Anda di halaman 1dari 3

Kelompok 3 Liedya Kusuma R Wiwik Mulawati LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA ISOLASI DNA SEDERHANA A.

Tujuan Mengetahui DNA sel tumbuhan melalui teknik isolasi DNA sederhana B. Alat dan Bahan Alat: 1. Neraca analitik 2. Beaker glass 3. Mikropipet 4. Gelas ukur 5. Moltar 6. Corong 7. Tabung reaksi 8. Spatula 9. Sendok 10. Saringan teh Bahan 1. Stroberi 250 gr 2. Aquades 3. Detergen 4. NaCl 5. Alkohol absolut 6. Kertas saring C. Langkah Kerja 1. 250 gr buah strawberi ditambah 250 ml aquades, diblender/ditumbuk dengan menggunakan moltar 2. Disaring menggun akan saringan teh, selanjutnya disaring menggunakan kertas saring sebanyak 5 kali 3. Hasil saringan (alikot) diletakkan ke dalam beaker glass 4. 1 sendok detergen ditambahkan 2 spatula NaCl, ditambah 56 ml aquades, diaduk selama 15 menit (jangan sampai timbul buih) 5. 2 ml alikot ditambah 1 ml larutan dari detergen, NaCl dan aquades diaduk (jangan sampai membuih), masukkan ke dalam tabung reaksi

6. Tambahkan 6 ml etanol absolute dingin, teteskan perlahan-lahan melalui dinding tabung reaksi 7. Di ulang sebnayak 3 kali 8. Mencatat waktu awal terbentuknya benang-benag DNA D. Hasil Dihasilkan larutan dengan 2 perbedaan warna, bagian atas berwarna jernih berisi DNA dan gelembung-gelembung dan bagian bawah berwarna merah berupa debris sel. E. Diskusi 1. Apa fungsi pemblenderan/penghancuran? Jawab: Untuk merusak dinding sel, membran sel, dan membran inti sel secara mekanik (menghancurkan jaringan agar mudah direaksikan) 2. Apa fungsi detergen? Jawab: Melisiskan barrier/penghalang sel secara kimia sebagai pengganti senyawa kimia yang mampu merusak dinding dan membran sel (detergen punya sisi hidrofilik dan hidrofobik, adanay sisi ini akan berikatan denagn detergen, akibtanya terjadi saling tarik menarik, akibatnay membrane sel rusak, sehingga menyebabkan organel yang ada didlamnya kan keluar) 3. Apa fungsi garam? Jawab: Untuk memberikan kondisi ionik sehingga reaksi berjalan lebih stabil untuk menghilangkan protein dan karbohidrat karena garam dapat meneyebabkan keduanya terpresipitasi dan bersama-sama dengan detergen, keduanya berfungsi seperti halnya lysing buffer, melarutkan DNA karena Na+ yang dikandung oleh garam mampu memblokir (membentuk ikatan ) dengan kutub negatif phospat DNA, yaitu kutub yang biasa menyebabkan molekul-molekul saling tolak menolak satu sama lain 4. Apa fungsi alkohol? Jawab: untuk pengikatan strand DNA yang telah terkumpul karena pengikatan oleh garam, Penambahan etanol menyebabkan terjadinya presipitasi DNA pada perbatasan kedua larutan . Kerapatan alkohol lebih kecil dibandingakan kerapatan air sehingga alkohol akan berada di bagian atas dari larutan dalam tabung reaksi. DNA yang terikat oleh alkohol akan mampak seperti cincin kabut putih yang terbentuk diantara campuran dengan alkohol. Alkohol dingin akan mempresipitasikan asam nukleat polimerik dengan baik. Semakin dingin alkohol maka konsentrasi DNA yang akan terikat oleh alkohol tersebut akan semakin pekat/tinggi sehingga DNA yang terisolasi dapat terlihat dengan jelas (untuk mempresipitasi DNA, agar naik ke atas, fungsi alcohol dingin agar menjaga ikatan hydrogen pada DNA tidak rusak) F. Kesimpulan

DNA sel tumbuhan dapat kita amati dengan teknik isolasi sederhana menggunakan alat dan bahan yang sederhana