Anda di halaman 1dari 2

METODE PELAKSANAAN

Kegiatan Pekerjaan Lokasi Tahun : : : : Rehabilitasi / Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Rehabilitasi Saluran Pembuang Ds. Sukorejo Kec. Ganadusari Ds. Sukorejo Kec. Ganadusari 2012 ` I. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Pengukuran Saluran untuk MC Melakukan pengukuran dan pemasangan bouwplank berdasarkan patok induk (BM)dengan persetujuan direksi. Pengukuran terakhir akan dilaksanakan oleh pelaksana kagiatan atas petunjuk direksi dan apabila peil-peil belum memenuhi syarat ditentukan juga berdasarkan petunjuk direksi serta bill quantiti pekerjaan di maksud direksi maka wajib diperbaiki pula menurut petunjuk direksi. 2. Pemasangan Papan Nama Proyek Papan nama proyek akan dipasang pada awal pekerjaan dimulai dengan tujuan supaya masyarakat serta pihak terkait mengetahui bahwa dilokasi tersebut akan ada pekerjaan. Isi dari papan nama proyek harus menunjukkan nama paket pekerjaan, instansi pengguna jasa, nilai pekerjaan serta jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.

II. PEKERJAAN GALIAN Pekerjaan ini dimulaii dari penggalian tanah calon pondasi serta membuang sedimen yang mengendap diarea saluran yang akan dikerjakan. Pasangan pada pekerjaan yang lama dibongkor, batu yang masih baik dibersihkan dan akan dipakai lagi untuk pekerjaan selanjutnya. Sedangkan batu-batu yang tidak bisa dipakai serta tanah hasil dari galian akan dibuang ke tempat yang aman.

III. PEKERJAAN PASANGAN 1. Pekerjaan Pasangan Batu Kali 1 : 4 Pekerjaan pasangan batu kali dilaksanakan sesuai dengan gambar rencana yang dilaksanakan dengan petunjuk direksi. Apabila pelaksanaan ini dilakukan pada musim hujan maka harus disediakan pompa air secukupnya, sehingga tidak terjadi genangan air pada lubang-lubang galian serta menggenangi pasangan baru sebelum pengikatan. Kemiringan tebing harus dibuat sedemikian rupa sehingga terhindar dari kelongsoran / keruntuhan. Peil galian dilaksanakan sesuai dengan gambar serta petunjuk dari direksi. Rongga pasangan batu kali harus terisi padat dengan spesi campuran 1 pc : 4 psr. Pencampuran spesi dilaksanakan menggunakan kotak takaran dan dicampur sampai rata dengan adonan air secukupnya serta tawar.

Ukuran batu kali untuk pasangan 15/20 cm. Strian ( perapian plesteran diantara batu pasangan )

3. Pekerjaan Plesteran Sebelum di plester, pasangan batu kali akan disiram dengan air agar spesi plesteran dapat mengering atau mengeras dengan sempurna. Campuran spesi plesteran yaitu 1 Pc : 3 Psr sesuai dengan rencana. Plesteran dan finisingnya dilaksanakan sesuai gambar rencana dan petunjuk direksi. Benangan pada semua sudut siku permukaannnya memakai spesi halus dan benar-benar rata level rata rencana.

III. PEKERJAAN BETON Pada lokasi yang akan dilakukan pembetonan, terlebih dahulu dibuatkan begisting dari kayu tahun. Begisting dibuat kuat sedemikian rupa sehingga pada waktu pelaksanaan pembetonan kuat menahan spesi beton. Setelah begisting siap maka tulangan besi yang sudah ditata diletakkan pada permukaan begisting. Pengecoran dilakukan dengan menggunaakn concrete mixer suapaya menghasilkan campuran yang homogen,. Pada waktu pengecoran perlu diperhatikan agar jangan sampai terjadi ronggarongga pada beton. Untuk itu disiapkan vibrator supaya pembetonan benar-benar padat. Setelah pembetonan selesai, maka perlu adanya penyiraman setiap hari supaya tidak terjadi kering yang mendadak pada beton.

IV. FINISHING i. Semua bahan atau material yang tidak dipakai yang masih ada di lokasi pekerjaan akan dibuang, sehingga lokasi pekerjaan betul-betul bersih. ii. Disamping itu akan disiapkan tenaga kerja untuk masa pemeliharaan, agar pekerjaan yang dihasilkan tetap baik sampai akhir masa pemeliharaan dengan bimbingan dan petunjuk direksi.

Hormat Kami, CV. WIDURI

JOKO WIDODO Direktur