Anda di halaman 1dari 4

Nama Anggota Kelompok VI: Grace Duma M.H.

Septiani
Vanesia
Kelas : XI IPA 2
Bersatu Kita Teguh ,Bercerai Kita….
Cari Lagi
Di sebuah halte bus,ada tiga orang pemudi yang sedang duduk dengan memakai baju
partai yang berbeda. Mereka ada Grace yang berasal dari daerah Medan,Krismelisa
yang berasal dari daerah Banjar, dan Vanesia yang berasal dari daerah Toraja.
Mereka berbicara dengan logat mereka masing-masing.
(Instrumen music project pop “Dangdut is The Music of My Country”)
Grace : Lama kalinya bus ini datang,…cape lah aku menunggu…
Tak bisanya diajak kerja sama…na Bodaton do bus on…….
(Duduk sambil menghentakkan kaki)
Melisa : Habut banar..sabar pang..!
Grace : Kau siapa…kau siapa..Sok kalinya kau….
Rambut sudah macam padi opungku yang gagal panen….
Melisa : Kam…Kada tahukah aku ne sapa…
(Lalu Bergaya dengan iringan lagi Project Pop “ Metal Vs
Dugem”)
Tiba-tiba seorang pemudi yang menggunakan baju partai Golkar datang…..
Septi : Uyuh tutu aku andau tuch
(duduk bersama dengan pemuda-pemudi yang lain)
Grace : Kau ngomong apa..janganlah kau bawa-bawa bahasa planet kemari….
Septi : (diam dengan raut wajah tersinggung)

Untuk beberapa saat lamanya tak ada suara maupun kata-kata yang keluar dari
mulut keempat makhluk ini. Hanya suara kendaraan dan beberapa pejalan kaki yang
lalu lalang….
Namun…..
Septi : Contreng caleg Golkar,contreng caleg Golkar….
Contreng caleg dari Golkar,contreng caleg Golkar…..
(suara yang Ia lantunkan memecahkan keheningan)
Esy : Apakah bagusnya itu Golkar…
Masih bagus partai ku.
Septi : (Lalu Pemudi ini pun menatap dengan sinis)
Bah..narai nah kuam??
Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Cari Lagi
Esy : Lihat Le Megawati,dia perempuan pertama yang berhasil memimpin
bangsa kita.Tak bangga kah kau padanya..??
Grace : Tutup mulutmu itu. Memang benar begitu adanya.
Tapi coba kau Pikirkan pake otakmu apakah Megawati
sudah mampu menyejahterakan nasib para pekerja termasuk nasib
kaum buruh. Buktinya kaum buruh masih repot-repot buat partai
sendiri. Tak gila itu namanya…??
Melisa : Ach…masih bagus partai ampunku…Banyak pendukungnya… Lihat
kada ikam Indonesia sekarang nech dah makin bagus daripada yang
moncong putih tuch yang mimpin.
Esy : Ech…jaga mulutmu itu..tak pantas kau bilang partaiku kaya
getu..(Emosi sambil menunjuk-menunjuk wajah Krismelisa)
Septi : aduh..habut,,,
Contoh pemimpinku te BLT gen ie ji maurus…
Kueh Presiden ji mbanggam???
Esy : Hah..BLT ??
Eee….tak ada gunanya itu..
Betul yang dibilang le Mega..BLT hanya bikin rakyat malas bekerja…
Sudah itu habisin duit pula…
Grace : Bah….
Biar kalian tau…Megawati itu busuk hatinya (Seraya berdiri)
Masa dibiarkannya buruh ngelangsa
Tega benar dia (Berkata dengan nada yang marah)
Esy : (Esy hanya bisa terdiam tapi wajahnya tampak
merah padam,tampak
seperti menahan emosi)
Septi ; Maka bara jite..BLT tege….
Pikir nah…
Melisa : Prett….
Mimbar gen masih tinggi dari inya…
Handak wani-wani mambari BLT
Karamput banar….
Septi : Hauu….
Kilau SBY beres eh….
Janji palsu i umbar…
Grace ; Bodatnya kalian berdua…
Mana bisa Indonesia maju kalo pemimpinnya terusss

Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Cari Lagi


berantam..berantam dan berantam…
Dasar gila tak tau malunya mereka
berdua.Kau pun jangan sok-sok dukung si….si….sapa itu…..
namanya Si Bambang Tri Hadmojo……
Septi + Melisa + Esy : Susilo Bambang Yudhoyono…….
Grace : Ya,.,,.,itu lah maksudku……sebelas dua belasnya mereka berdua …..
Melisa : Sok….ngomong tuw yang benar pank.. Gayanya sok banar..Padahal
ngemeng ja gen masih bakarut…
Grace : Diam lah kau disitu…….Tak tau kau Apa-apa…
Esy : Betul itu..”Bersama Kita Bisa” Telemu….
Lihat itu JK bercerai dari SBY mengemis-ngemis ke Megawati…
Tahu dirikah itu ???
Malu-maluin …
Septi : Heehh….
Biar ech….
Tawam dia semboyan “Bersatu Itah Teguh,Bercerai Itah…Gau
Hindai” Bujur dia penonton????
Keempat pemudi itu pun tetap bertengkar
hingga datanglah seorang Pemudi sambil bernyanyi….
(Instrumen Naif “Bagai Air Dan Api”)

Sherly : Mengapa kita saling membenci,,Awalnya kita selalu memberi…


apakah mungkin hati yang murni,sudah cukup berarti.
Ataukah kita belum mencoba memberi waktu pada logika….jangan
seperti selama ini. Hidup bagaikan air dan api.
(Keempat pemudi itu pun menatap Pemudi yang
sedang
bernyanyi itu. Semua mata tertuju padanya)
Setelah pemudi itu bernyanyi,keempat pemudi ini pun merenung dan terdiam sejenak.
Grace : Mendengar lagu ini hati ku pun jadi terkoyak-koyak….
Bodoh kalinya kita,.,Berantam sana sini…
Septi : Betul sekali itu…(Ia berbicara dengan logat Batak padahal
biasanya ia
berlogat dayak)
Lalu seorang pemuda dan ketiga pemudi itu pun menatap Septi dengan heran ….
Melisa : Ich..waw,,,,,
Buhen jadi Batak ikau??

Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Cari Lagi


Esy : Ha…ha….
Kau juga jadi ikut-ikutan….
Tapi tak apalah….
Walapun berbeda-beda tapi tetap satu jua toch….
(Suasana pun menjadi cair)
Keempat pemudi itu pun bernyanyi bersama dengan kedua pemudi yang tadi bernyanyi
lebih awal. (Instrumen Naif “Bagai Air Dan Api”)
Grace : Apakah yang bisa petik dari drama ini??
Melisa : Kita Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku,agama,
dan adat istiadat.
Septi : Tapi sebagai Bangsa yang berharkat dan bermartabat,kita harus
saling menghargai satu sama lain bukan malah menghina.
Esy : Kita ini adalah satu Bangsa..satu tanah air.,.Jangan sampai ada
perselisihan di antara.
Grace : Tunjukkan bahwa perbedaan tidak menghalang-halangi kita untuk
bersatu padu… “Walaupun Berbeda-Beda Tetapi Tetap Satu Juga”..
Melisa : Kita pasti mampu bersatu,..
Septi : If There is will
Esy : There is a way…

TERIMA KASIH

Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Cari Lagi