Anda di halaman 1dari 3

Amblyopia

Definition : Otak dan mata bekerja sama untuk menghasilkan penglihatan. Cahaya masuk ke mata dan diubah menjadi saraf sinyal yang kemudian dibawa saraf optik ke otak. Amblyopia adalah bagian kesehatan digunakan ketika penglihatan salah satu mata menciut karena mata dan otak tidak bekerja secara sinergis. Mata tampak normal, tetapi sebenarnya tidak normal karena otak mengarahkan pada salah satu mata. Kondisi ini juga terkadang disebut dengan mata malas. Umumnya amblyopia diderita anak-anak. Cause : Kemungkinan penyebab amblyopia adalah beberapa kondisi yang mempengaruhi penglihatan normal. Amblyopia dapat disebabkan strabismus, sebuah kondisi ketidaksejajaran kedua mata. Strabismus dapat disebabkan esotropia. Terkadang amblyopia juga disebabkan ketika salah satu mata rabun. Sign & Symptoms : Anak sering mengedipkan mata dan ada satu mata yang tidak melihat arah yang sama dengan mata lainnya. Treatment : Pengobatan amblyopia melibatkan anak untuk menggunakan mata dengan hasil penglihatan. Sering kali dokter ""membantu"" mata normal"", memperkuat mata dengan menaruh lensa tambahan di baliknya atau dengan cara memberikan tetes mata untuk mengabur penglihatan, pada mata yang baik. Diposkan oleh Dr. Aryo di 20.16 Tidak ada komentar:

Ablasio Retina
Cause : Retina merupakan selaput transparan di bagian belakang mata yang mengolah bayangan yang difokuskan di retina oleh kornea dan lensa. Ablasio retina seringkali dihubungkan dengan adanya robekan atau lubang pada retina, sehingga cairan di dalam mata merembes melalui robekan atau lubang tersebut dan menyebabkan terlepasnya retina dari jaringan di bawahnya. Hal tersebut bisa terjadi akibat:

Trauma Proses penuaan Diabetes berat Penyakit peradangan, tetapi ablasio retina sering kali terjadi secara spontan. Pada bayi prematur, ablasio retina bisa terjadi akibat retinopati akibat prematuritas. Selama proses terlepasnya retina, perdarahan dari pembuluh darah retina yang kecil bisa menyebabkan kekeruhan pada bagian dalam mata yang dalam keadaan normal terisi olehhumor vitreus. Jika terjadi pelepasan makula, akan terjadi gangguan penglihatan pusat lapang pandang.

Faktor resiko terjadinya ablasio retina adalah: - Rabun dekat - Riwayat keluarga dengan ablasio retina - Diabetes yang tidak terkontrol - Trauma. Sign & Symptoms : Ablasio retina tidak menimbulkan nyeri, tetapi bisa menyebabkan gambaran bentukbentukireguler yang melayang-layang atau kilatan cahaya, serta menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Hilangnya fungsi penglihatan awalnya hanya terjadi pada salah satu bagian dari lapang pandang, tetapi kemudian menyebar sejalan dengan perkembangan ablasio. Jika makula terlepas, akan segera terjadi gangguan penglihatan dan penglihatan menjadi kabur.

Diagnose : Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui keutuhan retina: Oftalmoskopi direk dan indirek Ketajaman penglihatan Tes refraksi Respon refleks pupil Gangguan pengenalan warna Pemeriksaan slit lamp Tekanan intraokuler,/I> USG mata Angiografi fluoresensi

Elektroretinogram. Treatment : Pembedahan laser bisa digunakan untuk menutup lubang atau robekan pada retina yang biasanya ditemukan sebelum terjadinya ablasio. Dengan kriopeksi (pemberian dingin dengan jarum es) akan terbentuk jaringan parut yang melekatkan retina pada jaringan di bawahnya. Teknik ini digunakan bersamaan dengan penyuntikan gelembung udara dan kepala dipertahankan pada posisi tertentu untuk mencegah penimbunan kembali cairan di belakang retina. Penempelan kembali retina melalui pembedahan terdiri dari pembuatan lekukan pada sklera(bagian putih mata) untuk mengurangi tekanan pada retina sehingga retina kembali menempel. Prevention : Gunakan kaca mata pelindung untuk mencegah terjadinya trauma pada mata. Penderita diabetes sebaiknya mengontrol kadar gula darahnya secara seksama. Jika anda memiliki resiko menderita ablasio retina, periksakan mata minimal setahun sekali.