Anda di halaman 1dari 14

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1.1. Identitas Responden Tabel 4.

1 Distribusi responden menurut golongan umur Umur (tahun) 30-35 36-40 41-45 46-50 >50 Total Jumlah (orang) 12 29 37 22 38 138 Persentase (%) 8,8 21 26,8 15,9 27,5 100.0

Berdasarkan tabel distribusi responden menurut golongan umur di atas, responden paling banyak berusia >50 tahun yaitu sebanyak 38 responden (27,5%), sedangkan responden yang berumur 30-35 tahun didapatkan hanya sebanyak 12 responden (8,8%). Tabel 4.2 Distribusi responden menurut tingkat pendidikan formal terakhir Tingkat Pendidikan Tidak tamat SD Pendidikan dasar Sekolah Lanjutan Perguruan Tinggi Total Jumlah (orang) 12 68 58 0 138 Persentase (%) 8,7 49,3 42 0 100.00

Berdasarkan tabel distribusi responden menurut tingkat pendidikan formal terakhir diatas dapat dilihat bahwa responden yang tinggal di Desa Sumur Barang yang bersekolah sampai tingkat pendidikan dasar sebanyak 49,3%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa rata-rata pendidikan warga di Desa Sumur Barang rendah. Tentunya dengan tingkat pendidikan yang termasuk rendah ini diharapkan sebagian besar responden mau lebih mempelajari tentang stop buang air besar sembarangan yang menjadi topik bahasan ini. Tabel 4.3 Distribusi responden menurut jumlah anggota keluarga

Anggota keluarga < 2 orang 2 - 5 orang > 5 orang Total

Jumlah (orang) 6 79 53 138

Persentase (%) 4,4 57,2 38,4 100

Berdasarkan tabel distribusi responden menurut jumlah anggota keluarga di atas, dapat dilihat bahwa kebanyakan respoden yang tinggal 2-5 orang dalam satu rumah, yaitu sebanyak 79 orang (57,2%). Tabel 4.4 Distribusi responden menurut pekerjaan Pekerjaan Petani Pedagang Buruh Wiraswasta PNS Total Jumlah (orang) 66 39 0 16 17 138 Persentase (%) 47,8 28,3 0 11,6 12,3 100

Berdasarkan tabel distibusi responden menurut pekerjaan di atas, didapatkan bahwa paling banyak responden bekerja sebagai petani, yaitu 66 orang ( 47,8%). Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden bekerja sebagai petani, yang artinya adalah kesadaran dan pemahaman mereka tentang penyakit masih sangat rendah. Dengan demikian seharusnya warga Sumur Barang dapat lebih memperhatikan kesehatan keluarganya, khususnya untuk masalah stop buang air besar sembarangan.

Tabel 4.5 Distribusi responden menurut pendapat perkapita Pendapatan/bulan < Rp. 1000.000,Rp. 1 juta - 2 juta > 2.000.000 Total Jumlah (orang) 38 79 21 138 Persentase (%) 27,5 57,3 15,2 100

Berdasarkan tabel distibusi responden menurut pekerjaan di atas, didapatkan bahwa paling banyak responden berpenghasilan 1 - 2 juta perbulan, yaitu 79 orang ( 57,3%). Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden masih berpenghasilan rendah, yang artinya adalah kecukupan mereka akan kebutuhan sehari-hari masih sangat kurang. Dengan demikian seharusnya warga Sumur Barang dapat lebih bergotong royong untuk kesejahteraan warga Desa Sumur Barang. 4.1.2. Pengetahuan Tabel 4.6 Distribusi jawaban responden terhadap pertanyaan apakah penting buang air besar di jamban Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 121 17 138 Persentase (%) 87,7 12,3 100.00

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap pertanyaan apakah penting buang air besar di jamban di atas, dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menganggap penting buang air besar di jamban. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden sudah mengetahui bahwa buang air besar di jamban adalah tindakan yang seharusnya dilakukan, tetapi sejauh mana pengetahuan responden tentang pentingnya buang air besar di jamban dapat dilihat pada tabel-tabel dibawah ini. Tabel 4.7 Distribusi jawaban responden terhadap jarak jamban dengan sumber air lebih atau tidak dari 10m Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 64 74 138 Persentase (%) 46,4 53,6 100

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap jarak jamban dengan sumber air lebih dari 10m, didapatkan 74 orang (53,6%) yang jarak jamban dengan sumber airnya tidak lebih dari 10m, sedangkan yang jarak jamban dengan sumber airnya lebih dari 10m terdapat 64

orang (46,4%) Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum mengerti syaratsyarat jamban yang sehat.

Tabel 4.8 Distribusi jawaban pengetahuan responden tentang jamban anda menimbulkan bau yang tidak sedap Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 24 114 138 Persentase (%) 17,4 82,6 100

Berdasarkan tabel distribusi jawaban pengetahuan responden tentang jamban yang menimbulkan bau tidak sedap, ternyata didapatkan data bahwa sebagian besar (82,6%) responden memiliki jamban yang tidak menimbulkan bau tidak sedap. Sedangkan responden yang memiliki jamban yang menimbulkan bau tidak sedap didapatkan sebanyak 24 orang (17,4%).

Tabel 4.9 Distribusi jawaban responden terhadap syarat-syarat jamban sehat Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 31 107 138 Persentase (%) 22,5 77,5 100

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap syarat-syarat jamban sehat, jawaban terbanyak dari responden adalah tidak mengetahui (77,5%), sedangkan yang mengetahui dan bisa menjabarkan syarat-syarat jamban sehat terdapat 31 orang responden (22,5%).

Dari data di atas, penulis menilai bahwa sangat banyak responden yang tidak mengetahui tentang syarat-syarat jamban sehat, ini mengartikan bahwa mereka tidak mengetahui dan memikirkan akibat dari jamban yang tidak sehat. Tabel 4.10 Distribusi jawaban responden terhadap jarak jamban dengan sumber air lebih dari 10m Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 64 74 138 Persentase (%) 46,4 53,6 100

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap jarak jamban dengan sumber air lebih dari 10m, didapatkan 74 orang (53,6%) yang jarak jamban dengan sumber airnya tidak lebih dari 10m, sedangkan yang jarak jamban dengan sumber airnya lebih dari 10m terdapat 64 orang (46,4%) Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum mengerti syaratsyarat jamban yang sehat.

Tabel 4.11 Distribusi jawaban responden tentang darimana mengetahui syarat-syarat jamban sehat Jawaban Keluarga Teman Media Lain-lain Total Jumlah (orang) 33 13 67 25 138 Persentase (%) 23,9 9,4 48,6 18,1 100.00

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap darimana responden mengetahui tentang syarat-syarat jamban sehat di atas, jawaban terbanyak dari responden adalah dari media

sebanyak 67 orang (48,6%), disusul oleh dari keluarga 33 orang ( 23,9%), dari teman 13 orang (9,4%), dan dari sumber lain-lain 25 orang (18,1%). Dari data di atas, penulis menilai bahwa cukup banyak responden yang mengetahui tentang syarat-syarat jamban sehat dari media, ini mengartikan bahwa media bisa dianggap sarana penting untuk memberikan info kesehatan terhadap masyarakat. Tabel 4.12 Pengetahuan responden terhadap pengertian dari air bersih Jawaban Benar Salah Total Jumlah (orang) 89 49 138 Persentase (%) 64,5 35,5 100

Dari tabel distribusi jawaban pengetahuan responden terhadap pengertian dari air bersih diatas, didapatkan sebanyak 89 responden (64,5%) memahami bagaimana ciri suatu air yang bersih dan layak untuk dikonsumsi bagi mereka, tetapi masih ada 49 responden (35,5%) yang tidak mengerti ciri air yang bersih. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden di Desa Sumur Barang (64,5%) memiliki pengetahuan yang baik tentang ciri dari air yang bersih dan layak untuk dikonsumsi. Tabel 4.13 Distribusi jawaban responden terhadap pengertian tentang air sungai yang bersih Jawaban Benar Salah Total Jumlah (orang) 131 7 138 Persentase (%) 94,9 5,1 100.00

Dari tabel distribusi jawaban responden terhadap pengertian tentang air sungai yang bersih, didapatkan 131 responden (94,9%) yang memahami ciri dari air sungai yang bersih dan layak untuk dikonsumsi. Sedangkan yang salah dan tidak mengerti tentang air sungai yang bersih didapatkan sebanyak 7 responden (5,1%).

Tabel 4.14 Distribusi jawaban responden terhadap air yang dapat menimbulkan keluhan kesehatan Jawaban Benar Salah Total Jumlah (orang) 133 5 138 Persentase (%) 96,4 3,6 100.00

Dari tabel distribusi jawaban responden terhadap pengertian dan pengetahuan tentang air yang dapat menimbulkan keluhan kesehatan di atas, sebagian besar responden (96,4%) menjawab benar.Kemudian didapatkan 5 responden (3,6%) menjawab salah tentang pengertian air yang dapat menimbulkan keluhan kesehatan.

Tabel 4.15 Distribusi jawaban pengetahuan responden tentang berapa banyak air yang dibutuhkan orang setiap harinya Jawaban Benar Salah Total Jumlah (orang) 48 90 138 Persentase (%) 34,8 65,2 100.00

Dari tabel distribusi jawaban pengetahuan responden tentang berapa banyak air yang dibutuhkan setiap harinya, sebagian besar responden (65,2%) menjawab denga jawaban yang salah. Responden yang menjawab dengan jawaban yang benar sebanyak 48 responden (34,8%). Ini menggambarkan bahwa pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan kebutuhan air masih rendah. Tabel 4.16 Distribusi jawaban pengetahuan respinden tentang apakah air hujan bisa dijadikan sumber air bersih

Jawaban Bisa Tidak Total

Jumlah (orang) 109 29 138

Persentase (%) 80 20 100

Dari tabel distribusi jawaban pengetahuan responden tentang apakah air hujan dapat dijadikan sumber air bersih, sebagian besar responden (80%) menjawab dengan jawaban yang benar. Responden yang menjawab dengan jawaban yang salah sebanyak 29 responden (20%). Ini menggambarkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang sumber air yang dapat dikonsumsi sudah cukup tinggi.

Tabel 4.17 Distribusi pengetahuan responden Jawaban Baik Cukup Buruk Total Jumlah (orang) 26 79 33 138 Persentase (%) 18,9 57,2 23,9 100.00

Dari tabel distribusi pengetahuan responden didapatkan bahwa kebanyakan responden berpengetahuan cukup (57,2%) dan hanya sedikit responden yang berpengetahuan baik (18,9%), selebihnya adalah responden dengan pengetahuan buruk (23,9%). Jadi dapat digambarkan bahwa sebagian besar responden belom memiliki pengetahuan yang baik tentang Stop Buang Air Besar Sembarangan ( ODF ). 4.1.3. Sikap

Tabel 4.18 Distribusi sikap responden tentang setuju atau tidak desanya dijadikan contoh sebagai desa ODF ( Open Defecation Free ) Jawaban Setuju Tidak setuju Total Jumlah (orang) 96 42 138 Persentase (%) 69,6 30,4 100.00

Berdasarkan tabel distribusi sikap responden terhadap setuju atau tidak desanya dijadikan contoh sebagai desa ODF, 96 responden (69,6%) menjawab setuju dengan kebanyakan alasan agar desanya menjadi maju. Sedangkan 42 responden (30,4%) menjawab tidak setuju dengan alasan desanya kurang sarana dan prasarana. Dari data yang didapatkan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa sebagian besar responden sudah sadar bahwa desanya ingin maju dan memperbaiki sikap dan kebiasaan, tetapi untuk responden yang menjawab tidak setuju sebaiknya perlu diberi penyuluhan tentang hal ini. Tabel 4.19 Distribusi sikap responden terhadap tindakan yang akan dilakukan pada warga sekitar yang masi BAB sembarangan Jawaban Memberitahu Diam saja Lain-lain Total Jumlah (orang) 78 44 16 138 Persentase (%) 56,5 31,9 11,6 100.00

Berdasarkan tabel distribusi sikap responden terhadap tindakan yang akan dilakukan pada warga sekitar yang masi BAB sembarangan di atas, sebagian besar responden (78%) berpendapat akan memberitahu apa yang seharusnya dilakukan. Sedangkan 44 responden (31,9%) berpendapat diamkan saja, dan 16 responden (11,6%) memilih tindakan lainnya. Dari data diatas bisa disimpulkan sebagian besar responden sudah memiliki sikap yang benar, ini merupakan sikap yang positif yang patut untuk dikembangkan agar masyarakat perduli tentang kesehatan.

Tabel 4.20 Distribusi sikap responden terhadap setuju atau tidak jika di desanya dibangun fasilitas umum untuk BAB Jawaban Setuju Tidak setuju Total Jumlah (orang) 106 32 138 Persentase (%) 76,9 23,1 100.00

Berdasarkan tabel distribusi sikap responden tentang setuju atau tidak jika di desanya dibangun fasilitas umum untuk BAB, 106 responden (76,9%) menjawab sertuju, kemudian 32 responden (23,1%) menjawab tidak setuju dengan kebanyakan alasan akan percuma karena sebagian besar pekerjaan di desanya adalah petani yang tentunya jaraknya akan sangat berjauhan dengan fasilitas umum. Ini menggambarkan bahwa sebagian besar responden mengharapkan akan adanya fasilitas umum untuk BAB. Tabel 4.21 Distribusi sikap responden tentang persetujuan mereka terhadap larangan penjualan produk makanan tanpa label nutrisi di pasaran Jawaban Setuju Tidak setuju Total Jumlah (orang) 45 5 50 Persentase (%) 90 10 100.00

Berdasarkan tabel distribusi sikap responden tentang persetujuan mereka terhadap larangan penjualan produk makanan tanpa label nutrisi di pasaran di atas, sebagian besar responden (90%) menjawab setuju terhadap larangan penjualan produk tanpa label nutrisi di pasaran. Ini menggambarkan sikap dukungan masyarakat terhadap penarikan produk-produk tanpa label nutrisi yang masih beredar di pasaran. Kemudian diajukan pertanyaan tentang bagaimana sikap responden untuk mencegah agar tidak ada lagi produk-produk yang beredar tanpa label nutrisi. Dari data yang sudah diolah sebagian besar responden tidak peduli, mereka hanya menjawab bahwa itu urusan pemerintah bukan urusan kita. Ini tentu saja bukan sikap yang bagus untuk kepedulian terhadap masalah kesehatan, semestinya mereka ikut proaktif dalam mencegah penyebaran produk-produk tanpa

label nutrisi, misalnya dengan tidak membeli produk tersebut atau melaporkan ke Dinas Kesehatan setempat bila menemui produk tanpa label nutrisi. Tabel 4.20 Distribusi sikap responden Jawaban Baik Buruk Total Jumlah (orang) 43 7 50 Persentase (%) 86 14 100.00

Dari tabel distribusi sikap responden dapat dilihat bahwa kebanyakan responden memiliki sikap yang baik (86%). Hampir seluruh responden mempunyai sikap yang baik tehadap produkproduk dengan atau tanpa label nutrisi. Dengan sikap ini dapat menggambarkan bahwa responden mempunyai tingkat kesadaran yang tinggi dalam memperhatikan label nutrisi.

4.1.4. Perilaku Tabel 4.21 Distribusi perilaku responden terhadap ketelitian dalam melihat label nutrisi sebelum membeli suatu produk Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 39 11 50 Persentase (%) 78 22 100.00

Berdasarkan tabel distribusi perilaku responden terhadap ketelitian dalam melihat label nutrisi sebelum membeli suatu produk di atas, didapatkan data 39 responden (78%) terlebih dahulu membaca label nutrisi sebelum membeli suatu produk, sedangkan 11 responden (22%) mengaku tidak pernah membaca label nutrisi sebelum membeli suatu produk. Sebagian besar responden

disini sudah berperilaku baik dengan memperhatikan label nutrisi terlebih dahulu sebelum membeli suatu produk. Tabel 4.22 Distribusi perilaku responden tentang apa yang mereka pertama kali perhatikan pada label nutrisi tersebut Jawaban Kadar lemak Kandungan gula Semuanya Total Jumlah (orang) 6 6 38 50 Persentase (%) 12 12 76 100.00

Berdasarkan tabel distribusi perilaku responden tentang apa yang mereka pertama kali perhatikan pada label nutrisi di atas, didapatkan data 6 responden (12%) hanya memperhatikan kandungan lemak saja, 6 responden (12%) hanya memperhatikan kandungan gula saja, dan yang memperhatikan semuanya didapatkan data 38 responden (76%). Sebagian besar responden sudah membaca terlebih dahulu label nutrisi dan sebagian besar membaca semuanya bukan hanya kandungan gula atau lemak saja, ini menggambarkan perilaku yang baik bagi responden karena dengan memperhatikan semua yang tertera pada label nutrisi itu berarti responden sudah paham kandungan gizi yang mereka butuhkan. Tabel 4.23 Distribusi perilaku responden terhadap tanggal kadaluarsa suatu produk Jawaban Ya Tidak Total Jumlah (orang) 47 3 50 Persentase (%) 94 6 100.00

Berdasarkan tabel distribusi perilaku responden terhadap tanggal kadaluarsa suatu produk di atas sebanyak 47 responden (94%) selalu memperhatikan dulu tanggal kadaluarsa suatu produk sebelum mereka membeli produk tersebut, sedangkan 3 respoden (6%) tidak memperhatikannya. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian besar responden selalu membaca terlebih dahulu tanggal kadaluarsa suatu produk sebelum mereka membelinya. Ini merupakan perilaku yang baik dalam pemilihan suatu produk layak konsumsi.

Tabel 4.24 Distribusi jawaban responden terhadap perilaku anggota keluarga sebelum membeli suatu produk Jawaban Ya Tidak Tidak tahu Total Jumlah (orang) 29 9 12 50 Persentase (%) 58 18 24 100.00

Berdasarkan tabel distribusi jawaban responden terhadap perilaku anggota keluarga sebelum membeli suatu produk di atas, sebanyak 29 responden (58%) menjawab bahwa semua anggota keluarganya selalu memperhatikan terlebih dahulu label nutrisi sebelum membeli produk tersebut, diikuti yang menjawab tidak sebanyak 9 responden (18%), tidak tahu 12 responden (24%). Dari data di atas sebagian besar responden mengaku bahwa keluarganya selalu memperhatikan terlebih dahulu label nutrisi sebelum membeli suatu produk, tetapi yang menjawab tidak atau tidak tahu sebaiknya mereka mengingatkan seluruh anggota keluarganya agar sebelum membeli suatu produk melihat dulu label nutrisinya. Ini ditujukan agar mereka mengerti kandungan gizi yg terdapat dalam suatu produk yang mereka konsumsi. Tabel 4.25 Distribusi perilaku responden tentang seberapa sering anggota keluarga mereka memperhatikan label nutrisi Jawaban Setiap kali Kadang-kadang Tidak tahu Total Jumlah (orang) 25 25 0 50 Persentase (%) 50 50 0 100.00

Berdasarkan tabel distribusi perilaku responden tentang seberapa sering anggota keluarga mereka memperhatikan label nutrisi di atas, didapatkan data bahwa 50% responden mengaku bahwa seluruh anggota keluarga mereka selalu memperhatikan terlebih dahulu label nutrisi suatu produk sebelum membelinya, sedangkan 50% mengaku kadang-kadang saja anggota keluarganya memperhatikan label nutrisi pada suatu produk sebelum mereka membelinya. Ini menggambarkan bahwa masih sebagian responden yang acuh tak acuh terhadap adanya label nutrisi, padahal label nutrisi dapat memberikan gambaran kandungan gizi yang mereka dapatkan dari mengkonsumsi suatu produk.

Tabel 4.26 Distribusi perilaku responden Jawaban Baik Buruk Total Jumlah (orang) 31 19 50 Persentase (%) 62 38 100.00

Dari tabel distribusi perilaku responden didapatkan bahwa 31 responden (62%) mempunyai perilaku yang baik dan 19 responden (38%) mempunyai perilaku yang buruk.