Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS

SEORANG WANITA 46 TAHUN DENGAN MEIGS SYNDROME

PEMBIMBING : dr. LULUK ADIPRATIKTO, Sp. P


DISUSUN OLEH : CICILIA YUNITA. P 406117078

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

2013

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 2

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN KASUS SEORANG WANITA 46 TAHUN DENGAN MEIGS SYNDROME
Telah didiskusikan tanggal :

Pembimbing,

Dr.Luluk Adipratikto, Sp. PD

Pelapor,

Mengetahui,

Cicilia Yunita P (406117078)

Dr. Amrita, Sp. PD

BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUS


Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 3

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

PENDAHULUAN MEIGS SYNDROME


Sindrom Meigs merupakan gejala yang terdiri dari tumor ovarium benigna dengan ascites dan efusi pleura yang menghilang setelah reaksi tumor. Tumor ovarium pada Sindrom Meigs adalah jenis fibroma. (1,2,3) Pada tahun 1934, Salmon menjelaskan hubungan antara efusi pleura dengan tumor jinak pelvis. Pada tahun 1937, Meigs dan Cass menjelaskan 7 kasus dari fibroma ovarium yang berhubungan dengan ascites dan efusi pleura. Pada tahun 1954, Meigs mengajukan batasanbatasan dari Sindrom Meigs tentang tumor ovarium yang jinak dan solid yang diikuti dengan ascites dan efusi pleura, di mana setelah pengangkatan tumor, pasien tidak mengalami kekambuhan. (1,3) Sindrom Pseudo-Meigs terdiri dari efusi pleura, ascites dan tumor jinak ovarium selain jenis fibroma. Tumor jinak ini termasuk tumor tuba fallopi atau uterus dan matur teratoma, struma ovari dan ovarium leiomyomas. Juga untuk metastase dari keganasan gastrointestinal. Pseudo-pseudo Meigs Sindrom juga terdapat pada pasien Sistemik Lupus Eritematous. (4) Jumlah fibroma adalah 4% dari neoplasma ovarium. 10-15% dari semua fibroma berhubungan dengan asites, sedangkan hanya 1% memiliki efusi pleura dan asites.
(4)

Tumor

memiliki potensi ganas sangat rendah. Tumor panggul lainnya seperti tumor Brenner dan tumor granulosa sel dapat dikaitkan dengan ascites dan efusi pleura dan digambarkan sebagai sindrom pseudo-meigs. (4) Di AS tumor ovarium banyak pada masyarakat sosio ekonomi rendah. Fibroma ovarium didapatkan pada 2-5 % tumor ovarium dan Meigs Sindrom ditemukan jumlah 1 %. Ascites ditemukan pada 10-15 % dan fibroma ovarium dan hidrotoraks pada 1 % pasien terutama dengan lesi yang besar. 40 % dari kasus-kasus fibroma ovarium ditemukan ascites dan hidrotoraks.
(5)

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 4

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Insiden dari tumor ovarium meningkat pada decade ketiga dan meningkat secara progresif hingga puncaknya pada dekade ketujuh. (5) PATOFISIOLOGI Etiologi dari cairan ascites Patofisiologi ascites pada Meigs Sindrom masih merupakan spekulasi. Meigs menduga bahwa iritasi dari peritoneum dari tumor ovarium yang keras dan solid menstimulasi produksi cairan peritoneum. Samanth dan Black menemukan bahwa ascites hanya terdapat pada tumor dengan diameter lebih dari 10 cm dengan komponen myxoid sampai struma. Mekanisme lain yang diajukan adalah tekanan langsung pada aliran limfe atau vena, stimulasi hormonal, dan torsi tumor. Terjadinya ascites dapat juga disebabklan oleh pelepasan mediator-mediator (seperti activated complements histamine fibrin degradation products) dari tumor, menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler.
(1,3)

Etiologi dari efusi pleura Etiologi dari efusi pleura tidak jelas. Teori dari Efskind dan Terade dkk mengatakan bahwa cairan ascites berpindah melalui transdiaphragmatic lympathic channels. Besarnya efusi pleura sebanding dengan jumlahnya ascites. Cairan ascites dan efusi pleura pada Meigs Sindrom dapat berupa transudat atau eksudat. Meigs melakukan elektroforesis pada beberapa kasus dan menemukan bahwa pada dasarnya cairan pleura dan cairan ascites mempunyai sifat yang sama. (1) Fibroma Ovarium Semua tumor ovarium yang padat adalah neoplasma tetapi tidak semua ganas meskipun semuanya mempunyai potensi maligna. Potensi menjadi ganas sangat berbeda pada berbagai jenis, umpamanya sangat rendah pada fibroma ovarium dan sangat tinggi pada teratoma embrional yang padat. Frekwensi fibroma ovarium 5 % dari semua neoplasma ovarium dan paling sering ditemukan pada penderita dalam masa menopause dan sesudahnya. Gambaran klinik tumor dapat mencapai diameter 2-30 cm, dan beratnya
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 5

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

dapat mencapai 20 kg dengan 90 % unilateral. Permukaan tidak rata, konsistensi keras, warna merah jambu keabu-abuan. (2)

GEJALA KLINIK Pasien dengan Meigs Sindrom mempunyai keluarga dengan riwayat kanker ovarium. Keluhan utama tidak jelas dan terjadi sepanjang waktu.
(1,3),

yaitu kelelahan, napas yang

pendek, peningkatan lingkar perut, penurunan berat badan, batuk yang tidak produktif, bengkak, amenorea pada wanita premenopause, menstruasi yang tidak teratur PEMERIKSAAN FISIK Tanda positif seperti : (1) *Tanda vital :Takipneu, takikardi *Paru-paru : pada perkusi terdengar hampir hilang (tumpul), menurunnya taktil fremitus, penurunan vocal resonance, penurunan bunyi pernapasan, menunjukkan dugaan efusi pleura. Efusi pleura sebagian besar didapatkan kiri. *Abdomen dengan *Pelvis : Pada pemeriksaan didapatkan massa yang kecil ataupun besar pada pelvis, atau massa tidak dapat dirasakan. Ditemukan ascites, shifting dullness dan atau fluid thrill. : ditemukan adanya massa (besarnya, lokalisasi, permukaan, konsistensi, mobil/immobil) PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium (1) -Anemia pada pasien dengan Meigs Sindrom merupakan anemia defisiensi besi. Anemia dapat dikoreksi dengan transfusi darah emergensi selama pasien menjalani operasi untuk Meigs Sindrom. Anemia post operasi dapat diatasi dengan suplemen zat besi.
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

pada paru kanan, tetapi dapat juga ditemukan pada paru

Page 6

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

-Protrombin Time diperiksa sebelum operasi. Jika meningkat, menjadi tanda adanya koagulopati. -Tumor marker CA-125 dapat meningkat pada pasien Meigs Sindrom, tetapi derajat peningkatannya tidak sebanding dengan keganasannya. Radiologi (1) -Gambaran foto toraks menunjukkan adanya efusi pleura -USG abdomen dan pelvis menunjukkan adanya massa pada ovarium disertai ascites -CT scan abdomen dan pelvis : *CT scan mengkonfirmasikan adanya ascites dan ovarian, uterus, tuba fallopi, atau broad ligament mass *Tidak ditemukan adanya tanda-tanda metastase jauh. Tes lain (1) -Tes Papanicolau normal

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 7

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

I.

IDENTITAS PENDERITA Nama Umur Jenis kelamin Agama Status Pendidikan Pekerjaan Alamat Dikirim oleh Nomor CM Dirawat di Masuk bangsal Tanggal dikasuskan Keluar bangsal Status : Ibu A : 46 tahun : Perempuan : Islam : Menikah : Tamat SMA : Ibu rumah tangga : Ngembul kulon RT 02 / RW 03 Kecamatan Jati, Kudus : Poli Obsgin : 649761 : Ruang Bougenville 1 : 10-02-2013 : 13-02-2013 : 15-02-2013 (Dirujuk ke RS Karyadi) : Pasien Askes

II.

DATA DASAR II.a. ANAMNESIS Anamnesis secara Keluhan utama : autoanamnesa dengan penderita tanggal 14 Februari 2013 pukul 14.30 WIB : perdarahan

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 8

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang ke atas rujukan dari dokter Hari Sp.OG dengan keluhan perdarahan sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Perdarahan terjadi secara tiba-tiba dan awalnya pasien tidak menyadari hal tersebut. Pasien mengira itu adalah menstruasi yang terjadi seperti biasanya. Sejak 1 tahun terakhir, siklus menstruasi tidak teratur. Pasien pernah menggunakan KB suntik dan berhenti sejak 5 tahun yang lalu. Juga disertai benjolan diperut kanan bawah sejak 1 tahun yang lalu, makin lama makin besar, terasa kencang dan nyeri. Pasien merasakan lelah yang terus-menerus, perut makin lama makin besar dan berat, nafsu makan pasien menurun. Pasien juga merasakan sesak napas, batuk dan dada terasa penuh. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu yang semakin bertambah berat. Durasi sesak napas dirasakan pasien setiap saat. Sesak dirasakan berkurang apabila pasien saat tidur menggunakan 2 bantal dengan posisi menyamping ke sisi kanan. Sesak bertambah berat bila pasien tidur terlentang tanpa bantalan atau berposisi duduk terlalu lama. Riwayat penyakit dahulu : Riwayat sakit seperti ini disangkal Riwayat penyakit darah tinggi disangkal Riwayat penyakit kencing manis disangkal Riwayat penyakit kolesterol disangkal Riwayat penyakit paru disangkal Riwayat merokok disangkal Riwayat dirawat di RSUD Kudus disangkal

Riwayat penyakit keluarga : Riwayat menderita penyakit yang sama dalam keluarga disangkal Riwayat sosial ekonomi :
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 9

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Pasien adalah seorang ibu rumah tangga. Pasien mendapat bantuan biaya dari ASKES. Kesan ekonomi : cukup II.b. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum : lemah, kesadaran compos mentis TB : 160 cm Tanda vital Tekanan darah Denyut nadi Suhu GDS Kulit Kepala Mata Hidung Telinga Mulut : 110/70 mmHg : 84 x/menit, isi dan tegangan cukup : 37C (aksila) : : turgor kulit baik, anemis(-), ikterik(-), sianosis(-) : normocephal, rambut hitam, terdistribusi merata : konjungtiva palpebra pucat (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor, diameter pupil 3mm, reflex cahaya (+/+) : rinorrhea (-), epistaksis (-) : nyeri tekan tragus (-/-), otorrhea (-/-) : bentuk rahang normal, sulcus nasolabialis simetris, mukosa tidak kering, bibir sianosis (-), atrofi papil lidah (-) , tremor (-), deviasi lidah (-), gusi berdarah(-),hipertrofi ginggiva (-),faring hiperemis (-) Leher Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Batas atas : Batas kanan : : trakea di tengah, pembesaran kelenjar tiroid (-), pembesaran kelenjar getah bening colli (-), nodul (-), JVP R +2cmH2O : Tampak pulsasi iktus kordis Iktus kordis teraba di ICS V MCL sinistra, kuat angkat (+) Redup ICS III PSL sinistra ICS IV PSL dextra BB : 60 kg BMI : 23, 4375 kg/cm Kesan : normoweight

Laju pernapasan : 32x/menit

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 10

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Batas kiri : Auskultasi

ICS V MCL sinistra Bunyi jantung I (+), II (+), murni (+), reguler (+), murmur (-), gallop (-)

Paru Depan Inspeksi Dinding dada

-Parut bekas operasi -Pelebaran vena-vena superficial -Spider naevi -Retraksi otot interkostal -Barrel shape -Kifosis -Pectus excavatum -Pectus carinatum 20 x per menit

Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Tidak tampak Torakoabdominal Simetris

Bentuk dada

Frekuensi pernapasan Jenis pernapasan Gerakan napas

Palpasi DALAM KEADAAN Di submandibular, cervical, Tidak ada pembesaran KGB supraklavikula, kedua aksila Pemeriksaan trakea Pemeriksaan pulsasi apeks Letak di tengah Ictus cordis teraba di ICS V MCL Sinistra Tidak ada

STATIS Pemeriksaan KGB

jantung/ ictus cordis Benjolan DALAM KEADAAN DINAMIS


Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 11

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Pemeriksaan gerakan napas Pemeriksaan vocal fremitus

Simetris Melemah pada sisi kanan

Perkusi Di sisi kiri Di sisi kanan Batas paru hepar Sonor Redup ICS VI MCL dextra

Auskultasi Suara dasar vesikuler Ronki Wheezing +/+, melemah pada sisi kanan -/-/-

Paru Belakang Inspeksi Bentuk dada Columna vertebralis Palpasi

-skoliosis

Tidak tampak Letak di tengah, lurus

DALAM KEADAAN STATIS Benjolan DALAM KEADAAN DINAMIS Pemeriksaan gerakan napas Pemeriksaan vocal fremitus

Tidak ada Gerakan pada sisi kanan tertinggal Melemah pada sisi kanan

Perkusi Di sisi kiri Di sisi kanan Sonor Redup

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 12

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Auskultasi Suara dasar vesikuler Ronki Wheezing Abdomen Inspeksi Auskultasi Perkusi Palpasi +/+, melemah pada sisi kanan -/-/: : buncit, ada benjolan : bising usus (+) normal : timpani pada seluruh abdomen, pekak alih (-), asites (+) : nyeri tekan (+) pada kanan bawah abdomen, benjolan sebesar buah kelapa, konsistensi padat, teraba keras, berbenjol-benjol, terfiksasi. Hepar dan lien tidak teraba. Ekstremitas : Ekstremitas Superior -/-/-/-/-/+/+ -/5 tidak diperiksa Ekstremitas Inferior -/-/-/-/-/+/+ -/5

Petekhie Palmar eritem Oedema Clubbing finger Pembesaran KGB aksila Pembesaran KGB inguinal Refleks fisiologis Refleks patologis Kekuatan motorik Genitalia, anus, dan rectum : Pemeriksaan foto thorax tanggal 12 Februari 2013

III. PEMERIKSAAN PENUNJANG

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 13

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Pemeriksaan hematologi darah rutin 12 Februari 2013 Leukosit Eritrosit Hb Ht Trombosit : : : : : 4,7 .10/mm 4,08 .106/mm 12,0 Lg/dl 35,5 L 261 . 10/mm N : 3,5-10,0 N : 3,8-5,8 N : 11,0-16,5 N : 35,0-50,0 N : 150-390

Daftar Abnormalitas :
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 14

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

1. Kelelahan 2. Sesak napas 3. Benjolan pada perut kanan bawah 4. Perut buncit 5. Kadang batuk 6. Penurunan nafsu makan 7. Siklus mestruasi tidak teratur 8. Pada pemeriksaan fisik paru didapatkan : Frekuensi pernapasan: Takipneu Paru depan: o Palpasi o Perkusi o Auskultasi Paru belakang: o Palpasi : pergerakan napas pada sisi kanan tertinggal, vocal : vocal fremitus melemah pada sisi kanan : redup pada sisi kanan : suara dasar vesikuler melemah pada sisi kanan

fremitus melemah pada sisi kanan o Perkusi o Auskultasi Abdomen asites + : redup pada sisi kanan : suara dasar vesikuler melemah pada sisi kanan

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 15

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

9. Pada pemeriksaan foto toraks didapatkan : efusi kanan masif

Problem saat datang ke RSUD Kudus : 1. Kistoma ovarii, Asites, Sesak napas, batuk, dada terasa penuh Asessment Initial assessment Plan diagnose : : : Menegakkan diagnosis Meigs syndrome, Pseudomeigs syndrome Foto torax, pungsi cairan pleura, sitologi cairan efusi, membedakan cairan efusi tersebut transudat atau eksudat, biopsy pleura, biopsi jaringan kistoma ovarii, CA-125 Plan monitoring : tanda vital, pemeriksaan fisik, cairan pleura Plan therapy : tirah baring posisi setengah duduk Infus RL 20tpm Pungsi Pleura kanan Plan edukasi : menjelaskan dilakukan kepada pasien dan keluarga tentang penyakitnya, pemeriksaan, dan pengobatan yang harus keluhan subjektif, laboratorium darah rutin, cairan pleura, sitologi pungsi

PROGRESS NOTE
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 16

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Tgl:
Senin, 11/2/2013

Subjektif: Objektif:
massa + sebesar kelapa, nyeri pada benjola n diperut +, perut kemeng Sesak napas (+) TTV TD:110/70 N:84 x/mnt t: 36,2 C PF Paru: I: Simetris Pa: Pe: SF kanan di melemah Redup lapang paru kanan A: Suara vesikuler melemah , Rh -/-,Wh -/Abdomen: Asites + CA-125 47,47 TTV TD: 110/70 N:84 x/mnt t: 36,4 C PF Paru: I: Simetris Pa: Pe: SF kanan di melemah Redup lapang paru kanan A: Suara vesikuler melemah Abdomen: di lapang paru kanan di lapang paru kanan

Assesm ent:
-Kistoma ovarii -Efusi Pleura -Asites

Plan Dx:
-biopsi jaringan kistoma ovariin

Plan Tx:
- Infus RL 20 tpm nasal liter/menit - Injeksi asam traneksamat 3x1 Oksigen 3

Plan Mx: Plan Ex:


Keluhan subjektif dan objektif Menjelaskan kepada pasien keluarga tentang penyakit pasien dan

Selasa, 12/2/2013

massa + sebesar kelapa,

Terapi teruskan Pungsi Pleura

Keluhan subjektif dan objektif

Menjelas Kan kepada pasien keluarga tentang penyakit pasien dan

nyeri pada benjola n diperut +,

perut kemeng Sesak napas (+)

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 17

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Pusing

Asites + Foto torax: Efusi kanan masif TTV TD: 120/70 N:84 x/mnt t: 36,8 C PF Paru: I: Simetris Pa: Pe: SF kanan di melemah Redup lapang paru kanan A: Suara vesikuler melemah Abdomen: Asites + Pungsi Pleura: 300 cc TTV TD: 110/70 N:84 x/mnt t: 36,8 C PF Paru: I: Simetris Pa: Pe: SF kanan di melemah Redup lapang paru kanan A: Suara vesikuler melemah Abdomen: di lapang paru kanan di lapang paru kanan

Rabu, 13/2/2013

Pusing (+) Benjola n diperut kanan bawah

Terapi teruskan

Keluhan subjektif dan objektif

Menjelas Kan kepada pasien keluarga tentang penyakit pasien dan

Sesak napas (+)

Kamis, 14/02/201 3

Pusing (+) Benjola n perut kanan bawah di

Terapi teruskan

Keluhan subjektif dan objektif

Menjelaskan kepada pasien keluarga tentang penyakit pasien dan

Sesak berkura ng

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 18

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Asites +

Jumat, 15/02/201 3

Pusing (+) Benjola n diperut kanan bawah

TTV TD: 120/70 N:84 x/mnt t: 36,8 C PF Paru: I: Simetris Pa: Pe: SF kanan di melemah Redup lapang paru kanan A: Suara vesikuler melemah Abdomen: Asites + di lapang paru kanan

Terapi teruskan

Keluhan subjektif dan objektif

Menjelaskan kepada pasien keluarga tentang penyakit pasien dan

Sesak berkura ng

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 19

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

PEMBAHASAN Syndroma Meigs ini sangat terkenal dengan trias dari tumor ovarium jinak, asites, dan efusi pleura. Jenis yang paling sering dari tumor ini adalah fibroma. Berdasarkan data di Amerika Serikat, tumor ovarium banyak dialami oleh pasien dengan ekonomi sosial rendah. Pada pasien, saat terkena tumor ovarium status ekonomi pasien adalah

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 20

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

rendah. Namun saat ini, status ekonomi pasien adalah cukup, sehingga baru saat ini pasien memeriksakan diri ke dokter. Gejala klinis meigs syndrome adalah kelelahan, napas yang pendek, peningkatan lingkar perut, penurunan berat badan, batuk yang tidak produktif, bengkak, amenorea pada wanita premenopause, menstruasi yang tidak teratur. Dari anamnesis didapatkan pasien mengalami lelah yang terus-menerus dan terjadi secara perlahan, sesak napas, perut terasa tegang dan tampak membuncit, kadang-kadang batuk tanpa dahak, siklus haid yang tidak teratur. Juga disertai sesak napas, batuk, dan dada, semakin lama makin bertambah berat. Sesak berkurang dengan posisi miring ke kanan. Pemeriksaan fisik, tanda vital dapat ditemukan takipneu dan takikardi. Pemeriksaan toraks yang didapatkan pada efusi pleura adalah: Inspeksi: pada waktu respirasi, bagian yang sakit gerakannya tertinggal. Palpasi: pergerakan napas pada sisi yang sakit tertinggal, vocal fremitus melemah pada sisi yang sakit. Perkusi: redup pada sisi yang sakit. Auskultasi: suara dasar vesikuler melemah pada sisi yang sakit. Pemeriksaan abdomen didapatkan massa baik kecil maupun besar, asites dengan shifting dullness. Pada pemeriksaan pasien, tanda vitalnya terdapat takipneu. Pada pemeriksaan fisik toraks pasien didapatkan Inspeksi: saat inspirasi sisi kanan tertinggal. Palpasi: pergerakan napas tertinggal pada sisi kanan, vocal fremitus melemah pada sisi kanan. Perkusi: redup pada sisi kanan. Auskultasi: suara dasar vesikuler melemah pada sisi kanan. Pada pemeriksaan abdomen tampak adanya asites, massa yang besar pada rongga pelvis, dengan konsistensi padat, teraba keras dan hangat, berbenjol-benjol, terfiksasi, serta terdapat nyeri tekan pada perut kanan bawah Pada pemeriksaan penunjang, biasanya didapatkan anemia, tumor marker CA-125 yang meningkat, pada foto rontgen thorax ditemukan efusi pleura, pada USG menunjukkan adanya massa pada ovarium disertai asites.

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 21

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

Pada pasien tersebut, Hb masih normal dikarenakan asupan gizi masih baik dan cukup, pada pemeriksaan petanda tumor dengan CA-125 hasilnya meningkat. Pada pemeriksaan foto rontgen thorax didapatkan adanya efusi pleura kanan masif. Sedangkan USG pada pasien ini tidak dilakukan. Penatalaksanaan yang diberikan pada kasus ini adalah: untuk efusi pleura dilakukan posisi duduk dan diberikan oksigen nasal 3 liter/menit untuk mengurangi sesaknya, serta pungsi pleura dan di biopsi.

RINGKASAN Telah dilaporkan : Seorang wanita 46 Tahun dengan Meigs syndrome.

DAFTAR PUSTAKA

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 22

Seorang Wanita 46 tahun dengan Efusi Pleura

Cicilia Yunita. P - 406117078

1. Schorge JO, Schaffer JI, Halvorson LM, Hoffman BL, Bradshaw KD, Cunningham FG. Williams Gynecology. In: Ovarian Germ Cell and Sex CordStromal Tumors. United States: The McGraw-Hill companies, Inc; 2008.p.371-376.
2. Abramov Y, Anteby SO, Fasouliotis SJ, et al; The role of inflammatory cytokines in Meigs'

syndrome.; Obstetric Gynecology; 2002 May;99(5 Pt 2):917-9. [abstract] 3. Meigs JV. Fibroma of the ovary with ascites and hydrothorax: Meigs syndrome. Am J Obstet Gynecol; 1954;67:962987. 4. Barakat RR, Markman M, Randal ME. Gynecologic Oncology. In: Ovarian Sex CordStromal Tumors. 5th ed. Lippincott Williams and Wilkins; 2009.p.270-279. 5. Rock JA, Jones II HW. Te Linde's Operative Gynecology. In: Ovarian Cancer: Etiology, Screening, and Surgery. 10th ed. Lippincott Williams and Wilkins; 2008.p.495-502. 6. Wibisono MJ, Winariani, Hariadi S. Buku Ajar Penyakit Paru. In: Efusi Pleura. Surabaya: Departemen Ilmu Penyakit Paru FK UNAIR RSUD Dr. Soetomo; 2010.p.111-122. 7. http://prezi.com/bntaspk4smr8/diagnosis-treatment-and-management-of-pleural-effusions/ 8. Sudoyo, Aru W., dkk. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi kelima. 2009. Jakarta : Interna Publishing

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara RSUD Kudus Periode 28 Januari 2013 - 16 April 2013

Page 23