Anda di halaman 1dari 11

SOAL TRYOUT IKM 1.

Seorang dokter ingin meneliti hubungan antara paparan dan penyakit TBC dengan metode cross sectional. Maka metode pengamatan yang dilakukan adalah a. mengamati kondisi penyakit secara serentak b. mengamati kondisi penyakit secara bergiliran c. mengamati paparan pada awal penelitian dan penyakit pada akhir penelitian d. mengamati penyakit pada awal penelitian dan paparan pada akhir penelitian e. mengamati penyakit kemudian diikuti (Semarang: 26) 2. Seorang peneliti ingin mempelajari pengaruh pemberian vaksin MMR setelah imunisasi dasar terhadap kejadian penyakit campak. Sejumlah 1000 anak yang telah mendapatkan vaksinasi rata2 dalam kurun waktu 5 tahun 10 anak yang tekena campak. Sedangkan 1000 anak yang tidak mendapatkan vaksinasi MMR, 100 anak yang tekena campak. Jenis penelitian yang sesuai adalah a. Cohort b. Case control c. Cross sectional d. RCT e. Retrospektif analitik (semarang: 158) 3. 8 orang siswa TK datang ke puskesmas dengan keluhan mual, muntah, perut terasa sakit dan badan lemas setelah makan makanan yang disedianakn oleh TK. Keluhan timbul 2-4 jam setelah makan makanan yang berasal dari catering yang sama. Tindakan pertama yang dilakukan di puskesmas adalah a. Identifikasi etiologi b. Mengisi lembar WI c. Menentukan status KLB d. Menilai epidemiologi e. Melaporkan ke media massa (Semarang: 212) 4. Ada 100 orang dewasa, yang terkena pembesaran kelenjar tiroid grade IA : 2, grade IB : 10, grade II : 3, grade III : 5. Berapa visible goiter ratenya? a. 20 persen b. 10 persen c. 3 persen d. 1 persen e. 30 persen (UNSOED batch 4: 1) 5. Dokter PKM melakukan penelitian terkait peningkatan jumlah pasien dengan keluhan nyeri kepala. Usia populasi bervariasi anak-anak hingga tua. Penyebab kemungkinan karena

makanan berformalin yang banyak berada disana. Waktu yang dimiliki singkat. Apakah desian penelitian yang cocok a. Cross sectional b. Cohort c. Deskriptif d. Case control e. Clinical trial 6. Seorang peneliti melakukan penelitian mengenai hubungan merokok dangan kejadian angina pectoris. Populasi penelitian adalah semua penduduk diatas 40 th disatu daerah. Jumlah sampel yang didapatkan 1000 orang. Hasil penelitian, 500 sampel perokok 75 orang terkena angina pectoris dan sisanya tidak merokok 50 orang menderita angina pectoris. Desain penelitian diatas? a. Kohort b. Cros sectional c. Case control d. Retrospectif e. Deskriptif (UB+UNISMA, batch 4: 40, 164) 7. Dilakukan penelitian mengenai hubungan antara infeksi cacing dan kejadian penyakit diare. Uji statistic yang dapat digunakan a. Chi-square b. T test c. ANOVA d. Pearson (UNHAS, batch 1: 258) 8. seorang peneliti melakukan studi case control untuk mengetahui hubungan antara gangguan belajar atau learnig disorder pada anak anak usia sekolah dasar dengan riwayat asfiksia pada waktu lahir. Pemeliti memilih sampel untuk kasus di rumah sakit dan kontrolnya dimasyarakat. Ternyata dimasyarakat banyak kasus asfiksia berat yang tidak berumur panjang (sebelum usia SD) sehingga proporsi riwayat asfiksia dimasyarakat berbeda dengan di rumah sakit. Apakah bias yang paling mungkin terjadi? a. self selection bias b. prevalence insidence bias c. referal bias d. non responsbias e. differensial loss to follow up bias 9. Suatu penilitian case control, diteliti 200 anak yang menderita katarak kongenital. Terdapat 160 anak dengan riwayat ibunya terkena rubella saat mengandung. Sebagai kontrol diambil 200 anak dan ternyata 80 diantaranya mempunyai riwayat rubella saat hamil. Berapa odd Ratio pada penelitian tersebut

A. (40x200)/(120x200) B. (160x80)/(40x120) C. (160X120)/(80X40) D. (160X200)/(80X200) E. (160x40)/(80x120) (UISU, batch 3: 16,70) 10. Sebuah organisasi ingin memberikan pembelajaran pada anggotanya mengenai gizi. Salah satu materi yang diberikan adalah membuat makanan yang sehat dan olah raga sebagai pencegahan. Apakah metode yang dilakukan? a. Edukasi b. Kemitraan c. Advokasi d. Peningkatan kualitas e. Pemberdayaan masyarakat 11. Penelitian cross sectional dilakukan untuk mengetahui hubungan antara obat nyamuk bakar (factor risiko) dengan batuk kronis (efek) pada 300 orang balita. Dari 150 orang balita yang setiap hari selama 3 bulan terpapar obat nyamuk bakar, 100 orang menderita batuk kronis. Sedangkan anak yang tidak terpapar obat nyamuk bakar 50 orang menderita batuk kronis. Berapa perbandingan risiko yang menderita batuk kronis pada penelitian tersebut? a. 3,0 b. 2,5 c. 2,0 d. 1,5 e. 1,0 (UNAD, batch 3: 7, 2) 12. Didapatkan Angka kematian ibu di daerah anda bertugas lebih tinggi dr pada angka AKI Nasional. Apa yang Anda lakukan sebagai dokter PTT puskesmas, dimana PONED menjadi salah satu program kerja puskesmas a. Mentargetkan 100% kelahiran hidup b. Mentargetkan 90% kelahiran ditolong tenaga kesehatan c. Mentargetkan 100% kelahiran ditanggung pemerintah d. Mentargetkan 90% ibu hamil periksa ANC e. Mentargetkan 100% kelahiran ditolong tenaga kesehatan (Yarsi, batch 3: 16) 13. Kejadian diare di lombok timur.300org berobat ke puskesmas 106 di rawat puskesmas 2org meninggal.di sebabkan oleh E.Coli di air minum yg tidak di masak terlebih dahulu.. Data mana yg menunjukan KLB? a. Diare menjadi wabah penyakit b. Peningkatan 2x lipat jumlah yg meninggal di banding periode sebelumnya c. Peningkatan Frekuensi org yang berobat di banding periode sebelumnya

d. Diare menjadi sumber penyakit yg dapat menimbulkan kematian (Yarsi, batch 3: 107) 14. Anda ingin meneliti sensitifitas foto thorax dengan kesesuaian pada tes sputum BTA (+) di suatu daerah. Didapat hasil : BTA (+) BTA (-) Rontgen (+) 190 160 Rontgen (-) 10 140 Total 200 300 Berapa angka sensitifitas foto thorax pada hasil di atas? A. 95% B. 93% C. 50% D. 37% E. 5% (Yarsi, batch 3: 105) 15. Sebagai seorang dokter keluarga, harus selalu menjelaskan kepada pasien mengenai kondisi dan perkembangan kesehatan pasien, hal ini sesuai dengan prinsip kedokteran keluarga a. Komprehensif care b. Holistic care c. Patient centered care d. Patient advocacy e. Continuing care 16. Seorang dokter ingin melakukan penelitian tentang tingkat pengetahuan anak FK pada 3 tingkatan, dimana tingkat pendidikan tahun pertama berbeda dengan tahun kedua dan ketiga. Teknik pemilihan sampel A. Simple B. Cluster C. Stratified D. Concecutive E. Systematic (UNSU-UNSRI, batch 1: 24,25) 17. Seorang dokter diminta melakukan sebuah penelitian tentang tingkat hipermetrop pada subyek degan rentang umur tertentu, subyek yang akan diteliti adalah pria, dan wanita antara umur 40-45, 45-50, 50-55, 55-60 dan dengan tingkat keparahan hipermetrop ringan, sedang, berat. Skala yang digunakan pada variable umur tersebut adalah a. Rasio b. Interval c. Nominal d. Rating

e. Ordinal 18. Seorang dokter praktek diajak melakukan uji klinik fase III (randomized double blind control trial) untuk mengetahui perbandingan limvastatin dengan simvastatin (obat penurun kolesterol). Jumlah subyek pria dan wanita 300 orang, usia 45-65 tahun. Semua variable dikendalikan termasuk ketaatan minum obat. Tujuan dari uji klnik tersebut adalah a. Efficacy b. Effectiveness c. Efficiency d. Reliability e. Safety (UGM by UNS, batch 3: 14, 15, 18) 19. Seorang dokter ingin melakukan penelitian tentang anak SD di suatu kota dengan diare. Didapatkan sampel sebesar 1500 anak SD. Teknik pemilihan sampel A. Simple B. Cluster C. Stratified D. Concecutive E. Systematic 20. Sebuah desa terkena wabah diare dan 1 orang telah meninggal, 45 orang lainnya dirawat , dan 250 orang terkena gejala diare. Jenis sampel apa yang tepat untuk menghitung kasus ini a. Incident rate b. Attack rate c. Mortality rate d. Fatality rate e. Prevalence rate 21. Laki-laki 72 th datang dengan keluhan sulit BAB sejak 1 bulan. Riwayat HT dan DM. pasien tinggal bersama isteri yang berumur 70 th dan 1 orang pembantu. Anak-anaknya tinggal di 1 kota tapi tidak terlalu jauh. Dokter menganjurkan dorongan dari keluarga. Metode untuk menilai fungsi keluarga adalah a. Nilai circle b. Nilai lifeline c. Nilai life cycle d. Nilai APGAR e. Nilai genogram (Yarsi, batch 1: 96, 99) 22. Peneliti ingin membandingkan efektivitas penyerapan obat aspirin A dan aspirin B melalui pemeriksaan specimen urin. Penelitian dilakukan pertama kali pada aspirin A

dan 1 jam kemudian dilakukan pemeriksaan specimen urin. Penelitian B dilakukan 1 minggu sesudahnya sambil menunggu hilangnya konsentrasi aspirin A dalam darah. Sampel diberikan aspirin B dan 1 jam kemudian dilakukan pemeriksaan specimen urin. Dari hasil penelitian didapatkan perbedaan bermakna antara aspirin A dan aspirin B dengan p (0,003). Uji apa yang tepat dilakukan pada hasil penelitian tersebut? a. Simple T-test b. Independent test c. Paired T-test d. Chi-square test e. ANOVA (soal bimbingan: 14)

SOAL TRYOUT NEURO 1. Perempuan, 65 tahun, dibawa ke igd karena saat bangun tdur pagi hari, badan sisi kanan lemah dan tidak bisa bicara. Pasien masih sadar dan tidak mengeluh sakit kepala, PF kesadaran komposmentis TD 150/90 mmhg, hemiparesis kanan ringan. Pada pemeriksaan ditemukan hemiparise kanan ringan. Diagnosis yang paling mungkin? a. Stroke iskemik ec. Trombus b. Stroke iskemik ec. Emboli c. Stroke in-evolution d. Stroke hemoragik ec. PIS e. Stroke hemoragik ec. PSA (UNAD, batch 3: 6) 2. Seorang laki-laki usia 34 tahun datang dengan keluhan kepala terasa pusing dan nyeri hebat sejak 6 bulan yang lalu. Keluhan dirasakan terus menerus dan semakin lama semakin hebat. Pasien juga mengeluh penurunan pendengaran dan penglihatan dalam 3 bulan terakhir. Pemeriksaan fisik didapatkan kaku kuduk + dan meningeal sign +. Dari pemeriksaan CT scan didapatkan masa berbentuk bulat berbatas tegas di daerah parietoccipitalis, dengan perifocal edema yang mendesak parenkim ke tengah. Pemeriksaan mikroskopik menunjukkan adanya jaringan mening dengan proliferasi, struktur whorls. Apa diagnosis yang mungkin? a. Meduloblastoma b. Ameloblastoma c. Ependimoma d. Meningioma e. Astrositoma 3. Seorang laki-laki 62 tahun datang diantar keluarganya dengan keluhan lemah anggota gerak kanan. Keluhan dirasakan sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit saat sedang mencuci motor. dari alloanamnesa dengan istri pasien, sebelum dibawa ke rumah sakit pasien mengeluh nyeri kepala hebat dan muntah 3 kali. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes. Riwayat trauma kepala dan sakit jantung disangkal. Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD 210/110 mmHg, nadi 98x/menit, pernafasan 30x/menit. Dari hasil pemeriksaan neurologis didapatkan refleks babinski (+), kaku kuduk dan rangsang meningeal (+). Dari hasil pemeriksaan lab didapatkan ureum 33 mg/dl, kreatinin 1 mg/dl, GDS 127 mg/dl. Mengapa pada pasien ini terdapat kontraindikasi absolut dekstrose digunakan untuk koreksi cairan? a. Dapat mengakibatkan terjadinya hiperglikemia b. Dapat mengakibatkan terjadinya edema cerebri c. Dapat menghambat aliran darah ke otak d. e. Dapat mengakibatkan terjadinya toksik metabolit

4. Seorang laki-laki 62 tahun datang diantar keluarganya dengan keluhan lemah anggota gerak kanan. Keluhan dirasakan sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit saat sedang mencuci motor. dari alloanamnesa dengan istri pasien, sebelum dibawa ke rumah sakit pasien mengeluh nyeri kepala hebat dan muntah 3 kali. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes. Riwayat trauma kepala dan sakit jantung disangkal. Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD 210/110 mmHg, nadi 98x/menit, pernafasan 30x/menit. Dari hasil pemeriksaan neurologis didapatkan refleks babinski (+), kaku kuduk dan rangsang meningeal (+). Dari hasil pemeriksaan lab didapatkan ureum 33, creatinin 1, GDS 127. Apa terapi cairan yang diberikan pada pasien ini? a. Manitol 5%, 0,5 gr/kgBB dalam 20 menit b. Manitol 10%, 0,5 gr/kgBB dalam 20 menit c. manitol 15%, 0,5 gr/kgBB dalam 20 menit d. Manitol 20%, 0,5 gr/kgBB dalam 20 menit e. Manitol 25%, 0,5 gr/kgBB dalam 20 menit 5. Seorang pasien diantar ke IGD setelah kecelakaan lalu lintas dan mengalami penurunan kesadaran. Dari hasil pemeriksaan CT scan didapatkan gambaran hiperdens berbentuk bulan sabit. Perdarahan yang terjadi berasal dari? a. Arteri carotis communis b. Vena jugularis eksterna c. Arteri meningea media d. Arteri basilaris e. Bridging vein 6. Laki-laki usia 29 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam, tidak bisa bicara dan tangan tidak bisa digerakkan sejak 4 hari yang lalu. 2 bulan sebelumnya pasien merasa nyeri sendi. Dari pemeriksaan diketahui pasien ini memiliki riwayat HIV (+). GCS 7, kaku kuduk (+), babinsky test (+), meningeal sign (+), hemiparesis kiri, vital sign (td normal, rr dbn, t: 39,50C. Pada gambaran CT scan didapatkan multiple ring di regio supratentorial dan infratentorial terutama ventrikel. Diagnosis pasien ini adalah. a. Cerebral toksoplasmosis b. Neurosistiserkosis c. Malaria cerebral d. Stroke e. Tumor otak (UGM: 7,9,10,13,83) 7. Wanita 20 tahun datang dengan keluhan sering terjatuh saat jalan sejak 6 bulan yang lalu, lengan dan tungkai kanan kurang terampil daripada yang kiri. Dan nyeri kepala yang bertambah berat. Pemeriksaan gangguan koordinasi + gangguan disdiadokinesia kanan, gangguan rebound phenomena kanan, gangguan finger to nose kanan,. Gangguan heel to knee kanan, maka lokasi tumor di? a. Lobus parietal b. Lobus temporal c. Lobus frontal d. Batang otak e. serebellum

8. Seorang wanita usia 63 tahun datang dengan keluhan kelemahan pada lengan dan tungkai bawah. Dirawat 3 hari di PKM, keluhan hilang. Apakah diagnosa pada pasien di atas adalah a. TIA b. RIND c. Stroke Hemoragik d. Stroke in evolution e. Stroke non hemoragik (trisakti, batch 4: 4,11) 9. Wanita 17th datang ke UGD dg keluhan kejang. Kejang terjadi sejak 3 jam yang lalu sebanyak 4x. Diantara kejang kesadaran pasien ridak pulih. Terapi yang diberikan: a. Diazepam IV b. Phenytoin IV c. Phenobarbital IV d. Midazolam IV e. Propofol IV (UB+UNISMA, batch 4: 129) 10. Laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan sering lupa, keluarga pasien mengatakan pasien sering lupa terhadap nama-nama cucunya, alamat rumahnya dan aktivitas yang telah dilakukannya baru saja dilakukan. TNPS dbn. Pernah hilang dari rumah selama 2 hari dan ditemukan berpakaian kotor. Diagnosis yang mungkin?? a. Hungtington disease b. Alzhaimer disease c. Amnesia retrograde d. Insomnia e. Malingering. (UMI, batch 4: 30) 11. Laki-laki dibawa ke UGD dengan keluhan lumpuh pada 4 ekstrimitas. Beberapa minggu suaranya serak. Riwayat batuk dan pilek disangkal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tetraparese, ptosis, sulit menelan dan minum, refleks fisiologis meningkat. Diagnosis A. GBS B. Myastenia gravis C. Partial paralysis hypokalemi D. Polineuropati (UKDI UB, batch 4: 5) 12. Pasien datang ingin control 1 tahun yang lalu riwayat stroke. Diberikan obat rutin berupa asam asetilsalisilat, statin, vit B6, B12, dan asam folat. Apakah fungsi dari asam asetilsalisilat ? a. Analgetik b. Neuroprotektor c. Mencegah vaskulitis d. Anti agregasi trombosit e. Anti hiperhomosisteinemia

(UKI, batch 4: 57) 13. Wanita 20 tahun datang ke RS dengan keluhan kejang pada pipi dan bibir sebelah kiri, menjalar ke lengan kiri dan berlangsung selama 1 menit dan pasien sadar saat kejang. Karena jarang timbul dan tidak mengganggu pasien tidak berobat teratur ke dokter. Diagnosa yang tepat: a. simple partial somato-sensoric seizures b. complex partial with focal seizures c. simple partial motoric seizures d. complex partial without focal seizures e. simple partial autonomic seizures (UI, batch 3: 179) 14. Laki-laki 60th datang ke IGD karena merasa tiba2 lemah pada sisi kanan tubuh sejak 8 jam yang lalu. Pasien tidak bisa bicara walaupun pasien mengerti apa yang diperintahkan oleh dokter. Lesi berada dimana? a. Lesi frontalis b. Lesi parietalis c. Lesi temporalis d. Lesi oksipitalis e. Lesi temporo-parietal (UIN, batch 1: 158) 14. Seorang perempuan pergi berobat dengan keluhan nyeri kepala berdenyut hanya di bagian kiri. Perempuan tersebut merasakan keluhan membaik dengan minum obat pusing dari warung namun hanya sementara waktu. Didapatkan mual muntah, nyeri dirasakan 3-4x/ bulan, disertai keluhan fotofobia. Diagnosis kasus tersebut. a. Chronic Tension Type Headache b. Periodic Tension Type Headachec. c. Cluster headache d. Common migraine e. Classic migraine (UGM: 86) 15. Pasien laki-laki, usia tua, datang diantar anaknya ke RS dengan keluhan tangan dan kaki gemetar, sehingga pasien sulit menulis. Wajah pasien kaku seperti topeng. Bila berjalan, langkah pasien kecil-kecil dan sering terjatuh. Obat yang tepat untuk pasien di atas adalah a. Difenilhidantoin b. Karbamazepin c. Ergotamin d. Levodopa e. Fenobarbital

16. Seorang pasien laki-laki diantar ke IGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Terdapat fraktur pada femur dan tungkai tidak bisa eksorotasi. Bagian nervus manakah yang terkena? a. N. femuralis b. N. tibia superior c. N. tibia inferior d. Dorsa pedis (UII, batch 3: 40) 17. Perempuan, 66 tahun ke IGD dengan keluhan sesak nafas, lumpuh kedua ektremitas. Sebelumnya pasien mengalami infeksi saluran nafas 2 minggu yang lalu. Penyebab infeksi.. a. Compilobacter jejuni b. Helicobacter Pylori c. Clostridium difteriae d. Staphylococcus aureus e. Streptococcus pyogens 18. Perempuan 52 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan kejang sejak 2 jam yang lalu. Kejang seluruh tubuh tonik klonik. Sebelumnya ada riwayat kejang grand mal. Terapi yang diberikan.. a. Diazepam b. Carbamazepin c. Diltiazem d. Piracetam e. Fenobarbital (UNAD, batch 3: 11, 16)