Anda di halaman 1dari 5

TIPE-TIPE DATA DALAM DELPHI

BAB I
STRUKTUR DATA
Untuk melakukan pengkodean program harus diketahui data apa yang terlibat akan dipakai dalam program. Data harus didefinisikan dengan baik dan benar program yang dibuat berfungsi dengan baik. Pemilihan data yang kurang tepat menyebabkan program berjalan kurang baik atau bahkan mengalami kegagalan tidak berfungsi seperti apa yang diinginkan. atau agar akan alias

Dalam pemograman data disimpan dalam bentuk variabel yang merupakan besaran atau data yang nilainya dapat berubah-ubah. Nilai variabel tergantung pada input yang dimasukkan. Di dalam pemograman terstruktur variabel harus dideklarasikan dengan tipe data yang sesuai dengan data yang akan digunakan. Sebagai contoh data nama siswa dapat dideklarasikan dengan tipe data string. Data panjang alas sebuah segitiga dapat dideklarasikan dengan tipe data integer atau real. Tipe-tipe data itulah yang memegang peranan penting saat kita akan memproses data. Karena kita tidak bisa memproses data jika tidak mengetahui tipe data dari nilai atau variabel yang akan diproses. Melalui makalah ini kami akan memperkenalkan beberapa tipe data yang umum dipakai.

BAB II

TIPE-TIPE DATA DALAM DELPHI


Pada umumnya Delphi menggunakan tipe data yang sama dengan pascal. Namun tipe data dalam Delphi lebih lengkap dibanding pascal.Delphi menggunakan tipe data sangat ketat, contoh suatu variable bertipe string akan kita isi dengan variabel lain dengan tipe data integer, maka sistem akan menolaknya. Kasus ini akan serupa jika kebalikannya. Untuk dapat mengisikan nilai ke variabel lain yang berbeda nilainya diperlukan konversi tipe data. Tipe data yang biasa digunakan pada Delphi saat melakukan pengkodean program diantaranya sebagai berikut: a. Tipe Data Integer / Ordinal

Merupakan tipe data yang berupa bilangan asli atau bilangan bulat yang akan digunakan untuk operasi matematik. Ada beberapa tipe data yang termasuk integer, yaitu: Shortint : memiliki nilai range 128-127 (signed 8-bit ) Smallint : memiliki nilai range antara 32768-32767 (signed 16-bit) Longint : memiliki nilai range -2147483648 sampai 2147483647 (signed 32-bit) Int64 : memiliki nilai range 263+ sampai 263-1 (signed 64-bit) Byte : memiliki nilai range 0 255 (unsigned 8-bit ) Word : memiliki nilai range 0 65535 (unsigned 16-bit) Longword : memiliki nilai range 0 4294967295 (unsigned 32-bit) Pada pemakaian integer tipe diimplementasi16 bit maka Integer : memiliki nilai range antara -2147483648 -214748364 (signed 32-bit) Cardinal : memiliki nilai range 0 4294967295(unsigned 32-bit) Penulisan pada deklarasi variabel: [variable] : [type data integer]; b. Tipe Data Boolean Digunakan untuk menyimpan data yang mempunyai dua kondisi yaitu benar (true) atau salah (false). Beberapa jenis dari tipe data boolean, yaitu: Boolean : berukuran 1 Byte (False 0, true 1) Byte Bool : berukuran Byte (False 0, true 255 8 bit) Bool : berukuran Double (False 0, true -1) Word Bool : berukuran Word (False 0, true 65535 -16 bit) Long Bool : berukuran Double (False0, true -1) Penulisan pada deklarasi variabel: [variable] : [type data boolean]; c. Tipe Data Floating Point / Real Tipe data ini meliputi bilangan pecahan atau bilangan bentuk desimal. Beberapa bentuk dari tipe data ini, yaitu: Real 48 : Memiliki range 2,9 x 10 -39 1,7 x 10 38 Single : Memiliki range 1,5 x 10 -45 3,4 x 10 38 Double : Memiliki range 5,0 10 -324 1,7 x 10 308 Extended : Memiliki range 3,6 x 10 -4951 1,1 x 104392 Currency : Memiliki range -922337203685477,5808 922337203685477,5807

Comp : Memiliki range -2 63 + 1 sampai 2 63 1 Untuk currency, tipe data ini memili kepresisian tinggi yaitu: 4 angka di belakang koma (pembulatan bilangan real menjadi bilangan desimal dengan 4 angka di belakang koma). Biasanya digunakan untuk satuan uang. Dan untuk komputer data ini akan menyimpan nilai integer (bulat) dari nilai desimal yang masuk (melakukan pembulatan). Penulisan pada deklarasi variabel: [variable] : [type data floating point]; Secara Generik, tipe real adalah: Real : Memiliki range 5,0 x 10 -324 sampai 1,7 x 10 308 d. Tipe Data Enumerated Tipe data ini adalah berupa nilai urutan dari data yang telah dibuat. Penulisan pada deklarasi variabel: [variable] : ([data0],[data1],[data2]); Masing-masing data akan diberikan nilai integer secara urut, urutan dimulai dengan nilai urut 0. Jika ingin melihat nilai integer dari setiap data maka dengan perintah: ord ([data]) e. Tipe Data Sub Range Tipe data ini memungkinkan kita membuat range sendiri. Dengan perintah: [variable] : [constant start]..[constant end]; Contoh: a : 5..10; Jika kita mendeklarasikan 5 adalah a maka proses compile akan terus berjalan jika kita mendeklarasikan 15 adalah a maka proses compile tidak akan berjalan atau berhenti, sehingga terdapat error pada proses compile sehingga tidak dapat di run. f. Tipe Data String dan Character Tipe data string: tipe data yang merupakan rangkaian dari huruf, angka atau simbol yang tidak mengandung harga / nilai. Beberapa tipe data string, yaitu: ShortString : Dapat menampung 255 karakter (ANSI Char) AnsiString : Dapat menampung 2 31 karakter (ANSI Char) WideString : Dapat menampung 2 30 karakter (Wide Char) String : Dapat menampung 255 karakter (ANSI Char) Tipe data character: tipe data yang berkaitan dengan karakter (huruf, angka, simbol). Ada beberapa tipe data dari character, sbb: ANSI Char : 1 Karakter ANSI

WIDE Char : 1 Karakter UniCode Char : sama dengan ANSI Char Jika Anda ingin memunculkan karakter dari nomor urut, Anda dapat menggunakan perintah chr ([Nourut]). Dan untuk mengetahui no urut dari sebuah karakter, anda dapat menuliskan perintah ord ([karakter]). g. Tipe Himpunan / Set Digunakan untuk menyimpan kumpulan nilai / dapat dikatakan sebagai anggota himpunan yang bertipe sama. Contoh: Type HimpAngka=set of integer Contoh diatas mendeklarasikan tipe HimpAngka sebagai himpunan dari karakter. Dengan pendeklarasian ini Anda bias mendeklarasikan variabel bertipe HimpAngka, seperti yang tampak pada contoh di bawah ini: Pemberian nilai pada tipe himpunan dilakukan dengan menuliskan anggota himpunan dalam kurung siku. Pada contoh diats, variabel angka memiliki limaanggota, yaitu: bilangan 1,2,3,4 dan 5. h. Tipe Array Array adalah suatu variabel tungga yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data yang sejenis. Anda dapat memanipulasi, menyalin array hanya dengan sebuah nam. Dalam tipe data array menggunakan nomor elemen di kanan nama array. Contoh: Var Angka : HimpAngka; Angka;=[1,2,3,4,5];
Var Hari : array [17] of string; Begin Hari [1] := Senin; . . Hari [7] := Minggu; End;

BAB III

KONVERSI TYPE DATA

Dalam pengolahan data biasanya kita memerlukan suatu konversi type data, banyak sekali konversi data yang bisa dilakukan pada Delphi. Contoh konversi type data: Strtoint Mengubah type data string ke integer. Inttostr Mengubah type data integer ke string. Timetostr Mengubah type data time ke dalam bentuk string. Strtofloat Mengubah type data string ke dalam bentuk real. Floattostr Mengubah type data real ke dalam bentuk string.

Anda mungkin juga menyukai