Anda di halaman 1dari 4

Modal Kerja !!!

Filed under: MANAJEMEN KEUANGAN — andri apriyono @ 1:36 pm

PENGERTIAN

Modal kerja meliputi seluruh aktiva lancar atau aktiva lancar dikurangi hutang lancar. Contoh manajemen
modal kerja adalah manajemen kas, manajemen piutang manajemen persediaan.Terdapat tiga konsep definisi
modal kerja yaitu :
Konsep kuantitatif:

Konsep ini menunjukan jumlah dana ( fund) yang tersedia untuk tujuan operasi jangka pendek. Konsep ini
menganggap bahwa modal kerja adalah jumlah aktiva lancer ( gross working capital ).
Konsep kualitatif:

Menitik beratkan pada kualitas modal kerja menurut konsep ini modal kerja adalah kelebihan aktiva lancar
terhdap hutang lancar ( net working capital ). Sehingga menunjukan margin of protection ( tingkat keamanan
bagi para kreditur jangka pendek )
Konsep fungsional:

Menitik beratkan fungsi dari dana yang dimiliki dalam menghasilkan laba dari usaha pokok perusahaan yaitu
current income dan future income.

TUJUAN DAN SUMBER MODAL KERJA

Tujuan laporan perubahan modal kerja adalah memberikan ringkasan transaksi keuangan yang terjadi selama
satu periode dengan menunjukan sumber dan penggunaan modal kerja dalam periode tersebut. Laporan
perubahan modal kerja akan memberikan gambaran tentang bagaimana management mengelolah perputaran
atau sirkulasi modalnya. Dimana sumber- sumber modal kerja berasal dari :

· Hasil operasi perusahaan

· Keuntungan dari pernjualan surat-surat berharga ( investasi jangka pendek )

· Penjualan aktiva tidak lancar

· Penjualan saham atau obligasi.

SEBAB PERUBAHAN MODAL KERJA


Adanya kenaikan sector modal baik yang berasal dari laba maupun adanya pengeluaran modal saham atau
tambahan investasi dari pemilik perusahaan maka modal kerja akan bertambah
Ada pengurangan atau penurunan aktiva tetap yang diimbangi dengan bertambahnya aktiva lancar karena
adanya penjualan aktiva tetap maupun melalui proses depresiasi,modal kerja kan bertambah
Ada penambahan hutang jangka panjang baik dalam bentuk obligasi, hipotek, atau hutang jangka panjang
lainnya yang diimbangi dengan bertambahnya aktiva lancar, maka modal kerja akan bertambah
Karena kerugian yang diderita oleh perusahaan, baik kerugian normal maupun kerugian exidentil.maka akan
mengurangi modal kerja
Adanya pembentukan dana atau pemisahan aktiva lancar untuk tujuan-tujuan tertentu dalam jangka
panjang.maka akan mengurangi modal kerja
Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap maka akan mengurangi modal kerja
Pengambilan uang atau barang yang dilakukan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi.

MANFAAT MANAJEMEN MODAL KERJA


Melindungi perusahaan terhadap krisis modal kerja karena turunnya nilai dari aktiva lancar.
Memungkinkan untuk dapat membayar semua kewajiban-kewajiban tepat pada waktunya.
Menjamin dimilikinya kredit standing perusahaan semakin besar dan memungkinkan bagi perusahaan untuk
dapat menghadapi bahaya-bahaya atau kesulitan keuangan yang mungkin terjadi.
Memungkinkan untuk memiliki persediaan dalam jumlah yang cukup untuk melayani konsumen
Memungkinkan bagi perusahaan untuk memberikan syarat kredit yang lebih menguntungkan kepada para
langganannya.
Memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat beroperasi dengan lebih efisien karena tidak ada kesulitan untuk
memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.
Laporan modal kerja akan sangat berguna bagi management untuk mengadakan pengawasan terhadap modal
kerja

CARA MEMBUAT LAPORAN MODAL KERJA

Laporan perubahan modal kerja merupakan ringkasan tentang hasil-hasil aktivitas keuangan suatu
perusahaan dalam satu periode tertentu dan menyajikan sebab-sebab perubahan-peubahan posisi keuangan
perusahaan tersebut.

Berikut ini merupakan contoh penyusunan “Laporan Modal Kerja” berikut ini diberikan data PT Jaya
Makmur yang diperbandingkan antara 31 desember 1997 dengan neraca 31 desember 1998 sebagai berikut :

PT. JAYA MAKMUR

Neraca yang diperbandingkan

31 Desember 1997,1998
Dari data diatas diketahui laba ditahan tahun 1996 Rp771,400. dan laba bersih tahun 1997 Rp 1,000,000 di
asumsikan jika tidak diketahui data lainnya, maka dari neraca yang diperbandingan tersebut dapat secara
langsung dibuat “Laporan Perubahan Modal Kerja” sebagai berikut :

Sumber Modal Kerja :


1) Hasil Operasi : Laba Rp. 521,900

Depresiasi Rp. 83,500

—————– +

Rp. 605,400

2) Penjualan Saham Rp. 600,000

—————– +

Rp1,205,400

Penggunaan Modal Kerja

1) Pembelian Gedung Rp. 400,000

2) Pembelian Alat-alat Kantor Rp. 150,000

3) Pembayaran Hutang Obligasi Rp. 150,000

—————— +

Rp. 700,000

————— -

Kenaikan Modal Kerja Rp. 505,400

Dari laporan diatas maka PT JAYA MAKMUR mendapatkan kenaikan modal kerja pada tahun 1998
sebesar Rp. 505,400 dimana sumbernya berasal dari hasil operasi dan penjualan saham.

Laporan modal kerja akan bertambah apabila aktiva lancar bertambah yang diimbangi atau dibarengi dengan
perubahan dalam sector atau pos tidak lancar (non current account). Tetapi penggunaan aktiva lancar tidak
selalu diikuti dengan berubahnya atau turunnya jumlah modal kerja yang dimiliki oleh perusahaan misalnya
penggunaan aktiva lancar untuk melunasi atau membayar hutang lancar.

Manajemen modal kerja yang sehat memperhatikan 2 masalah keputusan yang mendasar pada perusahaan :
Penentuan jumlah optimal investasi dalam aktiva lancar
Penentuan kombinasi yang tepat antara pembelanjaan utang lancar dan utang jangka panjang untuk
mendukung investasi dalam modal kerja.

prosedur:

sumbang artikel dan pertanyaan yang hendak ditanyakan dapat dikirim ke enter_andri@yahoo.co.id.
Komentar, kritik dan saran tulis di kotak saran