Anda di halaman 1dari 3

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK (OMSK) NO 1.

DIAGNOSA KEPERAWATAN Gangguan rasa nyaman, nyeri b/d reaksi peradangan, luka operasi d/d : Ekspresi wajah meringis Skala nyeri > 5 Gelisah Pucat Pernafasan cepat Gerakan melindungi atau terbatas TUJUAN/KRITERIA EVALUASI INTERVENSI Mengatasi nyeri dan menciptakan nyeri Mandiri: terkontrol Catat keluhan nyeri, durasi, frekuensi, dan intensitasnya dengan skala (1-10) serta karakteristik nyeri Kriteria hasil: Kaji ulang faktor yang meningkatkan dan menurunkan nyeri Pasien mengatakan nyeri hilang/ dapat Cegah pasien menghembuskan udara lewat hidung dan bersin dikontrol < 5 Pertahankan tirah baring dalam lingkungan yang tenang Ekspresi wajah klien tampak rileks, tenang Dorong penggunaan teknik relaksasi. Tanda vital normal Pasien tidur / istirahat dengan tepat Kolaborasi:

Berikan obat analgesik sesuai indikasi Berikan antiemetik sesuai indikasi

2.

Perubahan persepsi sensori b/d penurunan pendengaran d/d : Penurunan komunikasi Tidak toleransi terhadap bunyi keras Penurunan konsentrasi Pasien tegang mendengar bunyi yang normal

Mengoptimalkan persepsi sensori

Mandiri: Kaji tingkat pendengaran/kerusakan pendengaran Kriteria hasil: Beri penguatan penjelasan dokter tentang kerusakan pendengaran Klien mengatakan pendengaran kembali Kaji kemampuan pasien untuk menerima secara verbal normal Sediakan waktu untuk pasien memahami dan menjawab dalam tanya Pasien tidak tegang mendengar bunyi jawab normal, tidak keras. Bicara dengan perlahan dan jelas, perhatikan pasien bila bicara Pertahankan kertas dan pensil disamping tempat tidur pasien.

Kolaborasi: Berikan obat analgesik sesuai indikasi Berikan antiemetik sesuai indikasi

239

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK (OMSK)

NO 3.

DIAGNOSA KEPERAWATAN Ansietas b/d kerusakan pendengaran d/d : Ekspresi wajah tegang Gelisah Akral dingin Penurunan komunikasi Perubahan tanda vital

TUJUAN/KRITERIA EVALUASI Mengontrol rasa cemas yang berlebihan

INTERVENSI

4. Kurang pengetahuan mengenai kebutuhan pengobatan, kondisi, prognosis b/d kurang terpajan/ mengingat, salah interpretasi informasi d/d : Adanya pertanyaan mengenai penyakit Pertanyaan salah konsepsi Tidak akurat mengikuti instruksi Tidak berpartisipasi dalam proses pengobatan

Mandiri: Kaji tingkat ansietas Kriteria hasil: Identifikasi dan ketahui persepsi pasien terhadap encaman situasi Pasien tampak tenang, melaporkan Kaji tanda vital dan tanda non verbal kecemasan klien ansietas menurun Orientasikan klien/orang terdekat terhadap aktivitas yang disukai Pasien dapat beristirahat dengan tenang Dorong kemandirian perawatan sendiri serta membuat keputusan dalam rencana pengobatan. Jawab semua pertanyaan secara nyata, berikan informasi konsisten

Pasien memahami kondisi kebutuhan Mandiri: pengobatan, tindakan operasi yang akan Kaji tingkat pengetahuan klien/ orang terdekat dilakukan Berikan informasi dalam bentuk belajar yang bervariasi Penguatan penjelasan faktor resiko, perubahan aktivitas Kriteria hasil: Berikan informasi mengenai keadaan penyakit, prognosis secara jelas, gejala Menyatakan pemahaman proses terjadinya komplikasi penyakit, kebutuhan pengobatan Mengidentifikasi hubungan tanda/gejala proses penyakit Melakukan perubahan perilaku yang perlu Berpartisipasi dalam program pengobatan

240

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK (OMSK)

NO 5.

DIAGNOSA KEPERAWATAN Resiko tinggi infeksi b/d tindakan invasif, luka operasi d/d : Hipertermi Penyembuhan luka lama Perubahan tanda vital Perubahan nilai laboratorium

TUJUAN/KRITERIA EVALUASI INTERVENSI Mencegah terjadinya infeksi dan mencegah Mandiri: komplikasi Gunakan teknik aseptik untuk setiap tindakan Kaji kulit/warna insisi, suhu dan integritas, perhatikan adanya eritema Kriteria hasil : /inflamasi Mencapai penyembuhan luka tepat waktu Awasi suhu tubuh, perhatikan adanya menggigil Tidak ada tanda-tanda infeksi

241