudut 30o h. Melakukan aspirasi, bila jarum berhasil masuk ke vena, darah akan masuk ke dalam spuit, tetapi bila tidak ada darah akan keluar berarti jarum tidak masuk ke vena dan penyuntikan harus dipindahkan ke bagian lain. i. Memasukkan obat perlahan-lahan sampai habis. j. Mencabut jarum dengan cepat setelah obat masuk semua. Membuang spuit bekas pada bengkok. k. Menekan daerah bekas suntikan dengan kapas alkohol/ alkohol swab. l. Memasang band aid/ plester m. Melepas sarung tangan

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN Dalam memberikan asuhan keperawatan tidak hanya kognitif saja yang harus perawat kuasai, namun keterampilan dalam memberikan asuhan keperawatan juga harus dikuasai dalam memberikan pelayanan. Untuk itu, perawat dituntut untuk dapat menguasai keterampilan-keterampilan dalam praktik keperawatan.

DAFTAR PUSTAKA Kusyati, Ns. Eni, S.Kep, dkk. 2006. Keterampilan dan Prosedur Laboraturium Keperawatan Dasar. Cetakan I. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Hand Out Keterampilan Keperawatan Prodi S1 Keperawatan Stikes St. Elisabeth Semarang