Anda di halaman 1dari 19

7/1/2012

7/1/2012

PENDAHULUAN
SENSIBILITAS MERUPAKAN DAYA UNTUK MELINDUNGI DIRI SENDIRI SEHINGGA BILA ADA PERASAAN TIDAK ENAK KITA BERUSAHA MENGATASI/BERTINDAK UNTUK MENGHINDARINYA. SENSIBILITAS UNTUK MERASAKAN ATAU MENYADARI BAHWA KITA TERTUSUK, DIRABA, DITEKAN, DIBAKAR, DSB.

7/1/2012

KLASIFIKASI SENSIBILITAS
A. SENSASI SUPERFISIAL / PROTOPATIK / EXTEROSEPTIF
KULIT RASA NYERI, RABA, SUHU

B. SENSASI DALAM / PROPIOSEPTIF


POSISI OTOT DAN SENDI RASA GETAR, GERAK, SIKAP, TEKAN

7/1/2012

C. SENSASI CAMPURAN MEKANISME SENSASI SUPERFISIAL DAN DALAM

TERJADINYA PERASAAN LUHUR (OTAK)

DIASOSIASIKAN, KORELASIKAN, INTEGRASIKAN

SEHINGGA SUATU BENDA DAPAT DIKETAHUI BENTUKNYA, DARI BAHAN APA BENDA TSB. DENGAN JALAN MERABA, MENEKAN, MENIMBANG, MERASAKAN SUHUNYA TANPA MELIHAT BENDA TERSEBUT.

7/1/2012

D. VISEROESTESIA / INTEROSEPTIF BERHUBUNGAN DGN ORGAN TERLETAK DI DALAM TUBUH MISALNYA USUS, LIMPA, PARU DLL

7/1/2012

SENSIBILITAS EXTEROSEPTIF (KULIT & MUKOSA )

RABA : RESEPTORNYA : MEISSNER & MERKEL SUHU PANAS : RESEPTORNYA RUFFINI DINGIN : RESEPTORNYA KRAUSE NYERI : RESEPTOR TIDAK MEMPUNYAI BENTUK KHUSUS, TETAPI MERUPAKAN SYARAF BEBAS (FREE NERVE)

7/1/2012

PROPIOSEPTIF
RESEPTOR - RESEPTORNYA TERLIHAT DIUJUNG - UJUNG SYARAF, LETAKNYA MENYEBAR DAN BERADAPTASI LAMBAT.

STRUKTUR ORGAN TENDO GOLGI, BADAN PACCINI.

7/1/2012

LINTAS IMPULS NYERI


NEURON I :
GANGLION SPINALE

ALAT PERASAAN (KRAUSE & RUFFINI) SERABUT SENSORIK & PERIFER

RADIK DORSALIS

SUBSTANSIA GELATINOSA ROLANDI / NUKLEUS PROPIUS KORNU DORSALIS

HALUS (NYERI & SUHU)

TIDAK BERSELUBUNG MYELIN (RABA)

7/1/2012

NEURON II. NUCLEUS PROPIUS KORNU DORSALIS

TRAKTUS SPINOTALAMIKUS

MENYILANG GARIS TENGAH MELALUI KOMISURA ALBA

TIBA DI FUNIKULUS VETROLATERAL

BERBELOK KE ROSTRAL BERGABUNG DENGAN SERABUT SPINOTALAMIKUS

BERAKHIR DI NUKLEUS VENTRO POSTERO LATERAL (VPL) KONTRALATERAL

7/1/2012

NEURON III. VPL (VENTRO POSTERO LATERAL)

KE AREA 3, 1, 2, BROADMAN

RADIASI TALAMOPARIETAL (BAG. POSTERIOR CAPSULA INTERNAL)

10

7/1/2012

IMPULS PROPIOSEPTIF
PACCINI (JALURAN PERIFER NEURON) GANGLION SPINALIS SENTRAL ROSTRAL

RADIASI DORSALIS GGN. SPINALIS LUMBOSAKRAL

FUNIKULUS DORSALIS GGN. SPINALIS SERVICOTORACAL

MENYUSUN FUNICULUS GRACILLIS (GOLL)

MENYUSUN FUNICULUS KUNEATUS (BURDACH)

MEMBENTUK LEMNISCUS MEDIALIS VETROLATERAL

MENUJU NUCLEUS VENTRO POSTERO MEDIAL KE AREA 3,1,2 BROADMAN

11

7/1/2012

KLASIFIKASI GANGGUAN SENSIBILITAS


HILANGNYA PERASAAN BILA DIRANGSANG (ANESTESI) PERASAAN BERLEBIHAN BILA DIRANGSANG (HIPERESTESI) PERASAAN YANG TIMBUL SECARA SPONTAN TANPA ADA PERANGSANGAN (PARESTESI) NYERI GERAKAN YANG CANGGUNG DAN SIMPANG SIUR

12

7/1/2012

PERASAAN YG ABNORMAL (ANESTESI & PERESTESI)


SEBAGAI GANGGUAN SENSORIK YANG NEGATIF DAN GANGGUAN SENSORIK POSITIF YAITU NYERI YANG MERUPAKAN HASIL RANGSANGAN TERHADAP NASIRESEPTOR YANG MENGHANTARKAN IMPULS NYERI KE KORTEKS SEREBRI.

13

7/1/2012

GANGGUAN SENSORIK NEGATIF

1. HEMIHIPESTASI :
KORTEKS SENSORIK PRIMER TIDAK MENERIMA IMPULS SENSORIK DARI BELAHAN TUBUH KONTRALATERAL MIS : STROKE (CVD).

14

7/1/2012

GANGGUAN SENSORIK NEGATIF

2. HIPESTESI ALTERNANS :
HIPESTESIS BELAHAN WAJAH SISI IPSILATERAL TERHADAP LESI +HIPESTESI PADA BELAHAN TUBUH KONTRALATERAL. (GANGGUAN PADA JARAS SPINOTALAMIK DAN TRAKTUS SPINALIS, NV TRIGEMINUS DI M.O.)

15

7/1/2012

GANGGUAN SENSORIK NEGATIF

3. HIPESTESI TETRAPLEGI :
HIPESTESI SELURUH TUBUH, KECUALI WAJAH O.K. LESI TRANVERSAL YANG MEMOTONG MEDULA SPINALIS DI TINGKAT CERVICAL. BILA DI TINGKAT BAWAH TORAKAL I HIPESTESI PARAPLEGI.

16

7/1/2012

4.

HIPESTESI SELANGKANGAN/SADDLE ANESTESI : LESI MERUSAK PADA CAUDA EQUINA. HEMIHIPESTESI SYNDROMA BROWN SEQUARD : HEMIESTESI BELAHAN TUBUH KONTRALATERAL TERHADAP HEMILESI DI MEDULA SPINALIS. HIPESTESI PERIFER O.K GANGGUAN SYARAF PERIFER BIASANYA MENCAKUP BEBERAPA DERMATOM.

5.

6.

17

7/1/2012

GANGGUAN SENSORIK POSITIF


DISEBUT SEBAGAI JARINGAN PEKA NYERI NYERI DIRASAKAN TERGANTUNG PADA JENIS YANG DIRANGSANG DAN SIFAT RANGSANGAN TERGANTUNG JUGA KONDISI MENTAL DAN FISIK PENDERITA. MISALNYA: JARINGAN SUBCUTAN PEKA TERHADAP TEKANAN DAN ZAT KIMIA IRITATIF.

18

7/1/2012

SUMBER NYERI BERASAL DARI ANGGOTA GERAK (NYERI MUSKULOSKELETAL) : 1. NEUROGENIK KARENA IRITASI LANGSUNG PADA SARAF SENSORIK : NYERI RADIKULER : - NYERI PADA SPONDILITIS TB - NYERI PADA SPONDILOSIS - NYERI PADA HNP - BRACHIALGIA - ISCHIALGIA NYERI NEURITIS : - POLINEURITIS - MONONEURITIS NON NEUROGENIK KARENA KELAINAN PADA ORGANNYA.

2.

19

Anda mungkin juga menyukai