Anda di halaman 1dari 46

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

Bab I

Struktur Sel

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Retikulum endoplasma merupakan saluran-saluran halus yang tersusun oleh membran dan berbentuk seperti jala. Membran RE merupakan kelanjutan dari membran nukleus hingga ke membran plasma sehingga berbatasan langsung dengan sistem membran. Retikulum endoplasma ada dua tipe yaitu RE kasar dan RE halus. RE kasar berfungsi untuk sintesis protein. RE kasar dan RE halus secara bersama-sama berfungsi untuk transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. 2. Jawaban: a Lisosom dibentuk oleh kompleks Golgi yang ditunjuk oleh nomor 1. Sementara itu, nomor 2 yaitu RE, nomor 3 yaitu nukleolus, nomor 4 yaitu nukleus, dan nomor 5 yaitu mitokondria. 3. Jawaban: e Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Sintesis protein berlangsung di ribosom. Melindungi dan memberi bentuk tubuh merupakan fungsi dari dinding sel. Membawa informasi genetik merupakan fungsi dari DNA. Melindungi molekuler sel merupakan fungsi dari membran plasma. 4. Jawaban: b Organel yang berperan mencerna benda asing adalah lisosom dan organel yang berperan dalam pembelahan sel adalah sentrosom. 5. Jawaban: a Salah satu fungsi RE yaitu mensintesis lemak dan kolesterol. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Kompleks Golgi berfungsi sebagai tempat sintesis polisakarida, membentuk membran plasma, membentuk kantong sekresi, serta membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom. Mitokondria berfungsi dalam oksidasi makanan, respirasi sel, dehidrogenasi, fosforilasi oksidatif, dan sistem transfer elektron. 2

6. Jawaban: c Sifat-sifat fisikawi matriks sitoplasma meliputi efek Tyndal, gerak Brown, gerak siklosis, memiliki tegangan permukaan, dan bersifat elektrolit. Sementara itu, sifat biologis matriks sitoplasma yaitu mampu mengenali rangsang (iritabilita) dan mengantar rangsang (konduktivitas). 7. Jawaban: e Badan mikro memiliki dua tipe, yaitu peroksisom dan glioksisom. Peroksisom berperan dalam memecah H2O2 menjadi H2O dan O2. Glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan sebagai tempat berlangsungnya siklus glioksilat. 8. Jawaban: c Fungsi kompleks Golgi sebagai berikut. 1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin. 2) Membentuk membran plasma. 3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. 4) Membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom. Sementara itu, mensintesis lemak dan kolesterol (2) serta menetralkan racun (4) dilakukan oleh retikulum endoplasma. 9. Jawaban: a Organel yang berstruktur endomembran berarti organel yang bermembran seperti retikulum endoplasma, kompleks Golgi, mitokondria, dan lisosom. Sementara itu, nukleus dan ribosom bukan merupakan organel yang berstruktur endomembran. 10. Jawaban: e Beberapa fungsi retikulum endoplasma antara lain sebagai berikut. 1) Mensintesis lemak dan kolesterol. 2) Menampung protein yang disintesis ribosom untuk disalurkan ke kompleks Golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. 3) Transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. 4) Menetralkan racun (detoksifikasi), misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati. 11. Jawaban: b Nukleus berperan dalam reproduksi karena memiliki fungsi seperti berikut.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

1) Pengatur pembelahan sel. 2) Pengendali seluruh kegiatan sel. 3) Pembawa informasi genetik. Sementara itu, membran sel berfungsi mengontrol zat-zat yang boleh ke luar masuk sel. RE berfungsi dalam sistem transportasi. Mitokondria berperan dalam respirasi sel. Kompleks Golgi berperan sebagai organ ekskretori. 12. Jawaban: e Organel yang ditunjuk oleh huruf X yaitu retikulum endoplasma kasar yang di dalamnya melekat ribosom. Retikulum endoplasma kasar berperan dalam transportasi protein yang disintesis oleh bagian permukaan ribosom. 13. Jawaban: c Mesosom merupakan organel sel yang terdapat pada sel prokariotik. Mesosom merupakan bagian dari membran plasma yang melekuk ke dalam. Mesosom berfungsi sebagai penghasil energi. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. 14. Jawaban: b Nomor 1 yaitu mitokondria, nomor 2 yaitu vakuola, nomor 3 yaitu nukleus, nomor 4 yaitu kompleks Golgi, dan nomor 5 yaitu RE. Salah satu fungsi vakuola adalah menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu putih, pepermin, dan aroma harum pada bunga. 15. Jawaban: e Secara biologis, sel melakukan segala hal yang dilakukan oleh makhluk hidup. Setiap fungsi sel seperti bernapas, merespons rangsang, dan reproduksi sama dengan yang dilakukan oleh satu individu organisme sebagai kesatuan. Dengan kata lain, kegiatan satu individu organisme merupakan kegiatan tiap-tiap sel yang membentuk organisme tersebut. Itulah fungsi sel sehingga kita dapat mengatakan bahwa sel adalah satuan fungsi makhluk hidup. B. Uraian 1. Di dalam mitokondria terjadi proses pembentukan energi melalui oksidasi zat makanan. Adapun reaksi oksidasinya ditulis sebagai berikut. C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2O + energi
respirasi oksidasi

2. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena membran plasma bertugas mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun ke luar meninggalkan sel. Membran plasma hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion. 3. Lisosom mempunyai fungsi autolisis yaitu mampu menghancurkan diri sel dengan cara membebaskan semua isi lisosom dalam sel. Dalam keadaan tersebut lisosom dapat dikatakan sebagai kantong pembunuh diri. 4. Terdapat dua tipe badan mikro yaitu peroksisom dan glioksisom. Peroksisom berperan dalam oksidasi substrat menghasilkan H2O2 (bersifat racun pada sel) yang selanjutnya dipecah menjadi H 2 O dan O 2 . Glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan tempat terjadinya siklus glioksilat. 5. Nukleolus terbentuk pada saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di dalam nukleus. Jika transkripsi berhenti, nukleolus menghilang atau mengecil. Jadi, nukleolus bukan merupakan organel yang tetap atau bersifat temporer. 6. Gerak Brown adalah gerakan partikel penyusun koloid tidak beraturan atau acak pada sitoplasma. Faktor-faktor yang mempengaruhi gerak Brown sebagai berikut. a. Suhu, meningkatnya suhu akan meningkatkan gerak molekul terlarut. b. Muatan listrik ion, ion bermuatan sama akan tolak-menolak dan ion bermuatan berbeda akan tarik-menarik. 7. Retikulum endoplasma berfungsi menampung protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks Golgi. Kompleks Golgi mereaksikan protein itu dengan glioksilat sehingga terbentuk glikoprotein untuk dibawa ke luar sel. 8. Proses pencernaan oleh lisosom berlangsung misalnya saat sel menelan bakteri secara fagositosis. Selanjutnya, bakteri itu dimasukkan ke dalam vakuola. Vakuola yang berisi bakteri itu segera dihampiri lisosom. Membran lisosom dan membran vakuola bersinggungan dan bersatu. Enzim lisosom masuk ke dalam vakuola dan mencerna bakteri. Substansi hasil pencernaan lisosom disimpan dalam vesikel kemudian ditranspor ke membran plasma dan dikeluarkan dari sel.

Jadi, mitokondria berperan penting dalam penyediaan energi bagi sel sehingga disebut the power house of cell.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

9. Nukleus memiliki arti penting bagi sel karena mempunyai beberapa fungsi berikut. a. Pengatur pembelahan sel. b. Pengendali seluruh kegiatan sel, misalnya dengan memasukkan RNA dan unit ribosom ke dalam sitoplasma. c. Pembawa informasi genetik. 10. Nukleus tersusun atas tiga bagian penting berikut. a. Membran nukleus (selaput inti) Selaput inti merupakan bagian terluar inti yang memisahkan nukleoplasma dengan sitoplasma. b. Nukleoplasma Nukleoplasma adalah cairan inti (kariotin) yang bersifat transparan dan semisolid (kental). c. Nukleolus (anak inti) Nukleolus adalah organel yang terbentuk saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di dalam nukleus).

terdapat pada tumbuhan dan membran sel terdapat pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Plastida mengandung kloroplas yang berperan dalam pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia gula. Membran sel berfungsi sebagai reseptor (penerima rangsang dari luar) dan mengontrol zatzat yang boleh masuk atau meninggalkan sel. 6. Jawaban: c Nomor 1 yaitu dinding sel, nomor 2 yaitu mitokondria, nomor 3 yaitu nukleus, nomor 4 yaitu vakuola, dan nomor 5 yaitu kloroplas. Organel sel yang tidak dimiliki oleh hewan yaitu dinding sel, vakuola, dan kloroplas. 7. Jawaban: b Dinding sel tumbuhan muda tersusun atas zat pektin, sedangkan pada tumbuhan dewasa terdiri atas selulosa dan lignin. 8. Jawaban: c Dinding sel, plastida, dan diktosom hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Adapun sentriol dan lisosom hanya dimiliki oleh sel hewan. 9. Jawaban: c Biji Leguminosae mengandung banyak protein dan lemak sehingga leukoplas yang terkandung adalah proteoplas dan lipidoplas/elaioplas. 10. Jawaban: c Hewan-hewan uniseluler memiliki dua macam vakuola. a. Vakuola kontraktil berfungsi menjaga tekanan osmotik sel. b. Vakuola makanan/nonkontraktil untuk mencerna makanan. 11. Jawaban: d Daun yang tua berwarna kuning kecokelatan yang disebabkan adanya pigmen xantofil. 12. Jawaban: e Klorofil terdapat di kuantosom. Kuantosom merupakan kumpulan partikel yang terdapat di dalam tilakoid. Tilakoid ditunjukkan oleh nomor 5. Nomor 1 yaitu membran luar. Nomor 2 yaitu membran dalam. Nomor 3 yaitu stroma. Nomor 4 yaitu grana. 13. Jawaban: b Salah satu fungsi vakuola adalah sebagai tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolit sekunder seperti Ca-oksalat, getah karet, dan alkaloid. Ca-oksalat berbentuk kristal dan banyak terdapat pada sayuran, misalnya pada daun bayam dan daun pepaya. Alkaloid banyak dijumpai pada tumbuhan untuk jamu tradisional seperti kunyit, jahe, dan temulawak.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: b Organel yang terdapat pada sel hewan maupun sel tumbuhan yaitu membran sel, ribosom, kompleks Golgi, mitokondria, dan retikulum endoplasma. Adapun dinding sel terdapat pada sel tumbuhan dan sentrosom terdapat pada sel hewan. 2. Jawaban: d Mitokondria dan ribosom terdapat pada sel tumbuhan maupun sel hewan. Vakuola hanya terdapat pada sel tumbuhan. Sentriol dan sentrosom hanya terdapat pada sel hewan. 3. Jawaban: d Membran sel dan sitoplasma dimiliki oleh sel hewan maupun sel tumbuhan. Sementara itu, dinding sel dan vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. 4. Jawaban: a Sel hewan tidak memiliki dinding sel, vakuola, kloroplas, dan plastida. Sementara itu, sel tumbuhan tidak memiliki sentriol dan sentrosom. 5. Jawaban: d Dinding sel merupakan bagian terluar sel tumbuhan. Dinding sel bersifat kaku dan tersusun atas polisakarida. Dinding sel berperan dalam turgiditas sel atau kekakuan sel. Sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga bentuknya tidak tetap. Sementara itu, plastida, kloroplas, dan vakuola

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

14. Jawaban: c Sentriol hanya dimiliki oleh sel hewan. Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam sentrosom. Sentriol berperan pada saat pembelahan sel. Saat pembelahan sel, tiap-tiap sentriol saling memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom. 15. Jawaban: e Vakuola bekerja sama dengan dinding sel berperan dalam turgiditas sel atau kekakuan sel. B. Uraian 1. Sel hewan tidak memiliki dinding sel, tetapi bentuknya tetap stabil karena adanya sitoskeleton. Sitoskeleton merupakan jaringan protein filamen pada sitosol. Sitoskeleton berfungsi sebagai rangka sel sehingga menyokong stabilitas bentuk sel hewan. Protein filamen terdiri atas mikrofilamen, filamen intermediet, dan mikrotubulus. Selain berfungsi sebagai rangka sel, sitoskeleton juga berfungsi sebagai pengatur gerakan sel dan sebagai pengatur gerakan kromosom saat pembelahan sel. 2. Vakuola biasanya terdapat pada sel tumbuhan. Vakuola merupakan organel yang paling jelas pada sel tumbuhan karena memiliki ukuran paling besar dibanding organel lainnya. Vakuola tidak hanya terdapat pada sel tumbuhan. Vakuola juga terdapat pada hewan-hewan uniseluler. Vakuola pada hewan uniseluler ada dua macam yaitu vakuola kontraktil dan vakuola nonkontraktil. Vakuola kontraktil berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik sitoplasma, sedangkan vakuola nonkontraktil berfungsi untuk mencerna makanan. Vakuola kontraktil sering disebut vakuola makanan. Contoh hewan yang memiliki vakuola adalah Paramaecium. 3. Tiga tipe leukoplas berdasarkan fungsinya sebagai berikut. a. Amiloplas: untuk menyimpan amilum. b. Elaioplas: untuk membentuk dan menyimpan lemak. c. Proteoplas: untuk menyimpan protein. 4. Sel hewan pada umumnya tidak memiliki vakuola. Namun, pada kondisi tertentu sel hewan uniseluler memiliki vakuola yang bersifat temporer atau sementara. Vakuola dibentuk ketika diperlukan dan menghilang setelah tugasnya selesai. Contohnya vakuola pada Paramaecium yang dibentuk saat sel mencerna makanan dan menghilang setelah pencernaan selesai.

5. Plastida memiliki berbagai bentuk dan fungsi yaitu kloroplas, kromoplas, dan leukoplas. Plastida yang berfungsi dalam reproduksi tumbuhan adalah kromoplas. Kromoplas memiliki warna merah, oranye, atau kuning karena adanya pigmen karotenoid. Kromoplas memberi warna pada mahkota bunga dan buah. Hal ini penting dalam menarik hewan-hewan untuk membantu penyerbukan bunga atau untuk membantu penyebaran biji oleh hewan-hewan pemakan buah tersebut. 6. Sel tumbuhan memiliki dinding sel, vakuola, dan plastida yang tidak dimiliki oleh sel hewan. Sementara itu, sel hewan memiliki sentriol dan sentrosom yang tidak dimiliki oleh sel tumbuhan. 7. Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam sentrosom. Sentriol berperan saat proses pembelahan sel. Saat pembelahan sel, tiap-tiap sentriol saling memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom. 8. Bagian terbesar dari sel tumbuhan yaitu vakuola. Vakuola berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan cadangan, pigmen, dan minyak asiri serta tempat menimbun sisa metabolisme. Sementara itu, bagian terbesar dari sel hewan adalah nukleus. Nukleus berfungsi sebagai pengendali kegiatan sel, pengatur pembelahan sel, dan pembawa informasi genetik. 9. Tiga tipe plastida sebagai berikut. a. Kloroplas yaitu plastida yang mengandung pigmen fotosintetik. b. Leukoplas yaitu plastida yang tidak berwarna. c. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen nonfotosintetik. 10. Sel tumbuhan memiliki dinding sel. Dinding sel ini merupakan bagian terluar dari sel. Dinding sel bersifat kaku dan tersusun atas polisakarida. Adanya dinding sel menyebabkan bentuk sel tumbuhan relatif tetap. Sementara itu, sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga bentuknya tidak kaku.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: a Proses berpindahnya glukosa melalui membran usus dalam sistem tubuh terjadi secara difusi, yaitu difusi terfasilitasi. Molekul glukosa akan berpindah dengan difusi dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

2. Jawaban: a Difusi adalah gerakan molekul secara acak yang menyebabkan perpindahan molekul menuju konsentrasi yang lebih rendah melalui membran secara langsung. Nikotin lebih mudah berikatan dengan sel darah merah daripada O2 sehingga sel darah merah mengandung nikotin. 3. Jawaban: e Transpor aktif adalah transpor yang menggunakan energi pengaktifan untuk mengeluarkan dan memasukkan ion atau molekul melalui selaput plasma, misalnya ke luar masuknya ion Na+ dan K + dilakukan oleh pompa natrium-kalium. Sementara itu, difusi adalah perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma atau tidak. Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui membran dari yang konsentrasi airnya tinggi ke konsentrasi air rendah. Endosmosis merupakan proses masuknya senyawa melalui membran. Eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. 4. Jawaban: a Dalam proses difusi, secara spontan molekul zat dapat berdifusi hingga dicapai kerapatan yang sama dalam suatu ruangan. Sebagai contoh, setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan (difusi gas di dalam medium udara). 5. Jawaban: a Dari gambar tampak larutan garam semakin naik karena molekul air yang berkonsentrasi rendah berpindah melalui membran menuju larutan garam yang berkonsentrasi tinggi. Mekanisme perpindahan molekul seperti pada gambar termasuk peristiwa osmosis. 6. Jawaban: d Transportasi zat melalui membran ada dua macam yaitu transpor aktif dan transpor pasif. Transpor aktif terdiri atas endositosis dan eksositosis. Eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Endositosis adalah proses masuknya senyawa melalui membran dengan cara pembungkusan senyawa dan cairan ekstraseluler dengan pelekukan ke dalam sebagian membran. Transportasi zat I disebut eksositosis dan nomor II disebut endositosis. 7. Jawaban: a Transpor aktif adalah transpor yang memerlukan energi ATP dan atau ADP, berjalan searah melawan gradien konsentrasi, dan berdasarkan perbedaan muatan listrik di dalam dan luar sel.

8. Jawaban: a Osmosis berarti perpindahan molekul dari larutan berkepekatan rendah (hipotonik) ke larutan berkepekatan tinggi (hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Pada gambar menunjukkan bahwa air berosmosis ke bagian B karena B bersifat hipertonik terhadap A. 9. Jawaban: a Diagram tersebut menunjukkan peristiwa osmosis. Osmosis adalah perpindahan molekul dari larutan berkepekatan rendah (hipotonik) ke larutan berkepekatan tinggi (hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Larutan B akan masuk ke dalam larutan A karena A bersifat hipertonik dan B bersifat hipotonik. 10. Jawaban: c Pernyataan yang benar berdasarkan hasil percobaan tersebut sebagai berikut: Gambar 1, normal karena larutan urea isotonis. Gambar 2, terjadi osmosis air dari larutan urea hipotonis ke dalam sel sehingga sel turgid. Gambar 3, terjadi plasmolisis karena larutan urea hipertonis. B. Uraian 1. Transpor pasif adalah perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi sel. Perpindahan molekul tersebut terjadi secara spontan dari konsentrasi tinggi ke rendah, misalnya difusi dan osmosis. Sementara itu, transpor aktif adalah perpindahan molekul atau ion menggunakan energi dari sel dan perpindahan tersebut dapat terjadi meskipun melawan konsentrasi. Contoh transpor aktif adalah pompa natrium-kalium, endositosis, dan eksositosis. Transpor pasif lebih menguntungkan sel karena molekul atau ion dapat diangkut ke luar masuk sel tanpa membutuhkan energi. 2. Konsentrasi molekul garam di larutan lebih tinggi apabila dibandingkan molekul air di dalam sel bengkoang. Hal ini menyebabkan air di dalam sel bengkoang ke luar menuju larutan gula dengan cara osmosis. Akibatnya, potongan bengkoang tersebut menjadi mengerut dan semakin mengecil. 3. Sel dapat mengalami plasmolisis jika berada di larutan yang hipertonik. Plasmolisis merupakan pengerutan sel yang disebabkan konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi daripada di dalam sel sehingga air di dalam sel akan ke luar. 4. Larutan isotonik yaitu larutan di luar sel yang mempunyai konsentrasi sama dengan larutan di dalam sel. Jika sebuah sel ditempatkan dalam media larutan yang konsentrasinya sama dengan sitoplasma, sel itu tidak akan dapat tambahan atau kehilangan air dengan cara osmosis. Akibatnya, bentuk dan volume sel tetap.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

5. Pada transpor aktif terjadi pemompaan molekul melewati membran dan melawan gradien konsentrasi. Pada transpor aktif diperlukan energi untuk melawan gradien konsentrasi. Mekanisme pompa natrium-kalium terjadi dengan melawan gradien konsentrasi dan memerlukan energi. Mekanisme pompa natrium-kalium terjadi ketika tubuh membutuhkan ion K+. Meskipun ion Na+ dan K+ dapat melewati membran karena kebutuhan akan ion K+ lebih tinggi, diperlukan lagi pemasukan ion K+ ke dalam sel dan pengeluaran ion Na+ ke luar sel. Konsentrasi ion K+ di luar sel rendah, sedangkan di dalam sel tinggi. Apabila terjadi proses difusi, akan terjadi difusi ion K+ dari dalam sel ke luar sel, sedangkan difusi ion Na+ dari luar ke dalam sel. Akan tetapi, proses yang terjadi bukanlah difusi karena pergerakan ion-ion itu melawan gradien konsentrasi maka terjadi pemasukan ion K+ dan pengeluaran ion Na+. Untuk melawan gradien konsentrasi itu diperlukan energi ATP dengan pertolongan protein yang ada dalam membran. Setiap pengeluaran 3 ion Na+ dari dalam sel diimbangi dengan pemasukan 2 ion K+ dari luar sel.

5.

6.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: a Sel prokariotik hanya terdapat pada kingdom Monera, Archaebacteria, dan Eubacteria. Sementara itu, kingdom Animalia, Plantae, Fungi, dan Protista mempunyai struktur sel eukariotik. 2. Jawaban: e Dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan, lipid, dan protein. Sementara itu, selulosa, hemiselulosa, dan pektin merupakan bahan-bahan penyusun dinding sel pada tumbuhan. 3. Jawaban: c
No. 1) 2) 3) 4) 5) Sel Prokariotik Tidak memiliki membran inti Ukuran 110 m DNA berupa DNA sirkuler Aktivitas sel terjadi pada membran plasma dan sitoplasma Tidak memiliki sistem endomembran Sel Eukariotik Memiliki membran inti Ukuran 10100 m DNA dalam inti sel Aktivitas sel dilakukan oleh organel-organel dengan fungsi tertentu Memiliki sistem endomembran

7.

8.

4. Jawaban: e Lisosom menghasilkan enzim-enzim hidrolitik untuk menghidrolisis makromolekul dan materi

seluler asing. Enzim yang dihasilkan lisosom yaitu enzim nuklease, protease, lipase, dan fosfatase. Enzim nuklease berfungsi untuk menghidrolisis DNA dan RNA. Protease berfungsi untuk menghidrolisis protein, lipase untuk menghidrolisis lipid, dan enzim fosfatase berfungsi untuk menghidrolisis oligonukleotida. Adapun enzim katalase dihasilkan oleh peroksisom. Jawaban: b Sifat-sifat fisikawi matriks sitoplasma sebagai berikut. 1) Efek Tyndall yaitu kemampuan matriks sitoplasma menghamburkan cahaya. 2) Gerak Brown yaitu gerak acak ( zig-zag ) partikel penyusun koloid. 3) Gerak siklosis yaitu gerak matriks sitoplasma yang berupa arus melingkar. 4) Memiliki tegangan permukaan. 5) Elektrolit yaitu kemampuan molekul-molekul menghantarkan arus listrik. Jawaban: c Sitoskeleton atau rangka sel tersusun atas tiga jenis serabut yang berbeda yaitu mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermedier. Sementara itu, nukleus merupakan bagian penting sel yang berperan sebagai pengendali kegiatan sel. Ribosom merupakan organel sel yang berperan dalam sintesis protein. Kompleks Golgi merupakan organel sel yang berperan penting pada sel sekresi. Jawaban: e Retikulum endoplasma mempunyai beberapa fungsi berikut. 1) Mensintesis lemak dan kolesterol. 2) Menampung protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks Golgi. 3) Transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. 4) Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati. Sementara itu, ribosom berperan dalam sintesis protein. Kompleks Golgi berperan dalam sekresi zat. Lisosom berperan dalam pencernaan sel. Mitokondria berperan dalam penyediaan energi yang siap digunakan. Jawaban: d Bagian sel yang ditunjuk yaitu kompleks Golgi. Salah satu fungsi kompleks Golgi yaitu membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. Sementara itu, melakukan pencernaan intrasel merupakan peranan lisosom. Mensintesis protein merupakan peranan ribosom. Mengendalikan semua kegiatan sel merupakan peranan nukleus. Menyediakan energi yang siap digunakan merupakan peranan mitokondria. 7

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

8. Jawaban: e Sifat hidrofilik dimiliki oleh fosfolipid bagian kepala yang ditunjuk oleh angka V. Sementara itu, nomor I yaitu rantai karbohidrat. Nomor II yaitu protein integral. Nomor III yaitu glikolipid. Nomor IV yaitu bagian yang bersifat hidrofobik. 10. Jawaban: b Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein. Sitoplasma mengandung enzimenzim yang digunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses metabolisme sel. Membran sel berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya. 11. Jawaban: d Berdasarkan jumlah nukleus, sel dapat dibedakan sebagai berikut. 1) Sel mononukleat (berinti tunggal), misalnya sel hewan dan tumbuhan. 2) Binukleat (inti ganda), contohnya Paramaecium. 3) Multinukleat (inti banyak), misalnya Vaucheria (sejenis alga) dan beberapa jenis jamur. 12. Jawaban: a Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel, misalnya terjadi pada saat berudu menginjak dewasa dengan menyerap kembali ekornya. Autofagi adalah menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misalnya organel lain yang sudah tidak berfungsi. Eksositosis adalah pembebasan enzim ke luar sel, misalnya pada pergantian tulang rawan pada perkembangan tulang keras. Pinositosis adalah proses masuknya senyawa yang berupa larutan ke dalam sel. Fagositosis adalah proses masuknya senyawa padat ke dalam sel. 13. Jawaban: e Terdapat dua tipe badan mikro yaitu peroksisom dan glioksisom. Sementara itu, mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermedier merupakan penyusun sitoskeleton atau rangka sel. 14. Jawaban: c Organel sel tumbuhan yang berperan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia (gula) yaitu kloroplas. Kloroplas ditunjukkan oleh nomor 3. Nomor 1 yaitu dinding sel yang berperan dalam pemeliharaan bentuk sel. Nomor 2 yaitu vakuola yang berperan dalam penimbunan senyawa kimia, pembesaran sel, dan keseimbangan cairan. Nomor 4 yaitu nukleus yang berperan sebagai pengendali semua kegiatan sel. Nomor 5 yaitu mitokondria

yang berperan dalam pengubahan energi kimia makanan menjadi energi yang siap digunakan (ATP). 15. Jawaban: c Dinding sel dan vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Dinding sel dan vakuola saling bekerja sama membangun tekanan turgor sel atau kekakuan sel. Sementara itu, kloroplas hanya terdapat pada sel tumbuhan dan berperan dalam pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia (gula). Sentriol hanya terdapat pada sel hewan yang berperan pada saat pembelahan sel. 16. Jawaban: b Sentriol terdapat pada sel hewan. Sentriol berperan penting pada proses pembelahan sel. Adapun mitokondria, RE, badan Golgi, dan vakuola terdapat pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Ada perbedaan vakuola pada sel tumbuhan dengan vakuola pada sel hewan. Vakuola pada sel tumbuhan berukuran besar dan semakin dewasa sel tumbuhan, ukuran vakuola semakin besar. Pada sel hewan uniseluler, vakuolanya berukuran kecil. 17. Jawaban: d Mikroskop digunakan untuk mengamati materi atau benda-benda berukuran kecil. Mikroskop dibedakan menjadi dua, yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Mikroskop cahaya digunakan untuk melihat sel dengan perbesaran sampai 2.000 kali. Mikroskop elektron digunakan untuk melihat sel dengan perbesaran sampai 500.000 kali. Mikroskop elektron ada dua macam, yaitu SEM (Scanning Electrone Microscope) untuk mengamati permukaan objek, sedangkan TEM (Transmission Electrone Microscope) untuk mengamati benda irisan ultramikro sehingga isi sel terlihat jelas dan rinci. 18. Jawaban: b Kloroplas, vakuola, dan plastida hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Sementara itu, nukleus, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, dan lisosom dimiliki baik oleh sel tumbuhan maupun sel hewan. 19. Jawaban: e Transpor aktif adalah transpor yang menggunakan energi untuk mengeluarkan dan memasukkan ion atau molekul melalui selaput plasma. Ke luar masuknya ion Na+ dan K+ dilakukan oleh pompa natrium-kalium. 20. Jawaban: d Osmosis terdiri atas endosmosis dan eksosmosis. Apabila konsentrasi larutan dalam sel tinggi, air akan masuk sel dan terjadi endosmosis sehingga dapat memecahkan sel (lisis). Sebaliknya, apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi, air dalam

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

sel akan ke luar dan terjadi eksosmosis. Eksosmosis pada tumbuhan akan menyebabkan terlepasnya membran dari dinding sel yang disebut plasmolisis. Sementara itu, difusi adalah perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma ataupun tidak. Endositosis merupakan proses masuknya senyawa melalui membran dengan cara pembungkusan senyawa dan cairan ekstraseluler dengan pelekukan ke dalam sebagian membran. Eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. 21. Jawaban: c Salah satu fungsi kompleks Golgi yaitu sebagai tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin (penyusun dinding sel tumbuhan). Sementara itu, lisosom berfungsi dalam melakukan pencernaan intrasel, autofagi, dan autolisis. Ribosom berperan sebagai tempat sintesis protein. Kloroplas berperan dalam pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia (gula). Mitokondria berperan dalam pengubahan energi makanan menjadi energi yang siap digunakan (ATP). 22. Jawaban: e Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui membran semipermeabel dari larutan yang konsentrasinya tinggi ke larutan yang konsentrasi airnya rendah atau dari larutan berkepekatan rendah (hipotonis) ke larutan berkepekatan tinggi (hipertonis). Jadi, semakin tinggi konsentrasi larutan maka semakin banyak air yang ke luar dari sel. Akibatnya, berat kentang menjadi berkurang. 23. Jawaban: d Endositosis merupakan proses masuknya senyawa melalui membran. Jika yang dimasukkan berupa senyawa padat disebut fagositosis, sedangkan jika berupa larutan disebut pinositosis. Sementara itu, eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui membran semipermeabel dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi ke larutan yang konsentrasi airnya rendah. 24. Jawaban: d Transpor pasif tidak memerlukan energi. Transpor pasif ada dua yaitu difusi dan osmosis. Difusi merupakan transpor partikel gas maupun cair dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah. Adapun osmosis adalah perpindahan pelarut melalui membran semipermeabel dari larutan hipotonik ke larutan hipertonik. Transpor aktif memerlukan energi. Transpor aktif meliputi pompa ion Na-K, kotranspor, endositosis, dan eksositosis.

24. Jawaban: a Cairan tinta akan bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah dalam air sehingga tinta akan tersebar merata mewarnai air tersebut. Proses yang terjadi adalah difusi. Difusi yaitu perpindahan molekul atau partikel zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah. 27. Jawaban: e Transpor asam amino dan glukosa tidak membutuhkan energi, sedangkan transpor protein, asam nukleat, dan sukrosa membutuhkan energi. 28. Jawaban: c Kompleks Golgi berfungsi untuk memproses protein dan molekul lain yang akan dibawa ke luar sel. Hasil modifikasi molekul-molekul tersebut akan disekresikan oleh sel-sel sekretori. Oleh karena itu, kompleks Golgi banyak terdapat pada sel-sel sekretori antara lain sel-sel pankreas, sel kelenjar ludah, sel kelenjar pencernaan, dan sel kelenjar air mata. Hati berfungsi dalam detoksifikasi, mengandung banyak RE halus. Sperma merupakan sel yang aktif bergerak dan mengandung banyak enzim akrosom. 29. Jawaban: b Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi yaitu wujud materi, ukuran molekul, konsentrasi zat, dan suhu. 30. Jawaban: b Endositosis merupakan proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini melalui fagositosis dan pinositosis. Fagositosis yaitu memakan sel atau benda padat, sedangkan pinositosis yaitu memakan atau meminum zat cair. Sementara itu, eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. B. Uraian 1. Sel disebut unit fungsional makhluk hidup karena protoplasma sebagai bagian dari sel yang merupakan dasar fisik kehidupan. Protoplasma tidak hanya bagian struktural sel, tetapi merupakan bagian penting sel sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia kehidupan. 2. Tidak berfungsinya enzim dalam lisosom dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti berikut. a. Penyakit pompe adalah penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya enzim pemecah glikogen dalam lisosom. Akibatnya, glikogen terakumulasi dalam jantung, hati, dan otot rangka dalam jumlah besar. Akumulasi ini dapat menyebabkan kerusakan jantung.
Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

b.

c.

Hiperproteinemia adalah penyakit kelainan genetik yang ditandai akumulasi sejumlah besar lipid dalam sel fagositik. Timbunan lemak ini disebabkan kekurangan enzim hipolitik dalam lisosom. Gejala yang ditimbulkan meliputi sakit perut, pembesaran hati dan limpa, serta timbulnya benjolanbenjolan bernanah pada kulit. Mukopolisakaridoses merupakan penyakit yang disebabkan enzim lisosomal tidak mampu memecah mukopolisakarida (glikosaminoglikan). Akibatnya, molekul ini terakumulasi pada lisosom sel jaringan pengikat dan sel saraf. Penderita penyakit ini mengalami gangguan mental dan diformasi skeleton.

dalam jumlah yang tetap. Air diserap masuk vakuola dalam protoplasma hingga vakuola menggembung serta merentangkan dinding sel. Oleh karena dinding sel mengembang, protoplasma meregang semakin menjauh. Akhirnya, vakuolavakuola yang berisi zat cair dan banyak jumlahnya itu bergabung sehingga terbentuklah satu vakuola besar yang mengisi hampir seluruh sel. 8. Perendaman ikan laut menggunakan larutan bergaram konsentrasi rendah bertujuan untuk mengurangi rasa asin pada ikan laut. Dalam hal ini proses yang terjadi disebut difusi. Konsentrasi garam dalam tubuh ikan laut lebih tinggi daripada larutan garam maka garam akan berdifusi ke luar dari tubuh ikan menuju larutan garam di sekitarnya. Oleh karena itu, rasa asin pada ikan laut dapat berkurang. 9. Difusi terbantu merupakan proses difusi dengan perantara protein pembawa (carrier protein). Difusi terbantu merupakan transpor melalui media pembawa. Pada proses ini, molekul diikat oleh reseptor pada sisi luar sel dan dilewatkan melalui membran plasma oleh protein transmembran yang telah mengalami perubahan susunan. Setelah itu, protein pembawa kembali pada susunan semula. Protein pembawa juga dapat membuat celah yang dapat dilalui oleh ion-ion seperti Cl dan Na+. 10. Jika sel darah merah diletakkan dalam larutan garam yang berkonsentrasi tinggi maka cairan sel akan ke luar dengan cara osmosis. Hal ini karena molekul air dalam sitoplasma darah lebih banyak daripada larutan garam. Akibatnya, air dalam sitoplasma darah akan berosmosis ke luar sehingga sel akan mengerut (krenasi).

3. Ribosom terdiri dari subunit besar dan subunit kecil. Subunit besar berfungsi sebagai tempat rantai polipeptida yang akan disintesis. Subunit kecil berfungsi sebagai tempat mRNA dan tRNA. 4. Organel yang berperan dalam proses pembentukan sebagai berikut. 1) Nukleus, berperan dalam sintesis DNA dan RNA serta penyusunan subunit ribosom (dalam nukleolus). 2) Ribosom, berperan dalam sintesis polipeptida dan sintesis protein. 3) RE kasar, berperan dalam sintesis protein membran, sekresi protein dan enzim hidrolitik, serta pembentukan vesikel transpor. 4) RE halus, berperan dalam sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dalam sel hati, detoksifikasi dalam sel hati, serta penimbunan ion kalsium. 5) Badan Golgi, berperan dalam modifikasi, penimbunan sementara, transpor makromolekul, pembentukan lisosom, dan vesikel transpor. 5. Dinding beberapa sel pada tumbuhan dapat mengalami penebalan oleh zat lignin yang disebut lignifikasi. Lignifikasi mengakibatkan xilem dan sklerenkim mengayu sehingga keras dan kaku. 6. Pada sel tumbuhan terdapat organel-organel yang tidak dimiliki oleh sel hewan seperti dinding sel, vakuola, dan kloroplas. Demikian juga sebaliknya dengan sel hewan. Pada sel hewan terdapat organel-organel yang tidak dimiliki oleh sel tumbuhan seperti sentrosom dan sentriol. 7. Sel tumbuhan muda memiliki banyak vakuola yang berukuran kecil-kecil. Sel tumbuhan akan tumbuh memanjang setelah mendapatkan protoplasma

Bab II

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: a Jaringan meristem sekunder merupakan jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer. Contohnya kambium. Sel-selnya aktif membelah menyebabkan pertumbuhan sekunder yaitu bertambahnya diameter batang. Adapun jaringan meristem primer terdapat pada ujung akar dan ujung batang. Aktivitasnya menyebabkan pertambahan panjang akar dan batang.

10

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

2. Jawaban: e Berdasarkan letaknya pada batang, jaringan meristem dibedakan menjadi tiga sebagai berikut. 1) Meristem apikal, terdapat di ujung batang dan ujung akar. 2) Meristem lateral, terdapat di kambium dan kambium gabus. 3) Meristem interkalar, terdapat di antara jaringan dewasa, misal di pangkal ruas batang. 3. Jawaban: b Bagian yang ditunjuk oleh X adalah meristem dasar. Bagian ini akan berkembang menjadi jaringan dasar (parenkim). Adapun kambium dan jaringan ikat pembuluh primer berkembang dari bagian prokambium. Epidermis berkembang dari bagian protoderm. Meristem apikal merupakan bagian yang akan terus membelah. 4. Jawaban: d Duri mawar merupakan duri palsu, berasal dari derivat epidermis. Adapun duri pada batang tanaman bougenvil merupakan duri sejati, dibentuk oleh jaringan dari dalam stele batang. Rambutrambut pada permukaan daun merupakan modifikasi epidermis yang disebut trikoma. Velamen anggrek merupakan derivat epidermis yang terbentuk dari lapisan sel-sel mati di bagian dalam jaringan epidermis. 5. Jawaban: b 1) Kutikula merupakan zat lemak yang melapisi epidermis pada permukaan daun dan batang. 2) Papila adalah jenis trikomata yang mengeluarkan lendir. 3) Stomata (mulut daun) merupakan derivat jaringan epidermis pada daun yang berupa lubang-lubang untuk pertukaran gas. 4) Trikomata merupakan derivat epidermis yang membentuk struktur beragam seperti rambut, sisik, rambut kelenjar, dan tonjolan. 5) Peridermis adalah kulit gabus. 6. Jawaban: b Jaringan gabus merupakan jaringan di bawah epidermis yang akan menggantikan fungsi epidermis sebagai jaringan pelindung jika epidermis tersebut mati atau rusak. Adapun jaringan parenkim merupakan jaringan dasar dan berfungsi menyimpan makanan cadangan. Jaringan sklerenkim dan kolenkim termasuk jaringan penguat. Xilem termasuk jaringan pengangkut. 7. Jawaban: c Parenkim merupakan jaringan dasar dengan ciriciri sebagai berikut. 1) Terdiri atas sel-sel hidup.

Dinding selnya tipis dan mempunyai vakuola yang besar untuk menyimpan makanan cadangan. 3) Letak sel-selnya renggang sehingga mempunyai banyak ruang antarsel. Sementara itu, sel-sel epidermis tersusun rapat sehingga tidak terdapat ruang antarsel. Dinding sel kolenkim mengalami penebalan setempat. Dinding sel sklerenkim sangat tebal dan kuat. Floem tersusun atas sel-sel hidup dan mati. 8. Jawaban: c Gambar pada soal menunjukkan jaringan kolenkim. Jaringan ini berfungsi menguatkan dan memperkukuh tubuh tumbuhan. Adapun jaringan yang berfungsi melindungi dari pengaruh luar adalah jaringan epidermis. Jaringan parenkim berfungsi menyimpan makanan cadangan. Xilem berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun. Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis. 9. Jawaban: b Ciri-ciri jaringan sklerenkim sebagai berikut. 1) Terdiri atas sel-sel mati. 2) Dinding selnya sangat tebal dan kuat karena mengandung lignin. 3) Hanya terdapat pada jaringan tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Sementara itu, suberin banyak dimiliki oleh jaringan gabus. Jaringan yang mempunyai banyak ruang antarsel adalah jaringan parenkim. 10. Jawaban: e Floem terdiri atas beberapa unsur atau sel yaitu unsur-unsur kibral (sel-sel tapis dan komponen buluh tapis), sel pengantar, sel albumen, parenkim floem, dan serat-serat floem. Adapun unsur trakeal yang terdiri atas trakea dan trakeid merupakan unsur penyusun xilem. B. Uraian 1. Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dibedakan menjadi meristem primer dan meristem sekunder. a. Meristem primer adalah jaringan muda yang berasal dari sel-sel embrional. Meristem primer merupakan kelanjutan dari kegiatan embrio atau lembaga. Contoh: kuncup ujung batang dan ujung akar. b. Meristem sekunder terbentuk dari jaringan dewasa yang telah terhenti pertumbuhannya tetapi menjadi embrional kembali. Contoh: kambium dan kambium gabus.

2)

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

11

2. a. b. c. d.

Biasanya terdiri atas satu lapisan sel yang masih hidup. Terletak pada permukaan luar organ tumbuhan. Bentuk selnya bermacam-macam dan susunannya rapat sehingga tidak terdapat ruang-ruang antarsel. Vakuola besar terdapat di bagian tengah.

3. Jawaban: d Di antara kulit batang dan kayu pada batang tanaman berkayu, ada suatu lapisan meristem yang disebut kambium vaskular. Kambium ini membelah ke dalam membentuk xilem dan membelah ke luar membentuk floem. 4. Jawaban: c 1) Kutikula 2) Empulur 3) Perisikel 4) 5) = dinding luar epidermis. = pusat batang. = lapisan terluar silinder pusat dan di sebelah dalam endodermis. Floeterma = sel-sel korteks sebelah dalam yang mengandung amilum. Endodermis = lapisan di sebelah dalam korteks.

3. Parenkim air pada tumbuhan kaktus digunakan sebagai jaringan penyimpan air. Air ini terikat di dalam vakuola sel. Biasanya parenkim air terdapat pada batang yang bersifat succulent (mampu menyimpan air dalam jaringan sehingga tampak berdaging). 4. a. b. c. Kolenkim angular mengalami penebalan pada bagian-bagian sudut dinding sel. Kolenkim lamellar mengalami penebalan pada dinding-dinding sel yang tangensial. Kolenkim lacunate mengalami penebalan pada permukaan ruang antarsel.

5. Pengangkutan ekstravaskular adalah pengangkutan di luar berkas pembuluh. Air masuk melalui sel epidermis akar, bergerak di antara sel-sel korteks, melewati sitoplasma sel-sel endodermis untuk memasuki silinder pusat. Adapun pengangkutan intravaskular adalah pengangkutan melalui berkas pembuluh (xilem) dari akar menuju bagian atas tumbuhan. Air masuk melalui epidermis akar menuju xilem akar, kemudian menuju xilem batang, xilem tangkai daun, xilem tulang daun, sampai ke mesofil.

5. Jawaban: e Kambium gabus (felogen) terbentuk dari lapisan korteks yang terdesak membentuk lapisan sel meristematik atau sel yang selalu membelah. Kambium gabus menghasilkan dua tipe sel, yaitu ke arah luar membentuk jaringan gabus (felem) dan ke arah dalam membentuk jaringan feloderm. 6. Jawaban: e Pada bagian mesofil daun terdapat parenkim palisade dan jaringan bunga karang yang mengandung klorofil sehingga mampu melangsungkan fotosintesis. Kedua jaringan ini hanya ditemukan pada bagian daun. Adapun epidermis, sklerenkim, kambium, dan xilem dapat ditemukan pada bagian lain dari tubuh tumbuhan, seperti batang dan buah, serta tidak mampu melakukan fotosintesis karena tidak mengandung klorofil. 7. Jawaban: c Bagian daun yang ditunjuk dengan huruf X adalah stomata. Stomata berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara. Adapun jaringan yang melindungi lapisan sel-sel di bawahnya dari kekeringan dan menjaga bentuk daun adalah epidermis. Kutikula yang melapisi permukaan atas dan bawah daun berfungsi mencegah penguapan air melalui permukaan daun. Mesofil berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 8. Jawaban: b Bunga terdiri atas bagian steril dan fertil. Bagian steril terdiri atas ibu tangkai bunga (pedunculus), tangkai bunga (pedicellus), dasar bunga (receptacle), daun pelindung (brachtea), daun tangkai (brachteola), daun kelopak (sepal), dan daun mahkota (petal). Bagian fertil terdiri atas benang sari (stamen) dan putik (pistill) dengan daun buah (karpel) sebagai penyusunnya.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah tudung akar. Akar berkembang dari meristem apikal di ujung akar. Meristem apikal selalu membelah menghasilkan sel-sel baru. Sel-sel baru terbentuk pada bagian tudung akar atau bagian dalam meristem apikal. Adapun jaringan parenkim, kolenkim, sklerenkim, dan floem pada akar berasal dari perkembangan sel-sel yang berada di zona diferensiasi sel akar. 2. Jawaban: d Jaringan yang terletak di sebelah dalam korteks adalah endodermis. Endodermis berupa satu lapis sel, tersusun rapat, dan dinding selnya mengalami penebalan gabus. Adapun epidermis terletak di sebelah luar korteks. Silinder pusat dan perisikel terletak di sebelah dalam endodermis. Kambium berada di daerah silinder pusat, di antara xilem dan floem. 12
Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

9. Jawaban: e Daun mahkota mempunyai epidermis berbentuk khusus, yaitu berupa tonjolan yang disebut papila dan dilapisi kutikula. 1) rachis = ibu tangkai bunga 2) calyx = kelopak bunga 3) corolla = mahkota bunga 4) polen = serbuk sari 10. Jawaban: c Bagian yang ditunjuk oleh X pada gambar adalah mesokarp. Bagian ini merupakan lapisan tengah buah di bawah eksokarp dan berdaging tebal. Adapun eksokarp merupakan lapisan terluar buah pepaya yang seperti selaput tipis. Endokarp merupakan lapisan paling dalam yang mengelilingi biji. Sarkotesta dan sklerotesta merupakan lapisan-lapisan penyusun biji. B. Uraian 1. Xilem dan floem pada tumbuhan Dicotyledoneae tersusun radial atau membentuk jari-jari. Xilem berbentuk bintang di pusat dan floem mengelilingi xilem. Di antara xilem dan floem terdapat kambium. 2. a. b. Tudung akar (kaliptra). Tudung akar berfungsi melindungi meristem apikal akar dan mengurangi gesekan pada ujung akar saat menembus tanah. Lapisan melingkar tersebut adalah lingkaran tahun (annual ring), yaitu lingkaran atau lapisan yang menunjukkan aktivitas kambium. Lingkaran tahun berupa lapisan melingkar berselang-seling dan berguna untuk memperkirakan umur pohon. Apabila makanan cadangan cukup banyak, misalnya pada musim penghujan, sel-sel kambium membelah membentuk sel-sel baru. Pada musim kemarau atau makanan cadangan berkurang, sel-sel kambium tidak membelah sehingga tidak ada penambahan xilem dan floem. Tempat pengangkutan air dan unsur hara dari akar. Memperluas tajuk tumbuhan untuk efisiensi penangkapan cahaya matahari. Tempat tumbuhnya organ-organ generatif. Efisiensi penyerbukan dan membantu pemencaran benih. Pada tumbuhan tertentu sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan. Epidermis, berupa satu lapis sel yang dindingnya mengalami penebalan dari zat kutin (kutikula) atau kadang dari lignin. Pada epidermis terdapat stomata (mulut daun).

b.

c. d.

Mesofil (jaringan dasar), tersusun atas selsel parenkim. Pada kebanyakan daun Dicotyledoneae, mesofil terdiferensiasi menjadi parenkim palisade (jaringan tiang) dan parenkim spons (jaringan bunga karang). Berkas pengangkut, terdapat pada tulang daun. Jaringan tambahan, meliputi sel-sel khusus yang umumnya terdapat pada mesofil daun, misalnya sel-sel kristal dan kelenjar.

6. Pada daun tumbuhan Dicotyledoneae, mesofil berdiferensiasi menjadi palisade (tersusun rapat dan mengandung banyak klorofil) serta spons (berbentuk tidak teratur, tersusun renggang, serta mengandung sedikit klorofil). Adapun pada daun tumbuhan Monocotyledoneae, mesofil tidak mengalami diferensiasi dan bentuknya seragam, kecuali pada berkas pengangkut yang lebih besar. 7. a. 1 = kepala putik 5 = mahkota 2 = tangkai putik 6 = kelopak 3 = bakal buah 7 = kepala sari 4 = bakal biji 8 = tangkai sari Putik (terdiri atas kepala putik, tangkai putik, bakal buah, dan bakal biji) serta benang sari (terdiri atas kepala sari dan tangkai sari). Mahkota berfungsi menarik serangga atau hewan lain untuk membantu penyerbukan karena berwarna-warni dan memiliki nektaria yang menghasilkan nektar. Kelopak berfungsi sebagai penopang mahkota bunga dan melindungi bunga ketika masih kuncup.

b.

c.

3. a.

b.

8. Kepala sari mempunyai beberapa lapisan dinding sebagai berikut. a. Epidermis merupakan lapisan terluar yang terdiri atas satu lapis sel. b. Endotesium merupakan lapisan yang terletak di sebelah dalam epidermis. c. Lapisan tengah merupakan lapisan yang terletak di sebelah dalam endotesium. d. Tapetum merupakan dinding terdalam dari antera. 9. a. b. c. d. e. f. g. 10. a. b. c. Daun pelindung, misalnya klobot pada tanaman jagung. Daun kelopak, misalnya pada tanaman terong. Tangkai putik, misalnya pada buah jagung. Kepala putik, misalnya pada buah manggis. Tangkai bunga, misalnya pada jambu monyet. Perhiasan bunga, misalnya pada nangka. Dasar bunga, misalnya pada tanaman elo. Kulit luar (sarkotesta), biasanya tebal berdaging. Kulit tengah (sklerotesta), suatu lapisan yang kuat, keras, dan berkayu. Kulit dalam (endotesta), biasanya tipis seperti selaput dan seringkali melekat erat pada inti. 13

4. a. b. c. d. e. 5. a.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

5. Jawaban: c 1) Isolasi A. Pilihan Ganda : dapat membuat makanan sendiri. Autonom : dapat mengatur aktivitas hidupnya sendiri. Vegetatif : salah satu tahap pertumbuhan tanaman yang tidak melibatkan perkembangbiakan secara kawin. Generatif : tahap pertumbuhan atau bagian dari daur hidup tumbuhan yang ditandai dengan pembentukan gamet dalam proses perkawinan secara seksual. Totipotensi : mampu beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. 2)

1. Jawaban: e 1) Autotrof 2) 3)

3) 4) 5)

4)

: pengambilan sebagian sel, jaringan, atau organ yang digunakan sebagai eksplan. Inokulasi : pengambilan atau pengirisan bagian tanaman yang akan dijadikan sebagai eksplan kemudian menanamnya pada media. Subkultur : pemindahan sel-sel, jaringan, atau organ ke dalam media baru. Sterilisasi : proses untuk membuat eksplan bebas hama. Aklimatisasi : proses penyesuaian atau adaptasi plantlet dalam botol kultur menjadi autotrof yang dapat ditanam pada kondisi alamiahnya di tanah.

5)

2. Jawaban: b Meristematis artinya sel-selnya aktif membelah. Sel-sel meristematis terdapat pada bagian organ yang masih muda. Selain meristematis, syarat eksplan yang baik yaitu bersih (steril) dan telah mengalami diferensiasi. 3. Jawaban: b Eksplan sebaiknya diambil dari bagian yang masih muda, sel-selnya aktif membelah, dan telah mengalami diferensiasi. Semua daun yang ditunjuk (nomor 15) telah mengalami diferensiasi, tetapi hanya daun 1 dan 2 yang masih muda. Daun 1 memperlihatkan adanya bekas gigitan serangga. Daun seperti ini dianggap telah terinfeksi penyakit. Oleh karena itu, eksplan yang paling baik yaitu daun nomor 2. Selain masih muda dan telah terdiferensiasi, daun nomor 2 juga bersih dan terlihat utuh sehingga akan mempermudah langkahlangkah sterilisasi. 4. Jawaban: a Tahapan-tahapan kerja dalam teknik kultur jaringan sebagai berikut. 1) Persiapan dan sterilisasi eksplan. 2) Penanaman eksplan pada media. 3) Pemeliharaan eksplan di ruangan yang terkontrol suhu dan penyinarannya. 4) Dilakukan beberapa kali subkultur sampai eksplan tumbuh menjadi plantlet. 5) Mengeluarkan plantlet dan menanamnya dalam tanah.

6. Jawaban: c NaClO merupakan bahan kimia yang biasanya terdapat pada bahan pemutih. Bahan kimia ini berfungsi membunuh kuman (desinfektan). NaClO dapat digunakan untuk sterilisasi eksplan. Adapun pembuatan media padat biasanya menggunakan bahan agar. Penanaman eksplan dan subkultur membutuhkan media. Aklimatisasi biasanya menggunakan campuran tanah dan pasir yang telah disterilisasi. 7. Jawaban: a Unsur-unsur yang terkandung dalam media kultur jaringan sebagai berikut. 1) Garam-garam anorganik: unsur makro dan mikro. 2) Zat-zat organik: gula, myo-inositol, vitamin, asam amino, dan zat pangatur tumbuh. 3) Substansi organik kompleks: air kelapa, ekstrak buah-buahan, ekstrak yeast, pepton, tripton, dan hidrolisat kasein. 4) Bahan pemadat: agar, gelrite, dan phytagel. 5) Bahan tambahan: arang aktif. 8. Jawaban: d Eksplan yang telah ditanam pada media diletakkan dalam ruangan yang steril. Lingkungan fisik seperti suhu dan cahaya (penyinaran) dalam ruangan tersebut perlu dikontrol untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Adapun proses pensterilan dan penanaman eksplan juga memerlukan ruangan yang steril, tetapi suhu dan cahaya tidak perlu dikontrol secara ketat. Ruangan yang digunakan untuk membersihkan alat-alat laboratorium dan memindahkan plantlet dari botol kultur tidak mutlak harus steril, tetapi cukup bersih.

14

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

9. Jawaban: b 2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) merupakan auksin sintetik yang sering ditambahkan dalam media kultur jaringan. Selain 2,4-D, auksin sintetik yang sering digunakan yaitu NAA dan IBA. Adapun contoh sitokinin sintetik yaitu BAP. Hormon giberelin yang sering digunakan dalam kultur jaringan yaitu GA3. Etilen jarang digunakan dalam kultur jaringan. Contoh asam absisat yaitu ABA. 10. Jawaban: a Teknik kultur jaringan dilakukan secara aseptis sehingga plantlet yang dihasilkan juga bebas dari hama dan penyakit. Hal ini menyebabkan plantlet tersebut dapat dikirim ke mana saja, melewati batas-batas negara, tanpa melalui proses karantina. B. Uraian 1. Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian-bagian tanaman seperti sel, jaringan, atau organ serta menumbuhkannya secara aseptis (bebas hama) di dalam atau di atas suatu medium budi daya sehingga bagian-bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. 2. a. b. c. d. e. f. g. Sterilisasi eksplan. Penanaman eksplan pada media. Setelah ditanam, eksplan diletakkan dalam ruangan yang terkontrol suhu dan penyinarannya. Dilakukan beberapa kali subkultur sampai eksplan tumbuh menjadi plantlet. Plantlet dikeluarkan dari botol kultur kemudian dibersihkan. Plantlet ditanam dalam pot-pot kecil dan diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Setelah plantlet tumbuh kuat, plantlet secara perlahan-lahan dipindahkan ke tempat yang langsung terkena sinar matahari.

di dalam botol kultur menjadi autotrof yang dapat ditanam pada kondisi alamiahnya di tanah. Jika plantlet langsung ditanam di tanah yang terkena sinar matahari maka plantlet tersebut bisa mati. 5. a. b. c. d. e. Menekan biaya produksi karena dapat menghasilkan bibit tanaman dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. Tidak tergantung pada iklim. Bebas hama dan penyakit sehingga dapat dikirim ke mana saja tanpa melalui proses karantina. Keturunan akan sama dengan induk karena perbanyakannya dilakukan secara vegetatif.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: b Meristem apikal atau meristem ujung terdapat di ujung batang dan ujung akar. Keterangan gambar: 1 = tunas apikal 4 = tunas samping 2 = meristem apikal 5 = prokambium 3 = protoderm 2. Jawaban: c Di dekat meristem ujung terdapat promeristem dan daerah meristematik lain. Daerah ini terdiri atas tiga jenis jaringan yang sel-selnya telah mengalami diferensiasi sampai tingkat tertentu. Ketiga jenis jaringan (meristem primer) tersebut sebagai berikut. a. Protoderm, bagian ini merupakan asal-usul jaringan kulit (epidermis). b. Prokambium, bagian ini akan membentuk jaringan ikat pembuluh primer (xilem primer dan floem primer) serta kambium. c. Meristem dasar, bagian ini akan membentuk jaringan dasar (parenkim) tumbuhan. 3. Jawaban: d Macam-macam jaringan pada tumbuhan sebagai berikut. 1) Epidermis berfungsi sebagai pelindung. 2) Parenkim berfungsi menyimpan makanan cadangan. 3) Kolenkim berfungsi sebagai penguat. 4) Sklerenkim berfungsi sebagai penguat. 5) Xilem berfungsi dalam pengangkutan air dan garam-garam mineral. 4. Jawaban: b Rambut gatal merupakan sel tunggal dengan pangkal berbentuk kantong dan ujung runcing. Isi sel ini dapat menyebabkan rasa gatal. Misalnya

3. Subkultur dilakukan untuk menjamin ketersediaan nutrisi bagi eksplan. Eksplan yang ditanam dalam suatu media akan menggunakan nutrien yang terkandung dalam media tersebut untuk melakukan aktivitas kehidupannya. Nutrien dalam media tersebut semakin lama akan semakin habis sehingga eksplan tersebut perlu dipindahkan ke media yang baru melalui subkultur. Jika tidak dilakukan subkultur, eksplan tersebut akan terhambat pertumbuhannya atau bahkan mati karena kekurangan nutrisi. 4. Plantlet di dalam botol kultur berada dalam kondisi yang terkontrol dan kebutuhannya senantiasa terpenuhi. Plantlet tersebut memerlukan penyesuaian atau adaptasi dari kondisi heterotrof

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

15

pada rambut sengat kemaduh. Adapun trikomata hidatoda terdapat pada keluarga keladi (Araceae). Kelenjar garam terdapat pada tumbuhan bakau, sedangkan kelenjar madu terdapat pada tanaman pisang. Rambut sisik terdapat pada daun durian. 5. Jawaban: b Keterangan gambar: 1 = epidermis 4 = parenkim 2 = jaringan gabus 5 = feloderm 3 = kolenkim Jaringan gabus terletak di bawah epidermis. Jaringan ini akan menggantikan fungsi epidermis jika epidermis tersebut mati atau tidak aktif lagi. 6. Jawaban: c Warna ungu menunjukkan adanya kandungan amilum. Jaringan parenkim akar dan batang ubi jalar (Ipomoea batatas) berfungsi menyimpan pati (amilum) sebagai makanan cadangan. Adapun epidermis, kolenkim, sklerenkim, dan xilem tidak menyimpan amilum sebagai makanan cadangan. Epidermis merupakan jaringan pelindung. Kolenkim dan sklerenkim merupakan jaringan penguat. Xilem mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar menuju daun. 7. Jawaban: b Ciri-ciri jaringan kolenkim sebagai berikut. 1) Mempunyai dinding sel yang tebal. 2) Dinding sel kolenkim tidak mengandung lignin, tetapi mengandung selulosa, pektin, dan hemiselulosa. Sementara itu, epidermis, parenkim, dan floem mempunyai dinding sel tipis. Sklerenkim mempunyai dinding sel yang tebal dan mengandung lignin. 8. Jawaban: b Bagian yang ditunjuk dengan tanda X adalah sklerenkim. Sklerenkim berfungsi menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Adapun epidermis berfungsi melindungi tumbuhan dari pengaruh luar. Parenkim berfungsi menyimpan makanan cadangan. Parenkim juga berfungsi dalam proses fotosintesis. Floem berfungsi mengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan. 9. Jawaban: a Trakea tersusun atas tabung-tabung yang berdinding tebal dengan lubang atau noktah pada ujung-ujung selnya. Adapun pada ujung sel trakeid terdapat lubang seperti saringan. Sel tapis, buluh tapis, dan albumen merupakan unsur-unsur penyusun floem.

10. Jawaban: A Xilem terdapat di bagian tengah akar. Xilem berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari tanah menuju daun. 11. Jawaban: c Transportasi apoplas adalah menyusupnya air tanah secara difusi bebas atau transpor pasif melalui semua bagian tidak hidup dari sel tumbuhan. Transportasi apoplas tidak dapat melewati endodermis karena ada pita kaspari. Air yang menuju endodermis ditranspor secara simplas. Transportasi simplas yaitu bergeraknya air tanah dan zat terlarut melalui bagian hidup dari sel tumbuhan. Transportasi apoplas dan simplas termasuk sistem pengangkutan ekstravaskular, yaitu pengangkutan di luar berkas pembuluh. 12. Jawaban: a Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas karena adanya tekanan akar. Tekanan akar ini terjadi karena perbedaan konsentrasi air dalam tanah dengan cairan pada saluran xilem. Tekanan akar paling tinggi terjadi pada malam hari dan dapat menyebabkan merembesnya tetes-tetes air dari daun tumbuhan (gutasi). 13. Jawaban: c Kondisi lingkungan yang mempengaruhi laju transpirasi sebagai berikut. a. Kelembapan udara Jika kelembapan udara tinggi maka transpirasi berjalan lambat. Sebaliknya, jika kelembapan udara rendah (udara kering) maka transpirasi berjalan cepat. b. Cahaya Jika intensitas cahaya meningkat maka laju transpirasi tumbuhan juga meningkat. c. Suhu Jika suhu lingkungan semakin tinggi maka laju transpirasi juga semakin cepat. 14. Jawaban: c Akar pada wortel dan ketela pohon berfungsi menyimpan makanan cadangan. Adapun kentang dan ubi jalar termasuk umbi batang. Umbi batang merupakan bagian batang yang menyimpan makanan cadangan. Bawang merah dan bawang putih termasuk umbi lapis. Umbi lapis merupakan kumpulan daun yang mengelilingi dasar batang. 15. Jawaban: e Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah endodermis. Endodermis berupa satu lapis sel yang tersusun rapat tanpa ruang antarsel. Dinding selnya mengalami penebalan gabus. Penebalan gabus ini tidak dapat ditembus oleh air.

16

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

16. Jawaban: a Stele (silinder pusat) terletak di sebelah dalam endodermis. Lapisan terluar stele disebut perisikel. Di dalam stele terdapat sel parenkim dan berkas pengangkut. Adapun epidermis merupakan bagian terluar akar dan batang. Di bawah epidermis terdapat korteks. Pada korteks terdapat parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. 17. Jawaban: c Gambar pada soal menunjukkan struktur batang Monocotyledoneae, ditandai dengan letak berkas pengangkut yang tersebar. Contoh tumbuhan Monocotyledoneae yaitu padi, nanas, rumput, kunyit, dan tebu. Adapun murbei, cabai, mawar, nangka, jarak, bayam, sirih, lada, ketela pohon, dan bunga sepatu termasuk tumbuhan Dicotyledoneae. 18. Jawaban: e Floeterma merupakan sarung tepung berisi amilum yang terletak pada sel-sel korteks sebelah dalam. Adapun perisikel adalah lapisan terluar stele. Sel silika merupakan salah satu derivat epidermis. Lentisel merupakan celah pada batang untuk pertukaran gas. Felogen adalah kambium gabus. 19. Jawaban: b Tanaman teratai hidup di air dan daunnya terapung. Stomata pada daun teratai hanya terletak di epidermis atas. Oleh karena itu, jika permukaan atas daun teratai ditutup oleh lapisan lilin maka stomata akan tertutup. Hal ini menyebabkan tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis maupun transpirasi. 20. Jawaban: e Sel-sel kambium tumbuh dan membelah sepanjang hidup tumbuhan. Pertumbuhan sel kambium ke arah dalam akan membentuk xilem sekunder dan ke arah luar membentuk floem sekunder. Adapun meristem apikal terus membelah dan tidak mengalami diferensiasi. Epidermis terbentuk dari protoderm, sedangkan prokambium membentuk xilem primer dan floem primer. 21. Jawaban: e Pada beberapa tumbuhan, ada bagian bunga yang dapat berkembang dan ikut menyusun buah. Pada jambu monyet, bagian yang membesar, berdaging, lunak, dan berair yang biasa disebut buah sebenarnya adalah tangkai bunga. Buah yang sebenarnya adalah bagian yang berbentuk kecil dengan kulit yang keras. Bagian ini biasa disebut kacang mete. 22. Jawaban: b Spermatophyta dibagi menjadi Gymnospermae dan Angiospermae. Gymnospermae belum memiliki

bunga sejati. Angiospermae dibagi menjadi tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae. Perbedaan pokok struktur bunga pada tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae terletak pada jumlah bagian perhiasan bunga. Pada tumbuhan Monocotyledoneae, bagian perhiasan bunga hanya terdiri atas 3 atau kelipatannya. Pada tumbuhan Dicotyledoneae, bagian perhiasan bunga terdiri atas 2, 4, 5, atau kelipatannya. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk pada gambar adalah parenkim palisade. Jaringan ini berfungsi sebagai tempat utama berlangsungnya proses fotosintesis. Adapun bagian yang berfungsi untuk penguapan, tempat pertukaran udara, mengeluarkan CO 2, serta mengatur pengeluaran zat atau gas adalah stomata.23. 24. Jawaban: d 1) Sel : satuan struktur terkecil makhluk hidup. 2) Tunas : pucuk tumbuhan yang dapat berkembang menjadi individu baru. 3) Plantlet : tanaman regenerasi yang dihasilkan dengan teknik kultur jaringan. 4) Eksplan : bagian kecil dari tanaman (sel, jaringan, atau organ) yang digunakan untuk memulai suatu kultur. 5) Seedling : tanaman baru (kecambah). 25. Jawaban: a Syarat mutlak dalam teknik kultur jaringan adalah aseptis (bebas hama). Jika pengerjaan teknik kultur jaringan kurang aseptis maka eksplan maupun media dalam botol kultur dapat terkontaminasi bakteri atau jamur. Adapun ukuran eksplan, aktivitas sel, dan jumlah media tanam tidak mempengaruhi kontaminasi jamur. 26. Jawaban: c Jaringan meristem terdiri atas sel-sel yang masih muda, belum mengalami diferensiasi, dan aktif membelah diri untuk menunjang pertumbuhan. Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dibedakan menjadi meristem primer dan meristem sekunder. Meristem sekunder berasal dari jaringan dewasa yang menjadi embrional kembali, misal kambium. Sel-sel kambium aktif membelah membentuk xilem dan floem. Adapun epidermis, kolenkim, dan sklerenkim terdiri atas sel-sel yang sudah tidak membelah dan telah mengalami diferensiasi. 27. Jawaban: a Meristem interkalar dapat ditemukan pada tanaman rumput-rumputan (Gramineae), misal tebu, bambu, dan jagung.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

17

28. Jawaban: d Epidermis memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1) Terdiri atas sel-sel hidup yang tersusun rapat. 2) Terletak di permukaan tubuh tumbuhan. 3) Sel-selnya tidak aktif membelah dan telah mengalami diferensiasi. 4) Tidak memiliki klorofil. Sementara itu, sel-sel meristem terdiri atas selsel yang aktif membelah diri. Letak sel-sel parenkim renggang sehingga mempunyai banyak ruang antarsel. Jaringan kolenkim terletak di bawah epidermis. Jaringan sklerenkim terdiri atas sel-sel mati. 29. Jawaban: d Keterangan gambar: 1 = bulu akar, merupakan bagian dari epidermis. 2 = lapisan piliferous. 3 = korteks, terdapat parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. 4 = endodermis, terdapat satu lapis sel yang dinding selnya mengalami penebalan gabus yang disebut pita kaspari. 5 = xilem, terdapat pada stele. 30. Jawaban: d Daun tumbuhan Monocotyledoneae terdiri atas jaringan epidermis, mesofil, berkas pengangkut, dan stomata. Pada daun tumbuhan Monocotyledoneae tidak terdapat parenkim palisade. Jaringan ini dapat ditemukan pada tumbuhan Dicotyledoneae. B. Uraian Jaringan meristem (embrional) dan jaringan dewasa. Perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa sebagai berikut.
Jaringan Meristem Sel-selnya aktif membelah Sel-sel penyusunnya belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi Jaringan Dewasa Sel-selnya sudah tidak aktif membelah Sel-sel penyusunnya telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi fungsi

3. a. b. c. 4. a. b.

Xilem. Mengangkut air dan zat-zat mineral (hara) dari akar ke daun. Xilem terdiri atas unsur trakeal (trakea dan trakeid), serat xilem, dan parenkim xilem. Garis (a) menunjukkan transportasi simplas. Garis (b) menunjukkan transportasi apoplas. Perbedaan antara transportasi simplas dan transportasi apoplas sebagai berikut. 1) Transportasi simplas yaitu bergeraknya air tanah dan zat terlarut melalui bagian hidup dari sel tumbuhan. 2) Transportasi apoplas yaitu menyusupnya air tanah secara difusi bebas atau transpor pasif melalui semua bagian tidak hidup dari tumbuhan, misalnya dinding sel dan ruang antarsel. Bagian nomor 3 dan nomor 5. Bagian nomor 3 adalah xilem akar dan bagian nomor 5 adalah xilem batang. Xilem mengangkut air yang berwarna merah di dalam gelas sehingga akar dan batang menjadi berwarna merah.

5. a. b.

1. a. b.

2. a. b.

A = kolenkim C = sklerenkim B = parenkim


Parenkim Kolenkim Sklerenkim

6. Keterangan gambar: 1 = epidermis 4 = kambium 2 = korteks 5 = xilem 3 = floem 6 = empulur a. Karbohidrat terdapat pada jaringan nomor 3 (floem). Floem mengangkut hasil fotosintesis yang berupa karbohidrat (dalam bentuk sukrosa) dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. b. Garam-garam mineral terdapat pada jaringan nomor 5 (xilem). Xilem mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun. c. Serangga memperoleh karbohidrat dari floem pada batang. Pengangkutan pada floem dipengaruhi oleh suhu. Pada suhu yang lebih panas (hangat), pengangkutan akan berjalan lebih cepat. Pada siang hari suhu lebih hangat daripada malam hari. Pengangkutan karbohidrat oleh floem pada siang hari lebih cepat daripada malam hari. Oleh karena itu, serangga akan mendapatkan lebih banyak karbohidrat pada siang hari daripada malam hari. 7. a. 1 = rambut akar 5 = floem 2 = epidermis 6 = xilem 3 = korteks 7 = silinder pusat 4 = endodermis Rambut-rambut akar dapat memperluas bidang penyerapan air dan garam-garam mineral dari dalam tanah. Bagian nomor 5 (floem) dan 6 (xilem).

Ciri-ciri

Fungsi

Dinding sel tipis Dinding sel meng- Dinding sel alami penebalan sangat tebal setempat dan kuat M e n g a n d u n g M e n g a n d u n g Mengandung ligselulosa selulosa, pektin, nin dan hemiselulosa Jaringan dasar Jaringan penguat Jaringan penguat

b. c.

18

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

8.

Batang Dicotyledoneae Pada bagian terluar batang terdapat epidermis Di sebelah dalam epidermis terdapat korteks dan stele Berkas pembuluh terletak di bagian dalam perisikel, terdiri atas xilem dan floem yang dibatasi oleh kambium

Batang Monocotyledoneae Pada bagian terluar batang terdapat epidermis Di sebelah dalam epidermis terdapat meristem dasar yang pembagiannya belum jelas Berkas pembuluh tersebar pada meristem dasar, dilindungi sarung berkas pengangkut, dan tidak mempunyai kambium

tersusun atas beberapa lapis sel. Epitelium simpleks maupun kompleks mempunyai inti, melekat pada lamina basalis, dan mempunyai bentuk bermacam-macam (pipih, kubus, dan silindris). Adapun lapisan germinativa adalah lapisan sel terbawah yang selalu membelah diri untuk mengganti sel-sel permukaan yang rusak. Sementara itu, berdasarkan struktur dan fungsinya, jaringan epitelium dibedakan menjadi epitelium kelenjar dan epitelium penutup. Epitelium kelenjar mampu menghasilkan sekret dan epitelium penutup berfungsi sebagai lapisan penutup organ dan jaringan lainnya. 2. Jawaban: e Epitelium sensori atau neuroepitelium kebanyakan berada di sekitar alat indra. Epitelium sensori berfungsi sebagai penerima rangsang (reseptor). Sementara itu, jaringan epitelium yang berfungsi sebagai lapisan pelindung contohnya selaput rongga mulut. Lapisan epitelium yang berfungsi sebagai penghasil mucus, media difusi, dan media absorpsi banyak terdapat pada saluran pencernaan. 3. Jawaban: a Gambar pada soal adalah kartilago hialin. Ciri-ciri kartilago hialin sebagai berikut. 1) Mengandung serabut kolagen yang halus. 2) Matriksnya berwarna putih kebiru-biruan dan tembus cahaya. 3) Terdapat pada ujung tulang keras, cakraepifisis, persendian, dan saluran pernapasan. Sementara itu, kartilago yang matriksnya berwarna gelap dan keruh serta menyusun ruas-ruas tulang belakang adalah kartilago fibrosa. Kartilago yang fleksibilitasnya paling tinggi sehingga mudah pulih posisinya adalah kartilago elastis. 4. Jawaban: d Pada tulang keras atau kompak, sel-sel tulang tersusun membentuk sebuah sistem yang disebut sistem Havers. Bagian tengah sistem Havers terdapat saluran yang disebut saluran Havers. Di antara dua saluran Havers dihubungkan oleh saluran Volkman. Di sekeliling sistem Havers terdapat lapisan tulang yang disebut lamela. Pada lamela-lamela ini terdapat osteosit yang menempati lakuna (rongga) yang tersusun secara konsentris. Antara osteosit yang satu dengan osteosit yang lain dihubungkan oleh kanalikuli. 5. Jawaban: b Lakuna (A) merupakan rongga yang terdapat pada lamela tulang. Di dalam lakuna terdapat osteosit (B) yang dibentuk oleh osteoblas. Antara osteosit yang satu dengan yang lain dihubungkan oleh kanalikuli (C).

9. a.

b.

c.

1 = stomata 2 = kutikula 3 = epidermis atas 4 = xilem 5 = floem 6 = rongga udara 7 = epidermis bawah Stomata merupakan lubang-lubang kecil yang berfungsi untuk pertukaran gas. Kutikula merupakan zat lemak yang melapisi epidermis, berfungsi mencegah penguapan yang berlebihan. Pada malam hari tumbuhan lebih banyak melakukan respirasi yang menghasilkan karbon dioksida dan uap air. Jadi, kedua gas ini mengisi ruang-ruang dalam rongga udara.

10. Pada medium padat, hanya sebagian eksplan yang kontak dengan medium. Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan perolehan nutrisi pada masing-masing bagian eksplan. Bagian eksplan yang kontak dengan medium akan memperoleh nutrisi yang lebih banyak daripada bagian eksplan yang tidak ada kontak dengan medium. Kondisi ini menyebabkan kecepatan pertumbuhan sel-sel pada eksplan tidak merata.

Bab III

Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Vertebrata

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: a Berdasarkan jumlah lapisannya, jaringan epitelium dibedakan menjadi epitelium simpleks dan epitelium kompleks. Epitelium simpleks hanya terdiri atas satu lapis sel saja. Epitelium kompleks

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

19

6. Jawaban: d Bagian yang ditunjuk dengan tanda X adalah limfosit yang termasuk bagian dari leukosit. Leukosit berfungsi melawan bibit penyakit. Sementara itu, hemoglobin dalam eritrosit berfungsi mengikat oksigen di paru-paru menjadi oksihemoglobin. Hemoglobin juga menyebabkan darah berwarna merah. Adapun pembekuan darah dilakukan oleh trombosit (keping darah). 7. Jawaban: d Otot polos terdapat pada alat-alat tubuh bagian dalam sehingga disebut juga otot visera. Misalnya pada pembuluh darah, pembuluh limfa, saluran pencernaan, kandung kemih, dan saluran pernapasan. Sementara itu, otot lurik terdapat pada rangka, lidah, bibir, kelopak mata, dan diafragma. Adapun otot jantung terdapat pada jantung. 8. Jawaban: d Gambar pada soal adalah otot jantung. Ciri-ciri otot jantung sebagai berikut. 1) Bentuk sel silindris atau serabut pendek. 2) Mempunyai satu atau dua inti sel. 3) Bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar). 4) Kontraksi berlangsung secara otomatis, teratur, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. 5) Mempunyai diskus interkalaris, yaitu pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat menggunakan mikroskop. 9. Jawaban: e Ciri-ciri otot lurik dan otot polos sebagai berikut.
Ciri-Ciri 1) Bentuk Otot Lurik Silindris atau serabut panjang Otot Polos Seperti gelendong, bagian tengah besar dan ujungnya meruncing Polos dan homogen Organ-organ dalam

b.

Epitelium ini sebenarnya tersusun atas selapis sel epitelium batang yang berdekatan satu sama lain. Namun, tidak semua sel epitelium tersebut mencapai permukaan sehingga menyerupai epitelium berlapis. Kelenjar eksokrin, merupakan kelenjar yang mempunyai saluran pengeluaran untuk menyalurkan hasil sekresinya yang dapat berupa enzim, keringat, dan air ludah. Kelenjar endokrin, merupakan kelenjar yang mempunyai sel-sel sekresi yang khas dan tidak mempunyai saluran. Sebagai rangka tubuh pada tahap awal perkembangan embrio. Menunjang jaringan lunak dan organ dalam. Melicinkan permukaan tulang dan sendi.

2. a.

b.

3. a. b. c.

4. Salah satu fungsi darah adalah sebagai pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Hal ini karena darah mengandung sel-sel darah putih yang dapat melakukan gerakan amuboid dan bersifat fagosit terhadap bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. 5. Epidermis kulit tubuh manusia tersusun dari jaringan epitelium pipih berlapis banyak. Sel-sel penyusun epitelium penyusun epidermis kulit tersusun rapat sehingga mampu melindungi jaringan yang ada di bawahnya.

2) Sarkoplasma Berselang-seling gelap dan terang 3) Letak Melekat pada rangka

10. Jawaban: c Badan sel saraf mengandung inti sel dan neuroplasma. Inti sel berperan sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Sementara itu, neurit atau akson berfungsi membawa impuls meninggalkan badan sel saraf. Dendrit berfungsi membawa impuls ke badan sel saraf. Nodus Ranvier merupakan bagian akson yang tidak tertutup oleh selubung mielin. Sel Schwann adalah sel penyokong yang mengelilingi akson. B. Uraian Epitelium silindris berlapis semu. 1. a.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b 1) Sel: satuan struktur terkecil makhluk hidup. 2) Organ: kumpulan beberapa jaringan untuk melaksanakan fungsi tertentu di dalam tubuh. 3) Sistem organ: kumpulan berbagai organ yang bekerja sama melakukan suatu fungsi. 4) Organisme: kesatuan dari sistem organ dalam tubuh. 5) Populasi: kelompok organisme sejenis yang tinggal di suatu daerah tertentu. 2. Jawaban: a Keterangan gambar: 1 = jonjot usus, berfungsi memperluas permukaan usus halus yang berpengaruh terhadap proses penyerapan makanan. 2 = venula (pembuluh darah), berfungsi mengangkut sari-sari makanan. 3 = kelenjar usus, berfungsi menghasilkan getah pencernaan. 4 = pembuluh limfa, berfungsi mengangkut asam lemak dan gliserol. 5 = jaringan otot, berperan dalam gerakan peristaltik.

20

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

3. Jawaban: d
Sistem 1) Pernapasan 2) Pencernaan 3) Transportasi 4) Gerak 5) Endokrin Organ Hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus Jantung, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa Otot, rangka, dan sendi. Kelenjar buntu, pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, dan kelenjar kelamin.

8. Jawaban: a Sistem pernapasan tersusun atas organ hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Sementara itu, esofagus merupakan organ penyusun sistem pencernaan. Pankreas dan pituitari menyusun sistem endokrin. Ureter menyusun sistem urinaria. 9. Jawaban: d Tahapan pembentukan suatu organisme sebagai berikut. 1) Zigot: sel telur yang telah dibuahi oleh sel sperma. 2) Morula: embrio yang terdiri atas 1664 sel. 3) Blastula: embrio yang terdiri atas 128 sel. 4) Gastrula: embrio yang telah memiliki gastrosol sebagai saluran pencernaan. 5) Neurula: embrio yang telah memiliki tabung neuron. 6) Jaringan: kumpulan sel-sel yang sama bentuk dan ukurannya untuk melakukan suatu fungsi. 7) Organ: kumpulan beberapa jaringan untuk melaksanakan fungsi tertentu. 8) Sistem organ: kumpulan berbagai organ yang bekerja sama melakukan suatu fungsi tertentu. 9) Organisme: kesatuan dari sistem organ dalam tubuh. 10. Jawaban: a Tetanus merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena bakteri Clostridium tetani. Otot merupakan salah satu organ penyusun sistem gerak. B. Uraian 1. Kulit tersusun atas jaringan pengikat, epitelium, otot, saraf, dan jaringan pembuluh darah. Seluruh jaringan yang terdapat pada kulit bersama-sama berfungsi untuk melindungi tubuh dari kekeringan, perubahan suhu, cahaya matahari, zat kimia, infeksi, tekanan mekanik, tempat pengeluaran keringat, penimbunan lemak, dan sebagai indra peraba. 2. Tidak, karena fungsi setiap sistem organ dipengaruhi oleh sistem organ yang lain. Semua sistem organ saling bekerja sama dalam membentuk sistem kehidupan pada organisme. Kerusakan atau gangguan pada satu sistem organ akan mempengaruhi kerja sistem organ yang lain. Contohnya jika sistem peredaran darah terganggu, oksigen dalam darah tidak dapat diangkut dengan baik ke sel-sel tubuh. Akibatnya sistem gerak (otot) dan sistem saraf pun terganggu karena sel-selnya kekurangan oksigen.

4. Jawaban: d Gambar pada soal menunjukkan organ-organ yang terlibat dalam sistem pencernaan, yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Sementara itu, sistem rangka tersusun atas tulang-tulang. Sistem otot tersusun atas otot polos, otot rangka, dan otot jantung. Sistem integumen tersusun atas kulit dan derivatnya. 5. Jawaban: d Sistem saraf tersusun atas organ otak, sumsum tulang belakang, dan simpul-simpul saraf (ganglion). Sementara itu, tengkorak termasuk organ penyusun sistem rangka. Jantung dan kelenjar limfa termasuk organ penyusun sistem transportasi. 6. Jawaban: b
Sistem 1) Urinaria 2) Transportasi 3) Reproduksi 4) Saraf 5) Endokrin Fungsi Mengeluarkan hasil metabolisme yang tidak berguna ke luar tubuh. Mengangkut oksigen dan makanan ke sel-sel tubuh. Perkembangbiakan. Menerima dan merespon rangsang dari lingkungannya. Memproduksi hormon-hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. sari

7. Jawaban: e Organ yang ditunjuk dengan tanda X pada gambar adalah jantung. Jantung termasuk organ yang menyusun sistem transportasi atau peredaran darah. Sementara itu, sistem digesti atau pencernaan tersusun atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Sistem respirasi tersusun atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Sistem saraf tersusun atas otak, sumsum tulang belakang, dan ganglion. Sistem reproduksi tersusun dari testis dan ovarium.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

21

3. a. b.

c.

Sistem rangka Tengkorak, tulang belakang, tulang rusuk dan dada, rangka penopang tulang-tulang bahu, rangka penopang tulang pinggul, serta tulang anggota badan bagian atas dan bawah. Menggerakan bagian tubuh dan berpindah tempat, menegakkan tubuh, melindungi organ-organ di bawahnya, tempat melekatnya otot, dan alat gerak pasif.

4. Stroke termasuk jenis penyakit sklerosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh pengerasan pembuluh darah. Sistem organ yang terganggu yaitu sistem transportasi atau peredaran darah. Sklerosis dapat terjadi di bagian otak sehingga menyebabkan stroke. Sistem organ yang terganggu yaitu sistem saraf. Sistem saraf berkaitan erat dengan sistem gerak sehingga sistem gerak ini pun dapat terganggu. 5. Transplantasi organ adalah memindahkan suatu organ yang sehat dari satu orang ke orang lain untuk menggantikan organ yang sakit pada orang tersebut. Transplantasi organ dari satu orang ke orang lain sering gagal karena tubuh resipien segera bereaksi menolaknya. Hal ini disebabkan organ yang ditransplantasikan dianggap sebagai benda asing sehingga harus dilawan dengan antibodi.

3. Jawaban: a Gambar pada soal menunjukkan jaringan epitelium silindris selapis. Jaringan ini terdapat pada dinding dalam lambung, usus, kandung empedu, rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan. Sementara itu, pada dinding ovarium terdapat jaringan epitelium kubus selapis. Pada bronkus terdapat jaringan epitelium silindris selapis bersilia. Pada alveolus paru-paru dan pembuluh darah terdapat jaringan epitelium pipih selapis. 4. Jawaban: d Contoh organ yang dilapisi epitel pipih selapis adalah kapsula Bowman pada ginjal. Contoh organ yang dilapisi epitel kubus selapis adalah retina mata. Contoh organ yang dilapisi epitel silindris selapis adalah usus. Contoh organ yang dilapisi epitel silindris berlapis semu adalah trakea. 5. Jawaban: e
Organ 1) 2) 3) 4) 5) Pelvis ginjal Faring Ureter Buah zakar Trakea Jaringan Epitelium Epitelium Epitelium Epitelium Epitelium Epitelium transisional silindris berlapis transisional kubus berlapis silindris berlapis semu

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b a. Sitologi = cabang ilmu biologi yang mempelajari sel. b. Histologi = cabang ilmu biologi yang mempelajari jaringan. c. Organologi = cabang ilmu biologi yang mempelajari organ. d. Fisiologi = cabang ilmu biologi yang mempelajari fungsi alat-alat tubuh. e. Morfologi = cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bentuk dan struktur luar makhluk hidup. 2. Jawaban: e
Letak Jaringan Epitel 1) Lapisan dinding usus halus 2) Dinding dalam oviduk 3) Kelenjar keringat 4) Kulit 5) Kelenjar buntu Fungsi Penyerapan zat atau absorpsi Penghasil mucus (lendir) Penghasil mucus (lendir) Proteksi Penghasil hormon

6. Jawaban: c Jaringan tulang termasuk jaringan pengikat dengan sifat khusus. Jaringan tulang tersusun dari selsel yang diliputi oleh matriks. Jaringan yang membatasi rongga dengan membran dasar yaitu jaringan epitelium. Organ yang berfungsi sebagai alat koordinasi tersusun dari jaringan saraf. 7. Jawaban: a Jaringan epitelium kubus berlapis berfungsi sebagai lapisan pelindung dan penghasil mucus. Epitelium kubus berlapis terdapat pada kelenjar keringat, kelenjar minyak, ovarium, dan buah zakar. Sementara itu, beberapa jaringan epitelium juga ada yang berfungsi sebagai tempat difusi dan absorpsi zat, misalnya epitelium silindris selapis. 8. Jawaban: c Jaringan pengikat mempunyai beberapa fungsi berikut. 1) Melekatkan suatu jaringan dengan jaringan yang lain. 2) Membungkus organ-organ. 3) Mengisi rongga di antara organ-organ. 4) Menghasilkan imunitas. Sementara itu, jaringan epitelium berfungsi sebagai lapisan pelindung terhadap pengaruh luar. Jaringan otot berfungsi melakukan pergerakan aktif. 9. Jawaban: e Serabut kolagen mempunyai daya elastisitas rendah, daya regang sangat tinggi, dan berwarna

22

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

putih. Serabut elastin mempunyai elastisitas tinggi dan berwarna kuning. Serabut retikular mempunyai daya elastisitas rendah. 10. Jawaban: a Bahan dasar penyusun matriks berupa bahan homogen setengah cair yang terdiri atas mukopolisakarida sulfat dan asam hialuronat. Matriks bersifat lentur jika asam hialuronatnya tinggi dan akan bersifat kaku jika mukopolisakaridanya tinggi. 11. Jawaban: d Makrofag merupakan suatu jenis sel yang tertanam dalam matriks jaringan pengikat. Makrofag dapat digerakkan atau didistribusikan ke jaringan lain yang mengalami peradangan. Makrofag berfungsi dalam pinositosis dan fagositosis. Sementara itu, fibroblast merupakan sel yang berfungsi mensintesis dan mensekresikan protein pada serabut. Heparin merupakan suatu anti koagulan. Histamin merupakan zat yang dihasilkan sebagai reaksi terhadap antigen. Sel lemak merupakan sel yang berfungsi menyimpan lemak. 12. Jawaban: e Fungsi jaringan pengikat longgar di antaranya sebagai berikut. 1) Membentuk membran yang membatasi jantung dan rongga perut. 2) Mengikatkan kulit pada jaringan di bawahnya. 3) Mengelilingi pembuluh darah dan saraf yang menyusup ke organ. Sementara itu, tulang rawan berfungsi menunjang jaringan lunak dan organ dalam. Selain itu, tulang rawan juga berfungsi melicinkan permukaan tulang dan sendi. Jaringan yang berfungsi mengatur suhu badan adalah jaringan darah. Adapun jaringan tulang berfungsi menyimpan persediaan mineral. 13. Jawaban: b Kartilago hialin terdapat pada ujung tulang keras, cakra epifisis, persendian, dan saluran pernapasan (dari hidung sampai dengan bronkus). Kartilago hialin berfungsi menyokong rangka embrionik. Sementara itu, jaringan pengikat longgar, jaringan pengikat padat, dan tulang keras tidak membentuk rangka embrional. Adapun kartilago fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, dan persendian. 14. Jawaban: d Kartilago fibrosa mengandung serabut kolagen yang padat dan kasar sehingga matriksnya berwarna gelap dan keruh. Kartilago fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis (gelang pinggang), dan persendian. Sementara itu, kartilago hialin mengandung serabut kolagen yang

halus. Kartilago elastis mengandung serabut elastis dan serabut kolagen. Adapun tulang kompak dan tulang spons termasuk dalam jaringan tulang keras yang bersifat keras dan kaku. 15. Jawaban: e Tulang rawan pada orang dewasa hanya terdapat pada bagian-bagian tertentu, misalnya daun telinga. Sementara itu, tulang tengkorak, tulang belikat, tulang dada, dan tulang rusuk termasuk tulang keras. 16. Jawaban: e Trombosit bersifat mudah pecah dan akan mengeluarkan enzim tromboplastin. Enzim ini berperan dalam proses pembekuan darah untuk menutup luka. Sementara itu, eritrosit berfungsi mengangkut sari makanan, O2, dan hormon ke selsel tubuh. Basofil, limfosit, dan monosit termasuk leukosit yang berfungsi melawan penyakit. 17. Jawaban: b Limfa (getah bening) merupakan suatu cairan yang dikumpulkan dari berbagai jaringan dan kembali ke aliran darah. Hal ini memungkinkan adanya kuman-kuman penyakit di dalam limfa. Sementara itu, jaringan epitel berfungsi untuk proteksi, absorpsi, dan sebagai kelenjar. Jaringan pengikat longgar berfungsi membantu melekatkan jaringan atau organ. Jaringan otot berfungsi melakukan pergerakan. Jaringan saraf berfungsi menerima dan merespon rangsang. 18. Jawaban: a Ciri-ciri tersebut merupakan ciri otot rangka. Otot rangka berfungsi untuk menggerakkan rangka pada hewan. Jaringan yang berfungsi menggerakkan organ-organ dalam tubuh hewan adalah jaringan otot polos. Jaringan yang berfungsi menerima dan mengantarkan impuls adalah sel-sel saraf. Jaringan yang berfungsi menghubungkan jaringan satu dengan lainnya adalah jaringan ikat. Jaringan yang berfungsi menyimpan cadangan lemak adalah jaringan lemak. 19. Jawaban: e 1) Neurilema: selaput yang menyelubungi akson. 2) Mielin: selubung akson yang terdapat di sebelah dalam neurilema. 3) Neurotransmiter: bahan kimia yang dihasilkan oleh sinapsis (titik pertemuan pada terminal akson) yang berfungsi meneruskan rangsang ke sel saraf yang lain. 4) Aksonhillok: akson yag berhubungan dengan bangun perikarion pada badan sel saraf. 5) Badan nissl: granula yang dibentuk oleh retikulum endoplasma dan ribosom.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

23

20. Jawaban: c Keterangan gambar: 1 = Nukleus, pusat kegiatan sel. 2 = Badan sel saraf, mengandung inti sel dan neuroplasma. 3 = Dendrit, membawa impuls ke badan sel saraf. 4 = Akson, membawa impuls meninggalkan badan sel saraf. 5 = Nodus Ranvier, bagian akson yang tidak tertutup oleh selubung mielin. 21. Jawaban: b
Jaringan 1) Saraf 2) Otot jantung 3) Epitel 4) Pengikat longgar 5) Tulang rawan Fungsi Merespon rangsang Kontraksi dan relaksasi Proteksi, absorpsi, dan sebagai kelenjar Mengikat antarjaringan Menunjang jaringan lunak

26. Jawaban: b Ligamen tersusun atas jaringan ikat padat teratur, berfungsi untuk menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain, sedangkan tendon menghubungkan tulang dengan otot. Mesenterium tersusun atas jaringan ikat longgar, untuk mengikat organ-organ pencernaan, perikondrium merupakan selaput tulang rawan tersusun dari jaringan ikat padat tidak teratur, dan perikardium merupakan pembungkus jantung. 27. Jawaban: c Jaringan tulang rawan hialin merupakan tulang yang paling lemah. Warnanya putih kebiruan dan transparan. Tulang rawan hialin merupakan penyusun rangka tubuh pada embrio manusia. 28. Jawaban: c Sistem havers tersusun dari bagian lamela, lakuna, kanalikuli, dan saluran havers. Osteoblast adalah sel yang berasal dari fibroblast, dan berperan dalam pembentukan osteosit. 29. Jawaban: c Otot rangka bekerja di bawah kesadaran, bereaksi cepat terhadap stimulus, dan memiliki nukleus lebih dari satu yang terletak di tepi. Adapun bekerja di luar kesadaran dan memiliki nukleus tunggal di tengah merupakan ciri otot polos. 30. Jawaban: a Sel-sel penyusun tulang sejati disebut osteosit. Osteoblast adalah pembentuk osteosit. Fibroblast adalah pembentuk osteoblast. Kondrosit merupakan sel tulang rawan yang dibentuk oleh kondroblast. B. Uraian 1. Ciri-ciri jaringan epitelium sebagai berikut. a. Terdiri atas sel-sel yang tersusun dalam lembaran-lembaran. b. Beberapa jaringan epitelium melapisi organorgan tubuh. c. Sel-sel epitelium terikat satu sama lainnya oleh zat pengikat (semen) antarsel sehingga hampir tidak ada ruangan antarsel. d. Sel-sel jaringan epitelium melekat pada lamina basalis yang berfungsi mengikat jaringan dengan bagian yang ada di bawahnya. e. Melaksanakan fungsi absorpsi, proteksi, dan sebagai kelenjar. 2. a. b. Organ yang ditunjuk dengan tanda X adalah usus halus. Pada organ ini terdapat jaringan epitel silindris selapis. Fungsi jaringan epitel pada usus halus yaitu menyerap sari-sari makanan dalam proses pencernaan makanan.

22. Jawaban: e Organ usus tersusun atas jaringan epitel silindris selapis, otot longitudinal, otot melingkar, jaringan limfa, jaringan darah, kelenjar usus, dan sel-sel goblet. 23. Jawaban: e 1) Sel: satuan struktur terkecil makhluk hidup. 2) Jaringan: kumpulan beberapa sel yang mempunyai tugas dan fungsi yang sama. 3) Sistem organ: kumpulan berbagai organ yang bekerja sama melakukan fungsi tertentu. 4) Organisme: kesatuan dari sistem organ dalam tubuh. 5) Individu: sebutan untuk makhluk hidup tunggal. 24. Jawaban: b
Sistem 1) Pencernaan 2) Pernapasan 3) Transportasi 4) Urinaria 5) Saraf Organ Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Jantung, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa. Ginjal, ureter, kantong kemih, dan uretra. Otak, sumsum tulang belakang, dan ganglion.

25. Jawaban: c
Sistem Organ 1) 2) 3) 4) 5) Integumen Endokrin Reproduksi Ekskresi Rangka Fungsi Pelindung tubuh Memproduksi hormon Perkembangbiakan Pengeluaran sisa metabolisme Menegakkan tubuh

24

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

3. Serabut pada matriks jaringan pengikat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu serabut kolagen, serabut elastin, dan serabut retikular dengan ciriciri sebagai berikut.
Kolagen 1) Daya elastisitas rendah 2) Berwarna putih 3) Bentuk berupa berkas-berkas beragam 4) Terdapat pada tendon dan jaringan pengikat longgar Elastin Daya elastisitas tinggi Berwarna kuning Bentuk seperti bangunan bercabang-cabang dan tebal Terdapat pada pembuluh darah dan ligamen Retikular Daya elastisitas rendah Berwarna putih Bentuk berupa berkas-berkas yang lebih kecil Terdapat antara jaringan pengikat dengan jaringan lainnya

9. a. b. c.

Sistem saraf. Otak, sumsum tulang belakang, dan simpulsimpul saraf (ganglion). Sistem saraf berfungsi menerima dan merespon rangsang dari lingkungannya.

10. Transplantasi organ dapat dilakukan jika terdapat kecocokan antara gen pendonor dan penerima. Oleh karena itu, pendonor lebih banyak diambil dari satu garis keturunan karena kemungkinan kecocokan gen lebih besar.

Latihan Ulangan Tengah Semester


A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Keterangan gambar: 1. Inti sel menyimpan informasi genetik 2. Mitokondria berperan menghasilkan energi 3. Retikulum endoplasma berperan dalam proses ekskresi 4. Kompleks Golgi 5. Sitoplasma sebagai sumber bahan kimia bagi sel 2. Jawaban: c Pada sel prokariotik, fungsi inti sel dilakukan oleh nukleoid. Nukleoid mengandung DNA yang berbentuk sirkuler. Plasmid merupakan DNA sirkuler berukuran kecil, di luar nukleoid. Sel prokariotik memiliki organel ribosom sebagai tempat sintesis protein. Aktivitas sel terjadi pada membran plasma dan dalam sitoplasma. Sebagian besar sel prokariotik memiliki dinding sel. Pada keadaan bahaya, sel prokariotik membentuk kapsul yang menyelubungi dinding sel. 3. Jawaban: c Sel yang termasuk prokariotik adalah Cyanobacteria dan bakteri E. coli. Sel tumbuhan dan sel hewan termasuk sel eukariotik, sedangkan virus bukan merupakan sel karena virus jika berada di luar sel hidup hanya merupakan materi yang tidak hidup. 4. Jawaban: c Sel eukariotik memiliki membran inti sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma. DNA sel eukariotik berada dalam inti sel yang dibungkus oleh membran inti. 5. Jawaban: c Osmosis adalah perpindahan pelarut melalui membran selektif permeabel dari larutan hipotonik (konsentrasi pelarut tinggi) ke larutan hipertonik (konsentrasi pelarut rendah)

4. a. b. c.

Tulang rawan (kartilago) fibrosa. A = kondroblast B = lakuna Kartilago fibrosa berfungsi menyokong dan melindungi bagian di dalamnya.

5. Jaringan saraf berdasarkan fungsinya dibagi menjadi tiga macam sel saraf yaitu neuron sensorik, motorik, dan neuron konektor. Neuron sensorik berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Neuron motorik berfungsi menghantarkan impuls dari susunan saraf pusat ke efektor. Neuron konektor/ penghubung merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. 6. Berdasarkan susunan matriksnya, tulang dibedakan menjadi tulang keras dan tulang spons. Tulang keras memiliki matriks yang tersusun rapat, sehingga struktur tulang menjadi keras. Adapun tulang spons memiliki susunan matriks longgar atau berongga. 7. a. b. Otot lurik atau otot rangka. Otot lurik berfungsi sebagai alat gerak aktif karena dapat berkontraksi secara cepat dan kuat sehingga dapat menggerakkan tulang dan tubuh. Jaringan saraf. Fungsi jaringan saraf sebagai berikut. 1) Merespon perubahan lingkungan (iritabilitas). 2) Membawa impuls-impuls saraf (pesan) ke pusat saraf maupun sebaliknya (konduktivitas). 3) Bereaksi aktif terhadap rangsang yang datang berupa gerakan pindah atau menghindar.

8. a. b.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

25

6. Jawaban: c Sel hewan jika ditempatkan dalam lingkungan pekat (hipertonik) maka air dalam sel akan keluar (eksosmosis) sehingga sel mengkerut. Peristiwa ini disebut krenasi. Namun, jika sel hewan ditempatkan dalam lingkungan hipotonik maka air dari lingkungan akan masuk (endosmosis) ke dalam sel. Jika osmosis ini terjadi terus-menerus maka sel akan pecah. Plasmolisis adalah lepasnya membran plasma dari dinding sel tumbuhan pada saat sel ditempatkan dalam lingkungan hipertonik. Namun di lingkungan hipotonik, sel tumbuhan tidak pecah. Hal ini karena sel tumbuhan dalam keadaan turgid. 7. Jawaban: a Hemolisis terjadi jika sel hewan berada di lingkungan hipotonik. Konsentrasi air di luar sel lebih tinggi dari dalam sel akan terjadi osmosis ke dalam sel. Osmosis yang terjadi terus-menerus menyebabkan sel akan pecah (hemolisis). Pada lingkungan hipertonik, sel hewan akan mengkerut karena air dalam sel bergerak ke luar sel. Kondisi sel seperti ini disebut krenasi. Pada lingkungan isotonik, sel hewan akan stabil. 8. Jawaban: b Pada percobaan tersebut, gambar 1 menunjukkan bahwa sel darah merah berada pada larutan isotonik. Gambar 2 menunjukkan bahwa sel darah merah mengalami krenasi / mengkerut, berarti sel darah merah berada dalam larutan hipertonik. Gambar 3 tampak bahwa sel darah merah mengembang, berarti sel darah merah berada dalam larutan hipotonis. 9. Jawaban: d Sukrosa dapat masuk ke dalam sel jika bersamaan dengan ion hidrogen melalui proses kotranspor. Transpor ion hidrogen mengaktifkan transpor sukrosa ke dalam sel. 10. Jawaban: b Pada percobaan tersebut, mula-mula permukaan air larutan gula 15% dalam irisan wortel sama dengan permukaan larutan gula 5% diluar wortel. Larutan gula 5% hipotonis dibanding larutan gula 15%, sehingga akan terjadi osmosis dari luar wortel ke dalam wortel. Hasil ini ditunjukkan dengan naiknya permukaan larutan gula yang berada dalam wortel. 11. Jawaban: a Nukleus sel eukariotik dibatasi oleh membran inti. Nukleus merupakan pengatur proses metabolisme yang terjadi dalam sel. Nukleus tidak berperan dalam mengatur sintesis protein yang terjadi dalam ribosom. Sintesis protein diatur oleh DNA yang

terdapat dalam nukleus. Energi yang digunakan dalam aktivitas sel dihasilkan melalui proses respirasi seluler dalam mitokondria. 12. Jawaban: e Lisosom menghasilkan enzim-enzim hidrolitik untuk menghidrolisis makromolekul dan materi seluler asing. Enzim yang dihasilkan lisosom yaitu enzim nuklease, protease, lipase, dan fosfatase. Enzim nuklease berfungsi untuk menghidrolisis DNA dan RNA. Protease berfungsi untuk menghidrolisis protein, lipase untuk menghidrolisis lipid, dan enzim fosfatase berfungsi untuk menghidrolisis oligonukleotida. Adapun enzim katalase dihasilkan oleh peroksisom. 13. Jawaban: b Plastida merupakan organel bermembran ganda dengan bentuk dan fungsi yang bermacam-macam. Ada tiga macam plastida yaitu kloroplas, leukoplas, dan kromoplas. Klorofil merupakan pigmen yang terdapat pada kloroplas. Kloroplas berfungsi untuk fotosintesis. Adapun leukoplas berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan. Kromoplas mengandung karoten menghasilkan warna kuning, jingga, dan merah. 14. Jawaban: a Jaringan meristem tersusun atas sel-sel yang masih aktif membelah. Sel-selnya berukuran kecil, berdinding tipis, vakuola kecil, dan sel-selnya berbentuk kuboid atau prismatik. Adapun epidermis, parenkim, kolenkim, dan sklerenkim tersusun atas sel-sel yang sudah tidak aktif membelah dan telah mengalami diferensiasi. 15. Jawaban: a Meristem apikal terdapat pada ujung akar dan ujung batang serta menyebabkan pemanjangan akar dan batang. Adapun jaringan yang berasal dari jaringan meristem yang sudah ada adalah meristem lateral. Jaringan yang terdapat pada pangkal ruas batang adalah meristem interkalar. 16. Jawaban: c Aktivitas jaringan meristem sekunder menyebabkan pertumbuhan sekunder yaitu pertambahan diameter batang. Adapun pertambahan panjang akar dan batang disebabkan oleh aktivitas jaringan meristem primer. 17. Jawaban: c Jaringan kambium ada dua macam yaitu kambium vaskular dan kambium gabus. Kambium vaskular terletak di antara xilem dan floem. Adapun kambium gabus (felogen) terletak di bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua. Kambium gabus menghasilkan lapisan pelindung yang disebut periderm. Lentisel adalah celah yang terbentuk karena rusaknya lapisan epidermis.

26

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

18. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk adalah jaringan xilem. Bagian ini berfungsi sebagai pengangkut air tanah dan garam-garam mineral. Bagian yang berfungsi untuk mengangkut makanan adalah jaringan floem. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan pelindung adalah epidermis. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan penguat adalah kolenkim. 19. Jawaban: d Jaringan epidermis terdiri atas sel-sel hidup, tetapi tidak aktif membelah dan telah mengalami diferensiasi. Jaringan epidermis terdapat pada setiap organ tumbuhan baik akar, batang, dan daun pada bagian terluar. 20. Jawaban: c Fungsi trikoma antara lain membantu penyebaran biji, membantu penyerbukan, mengurangi penguapan, dan mengurangi gangguan dari manusia dan hewan. Adapun penguapan (transpirasi) terjadi melalui stomata atau lentisel. 21. Jawaban: b Berdasarkan kegunaannya, jaringan parenkim dibedakan menjadi tiga. 1) Aerenkim, merupakan jaringan parenkim yang terdapat pada tumbuhan air dan berfungsi sebagai penyimpan udara. 2) Parenkim asimilasi, berfungsi sebagai tempat pembuatan makanan/tempat fotosintesis. 3) Aerenkim penimbun, berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan. 4) Parenkim pengangkut, terdapat di antara xilem dan floem. Adapun lentisel merupakan celah pada lapisan gabus batang yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. 22. Jawaban: b Tumbuhan kaktus memiliki sel-sel parenkim berukuran besar dengan dinding tipis dan vakuola besar di tengah. Sel-sel tersebut berfungsi sebagai penyimpan air. Oleh karena itu, kaktus mampu hidup di gurun. 23. Jawaban: c Tipe pembuluh angkut kolateral tertutup terdapat pada tumbuhan Monocotyledoneae, sedangkan pada tumbuhan Dicotyledoneae biasanya memiliki tipe pembuluh angkut kolateral terbuka. Bambu dan tebu termasuk tumbuhan Monocotyledoneae, sedangkan mangga, tembakau, dan cabai termasuk tumbuhan Dicotyledoneae.

24. Jawaban: a Fungsi berbagai macam jaringan pada daun sebagai berikut.
Jaringan 1) 2) 3) 4) 5) Urat daun Mesofil Epidermis Kutikula Stomata Fungsi transportasi zat tempat berlangsungnya fotosintesis menjaga bentuk daun mencegah penguapan jalan keluar masuknya udara

25. Jawaban: a 1) Aerenkim merupakan jaringan parenkim yang terdapat pada tumbuhan air dan berfungsi sebagai penyimpan udara. 2) Trikomata merupakan derivat epidermis yang membentuk struktur beragam seperti rambut, sisik, rambut kelenjar, dan tonjolan. Trikomata berfungsi mengurangi penguapan. 3) Perisikel merupakan lapisan terluar stele. 4) Stomata merupakan derivat epidermis pada daun dan berfungsi untuk pertukaran gas. 25. Jawaban: c Pada buah kelapa, endokarp merupakan lapisan paling dalam yang mengelilingi biji. Lapisan ini tebal dan keras sehingga sering disebut sebagai tempurung kelapa. Adapun eksokarp merupakan lapisan terluar buah kelapa yang berupa selaput tipis. Mesokarp merupakan lapisan tengah di bawah eksokarp yang berupa serabut. Sarkotesta dan sklerotesta merupakan lapisan-lapisan pada biji. 26. Jawaban: b Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah kambium vaskular. Kambium vaskular tersusun atas sel-sel hidup yang aktif membelah diri. Dinding selnya tipis dan tidak mengalami penebalan gabus. 27. Jawaban: a Transportasi simplas pada akar dimulai dari selsel rambut akar ke sel-sel parenkim korteks, endodermis, perisikel, dan akhirnya ke xilem. 28. Jawaban: b Jaringan epitel berlapis terdapat pada kulit. Pembuluh darah terdiri atas jaringan epitel pipih selapis, ovarium terdiri dari jaringan epitel kubus selapis, kandung kemih terdiri atas jaringan epitel transisional, dan usus terdiri atas jaringan epitel kolumner selapis. 29. Jawaban: c Tendon dan ligamen tersusun atas jaringan ikat padat teratur. Dinding dalam organ pencernaan dan pembuluh darah tersusun atas jaringan ikat longgar. Dermis kulit, dan matriks tulang tersusun atas jaringan ikat padat tidak teratur.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

27

30. Jawaban: c Jaringan A. Fungsi Penyusun organ-organ dalam Sebagai alat gerak pasif dan penyokong tubuh Kontraksi periodik

B.

paling dalam, terdiri atas sel-sel epitel kolumner sederhana. Fungsinya untuk sekresi enzim pencernaan dan absorbsi makanan. Lapisan submukosa terdiri atas pembuluh darah, limfa, dan saraf. Fungsinya membawa nutrien dari mukosa ke aliran darah dan bagian tubuh lainnya. Lapisan muskularis tersusun atas otot polos, berfungsi dalam gerakan pencernaan makanan. Lapisan serosa merupakan lapisan terluar yang terdiri atas jaringan fibroblas. Bagian yang ditunjuk X adalah lapisan mukosa, berfungsi untuk sekresi dan absorbsi. 35. Jawaban: c Kanalikuli berfungsi menyalurkan makanan dan mengeluarkan zat sisa. Saluran Havers berisi pembuluh darah dan saraf. Saluran volkman merupakan saluran yang menghubungkan dua saluran Havers. 36. Jawaban: c Otot jantung memiliki nukleus lebih dari satu, bekerja di luar kesadaran, dan mampu bekerja dalam waktu lama, namun memiliki reaksi yang cepat terhadap stimulus. 37. Jawaban: e Darah berfungsi untuk mengedarkan makanan dan oksigen ke seluruh tubuh, mengangkut zat sisa dan karbon dioksida dari sel-sel tubuh, mengangkut hormon ke sel-sel tubuh, dan mengatur suhu tubuh. Adapun yang berfungsi menghubungkan antarjaringan adalah jaringan ikat. 38. Jawaban: b Gambar 1 merupakan otot polos berfungsi dalam gerak peristaltik usus halus dan esofagus, sedangkan gambar 2 adalah jaringan otot rangka berfungsi dalam kontraksi sadar pada gerakan anggota tubuh. 39. Jawaban: e Selubung myelin berfungsi sebagai isolator dan pemberi nutrisi bagi neurit. Dendrit berfungsi menerima dan menghantarkan rangsang ke badan sel. Akson berfungsi menghantarkan rangsang dari badan sel satu ke badan sel lain. Sel Schwan menghasilkan myelin. Nodus Ranvier merupakan celah pada akson yang tidak terbungkus selubung myelin. 40. Jawaban: c Urutan jalannya impuls dalam satu neuron adalah dendritbadan selneurit. Impuls diterima dendrit kemudian dihantarkan ke badan sel saraf. Selanjutnya impuls akan dihantarkan ke sel saraf lain oleh neurit.

C.

D.

Proteksi dan menghasilkan mucus

E.

Menyokong organorgan tubuh dalam

31. Jawaban: a Jaringan epitel pipih selapis terdapat pada selaput pembungkus jantung dan paru-paru. Jaringan epitel kubus selapis terdapat pada ovarium. Jaringan epitel kolumner selapis terdapat pada uretra. Jaringan epitel pipih berlapis banyak terdapat pada epidermis kulit. Jaringan epitel kubus berlapis banyak terdapat pada buah zakar. 32. Jawaban: c Organ-organ dalam rongga perut diikat dan disatukan oleh jaringan ikat longgar. Jaringan ikat padat teratur terdapat pada tendon dan ligamen. Jaringan ikat padat tidak teratur terdapat pada dermis kulit. 33. Jawaban: c Daun telinga, epiglottis, dan laring tersusun atas jaringan tulang rawan elastis. Sedangkan persendian tersusun atas jaringan tulang rawan hialin, dan hubungan antarruas belakang tersusun atas jaringan tulang rawan fibroblas. 34. Jawaban: b Usus halus terdiri atas lapisan mukosa, lapisan submukosa, lapisan muskularis, dan lapisan serosa. Lapisan mukosa merupakan lapisan

28

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

B.

Uraian

1. Kotranspor adalah transpor suatu zat yang mengaktifkan transpor zat lain melewati membran plasma. Contohnya transpor ion hidrogen dalam sel-sel tumbuhan. Tranpor ion hidrogen tersebut akan mengaktifkan transpor sukrosa ke dalam sel. Sukrosa dapat masuk ke dalam sel melalui protein membran melawan gradien konsentrasi jika bersamaan dengan ion hidrogen. 2. Difusi terbantu merupakan proses difusi dengan perantara protein pembawa (carrier protein). Difusi terbantu merupakan transpor melalui media pembawa. Pada proses ini, molekul diikat oleh reseptor pada sisi luar sel dan dilewatkan melalui membran plasma oleh protein transmembran yang telah mengalami perubahan susunan. Setelah itu, protein pembawa kembali pada susunan semula. Protein pembawa juga dapat membuat celah yang dapat dilalui oleh ion-ion seperti Cl dan Na+. 3. Jika sel darah merah diletakkan dalam larutan garam yang konsentrasinya tinggi maka cairan sel akan keluar dengan cara osmosis. Hal ini karena molekul air dalam sitoplasma darah lebih banyak daripada larutan garam. Akibatnya air dalam sitoplasma darah akan berosmosis keluar sehingga sel akan mengerut (krenasi). 4. Jaringan parenkim disebut sebagai jaringan dasar karena jaringan parenkim menyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, dan buah. Jaringan parenkim terdapat di antara jaringan lain, misal di antara epidermis dan stele. Parenkim juga dapat dijumpai sebagai selubung berkas pengangkut. 5. Jaringan parenkim menyusun sebagian besar jaringan tumbuhan. Jaringan ini memiliki beberapa fungsi sebagai berikut. a. Sebagai tempat pembuatan zat-zat makanan melalui proses fotosintesis. Parenkim ini disebut parenkim asimilasi. b. Sebagai penyimpan makanan cadangan. Parenkim penyimpan makanan cadangan terdapat pada umbi, rimpang, dan biji. Parenkim ini memiliki vakuola besar dan disebut sebagai parenkim penimbun. c. Sebagai penyimpan air, terdapat pada tumbuhan xerofit, misal kaktus. Sel-sel parenkim penyimpan air berdinding tipis dan memiliki vakuola yang besar. d. Mengangkut air, garam-garam mineral, atau hasil fotosintesis pada tumbuhan. Jaringan parenkim ini terdapat di sekitar xilem dan floem sehingga disebut parenkim pengangkut.

6. Jaringan kolenkim terdapat di bawah atau dekat permukaan batang muda dan tangkai daun. Fungsi jaringan kolenkim adalah sebagai penyokong organ tumbuhan yang masih aktif. 7. Sistem jaringan tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga yaitu sistem jaringan dermal, sistem jaringan pembuluh, dan sistem jaringan dasar. Sistem jaringan dermal terdiri atas epidermis dan periderm. Fungsinya adalah sebagai jaringan pelindung. Ciri jaringan dermal yaitu dinding-dindingnya mengandung zat lilin, kitin, dan suberin. Sistem jaringan pembuluh terdiri atas xilem dan floem. Fungsinya untuk pengangkutan air dan makanan ke seluruh tubuh tumbuhan. Sistem jaringan dasar mencakup jaringan yang membentuk bahan dasar yang menyelimuti jaringan pembuluh, yaitu berupa parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. 8. Sistem Havers merupakan unit dasar penyusun tulang sejati. Sistem Havers tersusun atas lamela, lakuna, kanalikuli, dan saluran Havers. Lamela adalah lapisan konsentris matriks yang terdiri dari garam mineral dan serat kolagen. Lakuna adalah ruang kecil di antara lamela yang di dalamnya terdapat osteosit. Kanalikuli adalah saluran yang berfungsi menyalurkan makanan dan mengeluarkan zat sisa. Saluran Havers berisi darah dan saraf. 9. Tulang rawan hialin berwarna putih kebiruan transparan dan elastisitasnya tinggi. Tulang rawan hialin merupakan penyusun rangka tubuh embrio manusia. Pada manusia dewasa, jaringan tulang rawan hialin terdapat pada persendian, pada ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada, dan terdapat pada saluran pernapasan. 10. Jaringan tulang rawan fibroblas berfungsi sebagai pelindung dan penyokong jaringan. Tulang rawan fibroblas merupakan tulang rawan yang paling kuat sehingga mendukung fungsinya sebagai penyokong. Jaringan tulang rawan fibroblas terdapat pada hubungan antarruas tulang belakang dan tendon.

Bab IV

Sistem Gerak pada Manusia

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Tulang disebut alat gerak pasif. Hal ini karena tulang tidak mampu berkontraksi. Tulang akan bergerak apabila otot berkontraksi.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

29

2. Jawaban: d Tulang rawan pada anak-anak berasal dari mesenkim dan lebih banyak mengandung sel-sel tulang rawan. Adapun tulang rawan orang dewasa lebih banyak mengandung matriks dan berasal dari perikondrium. Pada tulang rawan anak-anak maupun dewasa, kondroblas mengeluarkan matriks (kondrin). Lama-kelamaan kondroblas akan terkurung oleh matriksnya sendiri dalam ruangan yang disebut lakuna. Di dalam lakuna terdapat kondroblas yang bersifat tidak aktif disebut kondrosit. 3. Jawaban: a Menurut bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipih, tulang pendek, dan tulang pipa. Bagian yang ditunjuk dengan huruf A adalah tulang lengan atas. Tulang lengan atas termasuk tulang pipa dengan ciri-ciri berbentuk seperti tabung, kedua ujungnya bulat, dan bagian tengahnya silindris. Bagian yang ditunjuk dengan huruf B adalah tulang belikat. Tulang belikat termasuk tulang pipih dengan bentuk gepeng memipih. Adapun tulang pendek berbentuk seperti kubus atau pendek tidak beraturan. 4. Jawaban: a Keterangan gambar: P = ligamen Q = kapsul (lapisan serabut yang menyelubungi rongga sendi) R = tulang rawan hialin S = membran sinovial T = tulang rawan hialin (jaringan yang menutup ujung-ujung tulang yang membentuk sendi) 5. Jawaban: c Tulang rusuk terdiri atas 12 pasang. Tulang rusuk dapat dibedakan menjadi tiga macam berikut. 1) Tulang rusuk sejati: 7 pasang. 2) Tulang rusuk palsu: 3 pasang. 3) Tulang melayang: 2 pasang. 6. Jawaban: d Rangka manusia terbentuk pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio. Tulang yang terbentuk mula-mula adalah tulang rawan (kartilago) yang berasal dari jaringan mesenkim (embrional). Sesudah kartilago terbentuk, rongga yang ada di dalamnya akan terisi oleh osteoblas. Pada proses osifikasi, osteoblas akan membentuk osteosit (sel tulang). Adapun kondroblas adalah sel-sel tulang rawan. Sel-sel ini mengeluarkan matriks yang disebut kondrin. Kondrosit adalah kondroblas yang bersifat tidak aktif.

7. Jawaban: a Substansi di sekitar tulang disebut matrik tulang. Matrik tulang tersusun atas senyawa protein. Dalam proses osifikasi, matrik-matrik tulang diisi oleh kapur dan fosfor. 8. Jawaban: a Pada gelang bahu (gambar 1) terdapat sendi peluru. Sendi ini memungkinkan gerakan yang bebas dan dapat berporos tiga. Pada siku (gambar 2) dan lutut (gambar 4) terdapat sendi engsel. Sendi ini memungkinkan gerakan seperti pintu dibuka dan ditutup (berporos satu). Pada pergelangan tangan (gambar 3) dan pergelangan kaki (gambar 5) terdapat sendi ovoid. Sendi ini memungkinkan gerakan terbatas berporos dua, gerakan ke kiri ke kanan dan ke depan ke belakang. 9. Jawaban: d Nekrosa terjadi bila selaput tulang (periosteum) rusak sehingga bagian tulang tidak memperoleh makanan sehingga mati dan mengering. Osteoarthritis adalah menipisnya tulang rawan sehingga mengalami degenerasi. Akibatnya, terjadi gangguan pada saat sendi digerakkan. Osteomalasia adalah penyakit metabolik tulang pada orang dewasa yang ditandai kekurangan mineral pada matrik. Osteomalasia dapat dikarenakan dalam tubuh terjadi defisiensi vitamin D atau defisiensi kalsium. TBC tulang adalah infeksi tulang oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. 10. Jawaban: a Gout artritis yaitu gangguan persendian akibat kegagalan metabolisme asam urat. Asam urat yang tinggi dalam darah diangkut dan ditimbun dalam sendi yang kecil, biasanya pada jari-jari tangan. Akibatnya ujung-ujung ruas jari tangan membesar. Selain gout artritis, beberapa gangguan persendian yang lain di antaranya sebagai berikut. 1) Dislokasi: sendi bergeser dari kedudukan semula. 2) Terkilir: tertariknya ligamen akibat gerak yang mendadak. 3) Osteoarthritis: sendi tulang rawan menipis mengalami degenerasi. 4) Reumathoid: sendi membengkak dan terjadi kekejangan pada otot penggeraknya. B. Uraian 1. Rangka mempunyai fungsi sebagai berikut. a. Penopang dan penunjang tegaknya tubuh. b. Memberi bentuk tubuh.

30

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

c. d. e. f.

Melindungi alat-alat atau bagian tubuh yang lunak. Alat gerak pasif. Tempat melekatnya otot-otot rangka. Tempat pembentukan sel darah merah dan penimbunan mineral.

A.

Pilihan Ganda

2. Berdasarkan jaringan penyusun dan sifat-sifatnya, tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras dengan ciri-ciri sebagai berikut.
Ciri-Ciri a. Kandungan dalam matriks b. Bagian dalam lakuna yang bersifat pasif c. Asal Tulang Rawan Senyawa kolagen/ perekat kondrosit Tulang Keras S e n y a w a kapur/fosfat osteosit

1. Jawaban: d Otot yang kerjanya dikendalikan oleh saraf tidak sadar yaitu otot jantung dan otot polos. Adapun otot rangka atau otot lurik bekerja di bawah kendali otak (termasuk otot sadar). 2. Jawaban: d Gambar pada soal adalah otot jantung. Dinamakan otot jantung karena hanya terdapat di jantung. Kontraksi dan relaksasi otot jantung menyebabkan jantung menguncup dan mengembang untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Adapun otot polos berfungsi menggerakkan zat di sepanjang saluran pencernaan, mengontrol diameter pembuluh darah, dan mengatur gerakan pupil mata. Otot lurik berfungsi menggerakkan rangka tubuh. 3. Jawaban: e Perbandingan ciri otot jantung dan otot rangka sebagai berikut.
Otot Jantung a. Miofibril bergaris-garis b. Strukturnya bercabang c. Inti sel banyak, terletak di tengah Otot Rangka a. Miofibril bergaris-garis b. Tidak bercabang c. Inti sel banyak, terletak di tepi

mesenkim (anak-anak) perikondrium (dewasa)

osifikasi tulang rawan mesenkim

3. Rangka anak-anak tersusun atas tulang-tulang rawan dan lentur. Hal inilah yang menyebabkan anak-anak jarang mengalami patah tulang. Adapun tulang-tulang orang dewasa sudah mengalami osifikasi sehingga tidak lentur lagi. Apabila tulang terkena benturan yang kuat maka terjadilah patah tulang. 4. a. A = amfiartrosis atau sinfibrosis. B = diartrosis. C = sinartrosis. Amfiartrosis: persendian yang memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh persendian antara tulang betis dan tulang kering. Diartrosis: persendian yang memungkinkan gerakan tulang-tulang secara leluasa. Contoh sendi peluru antara tulang lengan atas dan gelang bahu. Sinartrosis: persendian yang tidak dapat digerakkan. Contohnya pada tengkorak.

b.

4. Jawaban: e Otot pronator teres dan pronator kuadratus merupakan pasangan otot sinergis. Apabila keduanya berkontraksi, telapak tangan akan menelungkup. Adapun gerakan menengadahkan tangan, tangan sejajar bahu, tangan lurus ke bawah, dan tangan berputar merupakan hasil kerja otot antagonis. 5. Jawaban: d Rangsang yang sampai ke sel otot akan mempengaruhi asetilkolin untuk membebaskan ion kalsium. Ion kalsium ini kemudian masuk ke dalam otot sambil mengangkut troponin dan tropomiosin ke aktin. Hal ini menyebabkan aktin dan miosin bertempelan membentuk aktomiosin sehingga terjadilah kontraksi otot. 6. Jawaban: b 1) Tendon: bagian tepi gabungan otot. 2) Ventrikel: bagian tengah gabungan otot. 3) Belli: bagian pusat otot di antara dua tendon. 4) Origo: ujung otot yang melekat pada tulang yang tidak bergerak saat otot berkontraksi. 5) Insersio: ujung otot yang melekat pada tulang yang bergerak saat otot berkontraksi.

5. Gangguan mekanis pada tulang dapat terjadi akibat jatuh atau benturan dengan benda keras (pukulan). Gangguan ini dapat menyebabkan hal-hal berikut. a. Fisura: retak tulang. b. Fraktura: patah tulang. c. Memar sendi: selaput sendi rusak. d. Urai sendi: memar sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang dari persendian.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

31

7. Jawaban: b Jenis gerakan otot antagonis sebagai berikut. a. Ekstensi (gerak meluruskan) dan fleksi (gerak membengkokkan). b. Abduksi (gerak menjauhi badan) dan adduksi (gerak mendekati badan). c. Depresi (gerak menurunkan) dan elevasi (gerak mengangkat). d. Supinasi (gerak menengadahkan tangan) dan pronasi (gerak menelungkupkan tangan). 8. Jawaban: c Proses penguraian glikogen terjadi pada saat otot dalam keadaan relaksasi. Glikogen dilarutkan menjadi laktasidogen dan diubah menjadi glukosa dan asam laktat. Glukosa akan dioksidasi menghasilkan energi dan melepaskan CO2 dan H2O. Sementara itu, penguraian kreatin fosfat dan ATP akan menghasilkan energi yang diuraikan pada saat otot berkontraksi. 9. Jawaban: c 1) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan berkontraksi. 2) Distorsi otot: penyakit genetis dan bersifat kronis pada otot anak-anak. 3) Hipertrofi otot: kelainan otot yang menyebabkan otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan, misalnya pada binaragawan. 4) Hernia abdominal: dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk ke rongga perut. 5) Kelelahan otot: kontraksi secara terusmenerus menyebabkan kram atau kejang. 10. Jawaban: b Tetanus adalah otot yang tegang terus-menerus yang disebabkan oleh racun bakteri Clostridium tetani. B. Uraian Kemampuan untuk memendek (berkontraksi). Kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi otot disebut ekstensibilitas. Kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah kontraksi atau ekstensi disebut elastisitas. Saat otot kembali ke ukuran semula, otot disebut dalam keadaan relaksasi. 1. a. b.

yang sering disebut otot, sebenarnya adalah pembuluh darah vena. Sementara itu, bagian yang melekat pada tulang, yang biasa disebut daging, sebenarnya adalah kumpulan otot lurik. Otot lurik tersusun atas serabut-serabut otot atau miofibril. Miofibril membentuk kumpulan serabut yang disebut otot atau daging. 3. Berdasarkan prinsip kerjanya, ada dua macam otot sebagai berikut. a. Otot antagonis, yaitu pasangan otot yang kerjanya saling berlawanan. Contohnya otot bisep dan trisep. b. Otot sinergis, yaitu pasangan otot yang kerjanya saling menunjang. Contohnya otot pronator teres dan pronator kuadratus. 4. a. b. A = pronasi B = supinasi Pronasi adalah gerak menelungkupkan tangan, sedangkan supinasi adalah gerak menengadahkan tangan. Kedua macam gerakan ini seperti gerakan melingkar satu sumbu sentral sehingga disebut juga rotasi.

5. Jika otot dirangsang berulang-ulang secara teratur dengan interval waktu yang cukup, otot akan berelaksasi sempurna di antara dua kontraksi. Namun jika gerak rangsang singkat, otot tidak berelaksasi melainkan akan berkontraksi maksimum atau disebut tonus. Jika otot terusmenerus berkontraksi disebut tetanus.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: e Tulang keras merupakan kumpulan sel tulang yang mengeluarkan matriks yang mengandung zat kapur (CaCO3 = kalsium karbonat) dan fosfat (Ca3(PO4)2 = kalsium fosfat). Sementara itu, NaHCO3 (natrium bikarbonat), FeCO3, (besi (II) karbobat), MgCO3 (magnesium karbonat), dan CaCl2 (kalsium klorida) tidak mempengaruhi tingkat kekerasan tulang. 2. Jawaban: d Keterangan gambar: 1 = Kanal pusat, berisi pembuluh darah, pembuluh limfa, dan saraf. 2 = Lamela, pita melingkar yang tersusun atas endapan garam mineral. 3 = Kanalikuli, struktur yang menghubungkan antara osteosit yang satu dengan yang lain.

c.

2. Penyebutan istilah-istilah tersebut kurang tepat. Urat-urat di bawah kulit yang tampak kebiru-biruan,

32

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

4 = Lakuna, rongga yang tersusun secara konsentris, di dalamnya terdapat osteosit. 5 = Sistem Havers, susunan sel-sel tulang pada tulang keras. 3. Jawaban: b Tulang pipih berbentuk pipih. Contoh tulang tengkorak, tulang rusuk, dan tulang belikat. Sementara itu, tulang paha, tulang betis, dan tulang hasta termasuk tulag pipa. Tulang telapak tangan dan ruas-ruas tulang belakang termasuk tulang pendek. 4. Jawaban: b Pada bagian atas tulang belakang bersambungan dengan tulang leher dan pada bagian bawah bersambungan dengan tulang sakrum. Selain itu, tulang belakang juga menjadi tempat perlekatan tulang-tulang rusuk yang membentang ke kiri dan ke kanan. Sementara itu, tulang dada berlekatan dengan tulang rusuk. Tulang ekor berlekatan dengan tulang sakrum. Tulang tengkorak berlekatan dengan tulang leher. 5. Jawaban: c 1) Kalsifikasi: proses pengapuran dengan pengendapan garam kalsium. 2) Osteon: jaringan tulang keras. 3) Osteoblas: sel-sel yang kelak berkembang menjadi sel tulang. 4) Osteosit: sel tulang dewasa yang berkembang dari osteoblas. 5) Osifikasi: proses pengerasan tulang dengan pengisian kapur dan fosfor sehingga matriks tulang menjadi keras. 6. Jawaban: a Tulang rusuk melekat pada tulang dada. Tulang rusuk dan tulang dada berfungsi melindungi organ-organ dalam seperti jantung dan paru-paru. Sementara itu, tulang belakang berfungsi sebagai penyangga berat dan memungkinkan manusia melakukan berbagai jenis posisi gerak. Tulang belikat merupakan penyusun gelang bahu. 7. Jawaban: a keterangan gambar: 1 = femur atau tulang paha. 2 = tibia atau tulang kering. 3 = fibula atau tulang betis. 4 = falanges atau tulang telapak kaki. 8. Jawaban: c Rangka embrio manusia tersusun atas tulang rawan hialin. Tulang ini akan mengalami osifikasi setelah usia dewasa. Tulang rawan elastik mengandung serabut elastik. Tulang ini terdapat

pada daun telinga dan epiglotis. Tulang rawan erat mempunyai matrik berisi berkas serabut kolagen. Tulang ini terdapat pada antarruas tulang belakang dan cakram sendi lutut. 9. Jawaban: c Sistem Tungkai atas Gelang bahu Gelang panggul Rangka aksial Tungkai bawah Tulang Penyusun Tulang pengumpil, tulang kering, tulang hasta Tulang belikat, tulang sakrum, tulang selangka Tulang sakrum, tulang duduk, tulang kemaluan Tulang tengkorak, tulang lengan atas, tulang lengan bawah Tulang paha, tulang telapak kaki, tulang hasta

10. Jawaban: e Tulang hidung, tulang trakea, tulang laring, dan ujung tulang rusuk termasuk tulang rawan hialin. Cakram sendi lutut termasuk tulang rawan serat. Tulang pada daun telinga dan epiglotis termasuk tulang rawan elastik. 11. Jawaban: b Pada saat embrio, rangka manusia berupa tulang rawan hialin. Selanjutnya seiring dengan bertambahnya usia, tulang tersebut mengalami osifikasi secara bertahap. Pada mulanya, pembuluh darah masuk ke perikondrium di tulang tungkai sehingga merangsang pembentukan osteoblas dan tulang keras. Jaringan penghubung yang membungkus tulang yang sedang berkembang disebut periosteum. Setelah usia dewasa, masih ada beberapa tulang manusia yang tidak mengalami osifikasi. Contohnya tulang hidung. 12. Jawaban: e Selama terjadi penulangan, bagian epifisis dan diafisis membentuk cakra epifisis. Cakra epifisis berupa tulang rawan yang mengandung banyak osteoblas. Bagian inilah yang terus mengalami pemanjangan. 13. Jawaban: c Cairan pelumas persendian/cairan sinovial dihasilkan oleh membran sinovial ketika terjadi gerakan tulang. Ligamen adalah jaringan pengikat dua ujung tulang yang membentuk persendian. Kapsul merupakan lapisan serabut yang menyelubungi sendi dan membentuk rongga sendi. Tulang rawan hialin membungkus ujung-ujung tulang membentuk cakram tulang rawan. 33

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

14. Jawaban: a Tulang pipa terbagi atas tiga bagian. Bagian ujung disebut epifisis dan bagian tengah disebut diafisis yang tersusun atas tulang keras. Bagian antara epifisis dan diafisis disebut cakra epifisis atau metafisis yang terdiri atas tulang rawan dan mengandung banyak osteoblas. 15. Jawaban: b 1) Sinartrosis: hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat serabut padat. Contohnya pada tengkorak. 2) Sinkondrosis: persendian oleh tulang rawan (kartilago) hialin. Contohnya hubungan antara epifisis dan diafisis pada tulang dewasa. 3) Amfiartrosis atau sinfibrosis: persendian yang dihubungkan oleh tulang rawan (kartilago), jaringan ikat serabut, dan ligamen sehingga memungkinkan terjadi sedikit gerakan. Contohnya sendi antara tulang betis dan tulang kering. 4) Diartrosis: persendian yang memungkinkan gerakan tulang-tulang secara leluasa. Contohnya sendi engsel pada lutut dan siku. 16. Jawaban: b Gambar A menunjukkan sendi pada gelang bahu. Pada gelang bahu terdapat sendi peluru. Sendi ini memungkinkan gerak bebas ke semua arah. Gambar B menunjukkan sendi pada lutut. Pada lutut terdapat sendi engsel. Sendi ini memungkinkan gerakan berporos satu. 17. Jawaban: b 1) Fisura: retak tulang. 2) Fraktura: patah tulang. 3) Dislokasi: sendi bergeser dari kedudukan semula. 4) Artritis: peradangan pada satu atau beberapa sendi dan kadang-kadang posisi tulang mengalami perubahan. 5) Nekrosis: kerusakan pada cakraepifisis tulang. 18. Jawaban: b Ciri-ciri otot lurik sebagai berikut. 1) Berbentuk silindris dengan inti di tepi. 2) Melekat pada rangka. 3) Termasuk otot sadar. 4) Mudah lelah. 19. Jawaban: c Gerak fleksi (mengangkat lengan bawah) terjadi karena otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi.

20. Jawaban: c Rangka manusia dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu skeleton aksial dan skeleton apendikuler. Sekeleton aksial meliputi tengkorak, ruas-ruas tulang belakang dan tulang ekor, tulang dada serta tulang rusuk. Sekeleton apendikuler meliputi tungkai atas, tungkai bawah, tulang bahu, serta tulang pinggul. 21. Jawaban: a Fisura = retak tulang Fraktura = patah tulang Osteoporosis = pengeroposan tulang Kifosis = tulang belakang melengkung ke belakang 22. Jawaban: a Kanker tulang adalah terjadinya pertumbuhan jaringan abnormal pada tulang. Salah satu jenis kanker tulang, yaitu osteosarkoma. Nekrosis adalah matinya sel-sel tulang. Osteoporosis adalah pengeroposan tulang. 23. Jawaban: e Kontraksi otot memerlukan energi. Energi tersebut berasal dari pemecahan ATP dan kreatin fosfat. Kedua bahan tersebut disimpan dalam otot jika tidak digunakan. 24. Jawaban: d 1) Tendon: bagian tepi gabungan otot. 2) Belli: bagian pusat otot di antara dua tendon. 3) Ventrikel: bagian tengah gabungan otot. 4) Origo: otot yang melekat pada tulang yang tidak bergerak saat otot berkontraksi. 5) Insersio: otot yang melekat pada tulang yang bergerak saat otot berkontraksi. 25. Jawaban: a meluruskan lengan otot ekstensor membengkokkan lengan otot fleksor menurunkan dagu otot depresor menaikkan dagu otot elevator menggerakkan tangan menjauhi badan otot abduktor 26. Jawaban: a Energi yang dipergunakan otot untuk berkontraksi diperoleh dari beberapa reaksi kimia berikut. ATP ADP + E ADP AMP + E Kreatin fosfat kreatin + fosfat + E Sementara itu, penguraian glukosa dan laktasidogen terjadi pada saat otot berelaksasi.

34

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

27. Jawaban: b 1) Ekstensi 2) Fleksi 3) Abduksi 4) Adduksi 5) Depresi 6) Elevasi 7) Supinasi 8) Pronasi

b. : gerak meluruskan. : gerak membengkokkan. : gerak menjauhi badan. : gerak mendekati badan. : gerak menurunkan. : gerak mengangkat. : gerak menengadahkan tangan. : gerak menelungkupkan tangan.

Skeleton apendikuler terdiri atas tungkai atas dan tungkai bawah, tulang bahu dan tulang pinggul. Tungkai atas terdiri atas tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, dan tulang jari-jari tangan. Tungkai bawah terdiri atas tulang paha, tulang betis, tulang kering, dan tulang jari-jari kaki. Sendi engsel. Sendi engsel memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah. Persendian pada tulang siku dan lutut. Tulang rawan pada embrio mengandung banyak osteoblas. Osteosit terbentuk dari osteoblas. Osteosit mensekresikan zat protein yang akan menjadi matriks tulang. Setelah mendapat tambahan senyawa kalsium dan fosfat, tulang akan mengeras. Selama terjadi penulangan, bagian epifisis dan diafisis membentuk daerah antara yang tidak mengalami pengerasan, disebut cakra epifisis. Bagian cakra epifisis terus mengalami penulangan. Penulangan bagian ini menyebabkan tulang memanjang. Di bagian tengah tulang pipa terdapat osteoblas yang merusak tulang sehingga tulang menjadi berongga kemudian rongga tersebut terisi oleh sumsum tulang. A = tulang leher, 7 ruas. B = tulang punggung, 12 ruas. C = tulang pinggang, 12 ruas. D = tulang kelangkang. E = tulang sakrum. F = tulang ekor Pada tulang belakang terjadi perlengkungan karena berfungsi sebagai penyangga berat badan dan memungkinkan manusia melakukan berbagai jenis posisi gerak.

3. 1) 2) 3) 4. a. b. c.

28. Jawaban: e Keterangan gambar: 1 = aktin 2 = miosin 3 = garis Z 4 = zona H 5 = pita I Ketika otot berkontraksi, aktin dan miosin bertautan dan saling menggelincir satu sama lain. Akibatnya zona H dan pita I memendek sehingga sarkomer pun memendek. 29. Jawaban: d Asam laktat atau asam susu merupakan hasil samping penguraian laktasidogen. Penimbunan asam laktat di dalam otot dapat mengakibatkan kelelahan otot. 30. Jawaban: b Beberapa gangguan pada otot sebagai berikut. 1) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan berkontraksi. 2) Hipertrofi otot: otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan. 3) Hernia abdominal: dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk ke rongga perut. 4) Distorsi otot: penyakit genetis yang bersifat kronis pada anak-anak 5) Tetanus: kejang otot karena adanya bakteri Clostridium tetani. B. Uraian 1. Ya, tulang menunjukkan aktivitas kehidupan dengan terus-menerus memperbarui diri untuk menjaga kekuatannya. Tulang memperbarui diri melalui siklus tulang yang berlangsung terusmenerus. Tulang yang tua selalu dirusak dan digantikan oleh tulang yang baru dan kuat. Pada umumnya satu siklus tulang membutuhkan waktu 48 bulan. 2. a. Skeleton aksial yaitu skeleton yang merupakan sumbu tubuh. Rangka ini meliputi tengkorak, ruas-ruas tulang belakang dan tulang ekor, tulang dada, serta tulang rusuk.

d. e. f.

5. a.

b.

6. Sel-sel otot rangka secara mikroskopis tampak seperti kain lurik karena di dalam sel otot tersebut terdapat serabut-serabut atau benang-benang fibril protein aktin dan miosin. Aktin berupa benang fibril protein yang tipis dan miosin berupa benang fibril protein yang tebal. Kedua jenis serabut tersebut tersusun dalam otot secara berselang-seling sehingga tampak adanya garis gelap dan terang. 7. Dalam otot tersimpan gula otot yang disebut glikogen. Glikogen merupakan bentuk glukosa cadangan dalam otot. Glikogen siap diubah menjadi energi atau ATP. Pada awalnya, glikogen dilarutkan menjadi laktasinogen. Selanjutnya laktasinogen diuraikan menjadi glukosa dan asam susu. Glukosa itu mengalami reaksi dengan oksigen membentuk energi atau ATP.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

35

8. Tidak. Sebenarnya jumlah dan jenis otot pada atlet binaragawan dan orang biasa sama. Hanya saja, otot pada binaragawan lebih besar dan kuat karena sering digunakan. Otot binaragawan yang besar tersebut sebenarnya merupakan suatu kelainan yang disebut hipertrofi otot. 9. Origo adalah ujung otot yang melekat pada tulang yang tidak bergerak saat otot berkontraksi. Insersio adalah ujung otot yang melekat pada tulang yang bergerak saat otot berkontraksi. 10. a. b. c. d. ada rangsang (baik dalam maupun luar) ada pemindah rangsang (asetilkolin) ada protein fibril aktin dan miosin ada energi berupa ATP atau ADP

5. Jawaban: e Gambar 2 merupakan sel darah putih, di sini tidak mengandung hemoglobin. Gambar 3 merupakan sel darah merah, di sini mengandung hemoglobin. Gambar 1 merupakan keping darah, tidak mengandung hemoglobin. 6. Jawaban: e 1) Eosinofil untuk mengatasi jenis-jenis penyakit karena alergi. 2) Neutrofil berfungsi memakan kuman penyakit. 3) Basofil berfungsi menghasilkan heparin yang berperan dalam pembekuan darah. 4) Monosit berperan dalam fagositosis. 7. Jawaban: a 1) Eritrosit berfungsi mengikat O2 dan diedarkan ke seluruh tubuh serta mengangkut CO2 dan sel tubuh menuju paru-paru. 2) Leukosit berfungsi menghancurkan kuman penyakit, mengangkut lemak dan menghasilkan histamin, melumpuhkan hewan penyakit yang berada di luar darah. 3) Trombosit berfungsi dalam proses penggumpalan darah. 4) Limfosit berfungsi membentuk antibodi yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. 8. Jawaban: c Eritrosit berperan dalam pengangkutan oksigen. Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Sementara itu, leukosit berperan dalam melawan kuman penyakit/benda asing. 9. Jawaban: e Gambar 1, 2, dan 3 adalah sel darah putih yang plasmanya bergranula.Dalam keadaan normal gambar 1 (neutrofil) terdapat 3.0007.000 butir tiap mm3 darah. Gambar 2 (eosinofil) terdapat 100400 butir tiap mm3 darah. Gambar 3 (basofil) terdapat 2050 butir tiap mm3 darah. 10. Jawaban: e Albumin berfungsi mempertahankan keseimbangan air dalam darah. Globulin berfungsi membantu transportasi lemak, vitamin, dan hormon. Fibrinogen dan fibrin berperan dalam proses penggumpalan darah. 11. Jawaban: e Hati dan limpa sebagai empat perombakan eritrosit. Ginjal sebagai tempat ekskresi sisa metabolisme. Timus merupakan tempat sel darah putih mendapatkan bahan kimia. 12. Jawaban: a 1) Golongan darah B sel darah merahnya mengandung aglutinogen B dan plasma darahnya mengandung algutinin .

Bab V Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: c 1) Mengeluarkan sisa proses metabolisme merupakan fungsi dari sistem ekskresi. 2) Menghantarkan rangsang ke organ-organ tubuh merupakan fungsi sistem koordinasi. Fungsi sistem peredaran darah di antaranya mengangkut zat makanan ke seluruh tubuh, mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, dan mengatur suhu tubuh. 2. Jawaban: e Komponen darah ada dua yaitu plasma darah (55%) dan sel-sel darah (eritrosit, leukosit, dan trombosit/ keping darah) sebanyak 45%. 3. Jawaban: d Leukosit (c) dan plasma (e) tidak mengandung hemoglobin. Hanya eritrosit yang mengandung hemoglobin. Adanya hemoglobin ini menyebabkan darah berwarna merah. Adapun pengaruh dari reaksi antara O2 dengan hemoglobin (a) menyebabkan darah berwarna merah cerah. Sementara itu, reaksi antara CO2 dan hemoglobin (b) menyebabkan darah berwarna merah gelap. 4. Jawaban: e 1) Membentuk sel darah merah dilakukan oleh sumsum tulang belakang. 2) Pertahanan tubuh dilakukan oleh sel darah putih. 3) Penggumpalan darah dilakukan oleh trombosit. 4) Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dilakukan oleh eritrosit. 36
Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

2) 3) 4)

Golongan darah AB sel darah merahnya mengandung aglutinogen A dan aglutinogen B tetapi plasmanya tidak mengandung algutinin. Rhesus negatif jika dalam darahnya tidak memiliki aglutinogen rhesus. Rhesus positif jika dalam darahnya terdapat aglutinogen rhesus.

pulmonalis membawa darah kaya CO2 dari atrium kanan menuju paru-paru. Vena hepatika membawa darah kaya CO2 menuju hati. Arteriol membawa darah yang mengandung O2 ke jaringan. 21. Jawaban: c Peredaran darah manusia melalui jantung dua kali. Saat darah beredar dari jantung paru-paru jantung (peredaran darah kecil) dan jantung ke seluruh tubuh jantung disebut peredaran darah besar. 22. Jawaban: e
Atrium kiri Arteri paru-paru

13. Jawaban: e Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam transfusi darah pada pendonor adalah aglutinogen dalam eritrositnya, sedangkan penerima adalah jenis aglutinin dalam plasma darahnya. Jadi jawaban yang benar adalah e. 14. Jawaban: a 1) Mengalirkan darah ke ventrikel kanan dilakukan oleh atrium kanan. 2) Menerima darah dari ventrikel kiri yaitu aorta. 3) Atrium kanan menerima darah dari daerah kepala. 15. Jawaban: b Saat jantung memompa darah ke arteri pulmonalis dan aorta merupakan saat sistole. 16. Jawaban: e Mengangkut darah kaya O 2 dan alirannya meninggalkan jantung merupakan pernyataan yang benar tentang arteri. 17. Jawaban: e 1 = atrium kiri menerima darah kaya O2 dari paruparu 2 = septum atrioreum yaitu sekat yang memisahkan antara atrium kiri dan kanan 3 = ventrikel kiri memompa darah menuju aorta 4 = septum atrioventrikularis yaitu sekat yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan 5 = atrium kanan menerima darah dari seluruh tubuh 18. Jawaban: d Angka 140 menunjukkan tekanan sistole, yaitu otot ventrikel menguncup dan darah dalam jumlah banyak dipompa dari ventrikel ke pembuluh. Angka 88 menunjukkan tekanan diastole, otot ventrikel mengendur/mengembang sehingga tekanan jantung sangat rendah. 19. Jawaban: a Pembuluh nadi (arteri) yang terbesar adalah aorta, adapun yang terkecil arteriol. Sementara itu, vena merupakan pembuluh balik, adapun venula merupakan pembuluh balik yang ukurannya terkecil. 20. Jawaban: a Aorta membawa darah kaya O2 dari atrium kiri menuju ke seluruh tubuh. Sementara itu, vena

Vena paruparu Atrium kanan Ventrikel kanan

Vena paru-paru Ventrikel kiri

Peredaran darah kecil, yaitu darah mengangkut CO2 dari jantung menuju paru-paru. Alirannya dapat dilihat pada gambar di atas. Sementara itu, aliran darah dari jantung aorta seluruh tubuh jantung merupakan aliran peredaran darah besar. 23. Jawaban: b Ventrikel kiri mempunyai tekanan paling tinggi karena berperan memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru sehingga tekanannya lebih rendah. Adapun atrium memompa darah ke ventrikel jadi tekanannya lebih kecil. 24. Jawaban: d Hemofilia yaitu kelainan pada darah karena darah sukar membeku. Leukemia yaitu pertumbuhan leukosit yang melebihi jumlah normal sehingga leukosit ini membinasakan sel darah merah dengan cara memakannya. Varises merupakan pelebaran vena di daerah betis atau di daerah anus. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh darah karena adanya endapan kapur. 25. Jawaban: a Varises merupakan pelebaran pembuluh balik di bagian betis. Wasir merupakan pelebaran pembuluh balik di bagian anus. Sklerosis merupakan pengerasan pembuluh nadi. Anemia merupakan penyakit kurang darah.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

37

B.

Uraian

6.
No. Perbedaan 1. 2. 3. 4. 5. Dinding Katup Letak Tekanan Arah aliran Arteri Tebal dan elastis Satu, terdapat pada pangkal arteri Di bagian dalam tubuh Kuat, jika terpotong darah memancar Ke luar dari jantung Vena Tipis dan kurang elastis Banyak, terdapat sepanjang vena Di permukaan tubuh Lemah, jika terpotong darah menetes Masuk jantung

1. Disebut sistem peredaran darah ganda karena darah melewati jantung sebanyak dua kali, yaitu saat darah beredar dari jantung paru-paru jantung dan dari jantung seluruh tubuh jantung. Disebut sistem peredaran darah tertutup karena darah selama beredar ke seluruh tubuh selalu melewati pembuluh. 2. a. b. c. d. e. f. g. Mengangkut zat makanan dan sisa hasil metabolisme. Mengangkut zat buangan dan substansi beracun menuju hati untuk dinetralkan. Mengangkut zat buangan dan substansi beracun menuju ginjal untuk dibuang. Mendistribusikan hormon dari kelenjar dan organ yang memproduksinya ke sel-sel tubuh yang membutuhkan. Mengatur suhu tubuh melalui aliran darah. Mencegah hilangnya darah melalui mekanisme pembekuan darah. Melindungi tubuh dari bakteri dan virus dengan mensirkulasikan antibodi dan sel darah putih.

7. a. b.

Hemofilia Selalu berhati-hati dalam beraktivitas agar tubuhnya tidak terluka dan mengeluarkan darah.

8. Hal yang harus diperhatikan saat mendonorkan darah yaitu harus sama golongan darahnya. Hal ini untuk menghindari terjadinya penggumpalan. 9. Karena peranan ventrikel kiri lebih berat daripada ventrikel kanan yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. 10. a. 1 = aorta 2 = vena pulmonalis 3 = arteri pulmonalis 4 = vena cava inferior Katup semilunaris untuk menjaga agar darah tidak mengalir balik ke jantung. Darah kaya CO2 di organ nomor 4 dan 3. Darah kaya O2 di organ nomor 1 dan 2.

3. a. Darah, sebagai medium pengangkut zat makanan, udara, dan zat buangan. b. Jantung, berfungsi memompa darah sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh. c. Pembuluh darah, sebagai saluran tempat darah beredar ke seluruh tubuh. 4. Darah terdiri atas plasma darah (55%) dan sel darah (45%). Plasma darah terkandung air, protein, garam-garaman, nutrien, hormon, dan gas. Sel darah terdiri atas eritrosit, leukosit, dan keping darah. 5. a. b. 1 = sel darah merah 2 = sel darah putih 3 = keping darah 1) Sel darah merah berfungsi mengikat oksigen 2) Sel darah putih berfungsi menghancurkan kuman penyakit dan zat asing secara fagositosis, melumpuhkan kuman penyakit, dan mengangkut lemak dan menghasilkan histamin. 3) Keping darah berperan dalam proses pembekuan darah. Sel darah putih dapat memakan sel darah merah. Tubuh akan mengalami anemia.

b. c.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: a Cacing tanah, burung, buaya, dan ikan mempunyai sistem peredaran darah tertutup, yaitu darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. 2. Jawaban: c Sistem sirkulasi cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu. Sementara itu, Mollusca (siput, bekicot) dan serangga (belalang, kupu-kupu) mempunyai satu jantung yang beruas-ruas. 3. Jawaban: d Jantung ikan terdiri atas dua ruangan yaitu atrium dan ventrikel. Jantung katak terdiri atas dua buah serambi (atrium) dan sebuah bilik (ventrikel). Jantung reptil dan aves terdiri atas empat ruang, dua atrium dan dua ventrikel.

c. d.

38

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

4. Jawaban: b Darah pada serangga tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. Darah tersebut disebut hemolimfa. Sementara itu, hemocoel merupakan rongga tubuh. 5. Jawaban: a III merupakan darah campuran. II dan IV merupakan darah yang mengandung banyak CO2. 6. Jawaban: d Darah serangga tidak berwarna karena tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. 7. Jawaban: e Foramen panizzae merupakan lubang kecil yang terdapat pada sekat antarventrikel. Foramen ini khususnya terdapat pada buaya. 8. Jawaban: c 1) Darah pada aorta mengandung banyak O2. 2) Darah pada bilik kiri kaya O2. Darah ini berasal dari vena pulmonalis. 3) Serambi kanan darahnya kaya CO2 yang berasal dari seluruh bagian tubuh. 4) Vena pulmonalis darahnya kaya O2 yang berasal dari di paru-paru. 9. Jawaban: b Ikan mempunyai sistem peredaran darah tunggal dan tertutup, sedangkan jantungnya terdiri atas dua ruangan. Ikan melepaskan CO2 melalui insang. Katak mempunyai sistem peredaran darah tertutup dan rangkap, sedangkan jantung katak terdiri atas tiga ruangan. Katak melepaskan CO2 melalui paruparu dan kulit. 10. Jawaban: d Campuran darah kaya O2 dan kaya CO2 dari ventrikel dipompa ke paru-paru dan kulit. Setelah itu darah kaya O2 mengalir ke atrium kiri dan akhirnya ke ventrikel. B. Uraian 1. Berdasarkan tempat mengalirnya ada dua sistem peredaran darah sebagai berikut. a. Sistem peredaran darah terbuka yaitu sistem peredaran darah dan cairan lainnya tidak selalu diedarkan melalui pembuluh darah. Namun pada saat tertentu darah meninggalkan pembuluh darah dan langsung beredar ke dalam rongga-rongga tubuh dan akhirnya kembali lagi ke dalam pembuluh. Contoh: udang, siput, dan belalang. b. Sistem peredaran darah tertutup yaitu sistem peredaran darah yang darahnya mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Contoh: cacing tanah, ikan, katak, dan burung.

2. a. b.

Darah serangga tidak berwarna merah karena tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. Darah ini berfungsi mengangkut sari makanan dari usus ke seluruh tubuh.

3. Karena darah beredar hanya sekali melalui jantung, yaitu jantung insang ke seluruh tubuh jantung. 4. Tidak. Darah yang beredar ke seluruh tubuh katak merupakan darah kaya O2. Darah campuran hanya berada di ventrikel saja. 5. a. b. Foramen panizzae. 1) Distribusi oksigen yang cukup ke alat pencernaan. 2) Memelihara keseimbangan tekanan cairan di dalam jantung sewaktu buaya menyelam di air.

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: b Komponen penyusun sistem peredaran darah adalah darah, jantung, dan pembuluh darah (arteri dan vena). Sementara itu, ginjal dan tubulus kontortus merupakan komponen penyusun sistem ekskresi. Dendrit merupakan komponen penyusun sistem koordinasi. 2. Jawaban: a 1) Fibrinogen, globulin, dan albumin merupakan protein. Protein merupakan salah satu penyusun plasma darah. 2) Air dan hormon sebagai penyusun plasma darah. Sementara itu, eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), trombosit (keping darah) merupakan kelompok sel darah. Adapun neutrofil, eosinofil, dan basofil merupakan kelompok leukosit yang bergranula. 3. Jawaban: e Di dalam sel-sel darah merah terdapat hemoglobin yang berperan mengikat oksigen. Adapun garam organik, berperan menyeimbangkan tekanan osmotik dan mempertahankan pH. Protein plasma di antaranya berperan dalam menjaga keseimbangan air pada darah. Keping darah berperan dalam pembekuan darah. Sel-sel darah putih berperan dalam pertahanan tubuh dari kuman penyakit. 4. Jawaban: c Fe dalam bilirubin hasil perombakan tersebut akan digunakan untuk membentuk eritrosit baru.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

39

5. Jawaban: a 1) Memakan kuman penyakit dilakukan oleh monosit. 2) Menguraikan antigen dan menghancurkan antigen juga dilakukan oleh monosit. 6. Jawaban: c 1) Neutrofil tiap mm 3 darah 4.0007.000 butir. 2) Eosinofil tiap mm 3 darah 100400 butir. 3) Basofil tiap mm 3 darah 2050 butir. 4) Monosit tiap mm 3 darah 100700 butir. 5) Limfosit tiap mm 3 darah 1.5003.000 butir. mengandung mengandung mengandung mengandung mengandung

14. Jawaban: c
No. Perbedaan 1. 2. 3. 4. 5. Dinding Katup Letak Tekanan Arah aliran Arteri Tebal dan elastis Satu, terdapat pada pangkal arteri Di bagian dalam tubuh Kuat, jika terpotong darah memancar Ke luar dari jantung Vena Tipis dan kurang elastis Banyak, terdapat sepanjang vena Di permukaan tubuh Lemah, jika terpotong darah menetes Masuk jantung

7. Jawaban: e Jika terjadi luka, darah keluar sehingga trombosit turut keluar bersama darah. Trombosit yang bergesekan dengan luka akan mengeluarkan trombokinase. Dengan bantuan ion-ion Ca 2+ trombokinase mengubah protrombin dalam darah menjadi trombin. Trombin akan mengubah fibrinogen menjadi fibrin. 8. Jawaban: a
Golongan Darah A B O AB Aglutinogen A B A dan B Aglutinin dan

15. Jawaban: a Aorta mengangkut darah kaya O2 dari atrium kiri menuju ke seluruh tubuh. Aorta termasuk pembuluh arteri yang bertekanan tinggi. Sementara itu, vena cava dan arteri pulmonalis mengangkut darah kaya CO2. Pembuluh vena mempunyai tekanan yang rendah. 16. Jawaban: d Vena hepatika membawa darah dari hati. Arteri hepatika membawa darah dari jantung menuju hati. Sementara itu, vena porta hapatika membawa darah dari lambung dan usus menuju hati. 17. Jawaban: e 1) Saat atrium kanan berkontraksi, darah mengalir ke ventrikel kanan. 2) Saat ventrikel kanan berkontraksi, darah mengalir ke arteri pulmonalis. 3) Saat atrium kiri berkontraksi, darah mengalir ke ventrikel kiri. 4) Saat ventrikel kiri berkontraksi, darah mengalir ke aorta. 18. Jawaban: d
Vena cava Arteri pulmonalis Aorta Vena pulmonalis

9. Jawaban: a Nomor 2 bergolongan darah A. Nomor 3 bergolongan darah O. Nomor 4 bergolongan darah AB. 10. Jawaban: a Darah sebelum ke ventrikel singgah di atrium terlebih dahulu. Atrium dimasukkan nomor 1 dan 4. 11. Jawaban: b Darah saat beredar menuju paru-paru bermula dari ventrikel kanan (2) menuju arteri pulmonalis (5) lalu vena pulmonalis (6) dan atrium kiri (4). 12. Jawaban: a Angka 120 menunjukkan tekanan sistole, yaitu otot ventrikel menguncup dan darah dalam jumlah banyak dipompa dari ventrikel ke pembuluh. Angka 80 menunjukkan tekanan diastole, otot ventrikel mengendur/mengembang sehingga tekanan jantung sangat rendah. 13. Jawaban: c X merupakan atrium kiri yang berfungsi menerima darah kaya O2 dari paru-paru. Adapun Y merupakan ventrikel kiri berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. 40

19. Jawaban: c Vena pulmonalis mengangkut darah dari paru-paru menuju atrium kiri. Jadi darah ini mengandung banyak O2. 20. Jawaban: d Ventrikel kiri bertugas memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh, sedangkan ventrikel kanan memompa darah dari jantung ke paru-paru. Darah kaya oksigen dari paru-paru masuk ke jantung pada atrium kiri. Darah kaya karbon dioksida kembali ke jantung memasuki atrium kanan.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

21. Jawaban: e Aliran darah tidak dapat balik karena adanya katup (valvula). Darah keluar dari jentung saat ventrikel berkontraksi. Darah kembali ke jantung memasuki atrium. Aorta adalah arteri terbesar yang keluar dari jantung. Vena adalah pembuluh darah yang menuju jantung. 22. Jawaban: b Proses pembentukan eritrosit disebut eritropoiesis. Proses ini diatur oleh hormon eritropoietin. Sel pertama dalam rangkaian pembentukan eritrosit disebut proeritroblas. Proeritroblas akan membelah beberapa kali menjadi sel-sel baru yang disebut basofil eritroblas. Pada tahap berikutnya akan terbentuk cukup hemoglobin yang disebut polikromatofil eritroblas. Sel-sel akan terus membelah sehingga terbentuk lebih banyak hemoglobin. Sel ini disebut sel ortokromatik eritroblas. Jika sitoplasma sudah penuh hemoglobin yaitu sekitar 34% maka nukleus akan memadat sampai ukurannya kecil dan terdorong dari sel. Sel tanpa nukleus ini disebut sel retikulosit. Retikulosit akan berkembang menjadi eritrosit dalam waktu 12 hari setelah dilepaskan dari sumsum tulang. 23. Jawaban: e Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) melebihi normal menunjukkan tingginya konsumsi makanan lemak jenuh, misal kolesterol. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya endapan lemak dalam pembuluh darah yang menyebabkan kelainan atherosklerosis. Sklerosis adalah pengerasan pembuluh darah, dapat terjadi karena endapan lemak (atherosklerosis) dan endapan kalsium (arteriosklerosis). 24. Jawaban: d 1) Anemia merupakan penyakit kurang darah. 2) Leukemia merupakan penyakit kanker darah, sehingga jumlah leukosit berlebih dan memakan sel darah merah. 3) Talasemia merupakan kelainan pada darah yaitu sel darah merahnya berbentuk bulan sabit. 4) Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi. 25. Jawaban: c Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah kondisi di mana tekanan darah terhadap dinding arteri lebih tinggi dibanding tekanan darah normal. Hipertensi berhubungan dengan beberapa kelainan lain misal atherosklerosis. Terjadinya endapan lemak dalam pembuluh darah menyebabkan tekanan darah dalam dinding arteri lebih tinggi. Adapun hipotensi adalah tekanan darah lebih rendah dibanding tekanan normal. Leukemia (kanker darah) adalah perkembangan sel-sel darah tidak normal dan berkembang tidak terkendali. Leukositosis adalah produksi sel-sel darah putih yang melebihi jumlah normal. Embolus adalah darah beku dalam pembuluh darah yang

terlepas dan mengikuti aliran darah. Embolus disebabkan oleh trombus. 26. Jawaban: e Darah serangga hanya digunakan untuk mengangkut sari makanan dari usus ke seluruh tubuh. Jadi, darah serangga tidak digunakan untuk pengangkutan gas O2. Gas O2 diangkut melalui sistem trakea. 27. Jawaban: a Semua hewan vertebrata memiliki sistem peredaran darah tertutup, misalnya ikan, katak, reptil, dan burung. Adapun golongan serangga, seperti belalang memiliki sistem peredaran darah terbuka. 28. Jawaban: c Satu atrium dan satu ventrikel merupakan jantung pada ikan. Sementara itu, a, b, e tidak ada hewan yang memiliki jantung demikian. 29. Jawaban: b 1) Katak jantungnya tiga ruangan yaitu atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel. 2) Buaya jantungnya empat ruangan yaitu atrium kiri, atrium kanan, ventrikel kiri, dan ventrikel kanan. Antara ventrikel kiri dan kanan ada sekat yang belum sempurna. 3) Burung jantungnya terdiri atas empat ruangan dengan sekat sempurna. 4) Belalang jantungnya beruas-ruas. 30. Jawaban: b Golongan hewan mamalia (sapi dan kambing) dan aves (burung nuri) memiliki jantung sempurna karena ruang-ruang jantungnya sudah bersekat sehingga tidak ada percampuran darah kotor dan darah bersih. Sementara itu, pada buaya dan ikan paus darahnya masih terjadi percampuran. B. Uraian 1. Bentuk bikonkaf. Bentuk seperti ini dapat mengefektifkan pengikatan oksigen. 2. a. Bilirubin merupakan hasil perombakan dari hemoglobin yang telah tua. b. Di hati dan limpa. c. Bilirubin menghasilkan Fe yang akan digunakan untuk membentuk eritrosit baru. 3. a. Sel darah putih bergranula basofil (1), neutrofil (3), dan eosinofil (4). 2) Sel darah putih agranula (limfosit dan monosit). Sel darah putih yang jumlahnya paling banyak adalah neutrofil (nomor 3). Neutrofil ini berperan memakan kuman penyakit. Sel darah putih yang jumlahnya paling sedikit adalah basofil (nomor 1). Sel ini berperan menghasilkan heparin yang turut berperan dalam proses pembekuan darah. 41 1)

b.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

4. Meningkatnya sel darah putih merupakan petunjuk bahwa ada bagian tubuh terkena infeksi. Hal ini karena sel darah putih dapat bertindak sebagai fagosit terhadap kuman-kuman penyebab infeksi. 5. a. 1 = trombokinase 2 = vitamin K 3 = fibrinogen 4 = fibrin Kelompok plasma darah = fibrinogen, ion Ca2+ Sel darah = trombosit Enzim = trombokinase Nomor 1 = paru-paru. Nomor 2 = arteri pulmonalis. Nomor 3 = jantung. Nomor 4 = aorta. Karena organ nomor 3 ini menjadi organ utama yang berperan menggerakkan aliran darah ke pembuluh-pembuluh dengan cara memompa darah, sehingga darah dapat mengalir ke seluruh tubuh.
Struktur Arteri berukuran lebih kecil dari vena, tetapi lebih kuat elastisitasnya berukuran paling besar, kurang elastis berukuran paling kecil tersusun atas sel-sel endotelium Fungsi membawa darah keluar dari jantung

Latihan Ulangan Akhir Semester


A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Nukleus berbentuk bulat atau oval serta tersusun atas membran nukleus, nukleoplasma, dan nukleolus. Ribosom tersusun atas protein dan RNA. Selain itu, ribosom terdiri dari subunit kecil dan subunit besar. Sementara itu, kompleks Golgi merupakan struktur kompleks seperti jala yang terbentuk karena antara badan Golgi satu dengan yang lain saling berhubungan. RE merupakan kelanjutan dari membran nukleus hingga ke membran plasma yang terbentuk seperti jala. Ada dua tipe RE, yaitu RE yang permukaannya ditempeli ribosom dan RE yang tidak ditempeli ribosom. 2. Jawaban: d Pada struktur sel prokariotik terdiri atas dinding sel, membran plasma, sitoplasma, mesosom, ribosom, DNA, dan RNA. Lisosom, peroksisom, dan kompleks Golgi hanya dapat ditemukan pada sel eukariotik. 3. Jawaban: c Mikrotubulus terdapat pada gelendong sel, yaitu berupa benang-benang spindel yang menghubungkan dua kutub sel pada waktu sel membelah. 4. Jawaban: c Nukleolus ditunjukkan oleh nomor 3. Nukleolus terbentuk pada saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di dalam nukleus. Jika transkripsi berhenti, nukleolus menghilang atau mengecil. Oleh karena itu, nukleolus dikatakan bersifat temporer. Sementara itu, nomor 1 yaitu kompleks Golgi, nomor 2 yaitu RE, nomor 4 yaitu nukleus, dan nomor 5 yaitu mitokondria. 5. Jawaban: a Mitokondria berperan sebagai tempat terjadinya respirasi sel sehingga dihasilkan energi. Sementara itu, peroksisom berperan dalam oksidasi substrat menghasilkan H2O2 yang selanjutnya dipecah menjadi H2O dan O2. Kompleks Golgi berfungsi membentuk lisosom, akrosom pada sperma, dan kuning telur pada sel telur. Glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan tempat terjadinya siklus glioksilat. 6. Jawaban: a Klorofil dibedakan menjadi empat macam berdasarkan spektrum warna yang diserap. 1) Klorofil a, menyerap spektrum warna hijaubiru.

b.

6. a.

b.

7. a.

Vena

membawa darah masuk ke jantung membawa darah ke jaringan

Kapiler

b.

Kapiler merupakan perpanjangan dari arteri dan vena menuju jaringan tubuh.

8. Karena golongan darah A mengandung aglutinogen A dalam sel darah merahnya dan aglutinin dalam plasma darahnya. Adapun golongan darah B mengandung aglutinogen B dalam sel darah merahnya dan aglutinin dalam plasma darahnya. Jika darah bergolongan A bercampur dengan darah bergolongan B maka akan terjadi penggumpalan antara aglutinogen A dengan aglutinin . 9. a. Keterangan: i = atrium kanan ii = atrium kiri iii = ventrikel Darah campuran di ventrikel (iii). Darah kaya O2 di atrium kiri (ii). Darah kaya CO2 di atrium kanan (i).

b.

10. Percampuran darah dapat terjadi di ventrikel kanan dan kiri. Hal ini karena sekat antara ventrikel kanan dan kiri belum sempurna.

42

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

2) 3) 4)

Klorofil b, menyerap spektrum warna hijaukuning. Klorofil c, menyerap spektrum warna hijaucokelat. Klorofil d, menyerap spektrum warna hijaumerah.

stomata berdasarkan perubahan osmosisnya. Adapun struktur pada stomata yang berfungsi sebagai tempat keluar masuknya gas adalah stoma. Struktur pada stomata yang berfungsi dalam fotosintesis, transpirasi, dan respirasi adalah ruang udara. 13. Jawaban: d Parenkim asimilasi terdiri atas sel-sel mesofil yang mengandung klorofil sebagai tempat fotosintesis. Mesofil ini terdapat pada helaian daun. Selain parenkim asimilasi, terdapat berbagai macam jaringan parenkim, antara lain, parenkim makanan, parenkim air, parenkim udara, dan parenkim pengangkut. Parenkim makanan sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan biasanya terdapat pada akar, umbi, umbi lapis, dan akar rimpang. Parenkim air sebagai jaringan penyimpan air terdapat pada batang yang bersifat succelent, misalnya pada kaktus. Parenkim udara mempunyai ruang-ruang antarsel yang cukup besar dan di dalamnya terdapat udara. Misalnya pada alat pengapung tumbuhan air dan tangkai daun canna sp. Parenkim pengangkut terdapat pada xilem dan floem. 14. Jawaban: c Keterangan gambar: 1 = epidermis 2 = korteks 3 = endodermis 4 = xilem 5 = empulur Transportasi apoplas tidak dapat terjadi saat melewati endodermis sebab dalam sel-sel endodermis terdapat pita kaspari yang menghalangi air masuk ke dalam xilem. Pita kaspari ini terbentuk dari zat suberin (gabus) dan lignin. Oleh karena itu, apoplas dapat terjadi di semua bagian (epidermis, korteks, xilem, dan empulur), kecuali endodermis. Air yang menuju endodermis ditransfer secara simplas melalui sel peresap. 15. Jawaban: d Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah perisikel. Perisikel terletak di sebelah dalam lapisan endodermis dan berfungsi membentuk cabang akar dan kambium gabus. Adapun fungsi jaringan penyusun akar yang lain sebagai berikut. 1) Epidermis: jalan masuknya air dan garam mineral. 2) Korteks dan empulur: menyimpan makanan cadangan. 3) Xilem: mengangkut air dan garam mineral dari tanah menuju daun. 4) Floem: mengangkut zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

7. Jawaban: e Kompleks Golgi berfungsi membentuk lisosom, akrosom pada sperma, dan kuning telur pada sel telur. Sementara itu, peroksisom berperan dalam oksidasi substrat menghasilkan H 2 O 2 yang selanjutnya dipecah menjadi H2O dan O2. Sentriol berperan dalam proses pembelahan sel. 8. Jawaban: e Sentriol berperan dalam proses pembelahan sel. Sementara itu, sentrosom merupakan tempat terdapatnya sentriol. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Vakuola kontraktil berperan dalam menjaga tekanan osmotik sitoplasma. 9. Jawaban: d Peristiwa yang terjadi adalah osmosis, yaitu perpindahan molekul dari larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan dengan konsentrasi tinggi (hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Pada gambar menunjukkan bahwa air berosmosis dari bagian B menuju larutan A karena A bersifat hipertonik terhadap B. 10. Jawaban: a Transpor pasif merupakan transpor zat tanpa menggunakan energi sel dan terjadi secara spontan mengikuti gradien konsentrasi dari konsentrasi tinggi ke rendah. Contoh transpor pasif yaitu difusi, endosmosis, dan eksosmosis. Difusi adalah perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma atau tidak. Endosmosis terjadi jika konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga air akan masuk sel. Sementara itu, eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. 11. Jawaban: d Ujung akar mempunyai tingkat perkembangan sel yang berbeda-beda. Daerah di dekat ujung (C) merupakan daerah proliferasi atau pembelahan sel. Daerah B merupakan daerah elongasi atau pemanjangan. Daerah A merupakan daerah maturasi atau pendewasaan. 12. Jawaban: d Guard cell (sel penjaga atau sel penutup) merupakan sel-sel hidup yang terdiri atas sepasang sel dengan bentuk simetris. Guard cell dapat mengatur menutup atau membukanya porus

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

43

16. Jawaban: d Belinjo (Gnetum gnemon) termasuk tumbuhan Gymnospermae. Tumbuhan Gymnospermae mempunyai kulit biji yang terdiri atas tiga lapisan sebagai berikut. 1) Sarcotesta (A), biasanya tebal berdaging. 2) Sklerotesta (B), biasanya kuat, keras, dan berkayu. 3) Endotesta, biasanya tipis seperti selaput. Sementara itu, testa dan tegmen merupakan lapisan kulit biji pada tumbuhan Angiospermae. 17. Jawaban: b Unsur mikro yang dibutuhkan tanaman meliputi Fe, B, Mo, Cl, Zn, Cu, dan Co. Senyawa FeCl 3 ditambahkan dalam media untuk memenuhi kebutuhan unsur Fe. Adapun unsur makro yang dibutuhkan tanaman meliputi C, H, O, N, S, P, K, Ca, dan Mg. KNO3, KH2PO4, KCl, dan MgSO4 merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur makro tanaman. 18. Jawaban: c Pasangan organ dan macam jaringan epitelium yang menyusunnya sebagai berikut.
Organ a. b. c. d. e. Ruang jantung Retina mata Dinding dalam lambung Kandung kemih Kulit Macam Jaringan Epitelium Epitelium pipih selapis Epitelium kubus selapis Epitelium silindris selapis Epitelium transisional Epitelium pipih berlapis

Sementara itu, tulang rawan hialin terdapat pada ujung tulang keras, cakraepifisis, persendian, dan saluran pernapasan (dari hidung sampai dengan bronkus). Tulang rawan fibrosa terdapat pada ruasruas tulang belakang, simfisis pubis, dan persendian. Adapun tulang kompak dan tulang spons terdapat pada tulang pipa. 22. Jawaban: a Otot polos terdapat pada alat-alat tubuh bagian dalam sehingga disebut juga otot visera. Misalnya pada pembuluh darah, pembuluh limfa, saluran pencernaan, kandung kemih, dan saluran pernapasan. Otot polos berfungsi memberi gerakan di luar kehendak, misalnya gerakan zat sepanjang saluran pencernaan. Sementara itu, otot rangka atau lurik atau seran lintang melekat pada rangka tubuh. Otot jantung hanya terdapat pada jantung. 23. Jawaban: a Neuron sensorik atau neuron afferent menyampaikan rangsang dari organ penerima rangsang (reseptor) kepada sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Sementara itu, neuron intermedier atau interneuron menyampaikan impuls dari neuron sensorik atau dari neuron intermedier yang lain ke neuron motorik. Neuron motorik atau neuron efferent menyampaikan impuls dari sistem saraf pusat ke otot dan kelenjar yang akan melakukan respon. 24. Jawaban: c Sistem endokrin tersusun atas kelenjar buntu, pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, dan kelenjar kelamin. Sementara itu, jantung dan kelenjar limfa merupakan organ penyusun sistem transportasi. Ginjal dan kantung kemih merupakan organ penyusun sistem urinaria. 25. Jawaban: b Asap rokok dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pernapasan. Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. Merokok tidak berpengaruh langsung terhadap sistem pencernaan, sistem gerak, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi. 26. Jawaban: d Tulang rawan pada anak-anak berbeda dengan tulang rawan pada orang dewasa. Pada gambar A terlihat bahwa tulang rawan pada anak-anak berasal dari mesenkim dan lebih banyak mengandung sel-sel tulang rawan. Sementara itu, tulang rawan orang dewasa (gambar B) lebih banyak mengandung matriks dan berasal dari perikondrium (selaput tulang rawan) yang mengandung kondroblas.

19. Jawaban: c Epitelium komplek adalah jaringan epitelium yang tersusun oleh beberapa lapisan sel. Contohnya pada esofagus, ureter, rongga mulut, dan kelenjar keringat. Sementara itu, alveolus paru-paru, usus, saluran rahim, dan pembuluh darah tersusun atas jaringan epitelium simpleks. Epitelium simpleks tersusun atas satu lapis sel saja. 20. Jawaban: d 1) Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf yang mempunyai struktur bercabang-cabang ke berbagai bagian tubuh. 2) Bentuk sel-sel jaringan epitel dan neuroepitel bermacam-macam, yaitu pipih, kubus, dan silindris. 3) Bentuk sel-sel jaringan otot bermacammacam, yaitu seperti gelendong, silindris atau serabut panjang, dan serabut pendek. 21. Jawaban: c Tulang rawan elastis terdapat pada daun telinga, epiglotis, dan bronkiolus. Tulang rawan ini berfungsi memberi fleksibilitas dan sebagai penyokong.

44

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

27. Jawaban: a Berdasarkan bentuknya, ada macam tulang yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Tulang pipa berbentuk seperti tabung, kedua ujungnya bulat, dan bagian tengahnya silindris. Jadi, tulang yang ditemukan siswa tersebut adalah tulang pipa. Contoh tulang pipa yaitu tulang paha. Sementara itu, tulang tengkorak dan tulang rusuk termasuk tulang pipih. Ruas-ruas tulang belakang dan tulang telapak kaki termasuk tulang pendek. 28. Jawaban: d Tulang-tulang pembentuk tengkorak dibedakan atas tulang tengkorak pelindung otak dan tulang tengkorak wajah. Tengkorak pelindung otak terdiri atas tulang pelipis, tulang ubun-ubun, tulang tapis, tulang dahi, tulang baji, dan tulang kepala belakang. Sementara itu, tulang tengkorak wajah terdiri atas tulang rahang atas, tulang rahang bawah, tulang pipi, tulang langit-langit, tulang hidung, tulang air mata, dan tulang lidah. 29. Jawaban: d Gelang panggul terdiri atas tulang sakrum yang merupakan persatuan enam ruas tulang, yaitu sepasang tulang usus kiri dan tulang usus kanan (A), sepasang tulang kemaluan (B), dan sepasang tulang duduk (C). 30. Jawaban: a Hubungan antara radius (pengumpil) dengan ulna (hasta) disebut sendi putar karena menimbulkan gerak memutar (rotasi). Pada persendian tersebut, tulang yang satu mengitari tulang yang lain. Sendi engsel memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi peluru memungkinkan gerakan ke segala arah. Sendi geser memungkinkan gerakan menggeser. 31. Jawaban: d Beberapa gangguan dan kelainan pada tulang sebagai berikut. 1) Hidrocephalus : kelainan yang ditandai pengumpulan abnormal cairan spinal dan terjadi pelebaran rongga dalam otak sehingga kepala membesar. 2) Mikrocephalus: gangguan pertumbuhan tulang tengkorak akibat kekurangan zat kapur saat pembentukan tulang pada bayi. 3) Osteoporosis: pengeroposan tulang yang terjadi karena kekurangan hormon sehingga tulang mudah patah dan rapuh. 4) Rakitis: gangguan tulang karena kekurangan vitamin D, biasanya terjadi pada anak-anak. 5) Urai sendi: memar sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang dari persendian. 32. Jawaban: a Kebutuhan oksigen pada otot saat berkontraksi diberikan oleh darah. Adapun kebutuhan energinya diperoleh dari penguraian ATP dan kreatin fosfat.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

Sementara itu, penguraian laktasidogen, asam laktat, dan glukosa akan menghasilkan energi yang digunakan oleh otot saat berelaksasi. Jawaban: e Di dalam plasma darah terkandung air, protein, garam-garam, nutrien (vitamin, mineral), enzim, hormon, karbon dioksida, dan sampah nitrogen. Adapun eritrosit, leukosit, dan trombosit (keping darah) merupakan bagian padat dari darah. Jawaban: e Hemoglobin terdapat di eritrosit yang berperan mengikat oksigen dengan reaksi berikut. 2Hb2 + 4O2 4HbO2 Bagian darah yang membantu proses pembekuan darah yaitu trombosit. Bagian darah yang membawa glukosa ke seluruh tubuh yaitu plasma darah. Bagian darah yang membawa CO2 yaitu plasma darah. Jawaban: b Jika terjadi luka, darah keluar sehingga trombosit turut keluar bersama darah. Trombosit yang bergesekan dengan luka akan mengeluarkan trombokinase. Dengan bantuan ion-ion Ca 2+ trombokinase mengubah protrombin dalam darah menjadi trombin. Trombin akan mengubah fibrinogen menjadi fibrin. Jawaban: c Golongan darah A jika diberi serum aglutinin a menggumpal. Golongan darah B jika diberi serum aglutinin b menggumpal. Golongan O jika diberi serum aglutinin a dan b tidak menggumpal. Jawaban: a Macam katup pada jantung: Valvula bikuspidalis terletak antara atrium kiri dengan ventrikel kiri. Valvula trikuspidalis terletak antara atrium kanan dengan ventrikel kanan. Sementara itu, sekat semilunaris terdapat di antara ventrikel kiri dan aorta. Sekat ini ini menjaga agar darah yang mengalir ke aorta tidak balik ke ventrikel. Jawaban: c Darah yang kaya O2 melalui vena pulmonalis (3) dan aorta (4). Sementara itu, darah kaya CO2 melalui vena cava inferior (2), vena cava superior dan arteri pulmonalis (1).

39. Jawaban: b Hemofilia merupakan kelainan pada darah yang bersifat genetis (diturunkan). Kelainan tersebut berupa eritorisit yang berbentuk seperti bulan sabit. 40. Jawaban: e Pada sistem peredaran darah katak, darah yang kaya O2 dan darah yang kaya CO2 bercampur di ventrikel. Walaupun demikian, sirkulasi darah tetap ganda, dan tidak pernah terhambat.

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1

45

B.

Uraian

1. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti sehingga bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Sel prokariotik juga tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam) seperti RE, kompleks Golgi, dan mitokondria. Sementara itu, semua sel eukariotik memiliki membran inti dan sistem endomembran yang terdiri atas organelorganel bermembran. 2. a. b. c. 3. a. b. c. Kloroplas. Nomor 1 yaitu membran luar. Nomor 2 yaitu membran dalam. Nomor 3 yaitu stroma. Nomor 4 yaitu grana. Nomor 5 yaitu tilakoid. Kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Rambut-rambut sisik yang halus tersebut sebenarnya adalah trikomata. Trikomata merupakan salah satu derivat epidermis. Fungsi trikomata yang berupa rambut-rambut sisik sebagai berikut. 1) Memperbesar fungsi epidermis sebagai jaringan pelindung, terutama mencegah penguapan yang berlebihan. 2) Melindungi tumbuhan dari gangguan luar.

7. Di dalam otot terdapat zat yang sangat peka terhadap rangsang yang disebut asetilkolin. Ketika otot penerima rangsang asetilkolin terurai membentuk miogen yang merangsang pembentukan aktomiosin. Hal ini menyebabkan otot berkontraksi. Saat berkontraksi, aktin dan miosin bertautan dan saling menggelincir satu sama lain. Akibatnya zona H dan pita I memendek sehingga sarkomer pun juga memendek. Memendeknya sarkomer menyebabkan otot yang melekat pada tulang bergerak sehingga tulang tersebut ikut bergerak. 8. a. P = arteri pulmonalis Q = aorta R = arteri jantung S = ventrikel kanan T = ventrikel kiri Karena tekanan darah di ventrikel kiri (T) lebih tinggi daripada di ventrikel kanan (S). Ventrikel kiri ini memompa darah keseluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru saja. Oleh karena tekanan di T lebih tinggi maka dindingnya lebih tebal.

b.

c.

4. Kulit gabus atau peridermis mempunyai bagianbagian sebagai berikut. a. Felogen ( cork cambium ) yaitu kambium gabus yang merupakan suatu lapisan sel meristematis. b. Felem (cork) yaitu gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar. c. Feloderm yaitu suatu parenkim gabus yang dapat dikatakan hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam. 5. a. b. c. d. Pelindung atau proteksi jaringan yang berada di bagian dalamnya. Misalnya jaringan epitelium kulit dan selaput rongga mulut. Sebagai kelenjar, yaitu jaringan yang menghasilkan sekret. Penerima rangsang (reseptor) disebut epitelium sensori atau neuroepitelium. Pintu gerbang lalu lintas zat, berfungsi melakukan penyerapan zat ke dalam tubuh dan untuk mengeluarkan zat dari dalam tubuh.

9. a.

b. c.

Paru-paru vena pulmonalis atrium kiri vulva bikuspidalis ventrikel kiri aorta arteri renalis vena renalis vena cava atrium kanan. Jantung. Sebagai pemompa darah yang mengandung O2 ke seluruh tubuh, juga memompa darah yang mengandung CO2 ke paru-paru. Mengikat dan mengangkut oksigen. Meningkatkan efektivitas pengikatan oksigen dan mempermudah pelepasannya ke jaringan atau sel. X = limfosit, berperan membentuk antibodi untuk menjaga kekebalan tubuh. Y = neutrofil berperan memfagosit kuman penyakit.

10. a. b.

6. Benar. Vitamin B1 dapat memperbaiki metabolisme karbohidrat yang menghasilkan tenaga dan mengurangi penumpukan asam laktat pada otot yang mengalami kelelahan. Hasilnya orang yang mengonsumsi vitamin B1 dalam jumlah cukup akan merasa fit atau tidak lesu karena kekurangan tenaga.

c.

46

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Biologi Kelas XI Semester 1