Anda di halaman 1dari 9

`BAB I GAMBARAN UMUM KEGIATAN

A. Nama Usaha Usaha ini bernama Miss Crafty. Nama tersebut sengaja diambil dengan tujuan dengan nama yang komersial, maka akan menarik perhatian masyarakat. B. Jenis Usaha Usaha ini bergerak di bidang kerajinan tangan yaitu dengan memproduksi berbagai jenis barang secara handmade. Jenis produk yang ditawarkan pada bisnis ini adalah kantong tempat barang, dompet, bross, dan sebagainya yang diproduksi dengan bahan baku dari barang bekas. C. Sifat Usaha Usaha ini merupakan usaha mandiri, dimana modal, proses produksi, dan distribusi dilakukan oleh pengusaha secara langsung. D. Alasan timbulnya gagasan usaha Usaha ini merupakan usaha untuk mengaplikasikan kemampuan pengusaha dalam hal kreatifitasnya membuat suatu barang yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, untuk memanfaatkan barang bekas yang selama ini hanya menjadi sampah tanpa nilai guna dan nilai jual. Dalam usaha ini, barang seperti botol dan kotak susu digunakan sebagai bahan baku produksi aksesoris yang dikombinasikan dengan berbagai macam kain. E. Pola pengembangan usaha : F. Tujuan kegiatan :

Tujuan utama dari usaha yang dirintis adalah sebagai berikut : 1. Menjadikan mahasiswa bukan hanya sebagai job seeker, melainkan juga sebagai job creator. 2. Memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar untuk menjadikannya lebih bernilai sekaligus memelihara lingkungan. 3. Untuk memperoleh penghasilan tambahan yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. 4. Untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam bidang berwirausaha yang dipadukan dengan desain. 5. Bisa memanfaatkan waktu luang, untuk sesuatu yang berguna.

G. Manfaat kegiatan : Manfaat usaha ini bagi diri sendiri adalah : 1. Meningkatkan kreatifitas diri. 2. Belajar menjadi wirausaha yang baik. 3. Melatih diri sebagai job creator sehingga dapat menyerap tenaga kerja. Sedangkan kepada masyarakat pada umumnya antara lain: 1. Harga jual dari aksesoris produksi Miss Crafty lebih murah dibandingkan dengan aksesoris yang lain tetapi tidak kalah dari segi kualitasnya. 2. Menyediakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, karena produksi barang diproses secara handmade. 3. Mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan memberikan barang bekas yang dapat kami jadikan bahan baku.

BAB II ASPEK PEMASARAN

A. Calon pembeli yang Diharapkan Sasaran dari pemasaran produk kami adalah seluruh kalangan masyarakat, mulai dari anakanak, remaja hingga dewasa. Kami berani merambah seluruh kalangan karena produk yang kami hasilkan beragam dan dapat menjangkau seluruh kalangan. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, kami lebih cenderung pada wanita. B. Jaringan pasar Pada umumnya, beberapa produk yang ada di pasaran berbahan plastik, kulit, mika, dll. Sebagian besar masyarakat kurang mengetahui mengenai suatu produk aksesoris yang berbahan kotak susu dan botol. Sehingga pengrajin mengambil terobosan untuk memulai usaha aksesoris ini. Produk yang dihasilkan tentunya tidak kalah dengan produk-produk yang sudah ada di pasaran. Penjualan produksi handmade berbahan barang bekas menjadi keuntungan tersendiri bagi kami karena bahan yang digunakan relatif mudah didapatkan. Selain itu, belum banyak persaingan dalam bisnis penjualan handmade seperti ini. Akan tetapi, jumlah produksi yang dihasilkan cukup terbatas. Dikarenakan proses pembuatan produk ini menggunakan proses handmade. Selain itu, tingkat kerumitan dan kurangnya waktu pengerjaan juga menjadi kendala dalam pembuatan aksesoris. Ditambah dengan ide kreatif yang harus selalu inovatif merupakan hambatan yang akan menjadi tantangan bagi kami. Dalam memasarkan produk ini, kami memiliki beberapa kemudahan. Di antaranya adalah masih banyaknya relasi di lingkungan kami yang mempermudah proses penjualan. Selain itu, di daerah Yogyakarta yang menjadi salah satu tempat pemasaran kami, belum adanya suatu produk sejenis. Hal ini akan menjadi peluang yang cukup baik untuk lebih mengenalkan produk produk kami. C. Jangkauan pemasaran produk Untuk memaksimalkan pemasaran, kami akan memasarkan produk kami dalam cakupan regional dengan galeri yang berada di Jalan Kaliurang, Yogyakarta yaitu daerah dekat UGM-UNY yang menjadi pusat mahasiswa. Selain itu, pemasaran akan dilakukan secara online. D. Persaingan Perkembangan home industry aksesoris yang setiap harinya menunjukkan pertumbuhan cukup positif menjadi salah satu bukti nyata bahwa serbagai variasi berbagai varian

aksesoris masih sangat diminati pasar. Saat ini, tidak hanya remaja saja yang tertarik dengan produk aksesoris namun para ibu-ibu muda juga menunjukkan ketertarikannya. Adanya kreatifitas dan inovasi merupakan kunci keberhasilan dalam memikat hati konsumen dari berbagai kalangan. Meskipun demikian, kebanyakan orang terutama masyarakat kelas menengah kebawah menganggap aksesoris merupakan barang yang mahal. Produsennya pada umumnya menjual produknya di mall dan sulit dijumpai di outlet-outlet yang banyak dikunjungi golongan remaja. Padahal, konsumen banyak dijumpai di tempat-tempat tersebut. Sehingga pemilihan spot yang tepat dalam kegiatan promosi dan pemasaran merupakan poin penting dalam keberlanjutan program. E. Perkiraan penjualan Dalam satu tahun pertama, target yang diharapkan adalah dihitung melalui per satu periode yaitu 6 bulan : 1. Produk utama seperti kantong barang dan dompet ditargetkan penjualannya selama satu bulan sebanyak 50 buah untuk kantong barang dan 20 buah untuk dompet, sehingga dalam 6 bulan pertama produk yang dihasilkan masing sebanyak 120 buah. 2. Produk pelengkap lainnya yakni berupa aksesoris lainnya seperti bross, rak kecil, tempat pensil. Untuk produk pelengkap target yang dicanangkan mendapat untung sebanyak 25% dari modal awal kami. 3. Produk tambahan lain berupa jasa seperti pesan antar bagi konsumen.

F. Strategi pemasaran Untuk strategi pemasaran ditekankan pada beberapa poin diantaranya : Sebelum berjalan, setidaknya mendapatkan konfirmasi ketertarikan terhadap produk kain perca. Menjual dengan cara memasarkan di daerah padat penduduk, terutama mahasiswa yang sangat antusias terhadap barang unik dan terjangkau. Desain galeri dibuat semenarik mungkin agar menarik mikat pengunjung Produksi untuk setiap barang dibuat terbatas, kemungkinan dalam setiap kali produksi hanya ada 5 barang dengan motif yang sama sehingga menjamin barang tersebut tidak pasaran. Variasi produk daur ulang dengan bermacam-macam cara seperti renda-renda kecil ataupun hiasan-hiasan. Penyajian dibuat berbeda, kreatif, dan menarik.

G. Perkiraan Harga Jual Nama Produk Kantong barang Besar Sedang Kecil Dompet Long wallet Simple wallet Rp 110.000 Rp 75.000 Rp 30.000 Rp 4.000 Rp 7.000 Rp 15.000 Rp 25.000 Rp 15.000 Rp 10.000 Harga Jual

Simple rak Bross Dompet koin Tempat pensil H. Harga jual produk Nama Produk Kantong barang Besar Sedang Kecil Dompet Long wallet Simple wallet

Harga Jual

Rp 25.000 Rp 15.000 Rp 10.000

Rp 80.000 Rp 50.000 Rp 30.000 Rp 3.000 Rp 5.000 Rp 15.000

Simple rak Bross Dompet koin Tempat pensil

BAB III ASPEK TEKNIS DAN PRODUKSI

A. Dasar Pertimbangan Pemilihan Lokasi Proses pembuatan atau produksi barang dilakukan di rumah produsen (home industry). Sedangkan, pemasarannya dilakukan dengan mendirikan galeri yang terletak di daerah Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Lokasi dipilih karena dekat dengan aglomerasi pendidikan juga merupakan pusat berkumpulnya mahasiswa pada tiap harinya. Galeri ditempatkan lebih ke marketing-oriented atau lebih dekat dengan pasar. Mengingat bahan baku yang digunakan tidak mudah rusak dan biaya angkut bahan baku cenderung lebih murah daripada biaya angkut barang jadi. B. Lahan dan Bangunan yang diperlukan Lahan dan bangunan yang diperlukan untuk produksi maupun galeri tidak membutuhkan space yang begitu luas. Tempat produksi yang digunakan bersifat indoor dan semi outdoor. Untuk indoor digunakan sebagai kantor. Ruangan yang semi outdoor digunakan sebagai tempat menciptakan kerajinan tangan. Sedangkan lahan dan bangunan untuk galeri, kami juga mengkonsep minimalis. C. Kapasitas produksi yang diharapkan D. Pengadaan bahan baku Bahan baku yang dibutuhkan mudah didapatkan dimana-mana. Jadi, untuk pengadaan bahan baku sepertinya tidak mengalami masalah. Hanya saja untuk produk tertentu kemungkinan ada masa bahan baku sulit didapatkan. E. Kebutuhan tenaga kerja Tenaga kerja yang dibutuhkan tidak terlalu banyak, dengan satu atau dua orang tenaga kerja sudah bisa mencukupi produksi. F. Kebutuhan sarana transportasi dan komunikasi Komunikasi dan transportasi dalam berwirauaha sangatlah penting. G. Kebutuhan dari fasilitas umum yang mendukung

BAB IV

A. Kebutuhaan biaya investasi Kebutuhan investasi dihitung dari biaya pembelian peralatan yang diperlukan dalam proses. Kebutuhan biaya pembelian peralatan antara lain dapat dijelaskan pada tabel 4.1 TEMPAT PRODUKSI No 1 Uraian Sewa Tanah + Bangunan (Ruko) Vol 12 Harga/Bln Rp. 1.000.000,Jumlah Rp. Rp.12.000.000

PERALATAN KANTOR No 1 2 3 Uraian Meja Tulis Kursi Rak Vol 1 2 2 Satuan bh bh bh Harga/Sat Rp.375.000,Rp.125.000,Rp. 500.000,Jumlah Rp. Rp.375.000,Rp.250.000,Rp.1.000.000,Rp.1.625.000,-

Total PERALATAN KERJA No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Mesin Jahit Benang Jahit Jarum Mesin Jahit Jarum Lem Penembak Lem Gunting Kain Vol 1 24 20 2 2 2 2 Satuan unit roll buah pack pack set buah Harga/Sat Rp. 2.000.000,Rp. 1.500,Rp. 800,Rp. 3.500,Rp 20.000,Rp. 20.000,Rp. 30.000,-

Jumlah Rp. Rp. 2.000.000,Rp. 36.000,Rp. 16.000,Rp. 7.000,Rp. 40.000,Rp. 20.000,Rp. 60.000,-

JUMLAH BIAYA INVESTASI (Peralatan) Rp. 2.179.000,B. Kebutuhan biaya produksi Biaya produksi dihitung selama 1 bulan produksi. Hal ini diasumsikan pada bulan berikutnya kebutuhan modal kerja didapatkan dari hasil penjualan produk. BIAYA OPERASI a. Bahan Baku No 1 2 Uraian Kain Renda Vol 12 10 Satuan m meter Harga/Sat Rp. 20.000,Rp. 11.000,Jumlah Rp. Rp. 240.000,Rp. 110.000,-

3 4 5 6 7 8 9

Dakron (Busa Isi) Kain viselin Pita Kancing Karet elastis Retsleting Peniti

1 1x0,9 5 2 2 40 50

kg meter gulung lusin meter buah buah

Rp. 25.000,Rp. 8.500,Rp. 3.500,Rp. 3.000,Rp. 2.500,Rp. 2.500,Rp. 250,-

Rp. 25.000,Rp. 8.500,Rp. 17.500,Rp. 6.000,Rp. 5.000,Rp. 100.000,Rp. 12.500,-

Total

Rp. 524.500,-

b. Kebutuhan Biaya Operasional No 1 Uraian Sewa Listrik Jumlah Rp. Perbulan Rp. 50.000,-

c. Gaji dan Upah Pegawai No 1 Uraian Pekerja Vol 1 Satuan Orang/hari Rp.20.000,Rp.480.000,Harga/Sat Rp. 20.000,Jumlah Rp. Rp.20.000,-

1 hari 1 bulan (24 hari)

C. Penjualan MENGHITUNG HARGA JUAL No Uraian Kapasitas Produk 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kantong Barang Besar Kantong Barang Sedang Kantong Barang Kecil Dompet Panjang Dompet Simple Rak Kecil Tempat Pensil Bross Dompet Koin 10 15 10 10 10 15 20 30 20 Rp. 20.000,Rp. 12.000,Rp. 6.000,Rp. 40.000,Rp. 30.000,Rp. 20.000,Rp. 10.000,Rp. 1.000,Rp. 1.000,Total Rp. 200.000,Rp. 180.000,Rp. 60.000,Rp. 400.000,Rp. 300.000,Rp. 300.000,Rp. 200.000,Rp. 30.000,Rp. 20.000,Rp. 1.690.000,Biaya Per Unit Jumlah Rp.

Produksi Perbulan

Margin Keuntungan yang Diharapkan 40 % Harga Jual Produk Perbulan Margin Keuntungan yang Diharapkan 40 % Rp. 1.694.000,D. Perhitungan laba rugi per siklus E. Analisa kelayakan usaha Rp. 677.600,Total Harga Jual Produk Perbulan Rp. 2.371.600,-