Anda di halaman 1dari 2

Program Kateterisasi Intermiten

Intermiten Kateter Katerisasi secara intermiten dan bersih menjadi bagian dari manajemen yang baik yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis yang akan dijelaskan selanjutnya. Frekuensi dari katerisasi menjadi factor yang sangat penting dalam manajemen itu sendiri. (S. herschorn) UMN Bladder Pada laki-laki dengan lesi UMN, tujuan jangka panjang dalam bladder manajemen adalah reflek pengosongan kandung kemih dengan minimal sisa urin. Pengerjaannya dengan dengan menggunakan program kateter secara intermiten yang dikombinasikan dengan pembatasan asupan cairan. Asupan cairan dibatasi pada malam hari sebelum melepas kateter. Kateter Foley dilepas pada pagi hari, dan penderita hanya dibatasi pada 1800-2000 cc asupan cairannya ( 400 cc pada makan pagi, makan siang dan makan malam, 200 cc pada pukul 10.00, 16.00, dan 20.00) dan kateter dijadwalkan setiap 4 hari sekali. Pembatasan cairan ini akan membantu mencegah distensi yang berlebihan dari kandung kemih. Pilihan lain manajemen jangka panjang bladder training adalah indwelling kateter baik pada uretra maupun suprapubik. Meskipun indwelling kateter tak sesuai dengan manajemen secara ideal, beberapa factor dapat menjadi pilihan terbaik untuk beberapa pasien (cedera servikal atas) Lower Motor Neuron Bladder

Pada manajemen LMN kandung kemih, jenis kelamin pasien tak berpengaruh. Tujuan jangka panjang dan prinsip manajemennya sama yaitu mencegah distensi yang berlebihan dan merangsang pengosongan

Anda mungkin juga menyukai