Anda di halaman 1dari 7

INTERLEUKIN-2

1. PENGERTIAN Interleukin-2 merupakan salah satu jenis sitokin. Interleukin-2 adalah protein yang mengatur kegiatan sel-sel darah putih(khususnya limfosit) yang bertanggung jawab untuk kekebalan tubuh. Interleukin-2 merupakan bagian dari tubuh yang memberikan respon alami terhadap infeksi mikroba dan dalam membedakan antara benda asing(non self) atau golongannya sendiri. Interleukin-2 bekerja dengan mengikat reseptor interleukin-2 yang dihasilkan oleh limfosit.

2. NAMA LAIN Ada beberapa nama lain dari interleukin-2, diantaranya: Blastogenic Factor(BF) T cell Maturation Factor(TMF) T cell Mitogenic Factor, Thymocyte Mitogenic Factor, T cell Growth Factor(TCGF) Lymphocyte Proliferating Factor(LPF)

3. STRUKTUR MOLEKUL Struktur interleukin-2 terdiri dari protein dengan 133 asam amino dengan berat molekul 15,4 kDa yang disintesis prekursor Interleukin 2

sebagai

protein

dengan 153 asam amino dan dengan terminal sekuensnya. 20 asam amino sinyal

sebagai

4. KARAKTERISTIK Aktivitas biologis dari interleukin-2 dilakukan melalui ikatan dengan reseptor membran yang hanya diekspresikan pada sel yang aktif saja, sedangakan pada sel yang tidak aktif tidak didapatkan reseptor interleukin-2. Terdiri dari 3 subunit yaitu: Subunit alfa IL-2(T cell Activation Antigen pada

kromosom 10p-p15) Subunit beta(dikenal dengan CD122 pada kromosom 22q11-2q-q12)

Subunit gamma(diperlukan untuk pembentukkan reseptor dengan afinitas yang kuat walaupun tidak berikatan dengan interleukin-2, terletak pada kromosom Xp13) Pada tingkat urutan asam amino, terdapat sekitar 60% - 90% kesamaan antara spesies Memiliki 3 reseptor: Reseptor dengan afinitas yang kuat, terdiri dari 3 subunit( 2 subunit membran reseptor interleukin-2R alpha dan

interleukin-2R beta sebagai ligan dan satu unit interleukin-2R gamma sebagai komponen sinyalnya). Reseptor dengan afinitas intermediate terdiri dari 2 subunit yaitu rantai beta dan gamma. Reseptor dengan afnitas rendah terdiri dari subunit alfa.

5. SEL PENGHASIL Iterleukin-2 dihasilkan oleh Th-1 sel.

a. Mekanisme produk Interleukin-2 diproduksi oleh sel T selama respon imun. Antigen mengikat reseptor sel T(TCR) merangsang sekresi interleukin-2, danekspresi interleukin-2 reseptor (IL-2R). IL-2R berinteraksi, kemudian menstimulasi pertumbuhan, diferensiasi, dan kelangsungan hidup antigen-spesifik sel TCD4+ dan TCD8+ T cell.

b. Yang membuat peningkatan dan penurunan interleukin-2 Substansi yang membuat peningkatan dan penurunan interleukin-2 adalah antigen.

6. KROMOSOM YANG BERKAITAN DENGAN INTERLEUKIN-2 Kromosom 4q (rantai panjang) 26-28

7. FUNGSI INTERLEUKIN-2 Faktor pertumbuhan untuk semua sub populasi sel limfosit T Bertanggungjawab terhadap ekspansi klonal limfosit T setelah limfosit T mengenal antigen Merangsang proliferase dan diferensiasi sel NK( Natural Killer) Meningkatkan daya bunuh NK Merangsang proliferase sel B dan merangsangnya untuk

menghasilkan antibodi Mengatur keseimbangan limfosit yang telah aktif Dapat digunakan dalam immunoterapi untuk mengobati kanker atau untuk pasien transplantasi Digunakan dalam uji klinis untuk meningkatkan jumlah CD4 pada pasien HIV-positif

8. SEL TARGET o Sel T dan sel B yang teraktivasi o Sel NK(Natural Killer) o Makrofag o Oligodendrocytes

Hal yang terjadi bila sel target terstimulasi dengan interleukin-2 Setelah sel target terstimulasi dengan interleukin-2, maka sel target akan mengalami pertumbuhan, diferensiasi, dan kelangsungan hidup antigen spesifik CD4+ dan CD8+ akan terstimulasi.

9. MAKNA KLINIK Jika kadar interleukin-2 meningkat Terjadi apoptosis yang tidak terkendali pada sel T Fungsi NK tergnggu Jika kadar interleukin-2 menurun Fungsi imun terganggu Mudah terserang virus misalnya HIV Dapat mengakibatkan kanker

10. KESIMPULAN Interleukin-2 merupakan protein yang mengatur kegiatan sel-sel darah putih dan bertanggungjawab dalam sistem kekebalan tubuh. Interleukin-2 berperan penting dalam komunikasi antara limfosit dan NK. Struktur interleukin-2 terdiri dari 133 asam amino(15,4 kDa). Sel target interleukin2 yaitu sel B dan sel T yang teraktivasi, NK, makrofag dan oligodendrocytes. Fungsi utamanya adalah sebagai imunitas tubuh.

RUJUKAN http://en.wikipedia.org/wiki/interleukin-2 (diakses pada 24 Juni 2013) http://id.wikipedia.org/wiki/interleukin-2 (diakses pada 24 Juni2013) http://www.cc.nih.gov/ccc/pstienteducation/pebubs/.pdf (diakses pada 24 Juni 2013) http://www.benthamscience.com/cmp.samples.cmp2-1/0005CMP.pdf (diakses pada 24 Juni 2013) Subowo.Immunologi Edisi 2.2009.Bandung:Sagung Seto