Anda di halaman 1dari 7

STUDI KELAYAKAN BISNIS PROYEK PLASTIK DAUR ULANG I.

Latar Belakang Permintaan bahan baku plastik yang berasal dari limbah plastik sangat tinggi. Hal ini mengingat bahan bakunya lebih murah dari bahan baku aslinya. Diperkirakan permintaan bahan baku dari limbah tidak akan pernah jenuh atau tidak akan dapat menggantikan bahan baku aslinya. Hingga saat ini pemenuhan permintaan bahan baku dari plastic daur ulang belum mencapai 5% dari total permintaan. Industri daur ulang plastik merupakan industri yang mengolah limbah plastik menjadi bahan baku industri plastik. Industri daur ulang plastik disini adalah industri yang menghancurkan/menggiling limbah plastik, seperti: ember, gelas plastik, fiber-fiber dan paralon bekas menjadi biji plastik.

II. PEMRAKARSA Atas dasar ilustrasi diatas dan beberapa hasil analisa survey kelapangan yang akan dijelaskan, maka saya bernamaCandra Darmawan merencanakan untuk membangun usaha Air Isi Ulang. Dimana usaha yang akan dibangun ini merupakan perluasan / pengembangan usaha yang sudah ada, dalam arti kata, saya sudah mempunyai pengalaman dalam usaha bidang ini selama + 2 tahun. III. KEPEMILIKAN USAHA Proyek usaha air isi ulang ini merupakan usaha perorangan dimana pengurus usaha adalah anggota-anggota keluarga terdekat, yaitu: Pemilik / Pimpinan Usaha : Sapto Art.

Total jumlah Karyawan: 7 orang

Riwayat hidup pemilik, saat ini saya masih bekarja sebagai karyawan pada sebuah perusahaan swasta, sedangkan yang menjalankan usaha saya adalah saudara saya. Untuk lebih jelas tentang Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini. MODAL USAHA Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 168.500.000 (Seratus enam puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah). Surat-surat Izin Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam proposal ini adalah: Surat izin Domisili SIUP (Surat Izin Usaha Pengusaha) TDP (Tanda Dartar Perusahaan) NPWP (Nomor Pokok Wajik Pengusaha)

Sertifikat tanah, Hak milik IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Surat Kawin Kartu keluarga Kartu tanda penduduk (KTP)

IV. Pemasaran Produk dan Segmentasi Produk usaha ini adalah biji plastik yang berasal dari plastik-plastik bekas, seperti ember, paralon, gelas plastik air mineral, fiber dan sebagainya. Segmentasi usaha ini adalah industri-industri plastic yang membutuhkan biji platisk sebegai bahan bakunya, misalnya: Industri kantong plastik, industri boneka plastik, dan sebagainya. Permintaan Berdasarkan latar belakang diatas, maka dipastikan permintaan Plastik Daur Ulang sangat tinggi dan tidak mungkin akan turun dalam sepuluh tahun kedepan, dan berapapun jumlahnya akan ditampung oleh industri-industri plastik. Harga Jual Harga jual produk Plastik Daur Ulang adalah: Harga No 1 2 3 4 Nama Produk Rp / kg ABS Hitam NI Hitam PVC Pralon PP Bening 9.000 9.000 9.000 9.000

Bahan Baku dan Harga Pokok Bahan baku usaha ini berasal dari dari penampungan sampah rumah tangga dan limbah dari industri-indsutri. Sedangkan harga pokok pembelian bahan baku tersebut rata-rata adalah (include biaya pengiriman): Harga No 1 2 Nama Produk Rp / kg ABS Hitam NI Hitam 4.000 4.000

3 4

PVC Pralon PP Bening

4.000 4.000

Pesaing Pada lokasi usaha yang akan dibangun belum ada pesaing lama atau yang akan membangun usaha ini. Sedangkan bahan baku tersebut sangat banyak tersedia, khususnya limbah dari beberapa industri plastik yang cukup dekat dengan lokasi yang akan dibangun, sudah ada kontrak kerja sama. V. Teknis Lokasi Usaha: Lokasi yang kami pilih dalam membangun usaha ini adalah dekat dengan tersedianya bahan baku, hal ini mengingat untuk mengantisipasi adanya pesaing baru dilokasi tersebut dan akan terjadi persaingan akan bahan baku, dan pada akhirnya kemungkinan akan terbatasnya persediaan bahan baku. Sedangkan luas tempat usaha yang dibutuhkan +500 m2

Teknologi Dalam membangun usaha ini menggunakan teknologi dari Cina. Teknologi ini menggunakan mesin yang sederhana, terdiri dari:

Mesin penggerak Mesin pemotong / penggiling

Gambar Aliran Proses Produksi:

VI. Keuangan Total biaya pembangunan usaha Air Isi Ulang tersebut sebesar Rp 394.195.000, dengan rincian sebagai berikut 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pembelian tanah tempat usaha 500 m2 x Rp 500.000 Biaya bangunan produksiRp 1.000.000/m2 x 20 m2 Biaya bangunan Gudang Rp 250.000/m2 x 50 m2 Motor penggerak Mesin Pisau 1 unit Mobil pick-up (second) 1 Unit motor bebek Rp 337.000.000 Rp 250.000.000 Rp 20.000.000 Rp 12.500.000 Rp 5.000.000

Rp 17.500.000 Rp 20.000.000 Rp 24.000.000

Total

1.

Modal Kerja (Pembelian gallon, air, tisu, sabun, dll) RP 394.195.000

Rp. 57.195.000

Grand Total

Sumber Dana Investasi


Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu: Modal sendiri - Investasi Kredit Bank - Investasi - Modal Kerja Total Rp 225.695.000 Rp RP 168.500.000 57.195.000 Rp 168.500.000

Grand Total
Pembayaran Kredit Investasi

Rp 394.195.000

Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua (sebulan setelah pinjaman diterima), serta selanjutnya setiap 1 bulan sekali, selama 15 bulan. (lebih ditail dapat dilihat pada table dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana) Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit Bulan Bulan-1 Bulan-2 Bulan-3 Bulan-4 Bulan-5 Bulan-6 Bulan-7 Bulan-8 Bulan-9 Bulan-10 Bulan-11 Bulan-12 Pokok Kredit (Rp) 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 18.808.000 Bunga Kredit (Rp) 3.370.000 4.138.000 3.762.000 3.385.000 3.009.000 2.633.000 2.257.000 1.881.000 1.505.000 1.128.000 752.000 376.000 Total (Rp) 22.178.000 22.946.000 22.570.000 22.193.000 21.817.000 21.441.000 21.065.000 20.689.000 20.313.000 19.936.000 19.560.000 19.183.000

Proyeksi Laba Rugi Pada bulan operasi pertama diperkirakan usaha air isi ulang sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 162.546.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 252.330..000, Akumulasi keuntungan dalam satu tahun adalah Rp 4.044.155.000 Lebih ditail tentanng Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03 Analisa Investasi Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu: 1. Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan. Payback Period usaha ini adalah + 2 Bulan. 1. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank. IRR dalam 12 bulan adalah 70,81%. IRR dalam 5 tahuan adalah 4 x 70,81% = 354.05% minimal Rasio Keuangan Metode yang digunakan adalah: Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%. Bulan Bulan -1 Bulan -2 Bulan -3 Bulan -4 Bulan -5 Bulan -6 Bulan -7 Bulan -8 Bulan -9 Bulan -10 Bulan -11 Bulan -12 Likuiditas 98,51% 179,58% 279,64% 419,17% 566,00% 733,79% 926,98% 1151,36% 1414,63% 1727,23% 2103,71% 2564,90%

Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05 Profitabilitas

Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI(Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank. Bulan Bulan -1 Bulan -2 Bulan -3 Bulan -4 Bulan -5 Bulan -6 Bulan -7 Bulan -8 Bulan -9 Bulan -10 Bulan -11 Bulan -12 ROI 44,20% 71,92% 103,27% 110,46% 118,56% 127,75% 138,28% 150,44% 164,66% 181,49% 201,71% 226,48% ROE 96,47% 149,75% 204,78% 207,08% 209,40% 211,74% 214,11% 216,49% 218,90% 221,33% 223,78% 226,25%

Terlihat ROI dan ROE pada awal bulan sudah lebih dari suku bunga bank dan makin meningkat setiap yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05 V. Jaminan Kredit.

Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan tempat bangunan usaha beserta peralatan. Penutup Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini. Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.

Terimakasih atas kerja samanya.

Hormat Kami,