Anda di halaman 1dari 6

SOAL REHABILITASI MEDIK PADA CEDERA OLAHRAGA

1. Syamsul Arif adalah pemain sepak bola Indonesia dengan posisi striker, yang dipercaya menjadi stater line up saat menghadapi timnas Malaysia di Piala AFF 2012. Pemain ini kerap melakukan tendangan salto yang arahnya masih melebar dari gawang malaysia. Pemain yang kerap melakukan tendangan salto sering mengalami cedera saat salah posisi saat menjatuhkan dirinya ke tanah. Cedera pemain tersebut resikonya lebih tinggi dibanding cedera lain dikarenakan karakteristik nya sebagai berikut, kecuali : A. Otot supraspinatus dan infraspinatus sebagai pembungkus sendi yang lemah B. Gerakan sendi yang minimal C. Stabilitas sendi relatif kurang stabil D. Dibentuk oleh kepala tulang humerus dan mangkok sendi E. Otot teres minor yang relatif lemah Jawaban : B 2. Seorang atlet laki-laku berusia 23 tahun, jatuh dari sepeda saat mengikuti kejuaraan balap sepeda Pekan Olahraga Nasional di Sumatera Utara. Atlet tersebut jatuh dengan posisi bahu pasien yang pertama kali tebentur tanah. Saat dibawa ke RS pasien mengeluh kesakitan pada sendi bahunya. Diduga pasien mengalami cedera bahu. Penanganan rehabilitatif non operatif pasien salah satunya dengan imobilisasi bahu selama : A. 5-6 Minggu B. 3-4 Minggu C. 2-3 Minggu D. 10 hari-2 Minggu E. 3-5 Minggu Jawaban : C

3. Pada biomekanika sendi bahu, yang termasuk dalam osteokinematika adalah.. A. Flexi,abduksi,gerakan roll,sirkumduksi B. Flexi,abduksi,ekstensi,gerakan slide C. Flexi abduksi,endorotasi,gerakan roll D. Flexi,abduksi,adduksi,ekstensi E. Flexi, abduksi,gerakan slide,gerakan roll Jawaban: D 4. Nn. Sandy merupakan seorang atlit ski yang mengalami nyari pada bahu kanannya setelah terperosok saat berlatih ski dua hari lalu. Ia merasakan nyeri di bahu kanannya disertai pembengkakan. Ia juga mengalami kesulitan menggerakan bahu kanannya. Setelah dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik pada Nn. S, didapatkan informasi

bahwa teraba tonjolan tepat di bawah klavikula dan sumbu humerus tidak mengarah ke bahu. Dokter kemudian meminta pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen pada sendi bahu Nn. S. Pada foto rontgen sendi bahu didapatkan gambaran overlapping antara caput humeri dan fossa glenoid. Berikut ini foto rontgen sendi bahu Nn. S.

Berdasarkan pemeriksaan penunjang tersebut, termasuk jenis apakah dislokasi sendi bahu yang dialami Nn. S? A. B. C. D. E. Dislokasi posterior Dislokasi anterior Normal Dislokasi inferior Dislokasi superior

Jawab: B. Dislokasi anterior. 5. Roger Federer, petenis kelas dunia yang telah memenangkan 17 gelar Gland Slam, sedang bertanding melawan Novac Djokovic dalam turnamen Wimbledon. Tiba-tiba ditengah permainan setelah melakukan satu manuver menyerang, Roger Federer merasakan nyeri yang sangat di bahu bagian kanannya. Jika Roger Federer datang ke praktik klinik anda, apa yang anda lakukan untuk dapat menegakkan diagnosis nyeri pada bahu tersebut? A. Memberikan analgesik dan muscle relaxant untuk menghilangkan rasa nyeri terlebih dahulu sebelum menegakkan diagnosis B. Melakukan pemeriksaan fungsi dasar ROM aktif dan pasif untuk mengetahui luas gerak sendi dan menetukan adanya dislokasi pada bahu C. Anamnesis identitas, pekerjaan, keluhan pasien kemudian melakukan inspeksi area bahu dilanjutkan pemeriksaan fungsi dasar ROM aktif dan pasif D. Segera merujuk pasien ke RS ortopedi untuk melakukan foto rontgen regio humerus dekstra AP/lateral E. Melakukan Apprehension tes untuk mengetahui adanya dislokasi anterior bahu Jawaban : C 6. Pada kasus tersebut di atas (nomor 1), apabila anda melakukan pemeriksaan fisik inspeksi daerah bahu, temuan apa yang mungkin anda dapatkan?

A. Tampak penonjolan daerah bahu akibat pergeseran caput humerus dari fossa Glenoidalis. B. Teraba bagian musculus deltoid yang mengalami atrofi akibat penurunan tonus pada daerah bahu. C. Terdapat keterbatasan luas gerak sendi bahu pada saat abduksi dan rotasi lateral akibat spasme musculus deltoid D. Tampak flattening pada area sekitar musculus deltoid, sekitar bahu bengkak dengan warna lebih merah . E. Tampak asimetri bahu dekstra dan sinistra dan teraba tumpang-tindih antara caput humerus dan fossa Glenoid. Jawaban : D 7. Di bawah ini merupakan komplikasi lanjut dari dislokasi bahu, kecuali : A. Kelemahan otot B. Nyeri gerak C. Cedera saraf D. Keterbatasan ROM E. Gangguan ADL

Jawaban : C

8. Di bawah ini merupakan faktor-faktor yang dapat mengakibatkan low back pain, Kecuali A. Fraktur B. Herniasi diskus C. Frost bite D. Spondylolysis E. Lumbar strain Jawaban C Seorang pasien, atlet angkat besi, mengeluh nyeri di punggung bawah. Nyeri dirasakan menjalar ke bawah. Nyeri semakin berat ketika bersin dan batuk. Pasien juga merasakan kesemutan pada ke dua tungkai. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan tes Patrick (-), tes Kontra-Patrick (-), tes laseque (+), tes kernig (+). Hasil pemeriksaan rontgen tulang belakang, tampak diskus intervertebralis L5-S1 yang menyempit. Dokter yang merawatnya mendiagnosis sebagai HNP. 9. Pada usia dekade berapakah yang sering mengalami HNP? A. Dekade 1 dan 2 B. Dekade 2 dan 3 C. Dekade 3 dan 4 D. Dekade 4 dan 5 E. Dekade 5 dan 6 Jawaban : C

10. Salah satu program rehabilitasi medik terhadap pasien di atas adalah planning traksi lumbal jika masa akut terlampaui. Berapa beban traksi yang optimal untuk pasien di atas? A. 1/4 BB B. 1/3 BB C. 1/2 BB D. 2/3 BB E. 3/4 BB Jawaban : C

SOAL REHABILITASI MEDIK TAMBAHAN PADA CEDERA OLAHRAGA

1. Berikut ini yang benar tentang kapsul synovial pada sendi, kecuali.. A. Terdiri dari jaringan fibrokolagen yang lunak B. Memiliki saraf reseptor, tidak memiliki pembuluh darah C. Menghasilkan cairan synovial sendi D. Sebagai penghantar makanan ke tulang rawan sendi E. BSTK Jawaban: B 2. Nn. Sandy merupakan seorang atlit ski yang mengalami nyari pada bahu kanannya setelah terperosok saat berlatih ski dua hari lalu. Ia merasakan nyeri di bahu kanannya disertai pembengkakan. Ia juga mengalami kesulitan menggerakan bahu kanannya. Berdasarkan keluhan Nn. Sandy, termasuk ke dalam klasifikasi kinis manakah gangguan bahu tersebut? A. Kronis B. Sub kronis C. Akut D. Sub akut E. Berulang Jawaban: C. 3. Berikut ini adalah etiologi dislokasi bahu kecuali A. Terjatuh B. Kecelakaan lalu lintas C. Cedera saat berolahraga D. Obesitas E. Berenang Jawaban: D.

4. Berikut merupakan terapi medikamentosa untuk dislokasi bahu, kecuali: A. Analgetik B. Immobilisasi C. Suntikan intraartikuler D. Prosedur sedasi E. Anestesi regional Jawaban: B 5. Di bawah ini merupakan fungsi tulang lumbal, kecuali A. Pendukung postural B. Tempat hematopoiesis C. Tempat spinal cord

D. Pendukung gerakan E. Tempat susunan saraf Jawaban: B