Anda di halaman 1dari 2

Definisi HAM

Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapapu. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjujung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya. HAM juga mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia, terutama dalam hubungan antara negara(penguasa) dan warga negara(rakyat), dan dalam hubungan antara sesama warga negara. HAM berisi hak-hak dasar manusia memuat standar normatif untuk mengatur hubungan penguasa dengan rakyatnya dan hubungan rakyat dengan sesama rakyat. Oleh karna itu, penegakan HAM mempunyai makna penting untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak rakyat dari kesewenang-wenangan penguasa. Pemahaaman dasar tentang HAM secara definif, hak merupakan unsur normatif yang berfungsi sebagai pedoman berperilaku, melindungi kebebasan, kekebalan serta menjamin adanya manusia dalam menjaga harkat dan martabatnya. Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran HAM di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan/tuntas sehingga diharapkan perkembangan di dunia HAM di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Salah satu tokoh yang menjujung tinggi HAM di Indonesia adalah Munir yang tewas terbunuh di atas pesawat udara saat menuju Belanda dari Indonesia. Dalam kasus ini para pemerintahan di Indonesia tidak dapat menyelesaikan kasus ini dengan baik. Malah membuang kasus ini begitu saja. Semasa hidupnya munir adalah orang yang menuntut pemerintahan di indonesia ini menjadi lebih baik. Setiap rakyat di Indonesia berhak menutut dan menjujung tinggi HAM karna setiap manusia berhak untuk itu. Sesuai dengan pasal 28A mengenai hak asasi manusia yaitu setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankaan hidup dan kehidupannya. Jadi manusia berhak membela dirinya sendiri dalam keadaan dia dalam kesulitan.
1