Anda di halaman 1dari 3

MINE PLAN AND MINE SCHEDULE

1. Pembuatan Pemodelan Geologi ; Sebagai data untuk perhitungan reserve dan pembuatan mine design Bore Hole Outcrop Data Coal Quality Struktur Geologi Topografi Geomodel lainnya Update / Control of Model Langkah-langkah dalam membuat pemodelan geologi adalah sebagai berikut : Pertama aadalah melakukan explorasi dengan jalan melakukan pengeboran didaerah yang akan ditambang dengan kedalaman tertentu. Dasar melakukan explorasi adalah dari Outcrop Data. Dari pengeboran ini dapat diketahui litologi batuan (lapisan batuan), arah deep & strike sebagai dasar untuk membuat rencana tambang. Dari data bor itu juga dapat diketahui lapisan tanah dan dengan jalan pemeriksaan di laboratorium dapat diketahui kualitas batubara di tempat itu. Sehingga dapat ditentukan nilai ekonomi dari aktivitas penambangannya. Dengan adanya data kontur maka dapat dibuat Mine Design. EXPLORASI Outcrop Data - Bor Hole LITOLOGI BATUAN Arah Deep - Arah Strike Data Geologi COAL QUALITY Pemeriksaan Laboratorium

MINE DESIGN Maps (5 years, yearly, Quarterly, Monthly) Mine Schedule (Yearly, Quarterly, Monthly, Weekly)

NILAI EKONOMI Pemasaran Biaya Operasional Harga Jual

Keterangan : Customer Project PAMA

2. Mine Design (Maps) 5 Years 5 Years Mine Design diberikan oleh customer dalam bentuk Map, berisi tentang informasi tentang design tambang yang akan dilaksanakan dalam 5 tahun ke depan. Yearly Yearly Mine Design merupakan informasi design tambang berupa Map rencana tambang selama 1 tahun yang merupakan break down dari 5 years mine design. Yearly design juga menyertakan informasi tentag reserve O/B dan Coal. Quarterly Untuk saat ini Pama district Adaro sudah tidak menggunakan/memakai Quarterly design, namun sudah lebih detil dari yearly design di break down-kan ke monthly design. Karena semua sudah dikerjakan sendiri oleh Pama. Monthly Untuk monthly design semua sudah dikerjakan sendiri oleh Pama, dalam hal ini Adaro sudah tidak terlibat dalam pembuatan design. Update Dalam hal ini Monthly design dibagi-bagi lagi dala rencana mingguan dan harian. Setiap hari dilakukan monitoring untuk mencatat progress produksi yang sudah dicapai. Hal ini digunakan untuk update design. 3. Mine Schedule (Reserve & Sequence) Yearly Di update oleh customer dan diberikan ke Pama termasuk informasi tentang reserve. Quarterly Quarterly schedule juga di update oleh customer, juga berisi informasi tentang reserve. Monthly Gambaran reserve diinformasikan sampai monthly schedule. Weekly a. Overburden Volume by Block of Sequence Dalam mine schedule sudah terdapat arah dan rencana penambangan dan volume O/B maupun dalam seminggu, untuk itu volume O/B yang berhasil dipindahkan dalam seminggu dihitung, hal ini digunakan sebagai acuan untuk menentukan mine schedule untuk minggu berikutnya. b. Coal Volume by Block of Sequence Dari weekly mine schedule sudah terdapat rencana penambangan dalam seminggu, untuk itu perlu dilakukan perhitungan volume untuk mengetahui deviasi volume antara plan dan actual. Dalam perhitungan itu dihitung pula cadangan volume batubara, dari perhitungan ini dapat ditentukan stripping rationya sehingga dapat ditentukan nilai ekonominya untuk acuan rencana penambangan minggu berikutnya. Mine Sequence Menyangkut tentang rencana dan arah penambangan dalam seminggu, dasar penentuannya mengacu pada monthly mine schedule dan hasil evaluasi weekly schedule minggu sebelumnya. Spoil Dump Management Penentuan lokasi disposal dari setiap loading point.

c.

d.

e.

Top Soil Management Di adaro, Top Soil management dipisahkan menjadi 2 hal, yaitu : 1. Di Pit Untuk di Pit, Top Soil langsung dicampur dengan sub soil dan lansung dibawa ke disposal yang sudah ditentukan. 2. Di Disposal Top Soil yang ada di disposal dipisahkan dan dikumpulkan pada suatu tempat sesuai dengan kesepakatan dengan customer, selanjutnya top soil ini diambil oleh customer yang nantinya digunakan untuk reklamasi. f. Disturbed and Reclaimed Area by Month g. Hauling Distance Hal ini penting dilakukan karena sesuai dengan rencana tambang yang sudah ada, alat loading berpindah sesuai dengan arah penambangan. Perhitungan hauling distance penting untuk menentukan jumlah dump truck yang diperlukan untuk melayani satu alat loading. Update

4. Equipment to be Used Simulasi / Aktual Data - Kapasitas Units, Route, Roster, Material Delivery Schedule Working Geometry Road Geometry