Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PENELITIAN PROSES PENYEPUHAN EMAS

Oleh : Anna Kristina Halim Ardi Herdiana Emma Ayu Lirani Lina Widyastiti Trisna Dewi (02) (04) (11) (14) (23)

KELAS XII IA6 SMA NEGERI 1 SINGARAJA 2011/2012

BAB I PENDAHULUAN

Latar belakang Kehidupan masyarakat modern tidak bisa terlepas dari benda-benda yang dibuat dengan proses elektroplating. Komponen dan aksesori kendaraan bermotor, aksesori mebel, kursi lipat, berbagai alat perkantoran, alat-alat pertanian, jam tagan, aksesori rumah tangga, dan berbagai alat-alat industri dilakukan pengerjaan akhir melalui proses elektroplating. Elektroplating ditujukan untuk berbagai keperluan mulai dari perlindungan terhadap karat seperti pada pelapisan seng pada besi baja yang digunakan untuk berbagai keperluan bahan bangunan dan konstruksi. Pelapisan nikel dan khrom umumnya ditujukan untuk menjadikan benda mempunyai permukaan lebih keras dan mengkilap selain juga sebagai perlindungan terhadap korosi. Elektroplating (electroplating) atau lapis listrik atau penyepuhan merupakan salah satu proses pelapisan bahan padat dengan lapisan logam menggunakan bantuan arus listrik melalui suatu elektrolit. Benda yang dilakukan pelapisan harus merupakan konduktor atau dapat menghantarkan arus listrik. benda-benda logam di sekitar kita telah mengalami penyepuhan sehingga kelihatan indah dan menarik. Penyepuhan adalah suatu proses pelapisan permukaan logam dengan logam lain, misalnya suatu logam yang disepuh dengan nikel (Ni), krom (Cr), perak (Ag), emas (Au), atau tembaga (Cu). Bagaimana logam itu disepuh? Penyepuhan logam dapat dilakukan dengan cara elektrolisis.

Rumusan masalah : Bagaimana proses penyepuhan (electroplating)

Tujuan

Mengamati peristiwa penyepuhan (electroplating) pada emas. Mengetahui prinsip kerja penyepuhan (electroplating) pada emas Membandingkan proses penyepuhan yang diamati dengan bahan pustaka

BAB II KAJIAN TEORI

2.1 Definisi Penyepuhan Emas


gabungan dari reaksi reduksi dan oksidasi, yang berlangsung pada elektroda yang sama/berbeda dalam suatu sistem elektrokimia. Sistem elektrokimia meliputi sel elektrokimia dan reaksi elektrokimia. Sel elektrokimia yang menghasilkan listrik karena terjadinya reaksi spontan di dalamnya di sebut sel galvani. Sedangkan sel elektrokimia di mana reaksi tak-spontan terjadi di dalamnya disebut sel elektrolisis. Peralatan dasar dari sel elektrokimia adalah dua elektroda-umumnya konduktor logam-yang dicelupkan ke dalam elektrolit konduktor ion (yang dapat berupa larutan maupun cairan) dan sumber arus. Karena didasarkan pada reaksi redoks, pereaksi utama yang berperan dalam metode ini adalah elektron yang di pasok dari suatu sumber listrik. Sesuai dengan reaksi yang berlangsung, elektroda dalam suatu sistem elektrokimia dapat dibedakan menjadi katoda, yakni elektroda di mana reaksi reduksi (reaksi katodik) berlangsung dan anoda di mana reaksi oksidasi (reaksi anodik) berlangsung.

2.2 Prinsip Kerja Penyepuhan Emas

Prinsip kerja proses penyepuhan adalah penggunaan sel dengan elektrolit larutan dan electrode reaktif. Contohnya, jika logam atau cincin dari besi akan dilapisi emas, digunakanlarutan elektrolit AuCl3 (aq). Logam besi (Fe) dijadikan sebagai katode, sedangkan logam emasnya (Au) sebagai anode. Reaksi yang berlangsung dalam proses penyepuhan besi dengan emas berikut ini: Au3+(aq) + 3Cl-(aq) Au3+(aq) + 3e- (Oksidasi) Au(s) (Reduksi)

AuCl3(aq) Emas (Anode) : Au(s)

Cincin (Katode) : Au3+(aq) + 3e-

Proses yang terjadi adalah oksidasi logam emas (anode) menjadi ion Au3+(aq). Kation ini akan bergerak ke katode menggantikan kation Au3+ yang direduksi di katode. Kation Au3+ di katode direduksi membentuk endapan logam emas yang melapisi logam atau cincin besi. Proses ini cukup murah karena emas yang melapisi besi hanya berupa lapisan tipis. 2.3 Pemanfaatan penyepuhan logam dalam kehidupan sehari-hari Mesin kendaraan bermotor yang terbuat dari baja umumnya dilapisi kromium agar terhindar korosi Beberapa alat rumah tangga juga disepuh dengan perak sehingga lebih awet dan penampilannya tampak lebih apik lagi Badan sepeda titanium dilapisi titanium oksida (TiO2) yang bersifat keras dan tidak dapat ditembus oleh oksigen dn uap air.

BAB III POKOK PEMBAHASAN 3.1 Metode Penelitian

Metode yang kami pergunakan dalam meguji cara kerja enzim katalase adalah metode observasi

3.2 Tempat Penelitian

Kami melakukan percobaan ini di Toko Emas Surya Indah, Komplek Pasar Anyar Singaraja.

3.3 Waktu Penelitian

Percobaan dilaksankan pada pukul 14:00 hari Selasa, 27 September 2011

3.4 Alat dan Bahan

Alat

arus listrik/voltmeter (4,5 V)

konduktor (kabel, kawat)

Sangling (asahan dari baja)

Kertas amplas

Buah Lerak (Sapindus mukorossi)

Sikat kecil dan besar

Wajan

Bahan

Cincin dari logam lain (tembaga, perak, besi kecuali baja stainless steel) Logam emas murni Larutan kalium sianida / Potassium (KCN) Larutan tembaga sulfat (CuSO4)

Larutan emas (AuCl3) Air bersih

3.5 Cara Kerja

Nyalakan arus listrik dan hubungkan ke elektroda positif dan negative Sediakan cincin yang akan dilapisi emas pada suhu 900 selama 1 menit. Rendam cincin ke dalam rebusan air larutan kalium sianida/Potassium (KCN) Setelah direndam, masukkan cincin ke dalam air bersih. Lalu sikat cincin lagi hingga bersih dengan air bersih.

dengan buah Lerak (Sapindus mukorossi) selama 1 menit. Kemudian bilas Hubungkan logam emas murni pada elektrode (+) baterai dan cincin pada elektrode (-) baterai lalu celupkan keduanya ke dalam larutan tembaga sulfat

(CuSO4) selama 15 menit. Kemudian celupkan logam ke dalam larutan tembaga sulfat (CuSO4) selama 30 menit Setelah cincin sudah terlapisi emas seluruhnya, sikat kembali dengan buah Lerak (Sapindus mukorossi) agar lapisan emas benar-benar menempel.

Keringkan di atas kompor yang telah terisi wajan

KESIMPULAN

1. Penyepuhan (electroplating) logam menggunakan arus listrik DC (Bolak-balik). anode (seperti penyepuhan logam emas (Au) menggunakan larutan AuCl3. arus listrik DC sehingga mengendap pada katode.

2. Larutan elektrolit yang digunakan adalah larutan yang mengadung ion logam 3. Bahwa penyepuhan itu terjadi karena ion yang bertemu dengan elektron dari 4. Ion logam bergerak dari anode menuju katode.