Anda di halaman 1dari 3

Askeb Abses bartholin Abses bartholin adalah suatu kista ductus bartholin terinfeksi yang disebabkan oleh insfeksi

i Gonokokus,basil koliformis atau organisme lainnya. Data subyektif : Nyeri perineum sangat hebat,sehingga pasien tidak mampu duduk atau berjalan nyaman. Pembengkakan akut dan nyeri terlihat pada tepi lateral bawah orifisium vagina, iritasi vulva sering menyertai. Data Obyektif : Pemeriksaan vulva : Terdapat massa berfluktuasi,berbatas tegas,lunak,sangat nyeri tekan. Planning(Perencanaan): Insisi melalui mukosa vestibulum dekat lingkaran hymen: - Pasang drainase untuk menhilangkan sakit diterapi. - Duduk berendam air hangat dpt menyembuhkan luka. - Marsupialisasi dianjurkan u/menghilangkan ketidak nyamanan akut

Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin atau bartolinitis juga dapat menimbulkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Biasanya, pembengkakan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Juga dapat disertai demam, seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah. Penyebab Bartolinitis disebabkan oleh infeksi kuman pada kelenjar bartolin yang terletak di bagian dalam vagina agak keluar. Mulai dari chlamydia, gonorrhea, dan sebagainya. Infeksi ini kemudian menyumbat mulut kelenjar tempat diproduksinya cairan pelumas vagina ETIOLOGI INFEKSI a. Infeksi alat kelamin wanita bagian bawah biasanya disebabkan oleh : Virus : kondiloma akuminata dan herpes simpleks.

Jamur : kandida albikan. Protozoa : amobiasis dan trikomoniasis. Bakteri : neiseria gonore. b. Infeksi alat kelamin wanita bagian atas : Virus : klamidia trakomatis dan parotitis epidemika. Jamur : asinomises. Bakteri : neiseria gonore, stafilokokus dan E.coli C. PATOFISIOLOGI Lama kelamaan cairan memenuhi kantong kelenjar sehingga disebut sebagai kista (kantong berisi cairan). Kuman dalam vagina bisa menginfeksi salah satu kelenjar bartolin hingga tersumbat dan membengkak. Jika tak ada infeksi, tak akan menimbulkan keluhan D. TANDA dan GEJALA 1. Pada vulva : perubahan warna kulit,membengkak, timbunan nanah dalam kelenjar, nyeri tekan. 2. Kelenjar bartolin membengkak,terasa nyeri sekali bila penderia berjalan atau duduk,juga dapat disertai demam 3. Kebanyakkan wanita dengan penderita ini mengeluhkan keputihan dan gatal, rasa sakit saat buang air kecil, atau ada benjolan di sekitar alat kelamin. 4. Terdapat abses pada daerah kelamin 5. Pada pemeriksaan fisik ditemukan cairan mukoid berbau dan bercampur dengan darah. E. PENGOBATAN Pengobatan yang cukup efektif saat ini adalah dengan: antibiotika golongan cefadroxyl 500 mg, diminum 31 sesudah makan, selama sedikitnya 5-7 hari, dan asam mefenamat 500 mg (misalnya: ponstelax, molasic, dll), diminum 31 untuk meredakan rasa nyeri dan pembengkakan, hingga kelenjar tersebut mengempis.

Abses itu adalah suatu timbunan nanah yang terjadi akibat dari proses infeksi bakteri atau parasit. Abses juga disertai dengan pembengkakan dan rasa sakit.

. INTERVENSI - Membantu pasien untuk memenuhi higiene pribadi - Memantau keadaan luka - Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan diri (kebersihan alat genetal) - Kaji tingkat nyeri - Gunakan cara-cara interaktif yang berfokus pada kebutuhan untuk membuat penyesuaian dalam peraktik seksual atau untuk meningkatkan koping terhadap masalah/gangguan seksual

Anda mungkin juga menyukai