Anda di halaman 1dari 43

Do’a ketika hendak mendaki bukit “ SHOFA “

( sebelum mulai sa’i )

BISMILLAAHIR ROCHMAANIR ROCHIIM .


ABDA U BIMAA BADA ALLOOHU BIHI WA ROSUULUH ,
INNAS SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAAIRILLAAH ,
FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA
‘ALAIHI AYYATTOWWAFA BIHIMAA ,
WA MAN TATOWWA’A KHOIRON FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .

“ Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang .


Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan Rasul-Nya .
Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari
syiar – syiar ( tanda kebesaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-Umrah , maka
tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya .
Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .
Do’a diatas bukit “ SHOFA “ ketika menghadap “ KA’ BAH “

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD .
ALLOOHU AKBAR ‘ALAA MAA HADAANAA WAL CHAMDU LILLAAHI
‘ALAA MAA AULAANAA
LAA ILAAHA ILLALLOOHU WACH DAHU LAA SYARIIKA LAH ,
LAHUL MULKU WA LAHUL CHAMDU YUCHYII WA YUMIITU BIYADIHIL
KHOIRU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QODIIR .
LAA ILAAHA ILLALLOOHU WACH DAHU LAA SYARIIKALAH ,
ANJAZA WA’DAH , WA NASHORO ‘ABDAH ,
WA HAZAMAL ACHZABA WACHDAH ,
LAA ILAAHA ILLALLOOH WA LAA NA’BUDU ILLAA IYYAAHU MUKHLISHIINA
LAHUD DIIN WA LAU KARIHAL KAAFIRUUN .
“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar .
Segala puji bagi Allah , Allah Maha Besar , atas petunjuk yang diberikan-Nya
kepada kami , segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya
kepada kami , tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa , tidak ada sekutu bagi-
Nya .
Bagi-Nya kerajaan dan pujian . Dialah yang menghidupkan dan mematikan , pada
kekuasaan-Nya lah segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.
Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa , tidak ada sukutu bagi-Nya , yang telah
menetapi janji-Nya , menolong hamba-Nya dan menghancurkan
sendiri musuh- musuh-Nya .
Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya
dengan memurnikan ( ikhlas ) kepatuhan semata kepada-Nya
walaupun orang – orang kafir membenci “ .
1. Perjalanan Pertama dari “ SHOFA ” ke ” MARWAH ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


ALLOOHU AKBAR KABIIRO WAL CHAMDU LILLAAHI KATSIIROO ,
WA SUBCHAANALLOOHIL ‘ADHIM WA BICHAM DIHIL KARIIM
BUKROTA WA ASHIILAA , WA MINAL LAILI FASJUD LAHU
WA SABBICHU LAILAN THOWWILAA .

LAA ILAAHA ILLALLOOHU WACHDAHU , ANJAZA WA’ DAHU ,


WA NASHORO ‘ABDAHU , WA HAZAMAL ACHZAABA WACHDAH ,
LAA SYAI A QOBLAHU WA LAA BA’ DAHU , YUCHYII WA YUMIITU ,
WA HUWA CHAYYUN DAA IMUN LAA YAMUUTU WA LAA YAFUUTU
ABADAN , BIYADIHIL KHOIR WA ILAIHIL MASHIIR
WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QODIIR .
DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU , MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” MARWAH ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .
“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar ,
dengan segala kebesaran-Nya . Segala puji bagi Allah Yang Maha Agung dengan
segala pujian-Nya yang tidak terhingga .
Maha Suci Allah Yang Maha Agung dengan pujian , Yang Maha mulia di waktu pagi
dan petang . Dan pada sebagian malam , bersujud dan bertasbi-lah pada-Nya
sepanjang malam. Tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa yang menepati
janji-Nya membela hamba-hamba-Nya yang menghancurkan musuh-musuh-Nya dan
tidak ada sesuatu sebelum-Nya dan tidak ada sesuatu pun sesudah-Nya .
Dialah yang menghidupkan dan mematikan dan Dia adalah Maha Hidup kekal tiada
mati dan tiada musnah ( hilang ) untuk selama-lamanya .
Hanya ditangan-Nyalah terletak kebajikan dan kepada-Nyalah tempat kembali dan
hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan
hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu . Sesungguhya Engkau Ya Allah
Maha Mulia
dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari
syiar-syiar ( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah , maka
tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “
.
2. Perjalanan ke- Dua dari “ MARWAH ” ke ” SHOFA ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD .

LAA ILAAHA ILLALLOOHUL WAA CHIDUL FARDUSH-SHOMAD , ALLADZII


LAM YATTAKHIDZ SHOOCHIBATAN WA LAA WALADAN WA LAM YAKUN
LAHU SYARIIKUN FILMULKI WA LAM YAKUN LAHU WALIYYUN
MINADZ-DZULLI WA KABBIRHU TAKBIIROO .

ALLOOHUMMA INNAKA QULTA FII KITAABIKAL MUNAZ-ZALI UD ‘UUNII


ASTAJIB LAKUM DA ’AU-NAAKA ROBBANAA FAGHFIR LANAA KAMAA
WA’AD TANAA , INNAKA LAA TUKHLIFUL MII’AAD .

ROBBANAA INNANAA SAMI’NAA MUNAADIYA YUNAADII LIL IIMAANI


AN AAMINUU BIROBBIKUM FA AAMANNAA .
ROBBANAA FAGHFIR LANAA DZUNUUBANAA WA KAFFIR ‘ANNAA
SAYYI AATINAA WA TAWAFFANAA MA’AL ABROOR .

ROBBANAA WA AATINAA MAA WA ’ADTANAA ‘ALAA RUSULIKA ,


WA LAA TUKHZINAA YAUMAL QIYAAMAH ,
INNAKA LAA TUKHLIFUL MII’AAD .

ROBBANAA ‘ALAIKA TAWAKKALNAA WA ILAIKA ANABNAA


WA ILAIKAL MASHIIR
ROBBANAGH FIR LANAA DZUNUUBANAA WA LI IKHWAANINAL LADZIINA
SABAQUUNAA BIL IIMAAN , WA LAA TAJ ’AL FII QULUUBINAA GHILLAN LIL
LADZIINA AAMANUU , ROBBANAA INNAKA RO UUFURROCHIIM .
DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” SHOFA ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .
“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , hanya bagi Allah-lah
segala pujian . Tidak Tuhan selain Allah yang Maha Esa , tunggal dan tumpuan
segala maksud dan hajat , yang tidak beristri dan tidak beranak , tidak bersekutu
dalam kekuasaan .
Tidak menjadi pelindung kehinaan . Agungkanlah Dia dengan segenap kebesaran .
Ya Allah , sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Qur’an-Mu :
“ Berdo’alah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu “ .
Sekarang kami telah memohon kepada-Mu wahai Tuhan kami , ampunilah kami
seperti halnya Engkau telah janjikan kepada kami , sesungguhnya Engkau tidak
memungkiri janji .
Ya Tuhan kami , sesungguhnya kami mendengar ( seruan ) yang menyeru kepada
iman ( yaitu ) “ berimanlah kamu kepada Tuhanmu “ maka kami pun beriman .
Ya Tuhan kami , ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan
kami dan wafatkanlah kami beserta orang baik-baik .
Ya Tuhan kami , berilah kami apa yang telah Rngkau janjikan kepada kami dengan
perantara rasul-rasul Engkau . Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat .
Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji . Ya Allah , hanya kepada Engkau-lah
kami bertawakal , dan hanya kepada Engkau-lah tumpuan segala sesuatu
dan kepada Engkau-lah tempat kembali .

Wahai Tuhan kami , ampunilah dosa-dosa kami dan dosa semua saudara kami
se-iman yang telah mendahului kami dan jangan Engkau jadikan kedengkian
dalam kalbu kami terhadap mereka yang telah ber-iman .
Ya Allah , sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan
hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu . Sesungguhya Engkau Ya Allah
Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari syiar-syiar
( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah ,
maka tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .
3. Perjalanan ke- Tiga dari “ SHOFA ” ke ” MARWAH ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD .

ROBBANAA ATMIM LANAA NUURONAA WAGHFIR LANAA ,


INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI IN QODIIR .

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKAL KHOIRO KULLAHU ‘AAJILAHU


WA AAJILAHU , WA ASTAGHFIRUKA LIDZANBII ,
WA AS ALUKA ROCHMATAKA YAA ARCHAMARROCHIMIIN
DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” MARWAH ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .
“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar .
Hanya bagi Allah semua pujian .
Ya Allah , sempurnakanlah cahaya terang bagi kami , ampunilah kami ,
sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu .

Ya Allah , sesungguhnya kaku mohon pada-Mu segala kebaikan yang sekarang dan
masa yang akan datang dan aku mohon ampunan pada-Mu akan dosaku
serta aku mohon pada-Mu rahmat-Mu
wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang Pengasih “ .

“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan


hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui
apa-apa yang kami sendiri tidak tahu .
Sesungguhya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .

“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari syiar-syiar


( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah , maka
tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .

4. Perjalanan ke- Empat dari ” MARWAH ” ke “ SHOFA ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA MIN KHOIRI MAA TA’ LAM ,


WA A ‘UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA TA’ LAM ,
WA ASTAGHFIRUKA MIN KULLI MAA TA’ LAM ,
INNAKA ANTA ‘ALLAAMUL GHUYUUB .

LAA ILAAHA ILLALLOOHUL MALIKUL HAQQUL MUBIIN ,


MUCHAMMADUN ROSULULLOOHI SHOODIQUL WA’ DIL AMIIN .

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA KAMAA HADAITANII LIL ISLAAMI


AN LAATANZI’AHU MINNII CHATTA TATAWAFFANII WA ANAA MUSLIMUN .
ALLOOHUMMAJ’AL FII QOLBII NUURON WA FII SAM’II NUURON
WA FII BASHORII NUURON .

ALLOOHUMMASY-ROCH LII SHODRII , WA YASSIR LII AMRII,


WA A’UUDZU BIKA MIN WASAA WISISHSHODRI WA SYATAATIL
AMRI WA FITNATIL QOB’RI .

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA YALIJU FIL LAILI ,
WA SYARRI- MAA YALIJU FIN-NAHAARI ,
WA MIN SYARRI MAA TAHUBBU BIHIR RIYAACHU YAA
ARCHAMARROCHIMIIN .

SUBCHAANA KAMAA ‘ABAD-NAAKA CHAQQO ‘IBAADATIKA YAA ALLOOH ,

SUBCHAANA KAMAA DZAKARNAAKA CHAQQO DZIKRIKA YAA ALLOOH .


DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” SHOFA ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .
“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar . Segala puji hanya bagi Allah .
Ya Allah , Tuhanku , aku mohon pada-Mu dari kebaikan yang Engkau tahu dan berlindung
pada-Mu dari kejahatan yang Engkau tahu , dan aku mohon ampun pada-Mu dari segala
kesalahan yang Engkau ketahui , sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang gaib .
Tidak ada Tuhan selain Allah Maha Raja yang sebenar-benarnya .
Muchammad utusan Allah yang selau menepati janji lagi terpercaya .
Ya Allah , sebagaimana Engkau telah menunjuki aku memilih Islam , maka aku mohon
kepada-Mu untuk tidak mencabutnya , sehingga aku meninggal dalam keadaan Muslim .
Ya Allah , berilah cahaya terang dalam hati , telinga dan penglihatanku .
Ya Allah , lapangkanlah dadaku dan mudahkan bagiku segala urusan . Dan aku berlindung
pada-Mu dari godaan bisikan hati , kekacauan urusan dan fitnah kubur .
Ya Allah , aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang bersembunyi di waktu
malam dan siang hari , serta kejahatan yang dibawa angin lalu ,
wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih .
Ya Allah , Maha Suci Engkau , kami tidak bisa menyembah-Mu dengan
pengabdian yang semestinya .
Ya Allah , Maha Suci Engkau , kami tidak bisa menyebut-Mu ( dzikir ) dengan semestinya “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-
apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami
sendiri tidak tahu . Sesungguhya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari syiar-syiar ( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah , maka tidak ada
dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .

5. Perjalanan ke- Lima dari “ SHOFA” ke “ MARWAH ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD .
SUBCHAANA KAMAA SYAKAR NAAKA CHAQQO SYUK-RIKA
YAA ALLOOH ,
SUBCHAANA KAMAA A’ LAA SYA’ NAKA YAA ALLOOH .
ALLOOHUMMA CHABBIB ILAINAL IIMAAN ,
WA ZAYYINHU FII QULUUBINAA ,
WA KARRIH ILAINAL KUFRO WAL FUSUUQO WAL ‘ISH YAANA ,
WAJ’ALNAA MINARROOSYIDIIN .
DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU , MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” MARWAH ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .

“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar . Segala puji hanya untuk
Allah Maha Suci Engkau , kami tidak mensyukuri-Mu dengan
syukur yang semestinya .
Ya Allah Maha Suci Engkau . Alangkah Agung Zat-Mu Ya Allah .
Ya Allah , cintakanlah kami kepada iman dan hiaskanlah di hati kami , tanamkanlah
kebencian pada diri kami pada perbuatan kufur , fasik dan durhaka .
Jadikanlah kami dari golongan orang-orang yang mendapat petunjuk “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan
hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui
apa-apa yang kami sendiri tidak tahu .
Sesungguhya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari syiar-syiar
( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah , maka
tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .

6. Perjalanan ke- Enam dari “ MARWAH ” ke “ SHOFA ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


WA LILLAAHIL CHAMD .
LAA ILAAHA ILLALLOOHU WACHDAH , SHODAQO WA’DAH ,
WA NASHORO ‘ABDAH , WA HAZAMAL ACHZAABA WACHDAH .
LAA ILAAHA ILLALLOOHU WA LAA NA’BUDU ILLAA IYYAAHU MUKHLI
SHIINA LAHUDDIIN WA LAU KARIHAL KAAFIRUUN .
ALLOOHUMMA INNII AS ALUKAL HUDAA WAT-TUQOO WAL ‘AFAAFA
WAL GHINAA .
ALLOOHUMMA LAKAL CHAMDU KAL-LADZII NAQUULU
WA KHOIRON MIMMAA NAQUULU .
ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA RIDLOOKA WAL JANNAH ,
WA A’UUDZU BIKA MIN SAKHOTHIKA WAN-NAAR ,
WA MAA YUQORRIBUNII ILAIHAA MIN QOULIN AU FI’LIN AU ‘AMALIN .

ALLOOHUMMA BINUURIKAH TADAINAA


WA BIFADL LIKASTAGH NAINAA
WA FII KANAFIKA WA IN ’AAMIKA WA ‘ATHOO IKA
WA ICHSAANIKA ASHBACHNAA

WA AMSAINAA ANTAL-AWWALU FA LAA QOBLAKA SYAI UN ,


WAL-AAKHIRU FALAA BA’ DAKA SYAI UN ,
WADH-DHOO HIRU FALAA SYAI A FAUQOKA ,
WAL BAATINU FALAA SYAI A DUUNAKA ,
NA ’UUDZU BIKA MINAL FALASI WAL KASALI
WA ‘ADZAABIL QOBRI WA FITNATIL GHINAA ,
WA NAS ALUKAL FAUZA BIL JANNAH .
DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :

ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ


‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” SHOFA ” MEMBACA DO’A :

INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,


FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .

“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar . Segala puji hanya untuk Allah .
Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa , yang menepati janji-Nya ,
menolong hamba-Nya dan mengalahkan sendiri musuh-musuh-Nya .
Tiada Tuhan selain Allah . Dan kami tidak menyembah selain Dia dengan memurnikan
kepatuhan kepada-Nya , sekalipun orang-orang kafir membenci .
Ya Allah , aku memohon pada-Mu petunjuk , ketaqwaan , pengendalian diri dan kekayaan .
Ya Allah . pada-Mu lah segala puji seperti yang kami ucapkan dan
bahkan lebih baik dari yang kami ucapkan .
Ya Allah . aku mohon pada-Mu ridha-Mu dan surga , aku berlindung pada-Mu dari murka-Mu dan
siksa neraka dan ampunan yang dapat mendekatkan daku padanya(neraka ) ,
baik ucapan ataupun amal perbuatan .
Ya Allah , hanya dengan nur cahaya-Mu kami ini mendapat petunjuk , dengan
pemberian-Mu kami merasa cukup , dan dalam naungan-Mu , nikmat-Mu , anugerah-Mu dan
kebajikan-Mu jualah kami ini berada di waktu pagi dan petang .
Engkaulah yang mula pertama , tidak ada sesuatupun yang ada sebelum-Mu dan
Engkau pulalah yang paling akhir dan tidak sesuatupun yang ada di belakang (sesudah)-Mu .
Engkaulah yang lahir (nyata) , maka tidak ada sesuatupun yang diatas Engkau ,
Engkau pulalah yang batin , maka tidak sesuatupun dibawah-Mu .
Kami berlindung pada-Mu dari pailit , malas , siksa kubur dan fitnah kekayaan serta
kami mohon pada-Mu kemenagan memperoleh surga “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang
Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu .
Sesungguhya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari syiar-syiar ( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah ,
maka tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati ,
maka sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .

7. Perjalanan ke- Tujuh dari “ SHOFA ” ke “ MARWAH ”

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR ,


KABIIROWAL CHAMDU LILLAAHI KATSIIROO .
ALLOOHUMMA CHABBIB ILAYYAL IIMAAN , WA ZAYYINHU FII QOLBII ,
WA KARRIH ILAYYAL KUFRO WAL FUSUUQO WAL ‘ISHYAANA ,
WAJ’ALNII MINAR-ROOSYIDIIN .

DIANTARA DUA PILAR HIJAU MEMBACA DO’A :


ROBBIGHFIR WARCHAM WA’ FU WA TAKARROM , WA TAJAAWAZ
‘AMMAA TA’ LAMU , INNAKA TA’ LAMU MAA LAA NA’ LAMU ,
INNAKA ANTALLOOHUL A ’AZZUL AKROM .

KETIKA MENDEKATI ” MARWAH ” MEMBACA DO’A :


INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYA’AAA IRILLAAH ,
FAMAN CHAJJAL BAITA AWI’ TAMARO FALAA JUNAACHA ‘ALAIHI
AYYATTOWWA FA BIHIMAA , WA MAN TATOWWA ‘A KHOIRON
FA INNALLOOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM .

“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar Allah Maha Besar . Segala puji bagi Allah
dengan pujian yang tidak terhingga .
Ya Allah , cintakanlah aku kepada iman dan hiaskanlah ia di kalbuku .
Tanamkanlah kebencian padaku perbuatan kufur , fasiq dan durhaka . Dan
Jadikanlah pula aku dari golongan orang yang mendapat petunjuk “ .
“ Ya Allah ampunilah , sayangilah , maafkanlah , bermurah hatilah dan
hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui . Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui
apa-apa yang kami sendiri tidak tahu .
Sesungguhya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah “ .
“ Sesungguhnya Shofa dan Marwah sebagian dari
syiar-syiar ( tanda kebenaran ) Allah .
Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun ber-umrah , maka
tidak ada dosa baginya berkeliling ( mengerjakan sa’i antara keduanya ) .
Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati , maka
sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui “ .

Do’a di bukit “ MARWAH ” selesai Sa’i

ALLOOHUMMA ROBBANAA TAQOBBAL MINNAA , WA ‘AAFINAA


WA’ FU ‘ANNAA ,
WA ‘ALAA THOO ’ATIKA WA SYUK RIKA A’INNAA , WA ‘ALAA GHOIRIKA LAA
TAKILNAA , WA ‘ALAL-IIMAANI WAL ISLAAMIL KAAMILI JAMII’AN
TAWAFFANAA , WA ANTA ROODLIN ‘ANNAA .

ALLOOHUMMARCHAMNII BITARKIL MA ’AASHII ABADAN MAA ABQOITANII


WARCHAMNII AN ATAKALLAFA MAA LAA YA’ NIINII ,
WARZUQNII CHUSNAN NADHORI FIIMAA YURDLIIKA ‘ANNII ,
YAA ARCHAMARROCHIMIIN .

“ Ya Allah Ya Tuhan kami , terimalah amalan kami , berilah perlindungan kepada


kami , maafkanlah kesalahan kami dan berilah pertolongan kepada kami
untuk taat dan bersyukur kepada-Mu .

Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepada-Mu .


Matikanlah kami dalam iman dan Islam secara sempurna dalam keridhoan-Mu .
Ya Allah rahmatilah kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan
selama hidup kami , dan rahmatilah kami sehingga
tidak berbuat hal yang tidak berguna .
Karuniakanlah kepada kami sikap pandang yang baik terhadap
apa – apa yang membuat-Mu ridho terhadap kami .

Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih “ .

Do’a waktu menggunting “ Rambut “

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR .

ALCHAMDULILLAAHI ‘ALAA MAA HADAA NAA WALCHAMDULILLAAHI ‘ALAA


MAA AN ‘AMANAA BIHI ‘ALAINAA .
ALLOOHUMMA HAA DZIHII NAA SHIBATII FATAKOBBAL MINNII
WAGHFIR DZUNUU BII .

ALLOOHUMMAGHFIR LILMUCHALLIQIINA WAL MAQSHUURIINA


YAA WAA SI ’ALMAGHFIROH .

ALLOOHUMMATS BUTLII BIKULLI SYA’ROTIN CHASANATAN WAMCHU


‘ANNII BIHAA SAYYI-AH WAR FA’ LII BIHAA ‘INDAKA DAROJAH .

“ Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah Maha Besar .

Segalapuji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kita dan segala puji bagi
Allah tentang apa – apa yang telah Allah karuniakan kepada kami .

Ya Allah ini ubun – ubunku , maka terimalah dariku ( amal perbuatanku )


dan ampunilah dosa – dosaku .

Ya Allah ampunilah orang-orang yang mencukur dan memendekan rambutnya


wahai Tuhan Yang Maha Luas ampunan-Nya .

Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan hapuskanlah
untukku dengan setiap helai rambut kejelekan .
Dan angkatlah derajatku di sisimu “ .

Do’a setelah menggunting “ Rambut “

ALCHAMDU LILLAAHIL LADZII QODLOO ‘ANNAA MANAA SIKANAA .


ALLOOHUMMA ZIDNAA IIMAANAN , WA YAQIINAN ,
WA ‘AUNAN , WAGHFIR LANAA WA LIWAALI DAINAA ,
WA LISAA IRIL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT .
“ Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami ,
Ya Allah tambahkanlah kepada kami iman ,
keyakinan dan pertolongan dan ampunilah kami ,
kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat “ .
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh .
Alhamdulillahi robbil alamin wa sholatu wassalamu’ala asropil ambia’i wal mursalin
sayyidina Muhammadin wa’ala alihi wa shobihi aj’main .

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT , atas rahmat, nikmat serta hidayah-Nya
kami dapat menyelesaikan sebuah buku panduan untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji .
Sengaja buku ini kami tulis dengan bahasa Indonesia , hal ini semata – mata untuk memberikan
panduan bagi para jama’ah yang belum bisa membaca huruf Arab .
Meskipun buku ini kami tulis dengan bahasa Indonesia , kami mohon kepada para pemakai / pembaca agar
tidak segan – segannya meminta pertolongan / bimbingan kepada orang lain yang dapat membaca huruf Arab ,
sehingga dalam pembacaan buku ini tidak terjadi kesalahan .
Kemudian terima kasih kami sampaikan kepada istriku dan anak – anaku tercinta ,
yang selama ini tidak bosan – bosannya selalu memberi bimbingan dalam pembacaan kata demi kata ,
kalimat demi kalimat , ucapan demi ucapan sehingga buku ini dapat kami selesaikan
meskipun kami menyadari masih banyak kekurangannya .
Kepada para pembaca , kami mohon maaf atas susunan buku ini , sebagai manusia yang dalam proses belajar
tentunya banyak sekali kesalahan , kekurangan bahkan mungkin dalam penyampaian Kata Pengantar ini .
Semoga Allah SWT selalu membimbing kami menuju jalan yang lebih baik ,
sehingga dalam pelaksanaan ibadah umroh dan haji nanti menjadi haji yang mabrur .
Amin ya robbal alamin !
Sekali lagi kami mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan .

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh .

Penyusun ,

H. MOH. NUR IHSAN, SH


DAFTAR ISI
NO.
HAL.

1. NIAT MANDI ICHROM UMROH ………… 1


2. …………………. 1
3. NIAT MANDI ICHROM HAJI ……………… 1
4. ………………….. 1
NIAT SHOLAT SUNAH ICHROM
5. UMROH ………………. 2
6. NIAT SHOLAT SUNAH ICHROM HAJI … 2
7. …………………. 2

8. BACAAN TALBIYAH ………………………… 3


9. ……………………. 3
10. BACAAN SHOLAWAT ……………………… 3
11. …………………… 3
DO’A SHOLAWAT ……………………………
12. ……………………. 4
13. 4
14. NIAT THOWAF UMROH …………………… 4
15. ………………….. 4
NIAT THOWAF HAJI …………………………
……………………
16. NIAT THOWAF QUDUM ( selamat 5
17. datang ) …………. 5
18. NIAT THOWAF SUNNAT ………………… 5
…………………….
19. 6
20. NIAT SHOLAT JAMA’ TAQDIM 6
21. ( dhuhur & ashar ) 6
NIAT SHOLAT JAMA’ TAQDIM
22. ( maghrib & isya’ ) 7
23. NIAT SHOLAT JAMA’ TAQDIM 7
( dhuhur & ashar )
24. NIAT SHOLAT JAMA’ TAQDIM 8
25. ( maghrib & isya’ ) 9
26. 10
27. 11
28. NIAT SHOLAT QOSHOR ………………… 12
29. ……………………… 13
30. NIAT SHOLAT SAFAR ……………………… 14
…………………….
31. DO’A MASUK MASJID NABAWI ……… 15
32. …………………… 16

DO’A MASUK KOTA MAKKAH …………


33. …………………… 17
34. DO’A MASUK MASJIDIL HARAM ……… 17
35. ………………….. 18
36. DO’A KETIKA MELIHAT KA’BAH ……… 18
37. …………………… 19
38. 20
DO’A KETIKA MELINTASI MAQAM
39. IBRAHIM ………. 21
40. DO’A MULAI THOWAF …………………… 22
……………………
41. 23
42. DO’A THOWAF PERTAMA ……………… 24
43. …………………… 25
44. DO’A THOWAF KE-DUA ………………… 26
45. ……………………. 27
46. DO’A THOWAF KE-TIGA ………………… 28
47. ……………………. 29
48. DO’A THOWAF KE-EMPAT ……………… 30
49. ………………….. 31
50. DO’A THOWAF KE-LIMA ………………… 32
51. …………………… 33
DO’A THOWAF KE-ENAM ………………
…………………….
52. DO’A THOWAF KE-TUJUH ……………… 34
……………………
53. 35
54. DO’A SESUDAH THOWAF ……………… 35
……………………..
55. DO’A DI BELAKANG MAQAM IBRAHIM 36
56. ……………….. 36
57. 36
58. 36
DO’A MINUM AIR ZAM – ZAM …………
59. …………………. 37
60. DO’A DI HIJIR ISMAIL …………………… 37
61. ……………………… 37
NIAT THOWAF WADA’……………………
62. …………………….. 38 –
DO’A THOWAF WADA’ …………………… 41
63. ……………………
64. ARTI DO’A THOWAF WADA’ …………… 42
…………………… 42
65. DO’A SESUDAH THOWAF WADA’ ……
…………………… 43

DO’A MENDAKI BUKIT “ SOFA “ ……


66. ……………………..
67. DO’A KETIKA MENGHADAP KA’BAH … 44
…………………. 44
68.
DO’A SA’I PERTAMA ………… ( Sofa – 45
Marwah )
……………………………………………………
…… artinya
DO’A SA’I KE-DUA …………….
( Marwah – Sofa )
……………………………………………………
…… artinya
DO’A SA’I KE-TIGA …………… ( Sofa –
Marwah )
DO’A SA’I KE-EMPAT ……….. ( Marwah
– Sofa )
……………………………………………………
…… artinya
DO’A SA’I KE-LIMA …………… ( Sofa –
Marwah )
DO’A SA’I KE-ENAM ………….
( Marwah – Sofa )
……………………………………………………
…… artinya
DO’A SA’I KE-TUJUH ………… ( Sofa –
Marwah )

DO’A DI BUKIT MARWAH SELESAI


SA’I …………………

DO’A WAKTU MENGGUNTING


RAMBUT ………………
DO’A SESUDAH MENGGUNTING
RAMBUT …………..

NIAT HAJI BERANGKAT KE ARAFAH …


…………………..
BACAAN TALBIYAH …………………………
…………………….
BACAAN SHOLAWAT ………………………
…………………….
DO’A SHOLAWAT ……………………………
…………………….

DO’A BERANGKAT KE ARAFAH ………


……………………..
DO’A MASUK KOTA ARAFAH ……………
…………………..
DO’A KETIKA MELIHAT JABBAL
RAHMAH …………….

DO’A WUKUF …………………………………


……………………..

DO’A KETIKA SAMPAI DI


MUZDALIFAH ………………..
DO’A KETIKA SAMPAI DI MINA ………
…………………….

DO’A MELONTAR JUMRAH ………………


…………………..

DO’A MASUK KOTA MADINAH …………


………………….
DO’A MENINGGALKAN KOTA
MADINAH …………….

DO’A SETELAH DATANG BER-HAJI ……


…………………..