Anda di halaman 1dari 7

HART Protocol Communication

Komunikasi protokol HART pada sistem instrumentasi cerdas


Keuntungan: - Kemampuan digital (Digital Capability) Access to all instrument parameters & diagnostics Supports multivariable instruments On-line device status - Kesesuaian analog (Analog Compatibility) Simultaneous analog & digital communication Compatible with existing 4-20 mA equipment & wiring - Interoperability Fully open de facto standard Common Command and data structure Enhanced by Device Description Language - Availability Field proven technology with more than 1,400,000 installations Large and growing selection of products Used by more smart instruments than any other in the industry Pendahuluan Protokol komunikasi HART Field dikenal luas sebagai standard industri untuk komunikasi instrumen smart 4-20 mA yang dipertinggi secara digital. Penggunaan teknologi yang tumbuh cepat, dan sesungguhnya kini semua penyedia instrument utama menawarkan produk-produk dengan komunikasi HART. Protokol HART menyediakan solusi terbalik yang cocok secara khusus untuk komunikasi instrument smart sebagaimana kedua-dua sinyal komunikasi digital dan analog 4-20 mA dikirim bersamaan dengan kabel yang sama. HART memberikan banyak keuntungan melalui fieldbus, sambil menjaga kesesuaian dan kebiasaan system 4-20 mA yang ada.

Komunikasi Analog + Digital


Selama bertahun-tahun, komunikasi standard dilapangan yang digunakan oleh peralatan otomatisasi proses adalah sinyal arus analog mili-amper mA. Pada kebanyakan penggunaan, sinyal mA antara 4-20 mA digunakan sebagai kesebandingan peubahan proses. Sesungguhnya, semua sistem instrumentasi pembangkit menggunakan standar internasional ini untuk mengkomunikasikan informasi perubahan proses. Protokol komunikasi HART Field mengembangkan standard 4-20 mA untuk mempertinggi komunikasi dengan instrumentasi kontrol dan pengukuran yang cerdas. Suatu langkah utama dalam evolusi proses control, protocol HART adalah pengembangan inovasi yang penting dalam kemampuan instrumentasi proses. Karakteristik komunikasi yang dipertinggi dari teknologi yang penting ini digambarkan

dengan nama protocol HART, kependekan dari Highway Addressable Remote Transducer.

Figure 1 -

HART menggunakan Frequency Shift Keying untuk mengkodekan informasi digital diatas sinyal analog 4-20 mA

Protokol HART memungkinkan komunikasi digital dua arah dengan instrument cerdas tanpa mengganggu sinyal analog 4-20 mA. Kedua sinyal analog 4-20 mA dan komunikasi digital HART dapat ditransmisikan bersamaan pada kabel yang sama. Besaran utama dan informasi sinyal kontrol dibawa oleh 4-20 mA, sedangkan pengukuran tambahan, parameter proses, konfigurasi alat, kalibrasi, dan informasi diagnostik dapat diakses melalui protokol HART pada kabel yang sama dan waktu yang sama. Tidak seperti teknik komunikasi digital terbuka yang lainnya untuk instrumentasi proses, HART cocok dengan sistem yang telah ada.

Teknologi HART
Protokol HART memanfaatkan standar FSK (Frequency Shift Keying) untuk melapiskan sinyal komunikasi digital pada level rendah diatas sinyal 4-20 mA. Karena sinyal FSK digital berfasa kontinyu, sehingga tidak tercampur dengan sinyal 4-20 mA. Lojik 1 dinyatakan dengan frekuensi 1200 Hz dan lojik 0 dengan frekuensi 2200 Hz seperti ditunjukkan pada gambar 1 and 2.

Figure 2 - HART digital communication signal superimposed on the 4-20 mA analog signal

Pensinyalan FSK HART memungkinkan komunikasi digital dua arah dan memungkinkan informasi tambahan melebihi variabel proses normalnya saja untuk dikomunikasikan dari dan ke instrumen cerdas lapangan. Protokol HART

berkomunikasi pada 1200 bit per detik tanpa mengganggu sinyal 4-20 mA dan membolehkan pengguna utama (master) mendapat 2 atau lebih perbaharuan (update) digital per detik dari suatu peralatan lapangan.

Aplikasi lentur (Flexible application)


Pada prinsipnya, HART adalah protokol master/slave dengan arti bahwa peralatan lapangan (slave) hanya berbicara ketika dibicarakan oleh master. Kedua master (primary and secondary) dapat berkomunikasi dengan peralatan slave dalam suatu jaringan HART. Master secondary, seperti hand-held communicator, dapat disambungkan dimana saja pada jaringan dan berkomunikasi dengan peralatan lapangan tanpa mengganggu komunikasi dengan master primary. Master primary berupa DCS, PLC, pusat kontrol berbasis computer atau sistem monitoring. Instalasi tipikal dengan dua master ditunjukkan pada gambar 3.

Figure 3 - The HART protocol allows two Master devices to access information in Slave (field) devices

Protokol HART dapat digunakan pada berbagai mode untuk mengkomunikasikan informasi ke dan dari instrumen cerdas lapangan dengan pusat kontrol atau peralatan monitoring. Komunikasi master/slave digital bersamaan dengan sinyal analog 4-20 mA adalah mode yang paling umum, seperti ditunjukkan pada gambar 4, membolehkan informasi digital dari peralatan slave diperbaharui (updated) dua kali per detik pada masternya. Sinyal analog 4-20 mA adalah kontinyu dan masih dapat membawa variable utama untuk kontrol.
Master / Slave or Poll / Response

Analog + Digital or Digital Only Communication Analog signal is not interrupted Slave responds to Commands/Requests from Master Typical 500 ms response (2 values per second) Figure 4 - HART Master/Slave Communication (Normal HART Mode)

Burst adalah suatu mode komunikasi pilihan (gambar 5) yang memungkinkan satu peralatan slave memancarkan terus menerus pesan balasan HART standar. Mode ini membebaskan master dari keharusan mengirim perintah berulang untuk mendapatkan informasi variabel proses yang diperbaharui (updated).

Burst or Broadcast mode

All Digital Communication Mode. Continuous transmission of a Selected Standard Reply Message such as PV. Gaps between Messages allow Master to change Command or mode 3 to 4 updates per second typical Figure 5 - Some devices support HART Burst Communication Mode (Optional)

Pesan balasan HART yang sama (PV or other) terus menerus dipancarkan oleh slave sampai master menginstruksikan slave untuk melakukan sebaliknya. Laju perbaharuan data 34 kali perdetik adalah tipikal komunikasi model burst dan akan berobah dengan perintah yang dipilih. Model burst hanya digunakan pada jaringan peralatan slave tunggal. Protokol HART juga memiliki kemampuan untuk menghubungkan banyak peralatan lapangan dengan pasangan kabel yang sama pada konfigurasi jaringan multidrop seperti ditunjukkan pada gambar 6. Pada penggunaan multidrop, komunikasi dibatasi hanya pada digital master/slave saja. Arus melalui setiap peralatan slave adalah tetap pada harga minimum untuk memberi daya pada peralatan (tipikal 4 mA) dan tidak memiliki arti relatif terhadap proses.

Figure 6 - The HART field devices can be connected in a Multidrop Network for some applications

Dari satu perspektif instalasi, kabel yang sama digunakan untuk instrumen analog konvensional 4-20 mA membawa sinyal komunikasi HART. Panjang kabel yang diijinkan bervariasi sesuai jenis kabel dan peralatan yang dihubungkan, umumnya hingga 3000m untuk kabel pasangan pelintir tunggal berpelindung, dan 1500m kabel pasangan pelintir banyak berpelindung bersama. Kabel tanpa pelindung dapat digunakan untuk jarak pendek. Penghalang dan pemisah keamanan hakiki yang melewatkan sinyal HART telah tersedia untuk digunakan pada daerah yang berbahaya.

Setelan perintah yang kuat (Powerful Command Set)


Komunikasi HART adalah berdasarkan perintah, yaitu suatu master mengeluarkan satu perintah dan slave meresponnya. Tersedia 3 jenis perintah HART mengadakan akses tulis/baca ke informasi sesuai instrumen lapangan, llihat gambar 7. Universal Commands dan Common Practice Commands telah ditentukan pada spesifikasi

protokol HART. Jenis ketiga, Device Specific Commands, menyediakan kebebasan untuk parameter tertentu produksi atau fungsi tertentu bagi peralatan tertentu.

Universal Commands
Model Tag ID Description Message Date Range Values Instrument Limits Process Measurements Device Status

Common Practice Commands


Read Variables Change Upper & Lower Range Adjust (zero, span) Initiate Self Test Serial Number Time Constant Values

Device Specific Commands


Model Specific Functions Special Calibration Options Start, Stop, or Clear Totalizer Select Primary Variable Enable PID, Change SP Adjust Tuning Parameters

Figure 7 - HART Universal & Common Practice Commands ensure interoperability across products of different manufacture

Universal Commands menjamin interoperability antara produksi besar dan bertumbuh dari penyedia yang berbeda, dan menyediakan akses informasi bermanfaat pada operasi pembangkit yang normal, yaitu membaca pengukuran/variabel proses, nilai ambang atas dan ambang bawah dan informasi lainnya seperti pabrikan, model, tag,dan keterangan. Aturan dasar protokol HART adalah bahwa peralatan slave yang sesuai dengan HART harus merespon ke semua Universal Commands. Perintah-perintah ini berkuatan, sebagai contoh, Universal Command 3 mengijinkan hingga 4 variabel dinamik untuk dibacakan pada satu jawaban perintah tunggal. Common Practice Commands menyediakan akses untuk berfungsi yang dilaksanakan pada banyak peralatan walaupun tidak semua. Perintah ini adalah pilihan, tetapi jika digunakan harus sesuai yang ditentukan. Device Specific Commands menyediakan akses ke cirri-ciri produksi khusus. Terutama digunakan untuk parameter konfigurasi peralatan, perintah ini dapat mengirim suatu set-point baru ke satu algoritma PID dalam peralatan. Informasi status peralatan yang tercakup dalam setiap jawaban perintah HART menyediakan keterpaduan sistem yang ditingkatkan bagi lup kritikal. Bit status peralatan pada setiap pesan balasan mengindikasikan perusakan peralatan atu masalah lainnya seperti keluaran analog yang jenuh, variabel melebihi batasan, atau salah komunikasi. Beberapa peralatan yang sesuai dengan HART isa memonitor bit status peralatan secara terus menerus dan memberikan alarm peringatan dini atau mematikan jika terjadi masalah.

Bahasa deskripsi peralatan (Device Description Language DDL)


Bahasa deskripsi peralatan DDL HART, memperluas saling dapat beroperasi (interoperability) melebihi Universal commands dan Common Practice commands. Suatu pabrikan peralatan lapangan (slave) menggunakan DDL untuk membuat satu file software dengan semua karakteristik peralatan yang relevan, sehingga suatu penyelenggara (host) berkemampuan DDL bisa berkomunikasi secara penuh dengan peralatan Suatu deskripsi peralatan (Device Description DD) untuk suatu peralatan HART adalah sama dengan suatu printer driver pada personal computer PC biasa, dimana printer driver menghubungkan suatu aplikasi ke printer sehingga mencetak dengan tepat pada halamannya. Hand-held communicators universal yang mampu mengkonfigurasi setiap instrumen berbasis HART melalui DDL ada tersedia dari beberapa pabrikan. Aplikasi penyelenggara (host) lainnya yang mengerti DDL mulai bermunculan. Suatu pustaka sentral dari semua Device Descriptions yang sesuai HART ditata oleh HART Communication Foundation.

Contoh aplikasi inovatif (Innovative Application Example)


Kemampuan protokol cukup jelas digambarkan pada diagram kontrol gambar 8. aplikasi inovatif ini menggunakan ciri utama protokol HART dimana kedua sinyal analog 4-20 mA dan sinyal komunikasi digital dikirim bersama-sama melalui kabel yang sama. Pada aplikasi ini, transmitter yang sesuai dengan HART memiliki sautu kemampuan kontrol PID internal. Peralatan dikonfigurasi sedemikian sehingga arus lup 4-20 mA sebanding dengan keluaran kontrol pelaksanaan algoritma PID dalam peralatan (bukan variabel terukur seperti pada aplikasi transmitter umumnya). Dimana arus lup 4-20 mA yang diatur dari keluaran kontrol PID, digunakan langsung untuk mengatur posisi katup.

Figure 8 - Some HART-bassed instruments include PID algorithms for implementing cost effective control

Lup kontrol melaksanakan keseluruhannya pada daerah antara transmitter (dengan PID) dan katup kontrol. Aksi kontrol adalah terus menerus dimana sinyal analog 4-20 mA tradisional mengendalikan katup. Komunikasi digital HART menghubungkan operator dengan lup kontrol untuk merubah set point, dan membaca variabel utama atau keluaran posisi katup.

Transmitter Installation