Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS

OTITIS MEDIA SUB AKUT

Lili Suriani 07.06.0018

PEMBIMBING : dr. Nurman Hikmallah Sp.THT-KL

Dalam Rangka Mengikuti Kepaniteraan Klinik MadyaDi Lab/SMF THT.KL Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram/RSUD Lombok Barat 2013

LAPORAN KASUS 1. IDENTITAS PASIEN Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pekerjaan RM : Ny. JE : 33 Tahun : Perempuan : Perigi : Swasta : 582613

Tanggal Pemeriksaan : 01 Mei 2013 2. ANAMNESIS Keluhan Utama: Keluar air di telinga kanan Riwayat Penyakit Sekarang: Pasien datang ke poli THT RSUD Lombok Barat mengeluh keluar air dari telinga kanan sejak 1 bulan yang lalu. Cairan yang keluar dari telinga kanan berwarna kuning kental dan berbau. Awalnya pasien mengaku keluhan didahului oleh rasa gatal pada telinga setelah itu pasien mengaku sering mengorek-ngorek telinganya menggunakan cotton bud. Karena keluhannya tersebut pasien merasa penuh ditelinga kanannya, dan pendengarannya juga berkurang. Nyeri minimal kadang-kadang timbul ditelinga kanan, selain itu pasien mengaku kalau telinganya kadang berdengung. Pasien mengaku sebelumnya pernah mempunyai Riwayat batuk, nyeri tenggorokan dan pilek. Namun keluhan demam disangkal oleh pasien. Karena keluhannya tersebut pasien pernah berobat ke PKM 10 hari yang lalu, pasien mengaku diberikan obat penghilang rasa nyeri dan Amoxcicilin. Namun karena keluhannya tidak membaik akhirnya pasien memutuskan datang ke RSUD Lombok barat Riwayat Penyakit Dahulu: - Pasien mengaku tidak pernah mengalami hal yang sama sebelumnya - Pasien punya riwayat maag - Pasien menyangkal adanya DM, Asma, Hipertensi maupun penyakit lain

Riwayat Penyakit Keluarga: - Tidak ada keluarga yang mempunyai keluhan yang sama - Pasien mengaku orang tuanya mempunyai penyakit tekanan darah tinggi Riwayat Alergi: Pasien mengaku mempunyai alergi debu. Riwayat alergi obat dan makanan disangkal pasien Riwayat Sosial : Pasien adalah seorang wiraswasta yang kesehariannya menjual beras di pasar, hal ini menyebabkan pasien terpapar dengan debu. 3. PEMERIKSAAN FISIK Status Generalis Keadaan umum Kesadaran GCS Tanda vital : TD : 120/80 mmHg N : 88 x/menit RR: 18 x/menit Suhu: 36 C Status Lokalis: Telinga: Gambar : : Baik : Compos mentis : E4V5M6

Bagian Telinga Aurikula

Telinga kanan Deformitas (-), hiperemis (-),

Telinga kiri Deformitas (-), hiperemis (-),

edema (-) Hiperemis (-), edema (-), fistula Daerah preaurikula (-), abses (-), nyeri tekan tragus (-) Hiperemis (-), edema (-), fistula (-), abses (-), nyeri tekan (-) Serumen (+) minimal, edema (-), hiperemis (-), furunkel (-), sekret (+), kuning, kental. Membran timpani TDE

edema (-) Hiperemis (-), edema (-), fistula (-), abses (-), nyeri tekan tragus (-) Hiperemis (-), edema (-), fistula (-), abses (-), nyeri tekan (-) Serumen (-), edema (-), hiperemis (-), furunkel (-), otorea (-) Retraksi (-), bulging (-), perforasi (-), cone of light (+), posisi jam 5, pulsasi (-)

Daerah retroaurikula

Meatus akustikus

Hidung: Gambar :

Pemeriksaan Hidung Hidung kanan Bentuk (dbn), inflamasi (-), Hidung luar nyeri tekan (-), deformitas (-) Rinoskopi anterior Vestibulum nasi dbn, ulkus (-) Bentuk (dbn), mukosa Cavum nasi hiperemia (-) Mukosa hiperemia (-) , sekret Meatus nasi media (-), massa (-) Hipertrofi (+), mukosa Konka nasi inferior hiperemi (-), sekret (-), livide (-) Deviasi (-), benda asing (-), perdarahan (-), ulkus (-)

Hidung kiri Bentuk (bdn), inflamasi (-), nyeri tekan (-), deformitas (-) dbn, ulkus (-) Bentuk (dbn), mukosa hiperemia (-) Mukosa hiperemia (-) , sekret (-), massa (-) Hipertrofi (-), mukosa hiperemi (-), sekret (-), livide (-) Deviasi (-), benda asing(-), perdarahan (-), ulkus (-)

Septum nasi

Palpasi sinus maksila dan frontal Tenggorokan: Gambar :

Nyeri tekan (-)

Nyeri tekan (-)

Bagian Mukosa bukal Mukosa gigi Palatum durum dan palatu mole Mukosa faring Tonsil 4. DIAGNOSIS BANDING : (-) Otitis Media Sub Akute. Otitis media akut

Keterangan hiperemis (-), massa (-) hiperemis (-), massa (-) Hiperemis (-), massa (-) Hiperemis (-), edema (-), massa (-), granul (-), ulkus (-) Hiperemis (-), ukuran T1-T1, detritus (-)

5. PEMERIKSAAN PENUNJANG Swab telinga untuk dilakukan kultur guna mengetahui jenis kuman penyebab dan sensitifitas terhadap antibiotik. 6. DIAGNOSIS: Otitis media sub akut 7. USULAN TERAPI:

Suction sekret Antibiotic : Cefadroxil 2x1 Analgesik : ibuprofen 500gr 3x1 jika diperlukan.

8. PROGNOSIS : Dubia ad bonam

9. KIE : Pasien diberitahu bahwa pasien mengalami infeksi pada liang telinga. Pasien harus diingatkan mengenai kemungkinan kekambuhan yang mungkin terjadi pada pasien. Pasien harus menjaga agar telinganya selalu kering. Pasien diingatkan agar tidak terlalu sering membersihkan telinga dengan cotton bud. Karena pasien mempunyai riwayat Alergi debu jadi sebaiknya waktu beraktivitas lebih baik menggunakan masker

Daftar Pustaka 1. 2. Canter RJ. Acute suppurative otitis media. In : Kerr AG, ed. Scott Browns Otolaryngology. Sixth edition. Vol. 3. Butterworth-Heinemann, London, 1997, 3/9/1-7. Soepardie EA, Iskandar N, Bashirudin J, Restuti RD, editor. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2007.

3.

dr. H. Efiaty Arsyad Soepardi, Sp.THT & Prof. dr. H. Nurbaiti Iskandar, Sp.THT (editor). Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2007.