Anda di halaman 1dari 11

3/23/2012

Sesi 6. Laporan Arus Kas


Purwa K Sucahya 2012

Pengertian
Arus kas adalah arus kas masuk dan arus kas keluar atau setara kas. Laporan Arus kas akan memberikan informasi tentang berapa jumlah kas yang tersedia untuk menjalankan aktivitas. Laporan aliran kas memberikan gambaran mengenai jumlah dana yang tersedia pada setiap saat yang dapat dipakai bagi berbagai kebutuhan operasional entitas termasuk investasi dan memuat jumlah pemasukan dan pengeluaran yang disusun dengan menelusuri dan mengkaji laporan aktivitas

3/23/2012

Kas dan Setara Kas


Kas adalah saldo kas (cash on hand) dan rekening giro (demand) deposit. Setara kas (cash equivalent) adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan yang dapat dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memilki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.
Investasi segera jatuh tempo tiga bulan atau kurang saham tidak termasuk kecuali preferen yang jatuh temponya telah ditentukan Cerukan (dalam bank overdraft) termasuk setara kas

Manfaat
Memberikan informasi yang memungkinkan para pengguna untuk mengevaluasi perubahan dalam aset bersih entitas, struktur keuangan (likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan mempengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam rangka penyesuaian terhadap keadaan dan peluang yang berubah. Menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas dan memungkinkan para pengguna mengembangkan model untuk menilai dan kas masa membandingkan nilai sekarang dari arus depan (future cash flows) dari berbagai entitas. Meningkatkan daya banding pelaporan kinerja operasi berbagai entitas

3/23/2012

Jenis-jenis Laporan Arus Kas


Laporan Arus kas Actual
diperlihatkan melalui data historis tentang aliran kas masuk dan keluar dalam suatu periode akuntansi, misalnya : Laporan arus kas tahun : 2007,2008 dan 2009

Laporan Arus Kas Proyeksi


diperlihatkan melalui taksiran aliran kas masuk dan keluar untuk suatu periode akuntansi untuk masa yang akan datang misalnya : Ramalan Laporan Arus Kas untuk tahun 2013, 2014,dan seterusnya

Laporan Arus kas terdiri atas 3 bagian


Aktivitas operasional
aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas yang ditujukan untuk kegiatan operasional rumah sakit selama satu periode akuntansi. aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas yang ditujukan untuk perolehan dan pelepasan aset tetap dan aset nonkeuangan lainnya aktivitas penerimaan kas yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran kas yang akan diterima kembali yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah dan komposisi investasi jangka panjang, piutang jangka panjang, dan utang pemerintah sehubungan dengan pendanaan defisit atau penggunaan surplus anggaran

Aktivitas investasi

Aktivitas Pendanaan

3/23/2012

Aktivitas operasional
Indikator utama menentukan apakan operasi dapat menghasilkan kas untuk melunasi pinjaman dan memelihara kemampuan operasi entitas, membayar deviden dan melakukan investasi.

Contoh aktivitas operasional di RS


a. Penerimaan kas dari pelayanan medis b. Penerimaan kas dari pelayanan penunjang medis c. Penerimaan kas dari perusahaan asuransi (Askes, dll) sehubungan dengan klaim yang telah dilakukan sebelumnya d. Pembayaran kas kepada karyawan ( Gaji dan honor) e. Pembayaran kas kepada pemasok barang

3/23/2012

Aktivitas investasi
Aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aset jangka panjang serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas. Mencerminkan pengeluaran untuk sumber daya yang dimaksudkan menghasilkan kas di masa depan

Aktivitas pendanaan
Aktivitas pendanaan adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi kontribusi modal dan pinjaman entitas Memprediksi klaim atas arus kas masa depan oleh para penyedia modal entitas

3/23/2012

Contoh aktivitas pendanaan di RS


a. Pelunasan pinjaman b. Penerimaan anggaran yang bersumber dari APBN/APBD c. Penerimaan hibah (bila dalam bentuk kas) d. Penerimaan hasil kerja sama dengan pihak lain dan/atau hasil usaha lainnya

BENTUK/METODE PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS


Metode langsung
arus kas dari kegiatan operasional dirinci menjadi arus kas masuk dan arus kas keluar. Arus kas masuk dan keluar dirinci lebih lanjut dalam beberapa jenis penerimaan atau pengeluaran kas. arus kas dari operasional ditentukan dengan cara mengoreksi laba bersih yang dilaporkan di laporan laba rugi dengan beberapa hal seperti biaya penyusutan, kenaikan harta lancar dan hutang lancar serta laba/rugi karena pelepasan investasi.

Metode tidak langsung

Perbedaan antara kedua metode terletak pada penyajian arus kas berasal dari kegiatan operasi.

3/23/2012

PT. ABC Laporan Arus Kas Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2000

Langsung atau Tidak Langsung??

Aliran kas yang berasal dari kegiatan operasi : Laba bersih menurut laporan laba rugi Ditambah : Biaya depresiasi Penurunan persediaan kantor Kenaikan hutang jangka pendek Kenaikan hutang biaya Dikurangi : Kenaikan biaya dibayar dimuka Kenaikan piutang usaha Penurunan hutang pajak Laba penjualan aktiva tetap Aliran kas bersih dari kegiatan operasi Aliran Kas yang berasal dari kegiatan investasi : Kas masuk yang berasal dari penjualan investasi Kas keluar untuk membeli peralatan Aliran kas keluar neto untuk kegiatan investasi Aliran Kas dari kegiatan Keuangan : Kas yang diterima dari penjualan saham Dikurangi : Kas untuk membayar dividen Kas untuk membayar obligasi Aliran kas masuk neto dari kegiatan keuangan Kenaikan kas Saldo Kas pada awal tahun Saldo kas pada akhir tahun

Rp. 90.500,00 Rp. 18.000,00 Rp. 8.000,00 Rp. 16.800,00 Rp. 1.200,00 + Rp. 44.000,00 Rp.134.500,00 Rp. 1.000,00 Rp 9.000,00 Rp. 1.500,00 Rp. 30.000,00 Rp. 41.500,00 Rp. 93.000,00 Rp. 75.000,00 Rp.157.000,00 ( Rp. 82.000,00)

Rp.160.000,00 Rp. 23.000,00 Rp.125.000,00 Rp.148.000.00 Rp. 12.000,00 Rp. 23.000,00 Rp. 26.000,00 Rp. 49.000,00 ===========

PT. ABC Laporan Arus Kas Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2000

Langsung atau Tidak Langsung??


Rp.951.000,00

Aliran kas yang berasal dari kegiatan operasi : Kas yang diterima dari pelanggan Dikurangi : Kas untuk membeli persediaan Kas untuk membayar biaya operasi Kas untuk membayar bunga Kas untuk membayar pajak Aliran kas masuk bersih dari kegiatan operasi Aliran Kas yang berasal dari kegiatan investasi : Kas masuk yang berasal dari penjualan investasi Kas keluar untuk membeli peralatan Aliran kas keluar neto untuk kegiatan investasi Aliran Kas dari kegiatan Keuangan : Kas yang diterima dari penjualan saham Dikurangi : Kas untuk membayar dividen Kas untuk membayar hutang obligasi Aliran kas masuk neto dari kegiatan keuangan Kenaikan kas Saldo Kas pada awal tahun Saldo kas pada akhir tahun

Rp.555.200,00 Rp.259.800,00 Rp. 14.000,00 Rp. 29.000,00 Rp.858.000,00 Rp. 93.000,00 Rp. 75.000,00 Rp.157.000,00 (Rp. 82.000,00)

Rp.160.000,00 Rp. 23.000,00 Rp.125.000,00 Rp.148.000,00 Rp. 12.000,00 Rp. 23.000,00 Rp. 26.000,00 Rp. 49.000,00 ==== ===========

3/23/2012

Pada metode langsung, arus kas dari operasi dirinci sumber sumbernya dan demikian juga dengan pengeluaran kas sehingga laporan itu akan mudah dipahami dengan tepat. Pada metode tidak langsung, laporan arus kas dari operasional diawali dengan net income, kemudian net income tersebut dikoreksi dengan halhal/item-item tertentu yang diperlakukan berbeda antara dalam penyusunan laporan laba rugi (yang menghasilkan net income) dengan laporan arus kas.

DATA UNTUK MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS


No. Menyusun Arus Kas Dari Informasi yang Relevan 1. Laporan Laba Rugi 2. Saldo awal dan saldo akhir harta lancar 1. Kegiatan Operasional 3. Saldo awal dan saldo akhir hutang lancar selain hutang dividen 4. Data tambahan (jika ada) 1. Saldo awal dan saldo akhir investasi dan aktiva tetap 2. Data tambahan (jika ada) 1. Saldo awal dan saldo akhir dari Modal dan Hutang Jangka Panjang serta Laba Ditahan 2. Saldo awal dan saldo akhir Hutang Dividen 3. Data tambahan (jika ada)

2.

Kegiatan Investasi

3.

Kegiatan Keuangan

3/23/2012

MEMBACA LAPORAN ARUS KAS


membaca laporan keuangan secara tepat perlu dipahami cara penyajian informasi arus kas. Dalam menyusun laporan laba rugi perusahaan menggunakan akrual basis,
Metode langsung atau tidak langsung

mungkin pada tahun tertentu ada biaya yang telah diperlakukan sebagai biaya (expense), tapi pada tahun itu tidak terdapat pengeluaran kas. Hal-hal inilah yang dikoreksikan pada net income akan berubah menjadi net cashflows dari operasional. Dengan demikian jika biaya amortisasi dan depresiasi ditambahkan, janganlah diartikan bahwa depresiasi dan amortisasi secara fisik akan mengakibatkan adanya aliran kas masuk sebesar itu.

beberapa kemungkinan pola aliran kas yang terjadi dalam perusahaan


Semua kegiatan (operasional, investasi dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang positif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih besar dari pengeluaran kas. Pada keadaan pertama semua kegiatan menghasilkan penerimaan kas yang lebih besar daripada pengeluaran kas. Tentu dalam jangka panjang akan terjadi saldo kas yang besar. Semua kegiatan (operasional, investasi dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang negatif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih kecil dari pengeluaran kas. Ini kebalikan pola 1 di atas, sehingga dalam jangka panjang cadangan kas yang ada akan habis.

3/23/2012

Kegiatan operasional positif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan negatif. Pada pola ketiga, perusahaan menggunakan kas dari operasional untuk membayar hutang/pengembalian modal/membayar deviden dan untuk investasi. Pola ini dapat dikatakan ideal dan banyak pengamat mengatakan ini adalah keadaan penen kas. Kegiatan operasional dan kegiatan investasi positif tetapi kegiatan keuangan negatif. Sedangkan pada pola hasil penjualan investasi dan opersional digunakan untuk membayar hutang mengembalikan modal.

Kegiatan operasional negatif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan positif. Ini berarti perusahaan menggunakan sebagian investasi dan penarikan pinjaman modal untuk membiayai operasional. Kegiatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kegiatan investasi negatif sementara kegiatan operasional dan keuangan positif. Perusahaan menggunakan cash dari operasional dan pinjaman/penarikan modal untuk melakukan investasi.

10

3/23/2012

Kegiatan opersional dan investasi negatif sedangkan kegiatan keuangan positif. Perusahaan melakukan kegiatan operasional dan investasi yang sebagian dibiayai dengan dana pinjaman atau penarikan modal. Sebagian dana juga digunakan untuk operasional. Kondisi ini mungkin terjadi pada perusahaan yang sedang tumbuh. Kegiatan investasi positif tetapi kegiatan operasional dan keuangan negatif. Perusahaan mungkin menjual investasi/aktiva tetap untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pembayaran hutang/pembayaran ke pemilik.

Tugas individu, harap dikumpulkan maksimal dalam 7 hari


Cari laporan neraca, laporan laba rugi, perubahan modal, dan laporan arus kas dari sebuah entitas pada tahun pelaporan keuangan yang sama, diutamakan dari Rumah Sakit dan tahun terbaru (setiap mahasiswa harus berbeda). Lakukan analisis hanya untuk laporan arus kas (laporan lainnya hanya sebagai pelengkap untuk sesi berikutnya)
Dalam laporan arus kas, apa metode arus kas yang dibuat metode langsung atau tidak langsung? Apa kesimpulan anda atas laporan arus kas tersebut? Apa saran/rekomendasi anda untuk perusahaan untuk memperbaiki kondisi laporan arus kas tersebut?

Tugas agar dikirimkan ke email: tugas.menkeu2012@gmail.com dan print out dikumpulkan pada kuliah minggu depan.

11