Anda di halaman 1dari 3

MODUL 6 SKENARIO 6 : MATA BU MELLY Bu Melli berusia 50 tahun, ditemani anaknya datang berobat ke puskesmas dengan keluhan penglihatan

semakin kabur pada kedua mata sejak tiga bulan yang lalu. Bu Melli sudah memakai kaca mata sejak remaja. Dari anamnesis diketahui bahwa dia melihat seperti dari balik awan sejak dua tahun yang lalu. Walaupun sudah memakai kacamata tetap saja kabur, sehingga sampai beberapa kali mengganti kacamata. Bu Melli merasa keluhannya bertambah berat sejak diketahui menderita diabetes melitus. Dari pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 1/300 dan mata kiri 2/60, tidak tampak mata merah, pada lensa di mata kiri masih terlihat pseudo iris shadow dan tekanan intra okulernya normal. Dokter mengatakan bahwa Bu Melli menderita katarak dan harus segera dirujuk agar dapat dilakukan operasi sehingga tidak timbul komplikasi seperti glaukoma fakolitik yang berujung kebutaan. Di poliklinik mata RS Dr M Djamil , Bu Melli diperiksa kembali dan dokter menerangkan bahwa akan dilakukan operasi katarak dan pemasangan Intraocular Lens. Operasi akan dilakukan pada mata kanan yang stadiumnya sudah matur terlebih dahulu, dengan syarat hasil laboratoriumnya dalam batas normal. Diberikan informed concent bahwa ada kemungkinan penglihatan setelah operasi tidak normal bila sudah terjadi retinopati diabetika. Bu Melli menanyakan apakah kataraknya sama dengan yang dialami keponakannya yang sudah dewasa, dioperasi pada umur 7 tahun, tapi penglihatannya tetap kabur. Bagaimana saudara menjelaskan apa yang terjadi pada mata Bu Melli dan keponakannya?

Terminologi 1. Pseudo iris shadow : bayangan iris pada lensa untuk melihat derajat kekeruhan lensa

dengan menggunakan illumination oblque dari samping sehingga bayangan seperti bulan sabit. Dimana lensa sudah keruh seluruhnya, mengecil dan terletak jauh dibelakang pupil 2. Glaucoma fakolitik : glaukoma sekunder yang terjadi sebagai akbat lanjutan dari

katarak, dimana kapsul lensa anterior mengalami kebocoran dan memungkinkan protein lensa yang cair memasuki COA 3. Katarak : keadaan kekeruhan pada lensa yang terjadi akibat hidrasi lensa, denaturasi

protein lensa, dan lainya

4.

Retinopat diabetic : mikroangipati kelainan pada penderita DM yang ditandai dengan

pembuluh darah yang aneurisma, dilatasi vena, perdarahan, eksudat karena kadar glukosa darah yang tinggi dan bersifat toksik 5. Intra okuler lensa : lensa yang ditanamkan pada bilik mata depan yang bertujuan bisa

memberikan penglihatan yang baik

Pertanyaan 1.mengapa penglihatan bu Melly makin kabur pada kedua mata sejak tiga bulan yang lalu? 2. bagaimana hubungan umur dan jenis kelamin bu Melly dengan keadaanya? 3. bagaimana hubungan keluhan dengan riwayat sudah memakai kacamata sejak remaja? 4. Mengapa penglhatan Bu Melly tidak membaik dengan kacamata dan melihat seperti dari balik awan? 5. Mengapa bu Melli merasa keluhannya bertambah berat sejak diketahui menderita diabetes melitus? 6. bagaimana interpretasi dari pemeriksaan fisik mata? 7. bagaiamana tatalaksana dari katarak? 8. bagaiamana katarak dapat menyebabkan galukoma fakolitik? Apakah ada komplikasi lain? 9. mengapa perlu dipasang IOL pada Bu Melly? 10.mengapa operasi dilakukan pada mata kanan ibu Melly yang stadiumnya sudah matur? 11. mengapa perlu hasil Laboratorium dalam batas normal sebelum operasi? 12. mengapa kemungkinan penglihatan setelah operasi tidak normal bila sudah terjadi retinopati diabetika 13.apakah katarak Bu Melly sama dengan keponakanya? 14. bagaimana prognosis dari penyakit Bu Melly dan keponakanya dan bagaimana hubungan prognosis dengan usia terkena dan tatalaksana?

skema

Bu Melly 50 th

DM

Mata kabur

Pakai kacamata Illumination oblique

Kelainan refraksi

Pemeriksaan fisik

TIO normal

Mata Kanan 1/300

Mata kiri 2/60

Mata kiri pseudoris shadow

Lensa mata kanan keruh seluruhnya

Ponakan dewasa

Katarak imatur

Katarak matur

Katarak juvenille Tidak operasi operasi

Katarak hipermatur

Ekstraksi ekstrakapsuler

Retinopati diabetik

Glaucoma fakolitik Lensa intra okuler Kebutaan