Anda di halaman 1dari 4

TEGANGAN PERMUKAAN PADA KLIP

Rohmad Eko wahyudi, Nur Lailiyah, Hasan Bisri

Jurnal Fisika Dasar


Jurusan Fisika, FMIPA, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111

ABSTRAK
Fluida biasanya dipelajari secara keseluruhan tanpa memperhatikan beberapa
bagiannya. Tetapi permukaan zat cair sebagai salah satu bagian dari fluida, dalam keadaan
diam juga berprilaku dengan cara menarik. Sejumlah observasi umum menunjukkan bahwa
permukaan zat cair berprilaku seperti membran yang teregang karena tegangan. Seperti
contoh, setetes air di ujung keran yang menetes, atau tergantung dari dahan kecil pada
embun di pagi hari. Dalam hal ini berarti bahwa air tersebut memilki suatu permukaan yang
dapat teregang ketika permukaan tersebut bersentuhan dengan benda lain.

1.1 Latar Belakang cair dan mengapa gelembung sabun


Gelembung sabun merupakan selalu berbentuk bulat.
sesuatu yang sudah bukan hal asing
lagi bagi ibu-ibu pencuci baju atau 1.3 Tujuan
piring. Gelembung tersebut jika Percobaan ini bertujuan untuk
diamati selalu berbentuk bulat, menentukan tegangan permukaan
mengapa hal ini dapat terjadi? pada klip yang mengapung disuatu
Fenomena seperti ini tidaklah hanya fluida zat cair dan mengatahui
terjadi pada gelembung sabun, proses terjadi pengapungan klip
tetapi juga terjadi pada tetesan pada permukaan zar cair.
embun, tetesan air kran dan lain-lain.
Selain fenomena diatas ada juga 1.4 Konsep tegangan permukaan
fenomena yang lain, yakni seekor Melalui percobaan sederhana
capung dapat hinggap diatas dengan menggunakan serpihan
permukaan air tanpa tenggelam kertas atau klip yang diletakan diatas
didalamnya atau klip yang dapat permukaan zat cair, tegangan
berada dipemukaan zat cair tanpa permukaan zat cair dapat
tenggelaam. Hal ini terlihat sepele, ditentukan. Adapun prosedur kerja
tetapi memiliki sesuatu nilai ilmiah dari percobaan sederhana ini adalah
yang besar yakni tegangan dengan meletakkan klip pada
permukaan suatu zat cair yang permukaan air secara perlahan-
mengakibatkan capung tidak lahan. Klip yang dijadikan alat ini
tenggelam dan gelembung sabun adalah klip yang tebuat dari logam
yang selau bulat diudara. sehingga massa jenis klip tersebut
labih besar dari massa jenis air.
1.2 Permasalahan Karena massa jenis klip itu lebih
Permasalan yang akan dibahas besar dari massa jenis air maka
dalam jurnal ini yaitu menentukan seharusnya klip tersebut tidak
tegangan permukaan pada klip yang tenggelam. Tapi pada kenyataannya
mengapung diatas permukaan zat klip tersebut tidak tenggelam yakni
terapung. Fenomena ini merupakan molekul-molekul air yang terletak
salah satu contoh dari tegangan dipermukaan agak ditekan oleh gaya
permukaan zat cair. berat klip tersebut, sehingga
Untuk menjelaskan fenomena molekul-molekul air yang terletak
klip yang terapung diatas air, dibawah memberikan gaya pemulih
terlebih dulu harus diketahui apa keatas untuk menopang klip tersebut
sesungguhnya tegangan permukaan (ingat kembali keelastisitas). Dalam
itu. Tegangan permukaan terjadi kenyataannya, bikan hanya klip alias
karena permukaan semakin penjepit, tetapi juga bisa benda lain
memahami penjelasan ini. Perhaitkan seperti jarum. Apabila karum
ilusi berikut ini. Kita tinjau cairan diletakkan diatas permukaan zat cair
yang berada didalam sebuah wadah. secara hati-hati, maka jarum akan
Molekul cairan biasanya saling terapung. Adanya tegangan
tarik menarik. Dibagian dalam permukaan cairan juga menjadi
cairan, setiap molekul cairan alasan mengapa serangga bisa
dikelilingi oleh molekul-molekul lain mengapung diatas permukaan zat
disetiap sisinya; tetapi permukaan cair.
cairan, hanya ada molekul-molekul
cairan disamping dan dibawah. 2.4 Persamaan Tegangan Permukaan
Dibagian atas tidak ada bagian
molekul lainnya. Karena memiliki Untuk membantu menurunkan
cairan yang saling tarik menarik persamaan, dapat menggunakan
satu dengan yang lainnya, maka sebuah kawat yang dibentuk seperti
terdapat gaya total yang besarnya huruf U. Sebuah kawat lain yang
nol pada molekul yang berada berbentuk lurus dikaitkan pada
dibagian dalam cairan. Sebaliknya, kedua kaki kawat U, dimana kawat
molekul cairan yang terletak lurus tersebut bisa digerakkan (lihat
dipermukaan ditarik oleh molekul gambar dibawah ini).
cairan yang berada disamping san Jika kawat ini dimasukkan
dibawahnya. Akibatnya, pada kedalam larutan sabun, maka
permukaan cairan terdapat gaya setelah dikeluarkan akan terbentuk
total yang bearah kebawah. Karena lapisan air sabun pada permukaan
adanya gaya total yang mengarah tersebut. Hal ini dapat terjadi karena
kebawah, maka cairan yang terletak kawat lurus tersebut bisa digerakkan
dipermukaan cenderung dan massanya tidak terlalu besar,
memperkecil luas permukaannya, maka lapisan air sabun akan
dengan menyusut sekuat mungkin. memberikan gaya tegangan
Hal ini yang menyebabkan lapisan permukaan kawat lurus bergerak
cairan pada permukaan seolah-olah keatas (perhatikan arah panah).
tertutup oleh selaput elastis tipis. Untuk mempertahankan kawat lurus
Fenomena ini dikenal dengan istilah tidadk bergerak (kawat berada
Tegangan Permukaan. dalam keseimbangan), maka
diperlukan gaya total yang arahnya
2.3 Klip dipermukaan zat cair kebawah, dimana besarnya gaya
totalnya adalah F=w+T. Dalam
Ketika klip diletakkan secara keseimbangan, gaya tegangan
hati-hati diatas permukaan air,
permukaan yagn dikerjakan oleh Dalam mencuci pakaian
lapisan air sabun pada kawat lurus. tentunya tidak lepas dari sabun. Hal
Misalkan panjang kawat lurus ini perlu dilakukan agar cucian benar-
adalah l. Karena lapisan air sabun benar bersih maka air harus
yang menyentuh kawat lurus melewati selah yag sempit pada
memiliki dua permukaan, maka gaya pakaian. Untuk itu diperlukan
tegangan permukaan yang penambahan luas permukaan air.
ditimbulkan oleh lapisan air sabun Nah, hal ini sangat sukar dilakukkan
bekerja sepanjang 2l. Tegangan karena adanya tegangan permukaan.
permukaan pada lapisan sebun Oleh karena itu nilai tegangan
merupakan perbandingan antara permukaan harus diturunkan terlebih
gaya tegangan permukaan (F) dahulu. Untuk menurunkan nilai
dengan panjang permukaan dimana tersebut, dapat menggunakan air
gaya bekerja (d). Untuk kasus ini, panas. Makkin tinggi suhu air, maka
panjang permukaan adalah 2l. baik karena semakin tinggi suhu air,
Secara metematis, ditulis: semakin kecil tegangan permukaan
(lihat tabel). Ini alternatif pertama
Karena tegangan permukaan dan merupakan cara yang jarang
merupakan perbandingan antara digunakan. Kecuali merekan yang
gaya tegangan permukaan dengan suka bermain air panas. Alternatif
satuan panjang, maka satuan lainnya adalah menggunakan sabun.
tegangna pemukaan adalah newton Pada suhu 20 derajat celsius, nilai
per meter (N/m) atau dyne per tegangan permukaan air sabun
centimeter (Dyn/cm). adalah 25,00 mN/m. Coba
Berikut ini beberapa nilai bandingkan air sabun dan air panas,
tegangan permukaan yang diperoleh manakah tegangan permukaan yang
berdasarkan percobaan: lebih kecil? Pada suhu 100 derajat
celsius, nilai tegangan permukaan air
panas = 58,90 mN/m. Pada suhu 20
Berdasarkan data tegangan derajat celsius, nilai tegangan
tegangan permukaan, tanpak bahwa permukaan air sabun adalah 25,00
suhu mempengaruhi nilai tegangan mN/m.
permukaan fluida. Umumnya ketika
terjadi kenaikan suhu, nilai tegangan 2.6 Gelembung Sabun atau Tetesan
permukaan mengalami penurunan Air Berbentuk Bulat
(bandingkan niali tegangan
permukaan air pada setiap kenaikan Gelembung air sabun atau
suhu,lihat tabel). Hal ini disebabkan tetesan air berbentuk bulat karena
karena ketika suhu meningkat, dipengaruhi oleh adanya tegangan
moekul bergerak semakin cepat permukaan. Gelembung sabun
sehingga pengaruh interaksi antar memiliki dua selaput tipis pada
molekul cairan berkurang. Akibatnya permukaannya dan diantara kedua
niali tegangan permukaan juga selaput tersebut terdapat lapisan air
mengalami penurunan. tipis. Adanya tegangan permukaan
2.5 Aplikasi konsep tegangan menyebabkan selaput berkontraksi
permukaan dan cenderung memperkecil luas
permukaannya, timbul perbedaan
tekanan udara dibagian luar selaput, ikut tertekan, sehingga menaikkan
tekanan udara yagn berada diluar tekanan udara didalam selaput
selaput (tekanan atmosfir) turut sampai tidak terjadi kontraksi lagi.
mendorong selaput air sabun ketika Dengan kata lain, ketika tidak terjadi
ia melakukkan kontraksi, karena kontraksi lagi, besarnya tekanan
tekanan udara dibagian dalam udara diantara selaput sama dengan
selaput lebih kecil. Setelah selaput tekanan atmosfir ditambah gaya
berkontraksi, maka udara tegangan permukaan yang
didalamnya (udara yang mengerutkan selaput.
terperangkap diantara dua selaput) Pada tetesan air diudara

Anda mungkin juga menyukai