Anda di halaman 1dari 1

DAFTAR RINGKASAN TEMUAN AUDIT

No.
1.

Kondisi
Pelatihan bersifat Situasional

Kriteria
Pelatihan seharusnya dilakukan secara periodik dan harus direalisasi dalam waktu singkat

Penyebab
Tidak ada rencana pelatihan secara periodik Kurangnya dana Pelatihan disusun berdasar permintaan departemen yang membutuhkan produksi

Akibat
Terjadi 40% kegagalan Waktu pelatihan terlalu singkat

Rekomendasi
Perusahaan harus membuat program pelatihan karyawan yang dilakukan secara periodik dan meningkatkan anggaran untuk mendukung pengelolaan pelatihan karyawan

2.

Pelatihan bersifat Klasikal

Perlu adanya praktek lapangan

Anggaran hanya 0,25% dari laba Kurang terampilnya karyawan dalam mengoperasikan mesin baru Pelatihan gagal meningkatkan keterampilan karyawan Tidak ada SOP yang mengharuskan demikian Tidak ada penilaian keberhasilan secara formal

Tidak maksimalnya produksi yang menyebabkan kegagalan produksi 35%

Menurunkan gaji karyawan yang mencapai 250%

3.

Penurunan produk gagal menjadi 18%

Menurunkan tingkat kegagalan sampai 2,5%

Retur produk tetap tinggi yaitu 7,5%

Perusahaan harus melakukan penilaian terhadap pelatihan karyawan untuk perbaikan dan melakukan benchmarking pada industri sejenis yang lebih berhasil dalam mengelola program pelatihan karyawan

4.

Tidak ada dokumen penilaian atas hasil pelatihan

Laporan biaya kualitas harus terdokumentasi

Tidak diketahui apakah pelatihan dilakukan secara maksimal atau tidak

Perusahaan harus mendokumentasikan laporan biaya kualitas untuk menyediakan informasi sebagai umpan balik dalam meningkatkan kualitas proses dan produk yang dihasilkan