Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH KIMIA

POLUSI UDARA AKIBAT PEMBAKARAN BAHAN BAKAR FOSIL

KELOMPOK: Anna Dwi Lestari Dyah Wimala Sari Najib Zahrou Rico Adi Bagus P Trio Rizky Saputra

[06] [12] [18] [24] [30]

KELAS X-E SMA NEGERI 1 GEGER


KATA PENGANTAR

Seraya memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena tim penyusun menyadari bahwa berkat rahmat dan hidayatnya tim penyusun dapat menyelesaikan karya tulis dengan judul polusi udara akibat pembakaran bahan bakar fosil.

Makalah ini dibuat agar para pembaca mengetahui bagaimana pencemaran yang ditimbulkan akibat pembakaran bahan bakar fosil di Indonesia. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tim penyusun menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang membantu dan membimbing penulisan ini. Mudah-mudahan amal dan jasa baik mereka diterima oleh Allah SWT, dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin dan semoga karya tulis ini bermanfaat, khususnya bagi tim penyusun dan bagi pembaca pada umumnya.

Tim penyusun menyadari bahwa karya tulis ini masih terdapat kekurangan dan kelemahannya, oleh karena itu, kritik dan saran para pembaca akan kami terima dengan senang hati demi penyempurnaan karya tulis ini di masa yang akan datang.

Madiun , Mei 2012

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i KATA PENGANTAR ii DAFTAR ISI iii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Perumusan Masalah 1.3 Tujuan Penulisan...... 1.4 Metode Penulisan.... 1.5 Manfaat Penulisan 1.6 Sistematika Penulisan. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Sumber bahan pencemaran dari ............................... 2.2 Gas gas yang berasal dari kendaran bermotor ......... 3 3 1 1 1 2 2 1

2.3 Usaha yang dapat dilakukan...................................... 4

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan.. B. Saran. 11 12

DAFTAR PUSTAKA.. 13

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar belakang Sumber energi yang banyak digunakan dalam kehidupan seharihari, seperti memasak, kendaraan bermotor, dan industri berasal dari minyak bumi, gas alam dan batubara. Ketiga jenis bahan bakar tersebut disebut bahan bakar fosil. Pembakaran bahan bakar fosil merupakan penyebab utama dalam masalah pencemaran lingkungan , khususnya pencemaran udara. Dewasa ini, hampir semua kebutuhan energi manusia diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya pembangkitan listrik, industri dan alat transportasi yang menggunakan energi fosil sebagai sumber energinya. Bahan bakar fosil merupakan rantai senyawa hidrokarbon yang saat direaksikan akan menghasilkan karbon dioksida. Selain itu , bahan bakar minyak juga mengandung zat-zat lain seperti nitrogen dan sulfur. Zat-zat yang dihasilkan dari pembakaran tersebut merupakan zat-zat yang cukup berbahaya dan merupakan sumber utama pencemaran udara yang akan mengotori lingkungan. penggunaan bahan bakar fosil semakin lama semakin meningkat terutama di kota-kota besar Secara langsung atau tidak langsung hal ini mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup karena sisa pembakaran energi fosil ini menghasilkan zatzat pencemar yang berbahaya. Pencemaran udara terutama di kota-kota besar telah menyebabkan turunnya kualitas udara sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan bahkan telah menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. hal ini dapat ditandai dengan meningkatnya suhu udara karena terjadi pemanasan global, asap buang kendaraan bermotor dan asap dari pabrik industri yang menghalangi penglihatan dan menggangu pernafasan. Menurunnya kualitas udara tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terkendali dan tidak efisien pada sarana transportasi dan industri yang umumnya terpusat di kota-kota besar, disamping kegiatan rumah tangga dan kebakaran hutan

1.2

Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas , maka rumusan masalahnya adalah : 1. Sumber bahan pencemaran dari pembakaran bahan bakar fosil 2. Gas gas yang berasal dari buangan kendaran bermotor 3. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahan pencemar dari asap kendaraan bermotor

1.3

Tujuan Penulisan

1. Mengetahui sumber pencemaran

2. Mengetahui gas gas yang menjadi sumber pencemaran 3. Mengetahiu dampak yang timbul akibat pembakaran bahan bakar fosil

1.4

1.5

1.6

Metode Penulisan Tim penyusun menggunakan metode studi pustaka dan browsing internet dalam penulisan karya tulis. Manfaat Penulisan Manfaat penulisan karya tulis ini adalah agar masyarakat mengetahui kondisi pencemaran di Indonesia dan dapat mencari solusi menanggulanginya. Diharapkan pembaca dapat membantu pemerintah agar pencemaran udara di Indonesia dapat segera teratasi. Sistematika Penulisan Karya tulis ini disusun dengan sistematika sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini penulis menjelaskan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, manfaat penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II PEMBAHASAN Pada bab ini penulis menjelaskan tentang sumber pencemaran di Indonesia, gas gas yang menjadi sumber pencemaran di Indonesia, dan dampak yang timbul akibat pembakaran bahan bakar fosil. BAB III PENUTUP Pada bab ini penulis menjelaskan tentang kesimpulan dan saran.

BAB II PEMBAHASAN
2.1Sumber Bahan Pencemaran dari Pembakaran Bahan Bakar Fosil

Pembakaran Tidak Sempurna


Pembakaran tidak sempurna menyebabkan pembakaan yang ada di

dalam mesin kendaraan terjadi tidak sempurna dan asap kendaraan akan mengandung karbon monoksida,jelaga,dan sisa bahan bakar. Ini terjadi akibat mesin pengubah katalik bekerja kurang sempurna sehingga mengakibatkan debu tidak tersaring dengan baik. Pengotor Dalam Bahan Bakar Apabila minyak bumi dalam menyaring kurang baik,maka dalam bahan bakar tersebut mesin akan terkandung belerang. Apabila belerang mengontaminasi oksigen akan menjadi SO2 dan zat ini sangat berbahaya bagi pernafasan. Bahan Aditif Dalam Bahan Bakar Dalam rangka pengurangan bilangan oktan, ke dalam bensin ditambahkan zat tambahan seperti TEL {Pb(C2H5)}. Zat tersebut mengandung timbel,pembakaran bensin bertimbel akan menghasilkan partikel timah hitan berupa PbBr2, dimana zat ini termasuk polutan yang beracun. 2.2Gas Yang Berasal dari Buangan Kendaran Bermotor Oksida nitrogen yang terdapat dalam asap buang kendaraan, berasal dari reaksi nitrogen dengan oksigen. Pada suhu rendah, kedua gas ini tidak akan bereaksi. Tetapi tingginya suhu dalam mesin kendaraan dan pengaruh loncatan bunga api listrik dari busi,membuatnya saling bereaksi Gas gas yang terdapat dalam asap kendaraan bermotor tersebut banyak menimbulkan kerugian,diantaranya CO,oksida nitrogen,dan oksida belerang. Berikut beberapa kerugian dari gas gas tersebut : Karbondioksida Sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia , tetapi gas ini tergolong rumah kaca sehingga mengakibatkan peningkatan kadar CO2 di atmosfer. Karbon Monoksida Gas ini tidak berwarna dan berbau, akan tetapi gas ini bersifat racun pada tubuh.Bila masuk kedalam darah, CO akan bereaksi dengan hemoglobin dalam darah membentuk COHb (Karbosihemoglobin).Padahal seharusnya hemoglobin bereaksi dengan O2 menjadi O2Hb (Oksihemoglobin) dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Oksida Belerang (SO2 dan SO3) Belrang dioksida, apabila terhisap oleh pernafasan akan bereaksi dengan air dan membentuk asam sulfit. Apabila SO3 yang terhisap, maka yang terbentuk adalah asam sulfat, yang lebih berbahaya. Oksida belerang juga menyebabkan hujan asam. Partikel Timah Hitam Penyebab utamanya adalah Timbel yang terkandung di udara, senyawa timbel dalam darah manusia dapat menyebabkan keracunan timbel.

2.3Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahan pencemar dari asap kendaraan bermotor

Untuk mencegah peningkatan gas CO di udara dengan menggunakan pengubahan katalik pada knalpot kendaraan bermotor.Pada proses kerja pengubahan katalik, CO bereaksi dengan nitrogen monoksida membentuk karbon dioksida dan gas nitrogen pada bagian berikutnya , hidrokarbon dan karbon monoksida dioksidasi menjadi CO2 dan H2O.

BAB III PENUTUP


A. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan di atas , dapat disimpulkan : Kondisi udara di bumi sudah sangat memprihatinkan ,ditandai dengan banyaknya gas gas beracun yang berasal dari pembakaran fosil yang tidak sempurna.Gas gas yang muncul tersebut dapat menyebabkan hujan asam dan efek rumah kaca dan juga dapat merusak lapisan ozon.

B. SARAN Melihat kondisi diatas , sebaiknya kita sebagai makhluk penghuni bumi menjaga keadaan bumi terutama keadaan udara yang sudah mulai tercemar.Usaha yang dapat kita lakukan antara lain dengan mengurangi pemakian bahan bakar yang dapat menyebabkan pencemaran atau dengan usaha mengubah katalik pada kendaraan bermotor.

DAFTAR PUSTAKA
Purba , Michael . 2007 . KIMIA untuk SMA Klas X : Erlangga Ringkasan kimia bab hidrokarbon dan minyak bumi http://ganiaastried.blogspot.com/2010/01/makalahsederhana.html http://sumyyuwa.blogspot.com/2011/04/cara-buat-makalahsederhana.html http://id.wikipedia.org