Anda di halaman 1dari 7

Dari Kapan Si Kamu Mulai Menyikat Gigi? Dan Umur Kamu Sekarang Berapa?

Sampe Umur Segini Kamu Udah Ngerasa Yakin Banget Kalo Cara Nyikat Gigi Kamu Udah Bener? Masa Sih? Kadang-Kadang Kita Ngerasa Nyikat Gigi Kita Udah Benerrrr Banget, Trus Nyikatnya Juga Dah dikerasin dan Dilama-Lamain, Nah, Trus Kalo Gitu, Kok Masih Ada Aja Gigi Kamu Yang Bolong-Bolong Dan duh..Nafas kamu Yang Bau..,,Hiiiy, Baca Dulu Deh Nih Ptama-Tama Kita Lihat Dulu Deh Jenis Sikat Gigi Kita, Kamu-Kamu Pasti Cuek Banget Deh Sama Hal Kayak Gini, Apalagi buatYang Cowok, Coba Deh Sekarang Ambil Dulu Sikat Gigi Kamu, Trus Perhatiin, Sama Gak Yang Kayak American Dental Association Saranin, Sikat Gigi Yang Baik Itu: 1.Memiliki Kepala Sikat Dan Tangkai Yang Merupakan Garis Lurus. Saat ini emang banyak banget bentuk gagang sikat gigi, ada yang zigzag, membentuk sudut dan lain-lain, tapi dari beberapa penelitian sudah dibuktikan bahwa yang paling baik membersihkan adalah yang bertangkai lurus. 2.Permukaan Bulu Sikat Rata, Ujung Bulu Sikat Membulat Bentuk ini memudahkan bulu sikat dapat mencapai daerah yang sempit di bagian belakang gigi dan celah antar gusi dan gigi. 3.Setiap Berkas, 5-12 Bulu Sikat Jumlah ini akan memudahkan Sikat Gigi Mencapai Dan Membersihkan Seluruh Gigi Dalam Mulut, tidak terlalu besar atau kecil. Kekerasan bulu Sikat Gigi Terbagi 3, Ada Yang Soft, Medium Dan Hard, Coba Deh Kamu Perhatiin Di Kemasan Sikat Giginya. Bulu Sikat Lunak Dengan Sedikit Tekanan Akan Menghilangkan Plak Lebih Banyak, Bila Dibandingkan Dengan Bulu Sikat Keras. Soft Lebih Fleksibel Dapat Mencapai Leher Gigi Dan Pinggiran Gusi Tetapi Tidak Dapat Membersihkan Plak Yang Tebal, Sedang Yang Medium Kurang Fleksibel, Tapi Dapat Membersihkan Plak Yang Tebal Daripada Yang Soft. Sikat Gigi Sebaiknya Diganti Bila Bulu Sikat Telah Berubah/Rusak Sekitar (2-4 Minggu), beberapa merek sikat gigi bahkan ada yang menggunakan indikator perubahan warna bila sudah waktunya untuk diganti. Waktu Menyikat Gigi Sebaiknya Setelah Makan, Baik Itu Pagi dan siang, waktu malam hari yang Paling Penting Adalah Sebelum Tidur. Nah Sekarang Gimana Cara Nyikat Gigi Yang Bener Itu? Bulu Sikat gigi Ditempatkan dibatas celah antara gusi dan gigi, Ujung Bulu Sikat Mengarah Ke Bawah Gusi, lakukan Pergerakan Ke Arah Permukaan Kunyah Gigi,berulang-ulang dan pastikan bulu sikat harus masuk kedalam celah antara gusi dan gigi, karena daerah tersebut adalah tempat menumpuknya plak/kotoran gigi.

Penyikatan Gigi Dimulai Dari Bagian Belakang Ke Depan Kembali Ke Belakang dan dilakukan PerDaerah Misalnya Rahang Atas Kiri ke depan dan ke Rahang atas Kanan, kemudian kedePan bawah, Rahang bawah Kanan, dan Kiri. Lama Penyikatan Gigi Bervariasi Pada Masing-Masing Individu, sekitar 3-5 Menit. Oya hindari juga penyikatan gigi yang terlalu keras, selain dapat membuat gusi berdarah dan menyebabkan penurunan gusi juga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi anda. Menyikat gigi tidak sama dengan menyikat WC.gosroookgosroook.. sekuat tenaga, meskipun mulut yang kotor memang lebih jorok dari pada WCkarena mulut khan merupakan kebun binatang bakteri mau tahu cara menyikat gigi yang baik dan benar? Pertama pilih sikat yang bulu2nya tidak terlalu kasar maupun halusjadi yang sedang2 saja kata Evy tralala Selanjutnya perhatikan gambar berikut dan lakukan dengan gently, sesuai urutan berikut

1. letakkan posisi sikat 45 derajat terhadap gusi 2. Gerakan sikat dari arah gusi kebawah untuk gigi Rahang Atas (seperti mencungkil) 3. Gerakan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi rahang bawah 4. Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigi dengan cara tersebut. 5. Sikat permukaan kunyah gigi dari arah belakang ke depan. 6. .setelah semuanya selesai Jangan lupa kumur kumur sebanyak 2-3 kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaan rongga mulut yang sudah di sikat.

Tambahan karena respon pak Urip: Mengapa menggunakan cara vertikal tersebut? Karena tujuan menyikat gigi adalah mengangkat sisa makanan yang biasanya menumpuk di leher gusi, gerakan horisontal selain tidak mengangkat sisa makanan yg terletak di sela2 gigi, juga akan menyebabkan perlekatan papila gusi (gusi yg terletak di antar gigi2) lama2 lepas sehingga akar gigi lama2 terbuka hal ini lama kelamaan dapat menyebabkan rasa linu meski gigi masih sehat.. tapi tidak bertahan lama sampe tua, akibat resopsi tulang alveolar. Gigi berlubang atau gangguan gigi lainnya ternyata dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang merawat kebersihan dan kesehatan rongga mulutnya. Seperti cara menyikat gigi dan kebiasaan makan. Lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.

Tips Merawat Gigi Sehat


Malu untuk tersenyum atau tertawa lebar, karena gigi yang tidak bagus ? Hal ini tidak boleh didiamkan lama-lama, karena bisa berakibat mengurangi rasa percaya diri lho...! Dibawah ini ada tips untuk memperbaiki penampilan gigi : Gigi harus sehat Gigi harus bebas dari lubang, maka rawatlah gigi yang berlubang dengan ditambal. Saat ini sudah ada tambalan gigi yang warnanya sama dengan warna gigi (tambalan sewarna), sehingga sekilas tambalan tidak akan terlihat seperti tambalan saat anda tersenyum atau buka mulut.

Gigi teratur dan rapi Gigi yang susunannya tidak teratur, misalnya berjejal atau terlalu renggang. sebaiknya dirawat dengan perawatan Orthodonti, alatnya sering disebut kawat gigi atau behel. Setelah beberapa lama pemakaian alat, maka gigi anda akan terlihat rapi. Dengan begitu anda tidak akan ragu lagi untuk tersenyum lebar. Gusi harus sehat Gusi yang terlihat merah tua dan bengkak bahkan kadang berdarah saat gosok gigi, merupakan tanda dari gusi yang tidak sehat.Keadaan ini akibat adanya karang gigi. Segeralah bersihkan karang gigi ke dokter gigi, karena karang gigi hanya dapat dibersihkan dengan alat oleh dokter gigi dan tidak bisa hilang dengan hanya menggosok gigi. Karang gigi juga dapat menimbulkan bau mulut tidak sedap (sasak.net)

Hasilnya menunjukkan bahwa waktu maksimal yang terbaik untuk Anda menggosok gigi adalah 2 menit dengan kekuatan yang wajar. Jangan terlalu lembut dan jangan pula terlalu menekan gigi. Jika ini dilanggar, maka lapisan pelindung gigi Anda bisa rusak permanen. Yang ada bukannya bersih, malah rapuh. 1. Pilih sikat gigi lembut Saran terbaik perawatan gigi dari David Kennedy, dokter gigi sekaligus penulis buku How to Save your Teeth, adalah memilih sikat gigi yang baik. Pilih sikat gigi yang lembut dan bulunya berujung bulat. Supaya lebih lembut, basahi dulu sikat gigi dengan air panas sebelum dipakai. Ganti sikat gigi setiap 2 bulan. 2. Sikat secara menyeluruh Sikat gigi pada sudut 45 derajat secara lembut. Sikat juga bagian akar dan gigi dengan gerakan memutar. Pastikan sikat gigi menyikat semua permukaan gigi, kata dokter gigi holistik David Biles dari Santa Cruz, California. Jangan lupa sikat juga bagian lidah dan langit-langit. Kedua bagian ini adalah tempat favorit bakteri di mulut. 3. Sering dan lama Paling tidak, sikat gigi selama 2 menit 3 kali sehari, kata Stanley Dintcho, dokter gigi dari San Fransisco, AS. Anda harus menyikat gigi sesering itu karena bakteri berkembang secara eksponensial, tambahnya. Dengan kata lain, selama 1 jam satu bakteri membelah menjadi 16 bakteri penyebab lubang gigi dalam rongga mulut. 4. Jangan lupa benang floss Gunakan benang yang lembut dan bersih untuk membersihkan sela-sela gigi.

5. Pilih makanan sehat untuk gigi Gula dan lemak membuat rongga mulut menjadi tempat hidup yang nyaman buat bakteri. Demikian kata Victor Zeines, dokter gigi dari New York City, AS. Karena itu, kurangi gula dan lemak. Sebagai gantinya, perbanyak buah dan sayuran segar yang mengandung serat tinggi. Gigi juga tubuh Anda, akan berterima kasih karena diberi makanan itu. @

10 Cara Menggosok Gigi Yang Baik on: February 15, 2009, 05:44:37 AM Ada sebuah ungkapan kesehatan bahwa kondisi gigi yang baik adalah penting untuk mewujudkan tubuh yang sehat secara keseluruhan; termasuk kondisi fisik secara umum, kemampuan untuk mengunyah dan berbicara, penampilan dan hubungan sosial seseorang dengan yang lainnya. Untuk mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi, gosok gigi, bersihkan dengan benang gigi serta kunjungi dokter gigi secara teratur. Jika kurang paham cara menggosok gigi yang baik, minta bantuan dan saran dari dokter gigi Anda. Tak lupa, minta juga saran tentang cara lainnya untuk mencegah kerusakan gigi seperti perawatan gigi dengan fluoride. Gosok gigi Anda dengan benar setidaknya 2 menit minimal 2 kali sehari. Dan waktu menggosok gigi yang paling penting untuk tidak dilewatkan adalah pada malam hari sebelum tidur. Akan lebih baik jika Anda dapat menggosok gigi setiap sehabis makan. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi sedikitnya sekali sehari. Cara menggosok gigi yang baik: 1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi. 2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat 45 derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih menyelip dapat dibersihkan. 3. Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan gigi. 4. Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan gigi dengan tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat membersihkan celah-celah gigi. Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin. 5. Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan posisi tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan bawah melewati garis gusi. 6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar napas lebih segar.

7. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi telah terkikis. 8. Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang kering sehingga dapat mongering setelah dipakai. 9. Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Anda kepada orang lain karena sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu ke yang lain meski sikat sudah dibersihkan. 10. Gunakan sikat gigi elektrik untuk si kecil agar lebih mudah digunakan. Sikat gigi jenis ini sebenarnya dapat membersihkan lebih baik daripada sikat gigi manual, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dulu soal penggunaannya dengan dokter gigi Anda.

SARAN DOKTER GIGI


1. Pilih sikat gigi lembut Saran terbaik perawatan gigi dari David Kennedy, dokter gigi sekaligus penulis buku How to Save your Teeth, adalah memilih sikat gigi yang baik. Pilih sikat gigi yang lembut dan bulunya berujung bulat. Supaya lebih lembut, basahi dulu sikat gigi dengan air panas sebelum dipakai. Ganti sikat gigi setiap 2 bulan. 2. Sikat secara menyeluruh Sikat gigi pada sudut 45 derajat secara lembut. Sikat juga bagian akar dan gigi dengan gerakan memutar. Pastikan sikat gigi menyikat semua permukaan gigi, kata dokter gigi holistik David Biles dari Santa Cruz, California. Jangan lupa sikat juga bagian lidah dan langit-langit. Kedua bagian ini adalah tempat favorit bakteri di mulut. 3. Sering dan lama Paling tidak, sikat gigi selama 2 menit 3 kali sehari, kata Stanley Dintcho, dokter gigi dari San Fransisco, AS. Anda harus menyikat gigi sesering itu karena bakteri berkembang secara eksponensial, tambahnya. Dengan kata lain, selama 1 jam satu bakteri membelah menjadi 16 bakteri penyebab lubang gigi dalam rongga mulut. 4. Jangan lupa benang floss Gunakan benang yang lembut dan bersih untuk membersihkan sela-sela gigi. 5. Pilih makanan sehat untuk gigi Gula dan lemak membuat rongga mulut menjadi tempat hidup yang nyaman buat bakteri. Demikian kata Victor Zeines, dokter gigi dari New York City, AS. Karena itu, kurangi

gula dan lemak. Sebagai gantinya, perbanyak buah dan sayuran segar yang mengandung serat tinggi. Gigi juga tubuh Anda, akan berterima kasih karena diberi makanan itu.