Anda di halaman 1dari 28

PEDOMAN PELAKSANAAN

STUDIO TUGAS AKHIR


PENDIDIKAN SARJANA STRATA 1 (S-1)

Nama mahasiswa NIM Dosen Pembimbing

: : :

PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2013

I.

PENDAHULUAN

Studio Tugas Akhir merupakan kegiatan yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur guna meraih gelar kesarjanaan S1 Arsitektur. Sifat dari Studio Tugas Akhir ini adalah bersifat komprehensif mencakup keseluruhan teori yang telah didapat, di tambah dengan uji kemampuan perencanaan dan Studio tugas akhir perancangan arsitektur berdasarkan kasus terpilih.

merupakan karya terbaik (masterpiece) seorang calon lulusan arsitektur dan titik pertama pengakuan atas keilmuan arsitektur yang telah ditempuh selama masa pendidikan a. Tujuan Studio Tugas Akhir Kegiatan mata kuliah ini dilaksanakan agar mahasiswa dapat membuktikan kemampuan Perencanaan dan Perancangannya secara akademis. Untuk itu peserta mahasiswa tugas akhir akan melalui tahapan proses pengujian yang menjadikan tugas akhir ini sebagai karya akhir mahasiswa di perkuliahan S1. Tugas Akhir bertujuan untuk membuktikan secara akademis kemampuan seorang calon sarjana Arsitektur untuk lepas dari ikatan pendidikan arsitektur dan siap menghadapi dunia kerja bidang arsitektur. b. Sasaran Studio Tugas Akhir Sasaran mata kuliah ini adalah mahasiswa tingkat akhir pendidikan sarjana S1 Teknik Arsitektur UNSRI. Tugas akhir dapat diambil jika seluruh mata kuliah sebelumnya telah diselesaikan dengan nilai rata-rata kumulatif yang memenuhi persyaratan Program Studi.

II.

PELAKSANA STUDIO TUGAS AKHIR a. Pengelola Studio Tugas Akhir Penanggung Jawab Studio Tugas Akhir : Wienty Triyuly, ST, MT Koordinator Tugas Akhir Kampus Indralaya : Livian Teddy, ST, MT

Koordinator Tugas Akhir Kampus Palembang : Iwan Muraman Ibnu,ST,MT b. Dosen Pembimbing dan Dosen Penguji Mahasiswa peserta mahasiswa Tugas Akhir mendapatkan bimbingan dari satu atau dua orang dosen pembimbing, jika terdiri atas dua dosen pembimbing orang dosen pembimbing maka satu orang

pembimbing utama dan satu orang pembimbing pendamping. Dosen pembimbing tersebut ditunjuk sesuai dengan kebijaksanaan Program Studi. Tugas Dosen Pembimbing adalah memberikan konsultasi dan bimbingan dalam semua tahapan kegiatan tugas akhir. Dosen pembimbing juga bertugas memberi penilaian terhadap mahasiswa bimbingannya dalam ujian pendadaran untuk melihat sejauh mana konsistensi mahasiswa dalam mempertanggung jawabkan karya arsitekturnya. Dosen Penguji adalah dosen yang memberikan penilaian terhadap hasil Studio Tugas Akhir Mahasiswa. Dosen penguji dosen Program Studi Teknik Arsitektur dan dosen Sipil Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. c. Peserta Mahasiswa Studio Tugas Akhir Untuk dapat menempuh Studio Tugas Akhir, maka calon peserta mahasiswa Studio Tugas Akhir harus memenuhi persyaratanpersyaratan sebagai berikut : 1. Telah Lulus 134 SKS 2. Telah lulus Studio Perancangan Arsitektur 1, Studio Perancangan Arsitektur 2, Studio Perancangan Arsitektur 3, Studio Perancangan Arsitektur 4, Studio Perancangan Arsitektur 5 dan Studio Perancangan Arsitektur 6 (dengan nilai minimal C) 3. Telah lulus mata kuliah Struktur dan Konstruksi 1, Struktur dan Konstruksi 2, Struktur dan Konstruksi 3 (dengan nilai minimal C)
3

berasal dari

Jurusan Teknik

4. Nilai Indeks Prestasi Kumulatif dari semua mata kuliah yang telah ditempuh minimal 2.00 (dua koma nol). III. A. PELAKSANAAN STUDIO TUGAS AKHIR Bobot Kegiatan Pendidikan Studio Tugas akhir memiliki beban studi 10 SKS. Perhitungan untuk beban kegiatan pendidikan ini menyangkut kemampuan psikomotorik dan fisik. Satu (1) jam kuliah dianggap mempunyai beban yang setara dengan kegiatan fisik 2-3 jam, sehingga 1 SKS kegiatan ini sama dengan 2-3 jam kegiatan psikomotorik atau fisik ditambah dengan 1 jam kegiatan rangkaian seperti pembuatan laporan dan 1 jam untuk kegiatan mandiri; sehinggga jumlah keseluruhannya adalah 4-5 jam seminggu atau 64 80 jam dalam satu semester. Beban 10 SKS kegiatan Studio Tugas Akhir ini setara dengan 640 - 800 jam dalam satu semester dengan perhitungan sebagai berikut: 10 SKS = 10 x ( (4-5 jam/minggu) x (16 minggu/ semester)) = 640 800 jam / semester.

B.

Waktu Pelaksanaan Studio Tugas Akhir memiliki sistem pelaksanaan yang berbeda dengan kegiatan pendidikan sebelumnya yang pelaksanaannya didasari oleh semester berjalan. Kegiatan Studio Tugas Akhir dilaksanakan dengan tahapan periodeisasi sehingga peserta memiliki batasan waktu untuk pelaksanaan kegiatan Studio Tugas Akhir. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Studio Tugas Akhir terbagi menjadi Semester Ganjil Periode 1 Periode 2 Periode 3 : : : dimulai pada bulan Juni dimulai pada bulan Agustus dimulai pada bulan Oktober

Semester Genap Periode 4 Periode 5 Periode 6 : : : dimulai pada bulan Februari dimulai pada bulan Maret dimulai pada bulan Mei

C. Tahapan Pelaksanaan Studio Tugas Akhir Terdapat tiga tahap kegiatan Studio Tugas Akhir yaitu : 1) Proposal Tugas Akhir Pengajuan Proposal Tugas Akhir dilakukan setelah mahasiswa peserta mahasiswa memiliki tema yang akan diangkat sebagai tugas akhir, yang memenuhi persyaratan tertentu. Tema tersebut harus dituangkan dalam bentuk proposal tugas akhir untuk lebih lanjut dikembangkan menjadi Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan. Tema desain yang diangkat haruslah memiliki keunikan tersendiri dari karya-karya arsitektur telah yang diakui telah dan ada, dan memiliki dengan keorisinalitasan yang dinyatakan

pernyataan tertulis dari mahasiswa peserta mahasiswa tugas akhir (Surat Pernyataan Terlampir). 2) Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Penulisan Landasan Konseptual meliputi keseluruhan aspek yang perlu dipertimbangkan dalam Perencanaan dan Perancangan fasilitas yang akan dijadikan karya tugas akhir. Materi yang dihasilkan mencakup perumusan masalah desain, landasan teori yang dipakai untuk memecahkan masalah, serta konsep pemecahan masalah yang akan dipakai dalam desain arsitektur Studio Tugas Akhir. Proses asistensi, penulisan dan persetujuan landasan konseptual ini sepenuhnya diatur oleh dosen pembimbing tugas akhir.

3) Studio Tugas Akhir Studio Tugas Akhir dilaksanakan selama 10-12 minggu studio. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menuangkan atau mentransformasikan ide dan konsep desainnya ke dalam bentuk gambar kerja/gambar arsitektur. Selama studio berjalan, mahasiswa mendapatkan bimbingan asistensi desain dari dosen pembimbing tugas akhir. Proses asistensi sepenuhnya dilakukan dalam studio, dan jadwal diatur sepenuhnya oleh dosen yang bersangkutan. Mahasiswa diwajibkan mematuhi tata tertib studio. Pelanggaran tata tertib dapat mengakibatkan sanksi diskualifikasi studio tugas akhir. Pada akhir masa studio, diharapkan mahasiswa telah menyelesaikan output (luaran) desain tugas akhir. Ujian Studio Tugas AKhir dilakukan setelah mahasiswa

menyelesaikan studi tugas akhir dan memenuhi persyaratan yudisium sarjana. Syarat lulus program pendidikan sarjana adalah telah menyelesaikan jumlah kredit yang ditentukan sebanyak 144 SKS dengan nilai D tidak lebih dari 10 % atau 14 SKS, nilai mata kuliah Agama, PPKN minimal C. IV. TATA LAKSANA STUDIO TUGAS AKHIR A. Persyaratan Pendaftaran Peserta 1) Persyaratan Sidang Proposal a) Telah lulus semua mata kuliah dibuktikan dengan transkrip inilai akademik b) Menyerahan Hasil Test TOEFL c) Surat Keterangan Sehat dari dokter d) Tanda Bukti Setor Sidang e) Rekomendasi dosen pembimbing akademik (lampiran 1) f) KRS
6

g) Surat Pernyataan (lampiran 2) materai 6000

yang ditandatangani diatas

2) Persyaratan Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan a) Menyerahan Hasil Test TOEFL b) Tanda Bukti Setor Sidang c) Persetujuan rekomendasi sidang dari dosen pembimbing (lampiran 3) d) Buku Bimbingan/Konsultasi yang memuat persyaratan minimal 4 kali bimbingan e) Buku laporan 3) Persyaratan Sidang Sarjana a) Menyerahan Hasil Test TOEFL b) Tanda Bukti Setor Sidang c) Persetujuan rekomendasi sidang dari dosen pembimbing d) Buku Bimbingan/Konsultasi yang memuat persyaratan minimal 8 kali bimbingan (3 kali untuk proses transformasi dan 3 kali untuk penyelesaian desain) e) Pengumpulan : Buku Laporan Perancangan sebanyak 5 eksemplar, Laporan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan sebanyak 1 eksemplar, Gambar Struktur dan Utilitas sebanyak 1 eksemplar, Gambar Kerja sebanyak 1 eksemplar, Animasi dan Slide Presentasi dalam bentuk CD, Maket. B. Pembentukan Kelompok Sidang Laporan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan sebanyak 5 eksemplar pada saat pengumpulan

1) Kelompok sidang akan

diumumkan segera setelah pendaftaran

peserta mahasiswa sidang Studio Tugas Akhir 2) Setiap Kelompok sidang akan terdiri atas : a. Sidang Proposal : 1 Ketua Penguji, 3-4 orang dosen penguji b. Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan terdiri atas : 1 Ketua Penguji dan 3-4 orang dosen penguji c. Sidang Sarjana : 1 Ketua Penguji, 3-4 orang dosen penguji V. A. TATA TERTIB STUDIO TUGAS AKHIR Tugas dan Kewajiban Peserta mahasiswa Studio Tugas Akhir Tugas dan Kewajiban Peserta mahasiswa Studio Tugas Akhir : 1) Menaati seluruh jadwal dan tata tertib Bagi Mahasiswa yang mengikuti Tahapan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan diwajibkan hadir hari Selasa untuk kampus Inderalaya dan hari Sabtu untuk kampus Palembang. 2) Menghadiri setiap pertemuan yang sudah terjadwal 3) Melakukan proses bimbingan secara aktif dan tertib 4) Menjaga harkat dan martabat dengan tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun 5) Mengikuti setiap tahapan sidang : a) Mengikuti Sidang 1- Proposal Studio Tugas Akhir b) Mengikuti Sidang 2 Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan c) Mengikuti Sidang 3 Sidang Sarjana 6) Setiap kegiatan sidang harus mendapatkan persetujuan dosen pembimbing terlampir) 7) Mengumpulkan waktu. seluruh produk secara lengkap, tuntas dan tepat dibuktikan dengan Surat Rekomendasi (formulir

B.

Tata Tertib Studio Tugas Akhir 1) Tata tertib di ruang Studio a) Hadir di studio setiap hari (Senin-Jumat) dari jam 09.00 15.00 b) Berpakaian sopan dan rapi di studio c) Selalu menjaga ketertiban dan kebersihan ruang studio d) Meninggalkan studio hanya diperkenankan untuk kepentingan survey atau kepentingan lain yang penting dengan sepengetahuan koordinator Studio Tugas Akhir. e) Persyaratan kehadiran mahasiswa di studio adalah 80% dengan memperhitungkan kehadiran mahasiswa pada pagi, siang dan sore hari (3 kali tanda tangan dalam satu hari). 2) Ijin Meninggalkan Studio Ijin Meninggalkan studio diperbolehkan dengan ijin koordinator/dosen pembimbing/dosen penguji. 3) Pelaksanaan Studio Seluruh proses studio tugas akhir dilakukan di dalam studio dengan pemantauan dari koordinator studio tugas akhir, dengan ketentuan: a) Keluar studio hanya dilakukan untuk istirahat pada jam yang telah ditentukan (jam 12.00 13.00) b) Mahasiswa menyerahkan seluruh kertas kalkir yang akan digunakan sebagai media gambar akhir kepada petugas studio, mahasiswa mengambil kertas kalkir secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. c) Seluruh kertas gambar kalkir harus dilegalisasi oleh petugas studio yang ditunjuk. Kertas kalkir harus selalu berada di ruang studio dan pada sore hari diserahkan kepada petugas studio. Kertas kalkir yang sudah dilegalisasi tidak bisa keluar dari studio dengan alasan apapun.

d) Kertas

kalkir dilegalisasi dengan cara diberi tanda tangan,

nomor kertas dan tanggal pemberian legalisasi serta dicatat dalam catatan petugas studio jumlah kertas yang diambil setiap hari. e) Seluruh kertas kalkir harus dikumpulkan pada saat yang pengumpulan gambar secara keseluruhan dengan pemisahan antara gambar desain yang digunakan dan jumlah kertas kalkir yang dikumpulkan sama 4) Sangsi Selain peserta mahasiswa Studio, Dosen Pembimbing/Penguji, Penanggung jawab, Koordinator dan Pelakasana Studio Tugas Akhir serta karyawan yang bertugas, tidak diperkenankan masuk ke dalam studo, kecuali ada ijin dari pengelola studio dan untuk kepentingan yang sangat penting/mendesak. Jika ada yang melanggar maka akan dilakukan: a) Teguran 1 b) Teguran 2 c) Sangsi disiplin dan menjadi pertimbangan dalam penentuan kelulusan Sangsi akan diberikan jika : a) Kertas kalkir yang dikumpulkan tidak dilegalisasi maka kertas kalkir tersebut tidak menjadi bahan untuk sidang studio tugas akhir. b) Jumlah kertas kalkir yang ada di studio tidak sama dengan jumlah kertas kalkir yang ada dalam catatan petugas, maka kertas kalkir yang keluar tersebut akan dibatalkan, mahasiswa akan mendapat teguran 1, teguran 2 dan mendapatkan sangsi dibatalkan proses tugas akhirnya.
10

gambar

salah, sehingga jumlah kertas kalkir yang dilegalisasi dan

c) Gambar yang ada pada kertas kalkir memiliki garis tangan yang tidak sama dan dapat dibuktikan oleh koordinator tugas akhir sehingga mahasiswa dianggap melakukan kecurangan maka mahasiswa akan mendapat teguran 1, teguran 2 dan mendapatkan sangsi dibatalkan proses tugas akhirnya. Pemberian sangsi kepada mahasiswa dillakukan apabila

mahasiswa melakukan plagiat berupa pemalsuan data dan desain studio tugas akhir. Sanksi dapat berupa teguran, pergantian judul atau pembatalan studio tugas akhir sampai dengan skorsing selama 2 (dua) semester.

Sangsi akan diberikan kepada mahasiswa yang sudah lulus dan terbukti melakukan kecurangan atau plagiat berupa pembatalan ijazah dan gelar Sarjana Teknik (ST).

5)

Mengundurkan diri Mahasiswa dinyatakan mengundurkan diri bila : a) Mahasiswa studio tugas akhir mengundurkan diri tanpa alasan yang dapat diterima, b) Mengajukan surat permohonan kepada koordinator secara tertulis disertai dengan alasan-alasan c) Hasil pekerjaan tidak mencapai target yang telah ditetapkan pada awal kegiatan Studio.

C.

Tata Laksana Pembimbingan Tiap mahasiswa diharuskan memperoleh :

11

1)

Minimum 4 (empat kali) kali asistensi dari pembimbingnya untuk kegiatan penyusunan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan

2) 3)

Minimum 3 (tiga kali) kali asistensi dari pembimbingnya untuk kegiatan penyusunan transformasi konsep (pra-rancangan) Minimum 3 (tiga kali) kali asistensi dari pembimbingnya untuk kegiatan penyusunan gambar desain Studio Tugas Akhir

D.

Tata Tertib Ujian 1) 2) Sidang Studio Tugas Akhir bersifat tertutup untuk mahasiswa. Sidang Studio Tugas Akhir dipimpin oleh Ketua Penguji dan dihadiri oleh 3-4 orang penguji, penguji dipersyaratkan memiliki latar belakang pendidikan minimal S2 dan menguasai area penelitian. 3) Pelaksanaan ujian dilaksanakan sesuai dengan tanggal yang ditetapkan oleh Program Studi. 4) Setelah mengikuti sidang studio tugas akhir, mahasiswa tidak diperkenankan lagi mengambil mata kuliah lainnya. Jika mahasiswa masih akan mengambil mata kuliah, maka sidang studio tugas akhir mahasiswa ditunda sampai selesai mengambil mata kuliah lainnya dan selanjutnya mahasiswa melakukan proses ulang terhadap proses studio tugas akhir 5) Mahasiswa hanya diberikan kesempatan satu kali dalam setiap

tahapan proses studio tugas akhir, jika mahasiswa gagal maka mahasiswa dianggap tidak mampu dengan judul atau tema yang telah diambilnya dan mahasiswa diwajibkan mengikuti proses awal studio tugas akhir dengan judul atau tema lain.

VI.

PENILAIAN STUDIO TUGAS AKHIR


12

Sebelum sidang berlangsung, Tim Studio Tugas Akhir rapat untuk menyepakati apakah hasil studio tugas akhir mempertimbangkan : a) b) Jumlah kehadiran mahasiswa di studio Hasil desain mahasiswa yang mencakup kualitas dan kuantitas desain tersebut sudah layak untuk diuji dengan

A. Penilaian Sidang Proposal Penilaian sidang proposal ditentukan oleh kesiapan mahasiswa terhadap tema/judul yang diajukan dengan mempertimbangkan menyelesaikan tugas akhirnya. Judul Tugas Akhir yang diajukan dengan tema tertentu dan harus pada tingkat kesulitan tema/judul yang diajukan dan kemampuan mahasiswa untuk

memiliki kompleksitas permasalahan arsitektur, struktur dan utilitas.

B. Penilaian

Sidang

Landasan

Konseptual

Perencanaan

dan

Perancangan 1) Penilaian Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan

Perancangan

mencakup

Laporan

Landasan

Konseptual

Perencanaan dan Perancangan dan Maket Studi Massa. 2) Penilaian Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan dosen

Perancangan diberikan oleh semua pembimbing

dosen penguji dan

13

3)

Perbedaan nilai diantara dosen penguji tidak lebih dari 15 poin. Jika terjadi perbedaan lebih 15 poin maka membahas hasil Penilaian Sidang dosen penguji akan Landasan Konseptual

Perencanaan dan Perancangan secara bersamaan. 4) Penilaian Konseptual menggunakan Perencanaan formulir dan penilaian sidang dengan Landasan standar

Perancangan

kelulusan minimal nilai 56 (nilai C) 5) Pengaturan waktu sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Pembukaan oleh pemimpin sidang sidang Penyajian oleh peserta mahasiswa sidang Tanya Jawab Penutup 2 menit 10 menit 30 menit 3 menit

Setelah selesai ujian, mahasiswa dipersilahkan menunggu diluar ruang sidang. Sementara Tim Penguji melakukan rapat untuk menentukan kelulusan untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Setelah dicapai kesepakatan maka mahasiswa dipanggil masuk kembali ke ruang sidang.

Ada 2 hasil Penilaian Sidang Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan tersebut yaitu : 1) Lulus berarti mahasiswa dapat langsung melanjutkan ke tahap berikutnya 2) Tidak lulus, bila dinyatakan tidak lulus maka peserta mahasiswa dianjurkan untuk mengganti tema/judul studio tugas akhirnya.

14

C. Penilaian Sidang Sarjana 1) Penilaian sidang akhir diberikan oleh semua dosen penguji dan dosen pembimbing 2) Perbedaan nilai diantara dosen penguji tidak lebih dari 15 poin. Jika terjadi perbedaan lebih 15 poin maka dosen membahas hasil sidang sarjana secara bersamaan. 3) Penilaian menggunakan formulir penilaian sidang sarjana (formulir terlampir) 4) Pengaturan waktu sidang sarjana Pembukaan oleh pemimpin sidang sidang sarjana Penyajian oleh peserta mahasiswa sidang sarjana Tanya Jawab Penutup 2 menit 15 menit 40 menit 3 menit penguji akan

Setelah selesai ujian, mahasiswa dipersilahkan menunggu diluar ruang sidang. Sementara Tim Penguji melakukan rapat untuk menentukan kelulusan. Setelah dicapai kesepakatan maka masuk kembali ke ruang sidang. mahasiswa dipanggil

Ada 2 hasil Penilaian Sidang Sarjana yaitu : 1. Lulus berarti mahasiswa dapat langsung melanjutkan ke tahap berikutnya

15

2.

Tidak lulus, bila dinyatakan tidak lulus maka peserta mahasiswa dianjurkan untuk mengganti tema/judul studio tugas akhirnya.

E.

KELUARAN STUDIO TUGAS AKHIR

Terdapat tujuh luaran (output) Studio Tugas Akhir yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan Studio Tugas Akhir. Luaran tersebut adalah sebagai berikut: A. Skripsi berupa Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan; berisikan data dan permasalahan desain, serta konsep pemecahan masalah desain. B. Log Book Desain Berisikan proses transformasi konsep ke pra-desain arsitektur. Log Book ukuran A3 (Sketch Book) C. Gambar Kerja Desain Gambar kerja disajikan dengan manual, mencakup : 1. 2. 3. 4. Site Plan Blok Plan Denah (skala 1:100, 1:200) Tampak bangunan (minimal 2 tampak untuk setiap bangunan, skala 1:100, 1:200, 1:400), skala proporsional dengan kertas gambar 5. 6. Tampak Kawasan (minimal dua tampak kawasan, skala 1:200 atau 1:400), skala proporsional dengan kertas gambar Potongan Bangunan (minimal 2 untuk setiap bangunan, skala 1:100, 1:200, 1:400), skala proporsional dengan kertas gambar

16

7. 8. 9.

Potongan Kawasan (minimal 2 potongan, skala 1:100, 1:200), skala proporsional dengan kertas gambar Detail arsitektural (minimal 4 detail arsitektural) Perspektif Interior (minimal 2 perspektif untuk bangunan utama)

10. Perspektif Eksterior Kawasan D. Gambar Struktur dan Utilitas Gambar Struktur dan Utilitas menggunakan media komputer (print out A3, skala 1:200), mencakup : 1. Axonometri dan detail struktur mencakup sub structure, middle structure dan upper structure 2. Axonometri dan detail utilitas (bangunan dan kawasan), minimal mencakup utilitas air bersih dan air kotor, transportasi, listrik, pemadam kebakaran, penghawaan buatan dan sound system. E. Laporan Perancangan; berisikan perubahan-perubahan konsep yang mungkin terjadi dalam proses transformasi dalam kegiatan studio tugas akhir. F. Maket ; merupakan media transformasi ide secara tiga dimensi. Maket berupa maket studi dan maket detail, dengan teknik presentasi bebas dan ukuran maket 60 cm x 60 cm atau 90 cm x 90cm. G. Animasi berisikan proses transformasi konsep dan serial vision

bangunan durasi 3- 5 menit

F. 1.

SISTEMATIKA PENULISAN Aturan Penulisan Penyajian dalam bentuk laporan mencakup Laporan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan serta Laporan Perancangan
17

yang disetujui oleh dosen pembimbing disajikan dalam bentuk dokumen laporan sebanyak empat eksemplar ditujukan sebuah untuk dosen pembimbing dan tiga buah untuk arsip perpustakaan. Laporan tersebut dijilid hard cover warna biru tua, dengan tulisan tinta emas. Laporan yang akan diserahkan harus mengikuti aturan penulisan sebagai berikut: Laporan diketik dalam format kertas A4, dengan margin kanan 4 cm, margin kiri 3 cm, margin atas 4 cm, margin bawah 3 cm. Huruf Times New Roman, 12 pt Hasil laporan diketik dengan spasi 1,5, pengaturan ketikan rata kanan dan kiri (justified) atau rata kiri (left). Bagian sampul depan, lembar pengesahan, surat keterangan mengikuti ketentuan terlampir. Jika ingin menggunakan header atau footer, jenis huruf (font) yang digunakan 9 pt., spasi 1. Cara penyajian tulisan dan ilustrasi (tabel atau gambar) disesuaikan dengan aturan penulisan ilmiah yang berlaku.

2.

Sistematika Penulisan a) Sistematika Penulisan Proposal Proposal disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan sesuai dengan Ejaan Yang Telah Disempurnakan (EYD) dengan jumlah isi proposal maksimal 20 lembar (bab 1 3). Sistematika penulisan Proposal sebagai berikut: Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar
18

Daftar Tabel BAB I PENDAHULUAN a) b) c) d) e) f) BAB II a. Latar Belakang Rumusan Permasalahan Tujuan dan Sasaran Ruang Lingkup Metode Penulisan Sistematika Pembahasan Tinjauan Literatur Berisi tinjauan dan fungsional kaitannya (Kegiatan dengan dan Fasilitas) b. BAB III a. Tapak,

TINJAUAN PUSTAKA

Arsitektur, Struktur dan Utilitas Tinjauan Obyek Sejenis Dasar atau Tema Perancangan Berisikan digunakan. b. Elaborasi Tema Perancangan Berisi pendalaman dan penerapan tema terhadap obyek perancangan Daftar Pustaka Lampiran (termasuk rencana jadwal pelaksanaan Studio Tugas Akhir) b) Sistematika Penulisan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan
19

PENDEKATAN PERANCANGAN dasar teori untuk mengatasi

permasalahan atau tema perancangan yang

benar, dan sesuai dengan Ejaan Yang Telah Disempurnakan (EYD) dengan jumlah isi landasan konseptual perencanaan dan perancangan maksimal 100 lembar (bab 1 5).

Sistematika penulisan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan sebagai berikut: Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel BAB I PENDAHULUAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. BAB II Latar Belakang Rumusan Permasalahan Tujuan dan Sasaran Ruang Lingkup Metode Penulisan Sistematika Pembahasan

TINJAUAN PUSTAKA 1. Tinjauan Literatur Berisi tinjauan fungsional (Kegiatan dan Fasilitas) dan kaitannya dengan Tapak, Arsitektur, Struktur dan Utilitas 2. Tinjauan Obyek Sejenis

BAB III

PENDEKATAN PERANCANGAN 1. Dasar atau Tema Perancangan Berisikan digunakan. 2. Elaborasi Tema Perancangan
20

dasar

teori

untuk

mengatasi

permasalahan atau tema perancangan yang

Berisi

pendalaman

dan

0penerapan

tema

terhadap obyek perancangan BAB IV DATA DAN ANALISIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 1. Data dan Analisis Fungsional dan Spasial Berisikan data, analisis dan respon terhadap Fungsional dan Spasial 2. Data dan Analisis Kontekstual Berisikan Kontekstual 3. Data dan Analisis Arsitektural Berisikan Arsitektural 4. Data dan Analisis Fungsional Stuktural Berisikan data, analisis dan respon terhadap Stuktural 5. Data dan Analisis Fungsional Utilitas Berisikan data, analisis dan respon terhadap Utilitas BAB V KONSEP PERANCANGAN 1. Konsep Dasar 2. Konsep Perancangan Konsep Perancangan Tapak (Sirkulasi dan Pencapaian, Tata Massa, Tata Hijau) Konsep Perancangan Arsitektur (Gubahan Massa, Fasade Bangunan, Tata Ruang Dalam) Konsep material) Konsep Perancangan Utilitas (Tata Air, Tata Cahaya, Tata Udara, Tata Suara, Transportasi, Sampah, Perancangan Struktur (sistem struktur, data, analisis dan respon terhadap data, analisis dan respon terhadap

21

Pencegahan Komunikasi, Listrik) Daftar Pustaka

Kebakaran,

Penangkal

Petir,

Berisi buku, jurnal, tesis,disertasi, web (tidak boleh blog) Lampiran c) Sistematika Penulisan Laporan Perancangan Laporan Perancangan disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan sesuai dengan Ejaan Yang Telah Disempurnakan (EYD) dengan jumlah isi landasan konseptual perencanaan dan perancangan maksimal 30 lembar (bab 1 3). Sistematika penulisan Laporan Perancangan sebagai berikut: Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel BAB I PENDAHULUAN Berisi gambaran umum mengenai obyek rancangan, mencakup desripsi obyek yang akan dirancang dan deskripsi umum mengenai kondisi eksisting (site dan lingkungan) BAB II TRANSFORMASI KONSEP PERANCANGAN Proses penerapan konsep menjadi hasil perancangan, mencakup konsep dan transformasi konsep ke desain bangunan

22

BAB III

HASIL PERANCANGAN Hasil Perancangan mencakup tapak, bangunan, struktur dan utilitas, maket dan animasi

Daftar Pustaka Lampiran

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN HOTEL RESORT DENGAN KONSEP REGIONALISME DI KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG
23

Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR Sebagai salah satu syarat untuk mencapai Gelar Sarjana Teknik

Diajukan Oleh: IMAM ZANTIKA WINANDAR NIM. 03071006003

Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya 2013

LEMBAR PENGESAHAN PUSAT STUDI DAN INFORMASI KEGUNUNG APIAN DI INDERALAYA


24

Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan

Oleh: IMAM ZATNIKA W NIM. 03071006003 Inderalaya, Juni 2013 Menyetujui, Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping

Nama Dosen NIP. 000 000 000

Nama Dosen NIP. 000 000 000

Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Ketua,

Nama Ketua NIP. 000 000 000 Lampiran 1.

SURAT REKOMENDASI
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
25

Nama NIP

: Ir. Hj. Meivirina Hanum, MT :-

Dengan memperhatikan hasil prestasi dan perencanaan akademik mahasiswa bimbingan saya, maka dengan ini saya memberikan rekomendasi kepada mahasiswa bimbingan saya untuk mengambil Studio Tugas Akhir. Mahassiwa bimbingan saya tersebut adalah : Nama NIM Judul Tugas Akhir : Imam Zatnika W : 03071006003 : Perencanaan dan Perancangan Hotel Resort dengan

konsep Regionalisme di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Demikianlah Surat Rekomendasi ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Inderalaya, Juni 2013

Ir. Hj. Meivirina Hanum, MT NIP.

26

Lampiran 2.

SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Imam Zatnika W NIM : 03071006003 Dengan ini menyatakan akan memenuhi persyaratan pelaksanaan Studio Tugas Akhir yang mencakup tahapan Penyusunan Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan dan tahapan Desain. Saya akan mengikuti dan mematuhi semua aturan : 1. Kegiatan Studio Tugas Akhir dilaksanakan setiap hari kerja dari jam 09.00 15.00 2. Semua kegiatan Studio Tugas Akhir dilakukan secara sistematis dan mengikuti tahapan yang dipersyaratkan 3. Semua kegiatan Studio Tugas Akhir dilaksanakan di ruang Studio (produk tidak keluar dari ruang studio) 4. Semua hasil yang akan diujikan merupakan hasil pekerjaaan saya sendiri dan bukan plagiat Jika saya melakukan pelanggaran terhadap aturan Studio Tugas Akhir maka saya akan mendapat sangsi terhadap kegiatan Studi Tugas Akhir berupa : a) Teguran 1 b) Teguran 2 c) Sangsi disiplin dan menjadi pertimbangan dalam penentuan kelulusan Demikianlah Surat Pernyataan ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Inderalaya, Maret 2012

Rubiyati Inayah NIM. 03091006001


27

Lampiran 3.

SURAT REKOMENDASI
Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : NIP :

Dengan memperhatikan tahapan rencana dan hasil laporan kegiatan Tugas Akhir yang telah dicapai oleh mahasiswa, maka dengan ini saya memberikan rekomendasi untuk melanjutkan ke tahapan Konseptual/sidang Sarjana) kepada mahasiswa : Nama NIM Judul Tugas Akhir : : : selanjutnya (sidang Landasan

Demikianlah Surat Rekomendasi ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya. Indralaya, Maret 2013

Nama Dosen NIP.

28